NovelToon NovelToon
Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Na_1411

seorang wanita yang mencintai sahabat kecilnya, dia merelakan cinta pertamanya bersama dengan wanita pilihannya. dalam diamnya dia harus memendam perasaan yang teramat menyiksa, tapi cinta yang teramat besar dengan sahabatnya menjadikan dia harus mengorbankan semuanya untuk laki laki yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_1411, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

penolakkan james.

"selamat datang cantiknya mama..." sapa juli dengan senyuman lebarnya.

juli merentangkan kedua tangannya menyambut kedatangan neta, sedangkan jojo tersenyum melihat neta yang berjalan ke arah jojo dan juli. jamaes yang melihat interaksi ketiga wanita yang kini ada di depannya merasa senang, rasanya james tidak ingin melewatkan kebahagian yang ada di depan matanya.

"mama... jojo..." neta memeluk juli terlebih dulu dan setelahnya dia memeluk jojo yang berdiri di samping juli.

"sudah berapa bulan kita tidak ketemu ya kak, bagaimana kabar kak neta."

jojo bergantian memeluk neta dengan erat, pertemuan yang terasa mengharukan tersebut membuat james hanya diam dan melihat interaksi ke tiga wanita di depannya.

"ayo sayang kita masuk." ajak juli menarik lengan neta.

"ini dari mama buat mama juli."

neta menyerahkan paper bag yang ada di tangannya ke depan juli, bau harum menusuk indra penciuman juli dan jojo.

"kue mama nana is the best pokoknya, aku sudah tidak sabar ingin mencicipinya."

jojo berjalann di samping neta, tangan jojo segera meraih lengan neta. posisi neta yang di tengah dengan satu tangannya di gandeng juli dan yang satu di gandeng  jojo. neta yang berada di tengah tengah tidak bisa berkutik, dia hanya bisa mengikuti langkah jojo dan juli yang membawanya masuk ke dalam rumah.

"kak neta, kata niko kakak bulan kemarin masuk rumah sakit ya...?"

juli yang terkejut mendengar ucapan jojo menghentikan langkahnya, dia tidak tahu jika neta sempat masuk rumah sakit dan selama ini james ataupun jojo tidak memberitahu ke juli.

"benarkah neta...? kenapa james tidak memberitahu mama...?"

neta yang merasa serba salah hanya bisa diam tanpa bisa menjawab, tadinya neta ingin menyembunyikannya dari keluarga james dan keluarganya. dia tidak ingin mereka kawatir dengan keadaan neta di jakarta.

"iya ma... tapi itupun bulan kemarin, dan sekarang neta sudah sehat. mama bisa lihat kan...?"

neta memperlihat kondisi badannya yang baik baik saja, kedua mata juli memicing melihat dengan seksama tubuh neta yang berdiri di depannya.

"kamu terlihat kurusan neta, dan mama akan memarahi james karena dia tidak bisa menjaga kamu."

juli menoleh melihat james yang berjalan ke arah ketiga wanita yang kini sama sama memperhatikan james, sedangkan james yang bingung dengan tatapan ketiga wanita di depannya tampak mengeryitkan kedua alisnya.

"ada yang salah ma, kenapa tatapan mama dan jojo seperti akan menyalahkanku."

juli maju selangkah, dia tiba tiba menjewer telinga james. tampak telinga james semakin merah merasakan jeweran dari tangan juli.

"aduh ma sakit..." keluh james merasa kesakitan.

neta yang tidak tega dengan cepat menyentuh lengan juli, dia merasa kasihan melihat james yang wajahnya semakin memerah. sedangkan jojo hanya bisa tersenyum puas melihat penderitaan kakaknya.

"rasain, siapa suruh jadi orang selalu ingkar." batin jojo sambil kedua matanya melihat james.

"kenapa kamu enggak bilang kalau neta sakit, seharusnya kamu bilang ke mama atau jojo. kalau saja niko enggak bilang ke jojo mana ada mama tahu jika neta pernah masuk rumah sakit." ucap neta sambil perlahan melepaskan tangannya.

"ma... semua bukan salah james, aku yang memintanya untuk tidak bilang sama keluarga di bandung." timpal neta yang tidak ingin james di salahkan oleh juli.

"tapi james tetap salah, karena dia tidak bisa menjaga kamu neta. apa jangan jangan dia selalu sibuk sama pacarnya sampai tidak ada waktu memperhatikan kamu...?"

neta melirik melihat james, dia sebenarnya membenarkan dengan apa yang juli bilang. selama ini james selalu memperhatikan clara tanpa pernah memperhatikan neta, tapi neta tidak ingin mengatakan yang sebenarnya. dia takut jika james akan lebih di salahkan oleh juli.

"enggak ma, james selalu memperhatikan aku kog. hanya saja akhir akhir ini perusahaan banyak melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan asing. jadi kamu terlalu sibuk, sampai aku lupa memperhatikan kesehatanku sendiri. aku janji kedepannya aku akan lebih memperhatikan kesehatanku."

mendengar ucapan neta, juli melirik tajam ke arah james. dia masih kesal dengan james, tapi mendengar ucapan neta yang sudah berjanji, juli menjadi sedikit tenang.

