NovelToon NovelToon
Hijrah Cinta Si Gadis Punk

Hijrah Cinta Si Gadis Punk

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Spiritual / Kriminal dan Bidadari / Tamat
Popularitas:238.2k
Nilai: 5
Nama Author: FR Nursy

Arully Beena sosok seorang gadis yang dilahirkan tanpa ayah. Ibunya korban kebejatan seorang laki-laki yang tidak mau bertanggung jawab. Dia lahir dengan perekonomian yang begitu sulit sehingga ia terjebak dalam kelompok anak-anak punk di kotanya.

Bagaimana Beena bisa melewati kehidupan yang begitu keras sampai ia bisa menemukan jati dirinya melalui pertemuannya dengan sosok bocah cilik yang membawanya berhijrah dengan tulus.

Bagaimana pula kisah percintaannya dengan seorang laki-laki yang begitu sempurna di matanya dengan menikah paksa karena terjebak oleh situasi.

"Anggap pernikahan kita semalam tak pernah ada. Aku tidak pantas menjadi istrimu. Aku hanya gadis punk yang hanya singgah tanpa rencana. Terima kasih sudah menolongku." Arully Beena.

Ikuti kisahnya sampai selesai ya!
Tinggalkan jejakmu like, komen dan subcribe teman-teman!💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FR Nursy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15 Menghadiri Konser

Waktu begitu cepat berlalu, 1 bulan sudah Beyza berada di samping Beena. Hari-hari bersama tidaklah sia-sia. Beena mendapatkan pelajaran dari seorang anak kecil yang luar biasa membimbingnya dalam ibadah ritual. Mereka melakukannya tanpa sepengetahuan tante Rena dan om Radit.

"Kakak Beena kapan mau antar Bebey pulang? Nanti Bebey kenalin kakak dengan umi dan abi juga omnya Bebey. Mereka orang baik."

Beena tersenyum, seraya mendekap Beyza dengan kasih sayang. Beena merasa enggan untuk mengembalikan Beyza dalam waktu dekat. Beyza sudah memberikan pengaruh positip buat kehidupannya.

"Bey maukah kamu tinggal bersama kakak saja selamanya?"

Beyza mengurai dekapannya. Anak kecil itu menatap tajam seorang gadis yang sudah menolongnya. Beyza bukannya tidak mau hidup bersama Beena, namun dia masih punya orang tua yang pasti tengah menunggunya selama ini.

"Kakak kan sudah janji mau antar Bebey pulang? Janji itu hutang kakak. Kakak engga boleh bohong. Kata umi kalau bohong temannya setan. Kan kakak temannya Bebey dan Bebey bukan setan. Jadi kakak jangan bohong lagi ya!" Celoteh Beyza cukup menampar rasa egois Beena selama ini.

Sebenarnya Om Radit sudah menasehatinya agar secepatnya Beyza dipulangkan ke rumah orang tuanya agar kelak dia tidak mendapatkan masalah dari siapa pun. Lagi-lagi Beena menolak. Apalagi Radit menyuruhnya untuk menyerahkan Beyza ke kantor polisi, biar polisi saja yang mengantar Beyza pulang demi keamanan dan kenyamanan.

"Iya secepatnya kakak akan cari tahu alamatmu. Kamu sama tante Rena dulu ya Bey, kakak ada perlu. Kakak akan minta bang Berry mengantarmu pulang."

"Kakak mau pergi ke mana?"

"Kakak mau ke suatu tempat bertemu bang Berry. Kakak diundang abang menghadiri konsernya. Kamu tahu Bey, bang Berry punya mimpi besar untuk jadi musisi. Makanya begitu ada peluang buat tampil, dia ada di garda paling depan." Ujar Beena merangkul Beyza yang mengangguk paham.

Beena mengemas baju kebanggaan anak punk yang akan diselipkan di dalam tasnya. Tidak lupa aksesoris nyentrik yang akan ia kenakan saat konser berlangsung. Suatu kebanggaan tersendiri Beena bisa hadir di acara konser besar yang akan dihadiri grup band ternama Indonesia.

"Tante...Beena nitip Beyza ya, aku mau ada urusan dulu."

Rena menelisik penampilan Beena penuh selidik. Sejak ia sering diberi uang dari Berry sikapnya berubah. Tidak lagi arogan. Tidak ada larangan buat Beena pergi kemana pun yang penting izin padanya.

Saat ini Beena memakai cardigan warna hitam dengan celana panjang abu-abu. Di kepalanya memakai pashmina warna hitam. Terlihat lebih anggun dengan penampilan seperti itu. Hal ini untuk menyakinkan tantenya agar lebih mudah mendapatkan izin untuk keluar dari rumah tersebut.

Beena menyetop angkot menuju kota. Hanya sekitar 30 menit ia sampai di sebuah gedung yang sudah terlihat ramai dengan penonton. Beena melihat waktu di pergelangan tangan kirinya, sudah menunjukkan pukul 16.30 WIB. Sekitar 30 menit lagi acaranya akan dimulai.

Banyak orang yang menatap heran pada penampilan Beena saat ini. Hampir semuanya tidak mengenal Beena. Ada rasa risih dengan pandangan mereka. Ia mencari toilet untuk mengganti pakaiannya dengan seragam anak punk. Baju yang tadi ia kenakan disimpannya ke dalam tas.

"Beena ini yang terakhir kalinya kamu memakai pakaian punk. Esok dan seterusnya kamu harus berubah. Ingat komitmenmu. Bukankah kamu sudah bertobat?" Monolognya dalam hati.

Beena hanya ingin melihat Berry bahagia dengan kehadirannya. Setidaknya Beena memiliki tekad untuk bisa mengundurkan diri dari kelompok punk, pelan namun pasti.

