Xue Tian adalah seorang anak petani yang bermimpi menjadi seorang kultivator hebat.
suatu ketika Xue Tian mengalami keberuntungan yang diimpikan oleh banyak orang.Xue Tian tidak sengaja jatuh ke sebuah danau yang sangat dingin............
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sky Long, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH 15.Pertarungan Pertama
"Ayo tangkap mereka",teriak seorang Pria garang yang memegang kapak besar.
"Kalian bertiga bawa adik perempuan dan pergi,Aku akan mencoba menahan mereka",kata pemuda jakun yang kelihatannya paling senior.
"Kakak Senior Fan kamu......",kata pemuda yang lain.
"Ba Tu,bawa mereka pergi,sekarang...",teriak Senior Fan.
"Ayo pergi",ucap Ba Tu dan membawa 2 pemuda dan seorang wanita muda pergi.
"Senior Fan Yu,Aku akan menunggumu di sekte,Aku berjanji akan membawa mereka kembali kesekte dengan selamat",ucap Ba Tu tegas sebelum pergi.
"Hahaha Aku Fan Yu,meskipun mati disini,Aku Mati dengan terhormat",
Kata Fan Yu dengan tawa puas ketika Melihat teman temanya sudah pergi jauh.
Tiba tiba di tangan Fan Yu muncul sebuah Pedang dengan 2 mata,lebar pedang itu sekitar 4 jari orang dewasa.
"Kurang ajar,Kalian berdua cepat kejar mereka",Kata Pria yang menggunakan kapak sebagai senjatanya.
Kedua temannya baru saja akan pergi tetapi di halangi oleh Fan Yu.
"Tidak akan Aku biarkan kalian menyusul mereka",kata Fan Yu.
Setelah itu dia menelan sebuah pil.
Tiba tiba Aura Fan Yu naik dari Inti Emas bintang 4 sampai ke tahap Jiwa baru.
"Kamu...kamu menggunakan Pil Terlarang..?",kata Pria yang menggunakan pedang besar sebagai senjatanya dengan kejutan memenuhi wajahnya.
Fan Yu tidak menjawab tetapi langsung menyerang.
"Tebasan pemecah tsunami",
Tiba tiba Fan Yu melepaskan serangannya.
Terdengar gemuruh keras seperti Tsunami saat Fan Yu menebas pedangnya dari atas kebawah.
"Tebasan Penghancur Tulang",
Pria yang menggunakan pedang besar itu langsung menyambut serangan Fan Yu.
Duar......
ketika serangan mereka bertemu,menghasilkan ledakan keras.
Fan Yu yang unggul karena melepaskan serangannya sedetik lebih cepat dari Pria Itu hanya mundur 2 langkah,tetapi Pria itu mundur selusin langkah.
Ketika melihat Pria Itu terpental kebelang,Fan Yu hendak menyerang lagi tapi sudah lebih dulu di serang oleh Pria Kekar yang menggunakan Golok sebagai senjatanya.
"Tebasan Golok api".
bammmmm.....
Untungnya Fan Yu bergerak cepat dan menghindar sehingga serangan Pria itu mendarat di pohon besar yang ada di belakang Fan Yu.
"Ilusi 1000 pedang",teriak Fan Yu.
Fan Yu yang berhasil menghindar langsung balas menyerang.
Di mata Pria itu,Dia melihat serangan pedang Fan Yu keluar ratusan pedang besar dan menyerang kearah Pria yang menggunakan Golok.
Pria yang menggunakan Golok berusaha memblokir serangan Fan Yu.
"Awas"
Tiba tiba pria itu tersentak kaget karena mendengar teriakan temannya.
Tapi saat Dia sadar,pedang Fan Yu sudak menembus jantungnya..
Phuarrrkkkkkk........
Pria itu menyemburkan banyak darah dari mulut dan hidungnya.
"Setidaknya Aku mati Tidak sendrian,aku membawa teman kalian untuk menjadi budakku di alam lain",ucap Fan Yu ketika serangannya telak bersarang di jantung lawannya.
"Kakak kedua"
"Adik pertama",
Teriak kedua Pria garang itu bersamaan.
Ternyata saat Fan Yu melepaskan serangannya,Pria yang menggunakan Golok itu di tarik kedalam ilusi Fan Yu,sehingga Dia melihat serangan pedang Fan Yu mengeluarkan ratusan pedang besar dan menyerangnya.
Tetapi kenyataannya sama sekali tidak ada ratusan pedang,Di ilusi Dia berusaha untuk menghindar tetapi di kenyataan Dia hanya berdiri diam.