"janji ya sayang, mama tidak ingin mendengar kamu sakit lagi. anak cantik mama enggak boleh sakit, pokoknya kapan kapan mama akan ke jakarta buat melihat kondisi kamu." juli merangkul kembali lengan neta.

"iya ma, aku janji akan selalu jaga kesehatan. oh iya... papa kemana...? aku dari tadi tidak lihat papa."

neta melihat sekeliling ruangan, dia mencari keberadaan jhon papanya james.

"papa lagi pergi ke singapur, minggu depan dia baru pulang."

mendengar negara yang di sebutkan juli, james mengkerutkan kedua alisnya. dia merasa heran kenapa papanya tidak memberitahu jika akan ke singapura.

"kenapa papa enggak bilang ke james ma...?"

jojo yang mendengar perkataan james tersenyum sinis, dia merasa jika james terlalu lebay.

"buat apa papa bilang sama kakak, apa kak james punya waktu buat antar papa ke sana. nanti tuh kekasih kakak bisa bisa ngambek, dan nanti kak james akan patah hati deh."

ucapan jojo yang memang ada benarnya membuat james terdiam, memang dia akui. selama hubungannya dengan clara, james semakin bertambah jauh dengan keluarganya dan juga neta.

"kan bisa bilang jauh jauh hari kan bisa, aku juga akan meluangkan waktuku buat antar papa."

jojo mendengus kesal, dia semakin kesal dengan ucapan james yang terdengar tidak akan mungkin selama james masih berhubungan dengan clara.

"sudahlah james, ayo lebih baik kita masuk kedalam. mama sudah siapin makanan kesukaan neta, kamupasti sudah kangen masakkan mama kan sayang...?"

juli menarik lengan neta seperti tadi, dia seakan tidak mempedulikan james dan juga jojo. jojo yang tahu akan kedekatan neta dan juga mama nya tidak merasa kesal sama sekali, dia paham akan sikap juli ke neta.

"begitulah mama, dia akan melupakan kita yang anak kandungnya setelah kak neta datang." lirih jojo sambil melihat neta dan juga juli yang tengah berjalan bersama.

"bagaimana pendapat kamu kalau dia yang jadi kakak ipar kamu...?"

ucap james asal, jojo melirik melihat ke arah james. jojo melihat dari wajah james dan pandangan mata james yang menatap ke arah neta. di sana dapat jojo lihat jika james terasa serius akan ucapannya.

"jika kak neta yang menjadi kakak iparku, aku akan langsung setuju. dan pasti papa dan mama juga akan setuju, dari pada clara yang menjadi menantu di rumah ini." jawab jojo jujur.

james mengalihkan pandangan matanya menatap jojo, sedangkan jojo yang merasa james menatapnya segera melangkah pergi. dia ingin memberikan waktu james untuk memikirkan ucapannya.

"kamu menginap di sini ya neta, itung itung gantian kan. james tadi malam menginap di rumah kamu, dan kamu malam ini menginap di sini."

neta hanya tersenyum segan mendengar permintaan juli, dia merasa tidak enak jika langsung menolak keinginan juli. james yang melihat neta tampak tidak baik baik saja segera mendekatinya dan segera duduk tepat di samping neta, tangan james merangkul pundak neta, dia menarik neta kedalam pelukkannya.

"kami akan pulang sebentar lagi ma, besuk ada metting yang tidak bisa kami tinggal. jadi maaf, anak kesayangan mama ini harus ikut aku balik ke jakarta."

james tersenyum melihat juli yang bermuka kecut, dia tahu pasti juli akan merasa kecewa setelah mendengar penolakkan james.

"benarkah seperti itu sayang...?"

juli yang merasa tidak puas dengan jawaban james beralih bertanya ke neta, anggukan pelan neta berikan sebagai jawaban. dia merasa tidak enak dengan juli yang terlihat kecewa.

"lain kali pasti aku akan mengginao di sini ma, aku janji."

jemari tangan neta memegang jemari tangan juli, dia ingin membuat juli agar semakin tidak merasa kecewa karena penolakkan dari james.

"hmm... baiklah kalau begitu, kalian boleh pulang ke jakarta. tapi sebelum kamu pergi, kamu harus makan dulu. nanti mama akan bungkuskan masakkan mama buat makan malam kalian nanti di sana."

james mengangukan kepalanya bersama neta, sedangkan tanpa mereka sadari jojo yang posisinya duduk di depan neta diam diam menggambil foto james yang tenga merangkul neta.

"mereka tampak serasi jika bersama." batin jojo sambil menggambil satu jepretan untuk dia simpan di galery ponselnya.

1
Nay 14
ceritanya bagus dan buat penasaran
Nay 14
/Smile/👍
Nay 14
👍
Nay 14
bagus
As Salam
suka suka
As Salam
like👍
As Salam
menarik
As Salam
suka
As Salam
👍
As Salam
sepertinya seru nih
Nurul Istiqomah
lanjutkan
Nurul Istiqomah
bau bau persaingan nih
Nurul Istiqomah
bau bau syemburu 🤣
Nurul Istiqomah
clara ngeselin
Nurul Istiqomah
keluarga vs sayang mah kalau gini 😄
Nurul Istiqomah
pengen tak cubit tuh ginjalnya si james
Nurul Istiqomah
kesel banget sama si clara
Nurul Istiqomah
sangat bagus
Nurgusnawati Nunung
hadir..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!