Riuh terdengar sorak sorai penonton menyambut artis ibu kota yang dikagumi anak-anak punk.

Berry pun terlihat berada di tengah-tengah artis tersebut. Berry melemparkan senyum pada gadis pujaannya, Beena membalasnya dengan senyuman dan lambaian tangannya.

"Berry semangat!" Teriak Beena antusias. Tepuk tangan riuh terdengar manakala musik mulai menggema.

"Lagu ini kupersembahkan buat seorang gadis yang belum membuka hatinya untukku. Dialah Arully Beena" Pandangannya menatap lurus pada gadis pujaannya yang tengah berdiri sambil tersenyum bangga.

...****************...

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 WIB, Beena harus segera pulang dari gedung tersebut, kalau telat dari jam 9 malam akan ada ceramah panjang dari om Radit. Apalagi ia hanya izin pada tantenya saja.

"Beena maaf ya kali ini aku engga bisa antar kamu pulang. Aku masih ada urusan dengan personil grup band Slenk akan ada kolaborasi dengan mereka. Tidak apa-apa kan?"

"Ya engga apa-apa. Aku bisa naik angkot."

"Jangan. Kamu naik taksi aja ya, biar cepat sampai. Nanti aku yang kasih ongkos. Oiya ini uangnya. Cukupkan?" Berry mengeluarkan uang dari dompetnya.

"Waah ini sih lebih dari cukup. Aku cabut dulu kalau gitu!" Beena menerima uang berwarna merah sebanyak 5 lembar.

"Hati-hati ya!" Berry menatap gadisnya sampai tak terlihat.

Dengan pakaian anak punk, Beena menyusuri jalanan sambil sesekali melihat ke belakang berharap taksi lewat di depannya.

Sebuah taksi berhenti tepat di depan Beena. Tanpa rasa curiga, Beena menaiki taksi tersebut.

"Antar ke Ujung Berang, Bang!" Titah Beena setelah duduk manis di jok penumpang.

"Baik Neng. Neng silakan diminum! Habis nonton konser ya, Neng?"

"Iya Bang. Eh Abang tau aja kalau aku haus. Ini bayar apa gratis?"

"Buat Neng gratis aja."

"Wah makasih Bang. Aku ambil satu ya Bang! Kebeneran amat tadi ga sempet beli minum. Abang baik deh!" Puji Beena sambil membuka segel tutup botol air mineral.

Sopir itu tersenyum sambil menggigit bibir bawahnya. Seraya melihat Beena dari kaca spion. Beena terlihat bahagia sekali. Ia berharap kali ini mangsanya tidak akan terlepas lagi.

1
Yuningsih Nining
dengan di pulangin ke ortumu di kampung sana, retno bs mikir utk berubah lebihbaik
Yuningsih Nining
si ibu retno arogan yang akhir nya di antarin pulang ke ortunya, abah cepat klarifikasi sm elzan tentang fakta klo si retno bkn ibu asli anak² mu
Yuningsih Nining
tuh emak jutekntuir nya suruh mingkem dulu lah, pada benr mulut
ini mah mau masukin hotel prodeo lagi kan ktnya udah biasa......
Yuningsih Nining
yang laporin ibunya elzan , berry atau anaknya sendiri ya si elzan?
Yuningsih Nining
ibu yang arogan akhir nya du datangi polisi huuuhh semoga ibunya elzan sadar dgn sikap dirinya yng silau harta jg gila hormat ?
Yuningsih Nining
yang td nya niat jujur mslh kebuka duluan, semua ruwet
hadooohh jadinyav kasian si beena alamat bakal di kekesek yeu mah sm ibunya elzan
Yuningsih Nining
elzan ini kesempatan mu buat ngomong depan semua ( klg mu jg klg azizah) tentang kamu yng udah nikahin arully bee walau baru siri
Yuningsih Nining
hmmm thooorr napa jd sy yng degdegan sih saat elzan mau ngomong ke zizah
Yuningsih Nining
👍Lanjut
Yuningsih Nining
apa ini Ulah tanteu nya bee si rena yng pikiran nya sekaligus modus nyingkirin si bee dari rmh nya sm yang penting duit?
Yuningsih Nining
hadeuhh dapat info dari mn ibunya elzan sampe keukeuh klo si bee yng nyulik tu bebey
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk Mampos...💃💃💃💃
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT buat bu Hajah...
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwwk seorang ibu hajah yg pandai agama,Tapi apa??Terlalu berharap akan SESUATU juga gak bagus lho bu..
Qaisaa Nazarudin
Noh dengarin tuh Bu Retno,Katanya Nu Hajah,Pandai agama,Masa iya gak paham dengan takdir nya Allah..
Qaisaa Nazarudin
Yaudah gak papa,Mumpung ada keluarga Azizah sekalian,Inilah saat nya kamu Jujur,Jangan jadi PECUNDANG,Dan segera Daftarkan pernikahan kamu dan Arully secepatnya..
Qaisaa Nazarudin
Bangga banget udah nusuk orang,Kenak pasal berlapis aja kamu,Rasain tuh..
Nikma: Permisi kak Author ...

Halo kak reader, kalau berkenan mampir novel aku juga 'Kesayangan Tuan Sempurna' yaa..
Terima kasih😊🙏
total 1 replies
mai midar
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Harus ya nenek Bebey udah bisa menduga kalo pelakunya bukan Beena..

Tapi dari sini kayaknya bakal susah dapat restu si Beena,Awal pertemuan dengan Mertua aja udah ada salah paham gitu..
Qaisaa Nazarudin
Emangnya Azizah dan keluarga kalian dengan gampang menerima semuanya,Apalagi menurut mereka Azizah itu jauh segala-galanya dari Arully..Kamu butuh perjuangan yg panjang Elzan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!