NovelToon NovelToon
My Sexy Enemy

My Sexy Enemy

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:187.4k
Nilai: 5
Nama Author: SkySal

Demi menghancurkan orang yang telah membunuh kedua orang tuanya, Varian Castanov (28) menyamar menjadi bodyguard pribadi putri musuhnya, yaitu Chiara Lucrezia (23) seorang gadis yang cantik dan polos.

Keduanya tinggal bersama, dan hal itupun membuat benih-benih cinta di antara keduanya tumbuh begitu saja. Varian mencoba menutupi rasa cinta itu namun tidak dengan Chiara yang tidak tahu siapa Varian, ia terus mengungkapkan cintanya pada Varian hingga Varian luluh. Membuat hati Varian mulai bimbang, di satu sisi ia harus membunuh ayah Chiara demi membalaskan kematian orang tuanya. Namun di sisi lain, ia sangat mencintai Chiara yang polos dan tidak tahu apa-apa.

Akankah misi balas dendam Varian tetap berjalan demi orang tuanya?
Ataukah misi itu terhenti demi cintanya?

IG @Skysal.alfaarr
Fb SkySal Alfaarr

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15 - Rencana

"Oh Tuhan, apa kau tahu betapa kami mengkhawatirkanmu, Varian?" Don Vitho berkata dengan cemas sembari melerai pelukannya dengan Varian.

Setelah memastikan Chiara tertidur nyenyak, Varian keluar dari apartemen untuk menemui Peter dan ayahnya, karena Varian ingin membicarakan tentang rencana misi balas dendamnya.

"Aku akan menjaga diri, Dad. Kau jangan terlalu cemas," jawab Varian. "Aku melakukan semua ini demi membalas kematian orang tuaku, dan sekarang aku sudah tahu tempat persembunyian monster itu."

"Kamu harus membunuh dia secepatnya, Varian. ibumu sangat mengkhawatirkanmu selama misimu ini belum selesai," ujar Don Vitho.

"Dad, aku punya rencana lain, sekarang aku bukan hanya akan membunuhnya tapi aku ingin menghancurkan dia menjadi debu!" Geram Varian dengan tatapan yang berapi-api.

"Apa maksudmu, Varian?"

"Aku ingin menghancurkan kerajaan bisnisnya, Dad. Aku ingin membuat dia tidak punya apapun, aku akan membuat dia menderita sampai dia merasa kematian jauh lebih baik untuknya!"

"Apapun rencanamu, Varian. Kami akan mendukungmu, kami cuma khawatir..." Don Vitho menggantung kata-katanya, seolah ia ragu untuk mengucapkannya, ia melirik Peter sekilas.

"Ada apa, Dad?" Tanya Varian kemudian.

"Kami takut putri Don Massimo mempengaruhimu, percayalah, Varian! Wanita itu bisa menjadi neraka bagi jiwamu." Tukasnya yang membuat Varian tersenyum miring.

"Tidak akan, Dad. Kau tahu aku tidak tertarik dengan hal seperti itu."

.........

Chiara mengerang lirih sembari berusaha membuka matanya yang terasa begitu berat, ia menggeliat malas sembari menguap.

"Astaga, bukannya aku tidur di sofa?" Gumam Chiara saat ia menatap ke sekelilingnya dan menyadari itu kamarnya. Tatapan Chiara tertuju pada jam dinding yang menunjukan pukul 7 pagi.

"Apa Varian yang memindahkanku?" Gumam Chiara sembari mencoba mengingat apa yang terjadi semalam, namun yang Chiara ingat, ia benar-benar kekenyangan hingga akhirnya jatuh tertidur di sofa.

Chiara segera beranjak dari ranjangnya, membersihkan ranjang seperti biasa sebelum akhirnya mandi untuk menyegarkan diri.

Saat turun ke dapur, Chiara melihat Varian yang sedang sibuk memasak. Chiara memeprhatikan bodyguardnya itu dalam diam, mata nakalnya menelusuri seluruh lekuk tubuh Varian yang benar-benar seksi padahal Varian memakai pakaian tertutup. Varian bertelanjang kaki, memakai celana panjang yang ketat dan mencetak bokonganya yang bulat, memakai kaos tanpa lengan, memamerkan otot lengannya yang benar-benar menggoda.

"Ehem ehem..." Chiara terlonjak kaget saat mendengar Varian yang sengaja berdeham, Chiara bahkan sampai tidak sadar jika Varian menangkap basah dirinya yang memandangi tubuh Varian.

"Selamat pagi, Varian," sapa Chiara dengan sedikit gugup.

"Selamat pagi, Nona Chiara. Aku sedang membuat sarapan, aku harap kau suka dengan masakanku," ucap Varian kemudian ia kembali fokus pada pekerjaannya.

