NovelToon NovelToon
Benih Cinta Sang Dokter

Benih Cinta Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Raisa dan Adit keduanya sudah menikah selama 2 tahun, namun sampai saat ini keduanya belum dikaruniai seorang anak.

Hingga Raisa pun mendatangi seorang dokter untuk program kehamilan, namun tanpa disangka dokter itu adalah mantan kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Dihari libur ini Raisa memanfaatkan waktunya untuk beristirahat, ia memilih untuk menonton film yang Nisa rekomendasikan.

Rangga baru saja kembali dari rumah sakit, ia melihat Raisa yang sedang asik dengan tontonannya.

" Nonton apa Sa ? " tanya Rangga sambil berjalan menuju dapur

" Film "

" Iya aku tau, film apa maksudnya ? "

" Dracin Rangga "

" Apa itu ? "

" Drama cina "

" Ohh "

Setelah meneguk segelas air, Rangga pun ikut duduk disamping Raisa dan ikut menonton.

" Ganteng ya " ucap Raisa sambil tersenyum

" Biasa aja "

" Ganteng Rangga, liat tuh mana romantis banget lagi "

" Hmm "

Saat sedang asik menonton film, ponsel milik Raisa mendapatkan panggilan masuk.

" Siapa ? " tanya Rangga

" Pak RT tempat tinggal aku dulu "

" Yaudah angkat aja Sa "

[ Raisa : Hallo selamat siang Pak ? ]

[ Pak RT : Selamat siang ibu Raisa, begini saya mau tanya Bu ]

[ Raisa : Iya Pak, mau tanya apa ya ? ]

[ Pak RT : Bu Raisa sedang ada dimana ?]

[ Raisa : Saya, saya lagi di luar Pak sudah beberapa hari ini. Ada apa pak ? ]

[ Pak RT : Saya dapat laporan dari beberapa warga sekitar, katanya Pak Adit membawa perempuan kerumah tadi malam. Kira kira itu siapa ya ? ]

[ Raisa : Maaf Pak saya ga tau, tapi coba aja datangi Pak ]

[ Pak RT : Waduh, baik kalau begitu izin ya Bu Raisa ]

[ Raisa : Iya Pak ]

Setelah panggilan berakhir, Raisa pun langsung memantau cctv rumahnya yang sudah lama ia tak lihat.

Dan benar saja, Raisa melihat Adit yang membawa Sherly kerumahnya.

Raisa pun menjadi geram, ia merasa tak ikhlas Sherly masuk kedalam rumahnya.

" Aku harus kerumah" ucap Raisa

" Aku temani ya "

" Ga bisa kita berdua Rangga "

" Bayu, aku akan ajak Bayu "

" Aku juga akan ajak Nisa "

Segera mungkin mereka pun pergi, Raisa ia harus mengusir Adit dari rumahnya.

....

Semalam Sherly memang ikut pulang bersama dengan Adit, hal itu dilakukannya karena Adit yang mabuk parah.

Sherly menunjukkan sebuah foto mengenai Raisa dan Rangga, disaat itu juga Adit pun langsung frustasi karena kedekatan keduanya.

Sherly memanfaatkan keadaan itu, ia mencampurkan obat didalam minuman Adit hingga malam itu Adit kembali meniduri dirinya.

Pagi hari Adit terbangun dari tidurnya, melihat Sherly yang masih terlelap disampingnya.

Adit keluar dari kamar untuk mengambil segelas air, kepalanya masih terasa sakit karena semalam.

Tok.. Tok.. Tok..

Adit mendengar suara ketukan pintu dari depan rumahnya, ia pun berjalan keluar sambil memegangi kepalanya yang sakit.

Saat Adit membuka pintu, Adit terkejut melihat rumahnya yang sudah ramai oleh beberapa warga.

" Ada apa ya pak rame rame gini "

" Pak Adit, Pak Adit jujur sama kita. Pak Adit bawa perempuan masuk kerumah kan? "

" Perempuan ? Perempuan apa ? "

" Alah sudah jujur saja Pak, orang Bu Raisa tidak ada makanya pak Adit bawa perempuan kedalam rumah kan ? "

" Engga ga ada, jangan asal fitnah ya pak "

" Ga percaya, ayo kita cari aja "

Para warga pun masuk kedalam rumah Adit, Adit yang panik pun segera ikut masuk kedalam rumah.

Raisa dan lainnya datang tepat waktu, segera Raisa dan lainnya turun dari dalam mobil untuk ikut melihat.

" Nah benar kan ini Pak Adit "

Sherly yang tertidur pun langsung bangun karena mendengar suara keramaian, keduanya pun menjadi panik.