Sehingga ketika Dia tersentak kaget oleh teriakan temannya,sudah terlambat karena pedang Fan Yu Sudah menembus jantungnya.
Kejadian itu begitu cepat,sehingga bahkan Pria yang menggunakan kapak Tidak sempat bereaksi.
"Hmmm serangan tipuan yang sangat licik",guman Xue Tian yang bersembunyi di balik pohon,sekita 500 meter dari tempat pertarungan.
Kepala Xue Tian mengangguk angguk dan belagak seperti seorang Senior yang sedang melihat juniornya melakukan Latih Tanding.
"Kurang ajar...Bunuh',geram pria yang menggunakan kapak dan menyerang Fan Yu.
Pria yang menggunakan pedang besar juga tidak tinggal diam dan maju melawan Fan Yu.
Fan yu juga tidak Diam,tetapi langsung maju menyambut serangan mereka berdua.
Mereka berdua melakukan pertarungan jarak dekat.
Ting..
Ting..
Ting...
Bunyi dentingan senjata mereka.
Meskipun Fan Yu dengan paksa menaikan Ranah Kultivasinya menggunakan Pil Terlarang,Fan Yu tidak mahir dalam mengontrol Qi Tahap Jiwa Baru.
Mereka terus bertarung,hingga waktu yang di butuhkan untuk membakar 1 dupa.
Bammm...
Tiba tiba terjadi ledakan terendam dan Fan Yu terpental mundur.
Tubuh Fan Yu suda di penuhi luka goresan,sedangkan kedua Pria itu tidak mendapatkan Luka sedikit pun,karena pengalaman bertarung mereka lebih kaya dari Fan Yu.
"Hahaha,kenapa...?,apakah batas waktu penggunaan Pil Terlarang suda habis...?",kata Pria yang menggunakan kapak dengan tawa keras.
"Hehehe setidaknya Aku tidak sendirian",jawan Fan Yu.
Meskipun tahu bahwa dia tidak bisa melawan lagi,tetapi tidak ada sedikit pun kesedihan di wajahnya.
Fan Yu sudah kehabisan Qi,dan juga efek samping dari penggunaan Pil Terlarang sudah mulai terasa di tubuhnya.
puaarrrrkkkkkhhhh....
Tiba tiba Fan Yu memuntahkan seteguk darah.
"Bunuh..."
Tiba tiba Pria yang menggunakan pedang mengucapkan 1 kata dengan sangat dingun dan maju menyerang Fan Yu.
Tetapi saat Pria itu akan mencapai Fan Yu,tiba tiba seberkas cahaya merah kirmizi melesat kencang dari arah belakang Fan Yu dan mendarat telak di area dadanya.
Cahaya merah itu sangat cepat sehingga Adik Ketiga tidak sempat bereaksi.
Pria itu tiba tiba seperti membeku di udara.
"Adik kedua ada apa",tanya Pria yang menggunakan kapak sebagai senjatanya.
Tetapi tidak ada jawaban.
Kraaakk...
Bamm....
Tiba tiba terdengar bunyi ledakan terendam seperti pecahan kristal di dalam tubuhnya.
Pria itu langsung terjatuh,seluruh tubuhnya membeku.
"Adik kedua",teriak Pria itu karena merasakan kekuatan hidup adiknya sudah memudar seutuhnya.
"Senior mana yang begitu tidak tahu malu untuk membunuh saudaraku tanpa memunculkan wajahnya",teriak Kakak pertama sambil melihat sekeliling.
Tetapi tidak ada jawaban.
Sedangkan Fan Yu yang sudah terluka parah sedikit menengok kebelakang.
Tiba tiba area sekitar mereka dalam jarak 500 meter turun hujan.
"Hujan",ucap Pria kekar itu sedikit bingung.
Tetapi sesaat kemudian matanya melebar tak percaya karena hujan yang turun,tiba tiba berkumpul menjadi sebuah pedang besar.
bukkk...
"Senior Tolong ampuni saya",
Tiba tiba kaka pertama langsung jatuh berlutut untuk memohon ampun.
Tetapi tidak ada jawaban.
Sing......
Tiba tiba pedang besar yang terbentuk dari hujan itu langsung melesat kencang arahnya.
Bamm.........
Terjadi ledakan keras saat pedang besar itu mendarat di tubuh Kakak pertama.
Semua area yang di lewati oleh pedang besar itu juga meledak karena membeku.
Beberapa saat kemudian setelah ledakan serangan itu,tiba tiba Xue Tian muncul di depan Fan Yu seperti muncul dari kehampaan.
..