NovelToon NovelToon
Pernikahan Yang Dipaksakan

Pernikahan Yang Dipaksakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:431.9k
Nilai: 5
Nama Author: Samuel Christian Sitinjak

Sandi Airlangga merupakan anak bungsu dari pasangan Arianto Airlangga dan Sari Anggraini. Dia memiliki kakak bernama Elviana Airlangga. Sandi adalah seorang anak yang cerdas, pengertian, dan sangat penurut pada orang tuanya.

Kedua orang tuanya ingin menjodohkan Sandi dengan perempuan pilihan mereka. Sandi yang tidak bisa berbuat apa-apa terpaksa mengikuti keinginan orang tuanya itu.
***
Astiara Steviana merupakan anak sulung dari pasangan pak Arifin dan bu Lilis. Ia memiliki seorang adik bernama Dani. Dia adalah seorang gadis yang cantik, baik, dan ramah.

Steviana adalah gadis yang hendak dijodohkan dengan Sandi. Perjodohan ini terjadi sebab ayah Sandi dan ayah Steviana sudah lama bersahabat. jadi, untuk mengikat tali persahabatan mereka, mereka memutuskan menjodohkan kedua putra putri mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Samuel Christian Sitinjak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Kini sandi sudah setengah jalan menuju rumah Tiara. Dia melaju dengan kecepatan sedang. Ketika ia fokus menyetir, tiba-tiba saja muncul mobil sedan hitam berhenti tepat didepannya. Sandi memijak rem mobilnya dan secara terkejut menghentikan laju mobilnya.

Ia turun dari mobilnya dengan perasaan sedikit kaget. Terus melangkah mendekati mobil itu. Melangkah sedikit demi sedikit ke arah pintu setir. Tiba-tiba, mobil itu dengan cepat menarik tancap gasnya meninggalkan Sandi. Hal itu lantas membuat Sandi kaget.

Siapa orang itu?, kenapa dia berhenti didepanku?. Tapi lebih aneh lagi, dia malah pergi dengan cepat ketika hendak ku hampiri. Ah, mungkin saja dia orang iseng. Batin Sandi.

Sandi kembali masuk mobilnya. Kembali melaju. Sandi tidak menyadari, bahwa salah satu dari orang didalam mobil sedan hitam itu telah menebar paku dari sisi samping pintu sebelah kiri. Ya, tepat saja, ban mobil Sandi pastinya mengenai paku itu. Setelah beberapa saat, Sandi menyadari ada yang aneh dengan mobilnya. Sandi pun bergegas terus untuk memeriksa mobilnya.

Sandi terkurai lemas melihat bahwa kedua ban mobilnya bocor secara bersamaan.

Astaga, kenapa jadi begini?. Tiara pasti sudah menunggu. Batin Sandi kebingungan.

Disisi lain, Lisa mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. Itu adalah obat tidur. Dia ingin menggunakan obat itu untuk menjebak Sandi.

Dia ingin membuat Sandi terlihat seperti "menidurinya''. Setelahnya, Lisa akan meminta Sandi untuk bertanggung jawab dan menikahinya.

Lisa menjadi gelisah karena Sandi belum menjemputnya juga. Padahal sudah lewat dari waktu yang dijanjikan oleh Sandi.

Sandi yang sedang kebingungan tiba-tiba didatangi oleh seseorang. Dia adalah Hardi, orang yang menabur paku dijalan yang dilewati oleh Sandi. Namun Sandi tidak mengetahuinya.

"Kenapa tuan muda?", tanya Hardi.

"Lho mas Hardi. Ini mas bocor ban," kata Sandi.

"Oh, bagaimana kalau saya panggilkan tukang tambal ban tuan?," kata Hardi.

"Memangnya mas Hardi tahu tukang tambal ban sekitaran sini?," tanya Sandi.

"Saya tahu kok mas, soalnya saya punya kenalan disini," kata Hardi.

"Baguslah mas, tolong panggilkan saja," kata Sandi.

"Baik tuan, akan saya telpon," kata Hardi.

Dalam percakapan telepon, teman Hardi akan segera datang untuk memperbaiki ban mobil Sandi. Namun, pada saat sebelum ditelpon oleh Hardi, teman Hardi tersebut diminta oleh Hardi agar datang terlambat.

