NovelToon NovelToon
Dikira Janda

Dikira Janda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nia masykur

🔥🔥🔥 21+🔥🔥🔥mohon bijak mencari bacaan

Spin of Novel NISSA

Reina Dzuhairi Sucipto sampai saat ini belum juga menikah di usianya yang sudah menginjak 27 tahun.

Pelecehan yang pernah ia terima dari mantan kekasihnya membuat ayahnya sangat overprotektif terhadapnya.

Dulu, Reina pernah jatuh cinta lagi dengan lelaki yang bernama Arya. Lelaki yang pernah menolongnya saat mendapat perlakuan tidak baik dari mantan pacarnya.

Namun cintanya bertepuk sebelah tangan karena Arya jatuh cinta pada ibu sambungnya, Nissa.

Beberapa kali ayahnya menjodohkan dengan anak teman bisnisnya namun Reina menolak begitu saja karena ia lebih memilih fokus ke pekerjaan.

Kini Reina terjebak dengan perasaannya sendiri. Siapakah yang akan memenangkan hati Reina.

cusss... baca...👉👉👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nia masykur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15 MULAI MENJAGA JARAK

"Selamat pagi bogan." Sapa Reina pada Zen. Reina juga mendaratkan kecupan di pipi Zen.

"Bogan itu apa kak Re?" Tanya Zen penasaran. Jelas saja Zen penasaran, karena hampir setiap hari Reina memberinya julukan yang aneh-aneh saja.

"Cari dong di kamus dek, artinya apa." Reina langsung mendaratkan tubuhnya di atas kursi.

"Kakak mau makan sama apa? Nda tadi buat nasi goreng." Info Nissa setelah mengisi piring Yusuf dengan masakannya pagi ini.

"Wah mau juga dong nda. Jarang-jarang loh makan masakan nda." Ucap Reina jujur.

Sejak memiliki Zen, apalagi semenjak Yusuf membawa Nissa dan Zen ke Jakarta. Yusuf memang tidak memperbolehkan Nissa setiap hari memasak. Karena Yusuf hanya ingin Nissa fokus pada Zen dan Yusuf saja.

Nissa langsung mengisi piring yang ada di depan Reina dengan nasi goreng juga.

"Kakak manja. Masak sudah besar makan diambilkan nda." Cibir Zen jujur.

"Biarin wlek." Ucap Reina sambil menjulurkan lidahnya.

"Ini Hendri mana kok nggak datang-datang." Ucap Yusuf setelah melihat jam yang ada di pergelangan tangannya.

"Sabar ayy. Mungkin juga lagi kejebak macet." Ucap Nissa.

"Kakak itu tadi apa artinya kak?" Tanya Zen yang masih penasaran.

"Buat PR kamu dek. Nanti kalau sudah tahu kakak ajak jalan-jalan."

"Jangan bohong ya kak." Todong zen yang biasanya jadi korban PHP ayahnya.

Hendri yang baru saja sampai, langsung keluar mobi dengan cepat karena merasa ia kesiangan datang.

"Selamat pagi pak, maaf saya baru datang." Ucap Hendri setelah memasuki ruang makan.

"Pagi." Jawab Yusuf singkat dengan nada santai. Yusuf langsung beranjak setelah menyelesaikan sarapannya. "Sayang lanjutkan makan saja." Ucap Yusuf saat istrinya ikut berdiri. Sudah pasti nissa akan memenuhi kebutuhan Yusuf dulu sebelum Yusuf berangkat kerja.

"Selamat pagi bos."

"Pagi om."

Saat didalam rumah seperti ini, baik Reina maupun Hendri sama-sama cuek tidak memperlihatkan kedekatan mereka yang tanpa sadar sangat inten.

Padahal Yusuf dan Nissa tahu kalau mereka dekat hanya saja yang tidak diketahui adalah jika salah satu diantara keduanya memiliki perasaan lebih. Atau mungkin keduanya, karena salah satunya belum sadar akan hal itu.

