NovelToon NovelToon
Janda Kesayangan Tuan Mafia

Janda Kesayangan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Mafia
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ini merupakan Novel Sekuel dari Melepas para Benalu,

Wina tak pernah menyangka kisah hidupnya yang tragis membuatnya akhirnya bisa bertemu dengan lelaki yang sangat kejam tapi sangat mencintai dan menyayangi dirinya yaitu Alexander

Alexander adalah seorang Mafia kelas kakap yang bahkan polisi juga sangat segan kepadanya.

Pertemuan tidak sengaja itu pun menjadikan Tuan Mafia yang terkenal kejam dan tidak berperasaan itu akhirnya memiliki tempat pulang dan orang yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Mata Mitsuki memerah menahan amarah, kali ini dirinya tak bisa mengontrol emosinya.

"Plak"

Suara tamparan menggema diruangan ini, Mitsuki sampai mengibaskan tangannya yang terasa berdenyut setelah menampar anaknya dengan keras.

"Apa kamu lupa pesan ibu dulu? , sudah ibu katakan padamu untuk melindungi keturunan Aditama, apa kamu mau cari masalah sama ibu?". Ucapnya dengan dingin.

Dadanya naik turun karena emosi yang meluap ingin segera memakan anaknya ini hidup-hidup. Dia menstap nyalang sang anak yang kini tengah mengusap pipinya setelah dia tampar

"Apa maksud ibu? ". Tanyanya dengan tidak percaya.

Matanya membelalak karena mendapatkan tamparan keras dari sang ibu yang tak pernah dia dapatkan seumur hidupnya.

"Wina itu keturunan keluarga Aditama, dia putri tunggal tuan Aditama, orang yang berjasa pada hidup kita sehingga kita bisa menjadi seperti sekarang dan kau hampir saja membunuhnya, kamu gila!! ". Bentak sang ibu dengan sangat keras.

Dia tidak akan pernah tinggal diam jika ada orang yang melukai keturunan tuan Aditama apalagi putranya sendiri.

Jasa tuan Aditama pada keluarganya sangat besar, dia sampai tak bisa membalasnya bahkan dengan semua yang dia miliki.

"Apa sih bu, hanya gara-gara orang lain ibu malah menamparku, aku ini anak ibu". Ucapnya tidak terima.

Dia seakan lupa jika dulu saat dirinya masih kecil keluarga Wina lah yang membantu keluarganya saat ayahnya sakit keras dan mereka tidak memiliki uang.

Ibu dan ayahnya sama-sama turunan Blasteran Jepang-Indonesia itu sebabnya mereka semua fasih dalam berbahasa Indonesia apalagi sejak dulu mereka tinggal di Indonesia dan baru kejepang setelah Taici menginjak sekolah menengah atas.

"Orang lain yang kamu katakan itu yang menolong nyawa ayahmu dan juga nyawamu anak sialan, jika bukan karena nya kalian berdua sudah mati karena tidak punya biaya".

Bentaknya penuh emosi, nafasnya menderu kasar dan wajahnya memerah karena amarah. Bagaimana bisa anaknya menjadi manusia tidak tahu diri seperti itu.

Dia bahkan mencengkram kerah baju putranya dengan penuh emosi membara.

" Dan asal kamu tahu, semua yang kita miliki semua berasal darinya, jika bukan modal yang dia berikan kepada ayahmu untuk memulai usaha, kita tidak akan pernah bisa seperti sekarang ini dan sekarang kamu ingin melenyapkan putrinya, kau mau cari mati rupanya". Jawabnya dengan sangat dingin dan tajam sambil menghempaskan Taici dengan sangat kasar hingga dirinya tersungkur.

Tatapan itu membuat Taici merinding seketika, tatapan yang tak pernah dia dapatkan dari ibunya selalu hidupnya.

"Apa maksud ibu? ". Tanyanya dengan suara bergetar tidak percaya.

Dia berusaha membunuh orang yang paling berjasa dalam hidup keluarganya selama ini.

Sedangkan Alex mematung melihat aksi ibunda Taici itu, dia tidak menyangka jika mereka juga sama dengan dirinya dan sang ibu.

"Kamu tahu nak Taici, tante dan ibumu adalah dua contoh orang yang mendapatkan bantuan tulus dari keluarga Aditama, selama ini beliau membantu kami tanpa meminta imbalan apapun bahkan setelah kami sukses dan memiliki segalanya" Suara Nissa sangat serak serasa ingin menangis.