"Gimana mas?, apa kata teman mas?," tanya Sandi.

"Akan segera datang mas," kata Hardi. Sandi tersenyum memberi balasan.

Lama sudah menunggu, Sandi mulai gelisah karena montir suruhan Hardi tidak kunjung datang.

"Mas, sudah lama sekali ini," kata Sandi sembari melihat ke arah jam tangannya.

"Haduh, saya juga tidak tahu tuan kenapa bisa selama ini?,'' kata Hardi.

"Coba mas hubungi lagi!," kata Sandi.

"Baik tuan, akan saya coba hubungi," kata Hardi.

Hardi memerintahkan kepada temannya agar segera datang. Karena sudah waktunya.

"Sebentar lagi tuan, dia sedang dijalan menuju kemari," kata Hardi.

"Ya sudah," kata Sandi menghela nafas.

Disisi lain, Lisa semakin gelisah. Sebab, Sandi tidak kunjung datang. Lisa berniat mencoba menelpon Sandi. Panggilan Lisa tidak diangkat oleh Sandi, sebab ponsel Sandi tertinggal didalam mobil.

"Kenapa tidak diangkat sih," kata Lisa menggerutu.

Tidak lama kemudian, montir suruhan Hardi pun datang. Jam sudah menunjukkan pukul 20:00 malam.

"Kenapa lama sekali mas datangnya?," tanya Sandi menggerutu.

"Maaf mas, saya terjebak macat tadi di jalan," kata teman Hardi.

"Ya sudah, ayo mulailah perbaiki ban mobil tuan Sandi," kata Hardi.

"Baik-baik, saya akan mulai mengerjakannya," kata teman Hardi.

Sang montir mulai mengerjakan mobil Sandi.

Butuh waktu satu jam lebih bagi sanh montir mengerjakan ban mobil Sandi. Bannya sudah rusak parah. Terlebih, bukan hanya satu ban saja yang ia perbaiki, melainkan dua Ban.

Sandi lega, akhirnya ban mobilnya sudah diperbaiki. Ia memberikan sejumlah uang kepada montir sebagai tanda balas jasa.

"Saya pulang dulu ya mas, Har," kata teman Hardi.

"Iya mas, terima kasih. Hati-hati dijalan," kata Sandi.

"Iya mas," kata teman Hardi.

"Mas Hardi gimana?, ada jalan mau pulang?," Tanya Sandi.

"Tenang tuan, saya sudah memesan ojek online," kata Hardi.

"Ok mas. Kalau begitu saya duluan ya mas," kata Sandi.

"Baik mas," kata Hardi.

Sandi memasuki mobilnya. Ia melihat ponsel layarnya hidup, tanda adanya pemberitahuan.

Betapa kagetnya Sandi melihat pemberitahuan diponselnya, bahwa ia telah mengabaikan belasan kali telepon dari Lisa.

Kini Sandi mencoba menelpon ulang kembali ponsel Lisa. Panggilan itu langsung dijawab.

"Kenapa kamu lama sekali sayang," kata Lisa.

"Maaf sayang, ban mobilku bocor," kata Sandi

"Kenapa tidak bilang?, aku kan bisa jemput kamu," kata Lisa.

"Maaf sayang, aku terlanjur panik. Jadi aku tidak fokus dengan apapun,", kata Sandi.

"Termasuk dengan panggilanku yang tidak kamu jawab belasan kali?," tanya Lisa.

"Iya sayang. Lagi pula ponselku ku tinggal didalam mobil. Aku keluar mencari pertolongan sayang," kata Sandi.

"Ya sudah, asal kamu jujur aku maafin," kata Lisa.

"Iya sayang, aku jujur. Terima kasih banyak ya sayang atas pengertiannya," kata Sandi.

"Iya sayang, sama-sama," kata Lisa.

"Sayang, sepertinya malam sudah larut. Sekarang sudah pukul 21:30 malam," kata Sandi.

"Lalu kenapa dengan larut malam sayang?,'' tanya Lisa.

"Aku rasa kita tunda dulu ya ngedatenya," kata Sandi.