"Kak, Teman kakak Faris yang waktu kuliah saat di luar negeri, katanya sudah mau kembali ke Jakarta." Ucap Nissa. Keluarga mereka memang akrab dengan keluarga Faris.

"Benarkah. Kok nda bisa tahu?"

Hendri ikut dengan seksama mendengarkan perbincangan perempuan berusia sama. Ia juga mengambil buah jeruk agar mulutnya tidak menganggur.

"Mamanya kemarin kasih tahu nda."

"Baguslah. Akhirnya dia lulus juga." Ucap Reina mengingat bagaimana temanya itu niat nggak niat saat kuliah dulu.

"Bagimana kalau kalian coba lebih dekat. Siapa tahu kalian cocok dan berjodoh." Tutur Nissa hanya mengetes saja.

Uhuk... uhuk...

Reina yang sedang meneguk air minum langsung tersedak karena mendengar ucapan Nissa barusan. Sedangkan Nissa nampak memperhatikan perlakuan Hendri yang entah sadar atau tidak, spontan beranjak dari tempat duduknya dan menepuk punggung Reina begitu saja.

"Apa dugaan ku benar?" Batin Nissa masih memperhatikan Reina dan Hendri.

Hendri langsung kembali duduk di kursinya setelah Reina sudah tidak batuk lagi. sepertinya masih belum sadar jika perlakuan itu dalam intaian Nissa.

"Nda, Rere sama Faris itu hanya berteman nda. Mana mungkin Rere berhubungan lebih jauh lagi dengan Faris lebih dari teman." Tolak Reina yakin.

Reina yang tahu tabiat Faris dan mengenal baik sikap prik teman kuliahnya itu sudah sangat yakin tidak akan mungkin mereka menikah.

"Tapi nggak ada salahnya mencoba kan? Ya kan mas Hen?" Tanya Nissa menatap Hendri.

"Mana bisa pernikahan untuk coba-coba Nis." Ucap Hendri dengan mode keakraban mereka. Suara Hendri bahkan terdengar jelas tidak terima.

Nissa tersenyum melihat kilatan tidak suka dari mata Hendri yang bisa Nissa ketahui dengan pasti.

"Siapa yang menyuruh Rere mencoba pernikahan. Aku hanya ingin Rere mengenal lebih jauh Faris. Kalau cocok ya lanjut ke pernikahan. Bagaimana Re?"

"Rere nggak mikirin itu." Ucap Reina yang langsung berdiri. Ia mendekati Nissa utuk mencium pipi Nissa kemudian Zen sebelum berangkat kerja. "Rere berangkat sekarang nda."

"Hati-hati kak." Ucap Nissa.

"Loh ini kenapa muka cantik-cantik kok sudah di tekuk?" Tanya Yusuf yang berpapasan dengan anak gadisnya.

"Nggak apa-apa ayah." Reina tersenyum lalu mencium punggung tangan Yusuf. "Rere berangkat duluan. Assalamualaikum."

"Waalaikum salam." Jawab semua orang yang ada disana.

.

.

.

**** sudah sore, tapi Reina masih betah berada di dalam ruang kerjanya. Apa lagi setelah mendapatkan kiriman email dari Gita, dokumentasi foto beberapa peserta yang melamar kerja hari ini. Melihat contoh hasil jepretan yang baru masuk ke email Reina.

"Nah ini nih baru bagus." Ucap Reina setelah melihat dari banyaknya foto. Reina kumpulkan menjadi satu folder yang menurutnya paling bagus diantara semuanya.

Reina langsung mengambil ponselnya. Sudah dapat di pastikan siapa yang akan ia hubungan saat ini. Apa lagi setelah melihat jam yang memang belum waktunya orang yang Reina maksud jadwalnya pulang.

