Setelah diet ketat yang dilakukan oleh Crystal akhirnya gadis itu mempunyai badan ideal bak Lisa Blackpink idolanya.
Crystal ingin meninggalkan masa lalu atas pembully an yang dialaminya di sekolah lamanya.
Nona muda itu pindah sekolah di Sky High School yang ternyata di sekolah itu, Crystal bisa mewujudkan cita-citanya yaitu mempunyai dua pacar sekaligus.
Bagaimana cerita Crystal dengan dua pacarnya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MATB BAB 15 - With Kapten
Dexter berlarian di koridor rumah sakit ketika salah satu pengawal Aldeguera menjemputnya saat balapan liar.
Ketika Crystal menerima panggilan dari ponsel Dexter sebelumnya, ternyata panggilan itu dari kepolisian yang memberitahukan bahwa mommy Dexter melakukan percobaan bunuh diri.
Mommy Dexter meminum obat sampai overdosis, beruntung ada salah satu tetangga apartemen yang curiga dan meminta pihak berwajib untuk memeriksa.
Crystal langsung menghubungi salah satu pengawal daddy Saka untuk menjemput Dexter.
"Kapten..." panggil Crystal ketika melihat pemuda itu.
Dexter menghampiri Crystal dan menanyakan keadaan sang mommy.
"Mommy mu sudah melewati masa kritis tapi belum sadarkan diri," jelas Crystal.
Mendengar itu, Dexter justru membenturkan kepalanya di dinding sambil berteriak yang membuat Crystal takut.
"Kap... kapten, jangan begini..." Crystal takut kepala Dexter akan terluka.
Namun, hal tak terduga terjadi, tiba-tiba Dexter memeluknya.
"Kenapa mereka melakukan ini padaku, Crystal?" tanya Dexter.
Jantung Crystal berdebar dengan kencang karena mendapat pelukan mendadak seperti itu. Tapi, gadis itu mencoba menguasai dirinya supaya tenang.
Hanya beberapa detik saja, Crystal bisa mengelus punggung Dexter.
"Bisa ceritakan padaku supaya aku mengerti?" tanya Crystal kemudian.
"Kau tidak akan mengerti," balas Dexter. Dia menganggap orang yang hidup dengan keluarga lengkap seperti Crystal, tidak akan mengerti dengan penderitaan yang dia alami.
"Maka dari itu, buat aku mengerti," pinta Crystal.
Supaya Dexter tenang, Crystal membelikan minum di kantin rumah sakit.
Sementara Dexter menunggu gadis itu di taman rumah sakit dengan wajah tertunduk, dia jadi malu karena memeluk Crystal sebelumnya.
Biasanya gadis yang mendekatinya akan menyerah karena dia bersikap acuh tapi Crystal justru semakin mendekatinya..
"Ini minumlah dulu," ucap Crystal seraya memberikan minuman kaleng pada Dexter.
Seketika lamunan pemuda itu buyar, dia menerima minuman pemberian Crystal dan meminumnya.
"Dan ini ponselmu," Crystal memberikan ponsel Dexter yang sudah diperbaiki.
"Berapa biaya perbaikannya? Aku akan menggantinya," balas Dexter.
"Ganti dengan ceritamu, apa yang terjadi pada mommy mu?" Crystal ingin tahu. Dia mendudukkan diri di samping Dexter supaya pemuda itu tidak kabur lagi.
"Setelah bercerai dengan daddy, mommy memang begitu terpuruk sampai dibawa ke rumah sakit jiwa karena depresi. Setelah serangkaian perawatan, mommy ku dinyatakan sembuh dan bisa memulai hidupnya lagi tapi dia tidak bahagia sampai melakukan percobaan bunuh diri seperti sekarang," jelas Dexter.
"Kenapa kau tidak tinggal dengan mommy mu saja? Siapa tahu, kau bisa membuat hidupnya jadi bersemangat lagi," Crystal memberi saran.
"Sudah aku coba tapi aku selalu ditolak," sahut Dexter.
Crystal menggelengkan kepalanya. "Kau memang tidak mengerti wanita, ya!"
"Kalau wanita bilang tidak itu artinya dia ingin ditahan!"
"Kenapa jadi begitu?" Dexter bertanya-tanya.
"Memang hukum alamnya begitu, coba kau keras kepala ingin tetap tinggal bersama mommy mu, dia pasti diam saja dan tidak menolak lagi," ucap Crystal yakin.
Rasanya tidak masuk akal tapi Dexter akan mencobanya. Dia akan jadi anak baik untuk hari ini.
"Aku pulang dulu, pengawal daddy ku sudah menunggu, sebenarnya aku kabur hari ini dan tidak berpamitan pada orang tuaku," pamit Crystal.
"Tunggu dulu!" Dexter menahan dengan menarik tangan Crystal.
"Ada apa, Kapten?" tanya gadis itu.
"Itu..." Dexter jadi bingung harus berterima kasih dengan cara apa. "Aku besok akan menjemputmu sekolah!"
"Benarkah?" Crystal jadi kesenangan. "Aku akan menunggumu tapi jangan sampai telat, ya!"
penasaran banget sama ending ceritanya..
tapi apa boleh buat..
semoga suatu saat kak dhevis masih mau ngelanjutin cerita2 yg hiatus walopun tanpa kompensasi apapun..
stay healthy and keep fighting.. 😘😍🥰🤩