"Iya deh sayang, tidak apa-apa," kata Lisa. Lisa memilih mengalah. Selama ini Lisa menunjukkan kepribadian yang baik dihadapan Sandi, Hal itu bertujuan agar Sandi tidak terpengaruhi oleh perkataan ayahnya mengenai keburukan Lisa.

Sandi memilih kembali ke rumah. Melihat hal itu, Hardi tersenyum. Ia berhasil melaksanakan tugas dengan baik.

"Tuan Sandi gagal menemui nona Lisa pak," kata Hardi dalam pesan singkat.

Membaca pesan singkat dari Hardi, pak Airlangga merasa senang.

Diruang tv, pak Arifin nampak berbincang dengan Tiara.

"Tiara, bagaimana tadi pre-weddingmu dengan Sandi?," tanya pak Arifin.

"Berjalan dengan lancar kok pak," kata Tiara.

"Kamu ada fotonya nak?," tanya bu Lilis.

"Ada kok bu," kata Tiara. Tiara berjalan menuju ruang tamu tempat dimana ia menyimpan foto pre-weddingnya bersama Sandi. Ia membawanya ke hadapan ibunya dan menunjukkan foto itu.

Bu Lilis merasa kegirangan melihat foto itu.

Ia melihat foto itu sangat natural.

"Bagus sekali fotonya nak," kata bu Lilis.

"Iya bu, begitulah," kata Tiara.

"Kamu sepertinya tidak begitu canggung dengan Sandi," kata bu Lilis.

"ya begitulah bu," kata Tiara.

''Apa hanya satu foto ini saja yang kamu cetak," tanya bu Lilis.

"Ia bu, soalnya mas Sandi bawa satu. Lagi pula, album fotonya masih disana. Tadi secara tiba-tiba, mesin printer mereka error bu. Mas Sandi tidak mau terlalu lama menunggu," kata Tiara.

"Iya nak, ibu paham," kata bu Lilis. Pak Arifin tersenyum.

Sepertinya putriku sudah mulai menyukai nak Sandi. Batin pak Arifin.

1
Marleni Leni
sakit hati aku jdi nya
Nadrah Nandar
bukan lagi pernikahan yang di paksakan tapi cerita yang di paksakan
Nadrah Nandar
bosan bacanya berbelit belit terlalu banyak drama terlalu banyak percakapan ringkas ringkas aja Thor sudah sampe episode 170 ga ada kemajuan kalo novel lain episode segitu sudah tamat
Nadrah Nandar
ceritanya berbelit belit ya kapan ya ketahuan
Salmah Salmah
itu2 juga putar2 ceritanya sdh 172 episodes masih tidak jelas ceritanya
Alexi Aina
gak jelas
😍eRh😍
ceritanya kok sangat membosankn dan bertele2 sekali ya thor, ini si saran ya thor, mending dibuat smp 50 episode sj, tp menarik dan tdk trlalu bertele2, dr pd panjang lebar tp membuat org jenuh dan bosan,maaf ya thor, gak niat baca lg,
Nadrah Nandar: bener bosan bacanya muter muter aja kaya gasing kapan ketahuanx masa sih Lisa ga bisa ketahuan terus datang lagi pelakor satu Lia aduh makin berbelit belit ceritanya ga lanjut baca deh mumet bacanya
total 1 replies
siti aminahbakhtiar
g pisan dgn cerita nya
siti aminahbakhtiar
g ada kelanjutan ny ni tor
wins
kenapa banyak pengulangan episode yah
wins
Tiara ?
wins
Tiara?
wins
ambigu
Anty Niez
ceritanya terlalu berbelit2,muter2 kayak setrikaan....
Ita Agus
sandi egois,, cpt dong kthuan SM Tiara
Kadek Yonik
lama sekali ketauan nya ,,jd muter2 deh ceritannya
Maziedah Zaini
lama sekali tiada kelanjutannya
Thebel Yanix
cerita terlalu berbelit" dan sandi yg plin plan,,, jadi malas thor baca... kapan tiara tahu klo sandi masih berhubungan sama lisa.. klo perlu biar tiara yg pergi jauh dari sandi setelah tiara tahu klo sandi selingkuh sama lisa
Nur Andari
kenapa ceritNya berbelit-belit sandi kapan sadarnya?kasian tiara
Thebel Yanix
calon pelakor kayaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!