Reina : "Mas, sudah pulang belum? Kalau belum mampir ke ruanganku sebentar ya. Tapi kalau sudah pulang ya hati-hati di jalan dan selamat istirahat."

"Semoga belum pulang deh ini mas mas jones." Gumam Reina.

Hendri yang baru saja keluar lift di basemen. Langsung menghentikan langkah kakinya saat merasakan ponselnya bergetar. Ia langsung mengambil benda pintar tersebut dari dalam saku jasnya.

"Mau apa gadis ini." Gumam Hendri setelah membaca pesan dari Reina.

Hendri : "Ada apa?"

Reina : "Aku mau minta pendapat tentang hasil jepretan dari beberapa pelamar kerja hari ini."

Hendri : "Kirim saja ke email ku."

Reina : "Oke."

Jika ingin egois. Hendri juga ingin kembali lagi ke lantai atas dan menuju ke ruangan Reina. Bisa berduaan dengan perempuan yang di sukai adalah hal yang dimau siapapun, meski itu berkedok untuk membahas pekerjaan.

"Aku harus pelan-pelan menjaga jarak. Belum berperang saja sudah mental kamu Hen... Hen..." Gumamnya. Merasa kasihan pada diri sendiri.

Hendri langsung melajukan mobilnya keluar dari area perkantoran. Pulang kerumah lalu istirahat adalah hal yang paling tepat saat ini.

Berulang kali Reina membaca pesannya yang sudah dibalas Hendri. Dan entaha berapa kali perempuan itu menghela nafas karena merasa aneh dengan balasan pesan Hendri.

"Kenapa seperti ini sih balasnya, nggak antusias dan terkesan cuek banget." Gumam Reina setelah meletakkan ponsel pintarnya.

Reina menyandarkan tubuhnya pada bagian belakang kursi. "Kok jadi ngerasa jengkel kaya gini sih aku. Kan bisa juga mas Hendri lelah dengan pekerjaannya. Tolong jangan egois Rere." Omel Reina pada diri sendiri.

Bersambung...

Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan 🥰 kasih like dan komennya 💋 tab favorit juga ya ❤️

1
Susanto Dhanie
Luar biasa
Eliyanti
Kecewa
Eliyanti
Buruk
sweetpurple
Luar biasa
Widi Astuti
cemunguuut Othoor....🌹🌹🌹
Widi Astuti
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 lucu bgt ini Pak Yuduf n Mas Hendri... bisa kompek bgt panggil istri2nya....
Widi Astuti
Luar biasa
Widi Astuti
Lumayan
Widi Astuti
rasa nyaman yg tercipta Krn selalu bersama Reina.... perlahan pasti jd jatuh cinta.... 😃😃😃
Eliyani Elieboy
belum juga sunat si kecebong eh adknya udh mulai otw tu
Eliyani Elieboy
ratu bekicot LG akting Lo Zen
masak gtu ajha gak paham sih
Eliyani Elieboy
pengantin lawas LBH hot ternyata /Smirk//Smirk//Smirk/
Eliyani Elieboy
sayang Thor klw di buat melipir
bagusan ikutan tersesat sama2
ikoooot thorr pegangan tangannya
Eliyani Elieboy
ilih muncul LG si Arya setelah sekian purnama
Eliyani Elieboy
kocak parah gara2 kecebong 1 ne
/Grin//Grin//Grin//Smirk/
Eliyani Elieboy
jng ad crita mewek thor
sedih tau
Eliyani Elieboy
Andi /Heart/ Gita
keren Thor
kasian blm ad jodohnya
Eliyani Elieboy
kapok kan ketahuan om Yusuf
/Grin//Facepalm/
Eliyani Elieboy
td Masi baca part yg hareudang
ehhh ne malah JD melow plus nyesek
authornya /Good/....
smngat thor
love love sekebon la pokonya
Eliyani Elieboy
ya ampun Thor hareudang bner looo
JD bayangin ntah kmn2 JD nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!