"Semalam aku tidur di sofa, lalu kenapa aku terbangun di kamarku? Apa kau memindahkanku?" Tanya Chiara yang membuat Varian langsung menoleh dan menaikan sebelah alisnya.

"Lebih tepatnya, kau memintaku memindahkanmu, Nona," ujarnya kemudian yang membuat Chiara menganga tak percaya.

"Benarkah?" Gumamnya.

"Kau bisa memeriksa cctv, jika kau mau," saran Varian yang membuat wajah Chiara tersipu malu.

"Aku tidak ingat aku memintamu memindahkanku," cicitnya sambil meringis yang membuat Varian terkekeh. "Apa aku mengatakan hal lain?" Tanya Chiara kemudian dan seketika Varian teringat dengan pengakuan Chiara yang katanya nyaman saat bersamanya.

"Yeah," jawab Varian sambil tersenyum samar.

"Benarkah? Aku bicara apa? Padahal aku tidak mabuk, aku hanya kekenyangan, kenapa aku bisa meracau?" Varian hanya bisa terkekeh mendengar ucapan Chiara apalagi raut wajah Chiara sangat menggemaskan dengan pipi yang mengembung.

"Kau bilang, kau tidak suka orang asing tapi kau nyaman bersamaku," ujar Varian sejujurnya yang membuat Chiara kembali melongo.

"Apa aku sejujur itu?" Pekiknya yang membuat Varian tertawa geli sembari mengedikan bahu. "Astaga, aku malu sekali." Sekali Varian di buat gemas dengan tingkah Chiara.

"Sarapan akan siap, Nona. Apa kau ingin membantuku menatanya di meja makan?"

"Oh, tentu..."

.........

"Varian, apa hobimu?"

Varian yang hendak menyuapakan makanan ke mulutnya terhenti saat mendengar pertanyaan Chiara. Ia menatap Chiara yang kini menikmati sarapannya dengan lahap. "Aku tidak punya hobi, Nona," jawab Varian kemudian yang membuat Chiara langsung mengerutkan keningnya.

"Bagaiamana bisa seseorang tidak punya hobi? Itu aneh sekali," ucapnya. "Kalau aku, aku hobi berkuda sebenarnya, aku juga hobi melukis. Nanti aku akan menunjukkan lukisan ku."

"Aku penasaran, pasti lukisannya sangat cantik."

"Yeah, daddy juga bilang begitu."

"Apa kau tidak bekerja di perusahaan ayahmu, Nona?" Akhirnya pertanyaan itu terlontar dari bibir Varian, karena ini sangat penting untuknya.

"Tidak, aku tidak suka pekerjaan kantoran," jawab Chiara yang membuat Varian tampak kecewa. "Hampir setiap yang aku lakukan hanya melukis karena aku tidak di izinkan berkuda, dulu aku jatuh dari kuda sampai membuat kakiku patah, Daddy sangat posesif." Curhatnya namun Varian tak ingin mendengarkan curahan hati Chiara, yang ia inginkan mendapatkan sedikit saja informasi tentang bisnis Don Massimo.

Tbc...

1
Ummi Yatusholiha
lanjutkan lah thor,sayang loh klo gak dilanjut,kisahnya apik.. semangat ya thor 🥰🥰🥰
sania
lanjut kaaak
IrmA Komalasari
di lanjut dong Thor ceritanya bagus
Quen'er
kak sky kok gantung sih ceritanya....
Yatima Mauluddin
lanjut kak
Ummi Khai
kalo baca cerita mafia, tegang dari awal yess. semoga jantung aman nih sampe akhir bab 🤭😁✌️
Andriyani wita
lanjut Thor
Ratna Komala
lanjut ya kak....👍👍👍💪💪💪❤️❤️❤️❤️😍😍😍
Wildana Adil
Lanjut thor...ceritanya seru😍👍
Tina Tambunan
lanjot thor jgn gantung lh...
Rheee
lanjutkkkaaaannn. thorrrrrrr
bebulann² ng cek ad up atau enggk nih novel
Danini Chayang
lanjut doank kak sky ....
Nisa
pliss kakk ayoo lanjut
atoen nyen
lanjutkan thor..
Titin Febriyanti
semangat thour....🌹🌹🌹🌹
Ratna Komala
woooowwww makin seru aja nich kak sky...lanjut ya ❤️❤️❤️💪💪💪👍👍👍😍😍
Titin Febriyanti
ok
Mystera11
please lanjut thor,,, critanya keren loh...jgn sampe ngg lanjut thor😭
Mystera11: kutunggu thor...
total 2 replies
Santi Rahma
semoga lanjut thor
Santi Rahma
woooooiw pkknya bnr2 woooowwww
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!