" Pak ada apa ini ? " tanya Raisa dengan wajah terkejut

" Bu Raisa, ini Pak Adit membawa perempuan lain ke rumah. "

" Raisa.. " ucap Adit

" Berani kamu ya Mas Adit bawa perempuan itu kerumah aku, ga ada otak kamu ya "

" Kamu sendiri? Kemana kamu selama ini Raisa ? kamu pasti tinggal sama dia kan ? " ucap Adit menunjuk Rangga

" Berani banget kamu nuduh aku ya Mas, jelas jelas aku itu pergi keluar kota karena pekerjaan sedangkan kamu asik tidur sama perempuan lain "

" Bohong, kamu itu ga keluar kota Raisa. Kemarin kamu makan berdua dengan Rangga, kamu pikir aku ga tau ? lihat lihat foto ini "

Raisa melihat foto dirinya bersama Rangga kemarin saat makan, namun Raisa pun masih bisa membela dirinya.

" Kalaupun iya kenapa Mas ? Rangga ini teman sekaligus Dokter aku, sedangkan wanita ini siapa ? "

" Kamu pasti selingkuh dengan dia Raisa jangan pikir aku ga tau "

" Selingkuh ? Kamu bisa lihat apa aku ada bermesraan dengan Rangga ? Ga ada Adit "

" Asal bapa bapa tau ya, saya seperti ini juga karena wanita ini. Wanita yang tidak bisa memberikan saya keturunan, wanita yang sibuk dengan dunianya, wanita ga tau diri, wanita murahan, Wanita—"

Rangga melayangkan sebuah pukulan diwajah Adit, Adit pun langsung memegangi wajahnya yang sakit.

" Lihat sendiri bapa bapa, laki laki ini membela Raisa. Karena apa ? Karena dia adalah kekasihnya "

" Cukup ya Dit, jangan bikin malu diri kamu sendiri " ucap Raisa

" Bu Raisa bagaimana, apa masalah ini ingin dibawa ke jalur hukum ? " tanya ketua RT

" Iya Pak, kebetulan saya memang sedang proses perceraian. Dan wanita ini juga memang sedang hamil pak "

" Hamil ? "

" Iya Pak, kalau bapa ga percaya saya bawa dokter yang mengurus wanita itu "

Raisa memanggil Bayu, dan Bayu pun mengiyakan jika Sherly sedang mengandung.

" Udah usir aja mereka pak " ucap para warga

" Iya usir saja "

" Kita harus nikahkan mereka berdua, bagaimana Bu Raisa apa setuju ? "

" Silahkan Pak "

" Karena sesuai dengan perjanjian di perumahan kita, jika ada hal seperti ini terjadi maka kita harus nikahkan mereka. "

Segera Adit dan Sherly pun dibawa ke balai warga untuk di nikahi disana, ketua RT menghubungi pihak keluarga dari Adit dan Sherly.

Sedangkan Raisa ia hanya diam melihat semuanya, Rangga terus berada disisi Raisa.

...

Orangtua Adit pun datang, begitu juga dengan orangtua Sherly.

Ayah mertua Raisa menghampiri Raisa, dengan wajah yang berlinang air mata.

" Raisa, maafkan anak Papah ya. Maaf karena sudah membuat Raisa menderita "

" Pah, maaf Raisa belum bisa menjadi anak yang baik untuk Papah "

" Maaf kalau sikap Papah dan Mamah buruk ke kamu selama ini, maafkan juga kesalahan Adit ya. Tapi Papah ikhlas jika kamu ingin membawa masalah ini ke hukum, karena bagaimanapun Adit memang salah "

Mamah Adit hanya bisa menangis, ia tak menyangka jika harus seperti ini.

Ijab qobul pun dilangsungkan dengan sederhana, hingga akhirnya Adit dan Sherly pun sah sebagai suami istri.

" Puas kamu Raisa sekarang ? " tanya Adit dengan wajah amarah

" Sekarang keluar dari rumahku Adit, mobil itu jga milikku "

" Tega kamu Raisa " ucap ibu mertuanya

" Ya tentu saya tega, dengan apa yang saya terima apa saya harus sabar ? tentu tidak Mah "

Raisa pun pergi dari tempat itu, ia kembali kerumahnya yang pernah ia tempati bersama Adit.

" Sa.. " Nisa memeluk tubuh Raisa

" Gue ga apa apa Nis " ucap Raisa dengan tegar

Raisa mengeluarkan barang barang milik Adit, ia sudah tak Sudi melihatnya

1
Rian Moontero
lanjoootttt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!