Dia teringat bagaimana kehidupannya yang teramat susah bahkan putranya Alex pernah mencuri obat demi dirinya dan berakhir di hajar massa beruntung saat itu ada keluarga Aditama yang menolong putranya dan berujung menolong dirinya.

"Saya ingin membantu Wina saat itu tapi kami menjaga jarak karena kami merasa sangat tidak pantas berada disekitarnya apalagi saat itu kami sedang merintis usaha sama halnya dengan ibumu, jika bukan karena modal dan kebaikan keluarga Aditama pada kalian, kalian mungkin akan tetap hidup dijalan bahkan kamu dan ayahmu tak akan ada didunia ini".

Nissa menghapus air matanya, dia sungguh sangat berterima kasih kepada tuan Aditama dan juga istri nya, andai saat itu dirinya cepat berdiri dan sejajar dengan keluarga Aditama maka tuan Aditama tidak akan pergi dengan cara seperti itu sehingga meninggalkan Wina seorang diri.

"Kamu dengar Taici, ibu tidak akan membiarkan kamu melakukan hal itu lagi, sudah ibu katakan selama ini jaga wanita itu tapi kamu bahkan hampir mencelakai dirinya". Bentak sang ibu sambil menunjuk kasar sang anak.

"Ibu hanya memberitahu anak buahku, tapi tak pernah memperkenalkan rupa wanita itu, itu bukan salahku sepenuhnya". Ucapnya tidak Terima disalahkan begitu saja.

"Tapi kamu melakukan nya Taici, masa kamu tak menggunakan otakmu saat menerima klien, biasanya kamu selalu mencari asal usul korban yang akan kamu eksekusi, terus kenapa bisa kamu tidak tahu".

"Jadi maksud ibu perempuan yang selama ini dilindungi dan di jaga oleh orang ku adalah Wina Aditama dan aku malah memerintahkan mereka untuk membunuh mereka semua? ". Tanyanya dengan tatapan menyesal

Dia sungguh tidak tahu jika disana ada keturunan Aditama yang selama ini anak buahnya jaga, dia menyabotase pesawat itu karena dia ingin melenyapkan Beni dan juga Leonardo, saingan berat dari kliennya.

"Aku hanya ingin menyingkirkan Leonardo dan juga Beni sesuai dengan keinginan klien ku, aku sungguh tidak tahu didalam pesawat ada keturunan tuan Aditama". Cicitnya pelan.

Dia sungguh menyesal melakukan hal itu, andai dia tahu sejak awal jika Wina naik pesawat itu, dia tidak akan mengiyakan keinginan kliennya itu.

"Yah itu benar, didalam pesawat itu ada Wina dan anak-anak nya, kedua orang yang akan kamu lenyapkan adalah kedua sahabat Wina yang selalu menjaganya sejak kecil, dan kamu hampir saja merenggut semua orang yang dia kasihi dan menjaganya sejak kecil, harusnya kamu mencari tahu lebih dulu, aku yakin kamu hanya tergiur dengan uang yang mereka tawarkan".

Alex menatap tajam kearah Taici, dia akan memberi pelajaran lelaki ini jika berani bertindak keterlaluan pada Wina.

"Dan asal kamu tahu, klien mu itu adalah orang-orang yang memusuhi keluarga Aditama karena tak ingin merasa tersaingi dalam bisnis, mereka sengaja menggunakan Leonardo dan juga Beni sebagai umpan padahal mereka tahu didalam pesawat itu ada Wina dan anak-anak nya, mereka itu masih kerabat dari keluarga Wicaksana dan juga Pratama".

Mereka semua langsung menatap Alex dengan tatapan tidak percaya, mereka mengetahui keluarga itu memang sejak dulu tidak menyukai keluarga Aditama dan sekarang mereka malah memuluskan rencana mereka untuk menyingkirkan satu-satunya yang harus mereka jaga.

Taici kini berdiri kaku, dia mematung mendengar jika dia lah orang yang hampir membunuh orang yang berjasa bagi kehidupan mereka.

"Maafkan aku, aku sungguh tidak tahu".

Mereka bahkan melupakan masalah perjodohan Alex dengan anak bungsu keluarga mereka, mereka malah fokus pada permasalahan Wina Aditama.

"Sialan mereka, mereka menipuku dan dengan bodohnya aku malah tidak mencari tahu kebenarannya, akan kubalas mereka".

1
Ayudya
lah cari mati aja si Pras ma adeknya🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lanjut kak
I Love you,
aka😁😁😁🤣🤣🙏🙏
Ayudya
semoga Wina bisa bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!