NovelToon NovelToon
Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:179.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Nadia Zaliva baru-baru ini berhasil memasuki polisi wanita (Detektif), namun di balik itu kedua orang tua Nadia tidak mengetahui kalau dirinya berhasil lulus.

Setelah ia kembali ke rumah, ia berencana untuk memberitahu mereka kalau dirinya telah berhasil, tetapi yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang dia pikirkan begitu ia memasuki rumah mewah kedua orang tuannya.

Yok baca yok.. Apa yang membuat Nadia menghentikan apa yang ingin dia beritahu kepada kedua orang tuanNya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

Sekeluarnya mereka dari dalam lift, Nadia segera pergi meninggalkan Yanto menuju taksi yang terparkir di depan hotel. "Polda pak".

"Siap nona".

Di dalam mobil, Nadia memikirkan David yang sudah bangun atau belum. Kemudian Nadia menatap keluar jendela kaca, disana ia melihat video seorang model cantik tengah menggunakan pakaian adisi keluaran terbaru. "Dia cantik sekali" Gumam Nadia.

"Nona" Panggil si supir taksi menghentikan mobilnya.

"Iya pak".

"Maaf nona, sepertinya di depan ada kecelakaan. Nona akan sedikit terlambat".

"Kecelakaan?".

"Iya nona".

Nadia langsung keluar dari dalam taksi menghampiri kejadian tersebut, "Permisi. Tolong berikan saya jalan, saya seorang polisi" Teriak Nadia menerobos.

"Polisi" Senang mereka memberikan Nadia jalan.

Nadia melihat seorang pejalan kaki tengah tergeletak di atas aspal hitam dengan darah berlumuran, sedangkan si pengemudi kendaraan hanya mendapatkan luka ringan di sekujur tubuhnya akibat benturan di mobilnya. "Cepat panggil ambulans" Ujar Nadia. Lalu ia menghubungi nomor Zico, "Hallo Co, kamu dimana? aku sedang berada di jalan xx, ada kecelakaan. Kamu cepat datang kemari".

Setelah itu, Nadia mengamankan pengendara yang telah menabrak si pejalan kaki tersebut. Tidak menunggu beberapa lama, ambulans telah tiba disana begitu juga dengan Zico dan Riko. "Nadia, kamu baik-baik saja?" Tanya Zico khawatir.

"Aku baik-baik saja Zico. Ayo bantu mereka".

Tenaga medis yang membawa ambulans langsung membawa korban kerumah sakit dikuti oleh Nadia dan Zico, sedangkan si pelaku penabrak di bawa oleh Riko ke kantor polisi untuk diminta keterangan.

Sesampainya mereka di rumah sakit, dokter dan perawat yang berjaga di ruang IGD segera membatu si korban untuk mendapatkan bantuan medis. Lalu Nadia dan Zico mendatangi meja si perawat, "Kami dari kepolisian" Beritahu Nadia mengisi formulir si korban.

"Zico, tolong kamu hubungi keluarga korban" Ucap Nadia memberikan ponsel si korban.

"Ponselnya terkunci Nad".

"Kamu cari konter terdekat. Biar aku yang menunggunya".

"Mmmmmm" Angguk Zico membawa ponsel si korban ke konter terdekat.

Nadia berjalan mendekati si korban yang tengah di tangani oleh dokter, "Tolong selamatkan dia Tuhan" Doa Nadia dalam hati.

Hampir 10 menit lamanya mereka menangani si korban, kemudian si dokter menemui Nadia yang berdiri tidak jauh dari mereka. "Pasien harus di operasi" Ucapnya memberitahu Nadia.

Nadia kebingungan, "Kita tidak punya banyak waktu lagi. Kalau tidak, dia akan kehilangan nyawanya".

"Baiklah. Lakukan yang terbaik" Tegas Nadia setuju.

"Mmmmm.. Kami akan melakukan yang terbaik" Angguk mereka membawa si pasien keruang operasi.

Begitu mereka membawanya, Zico langsung mendatanginya. "Nadia, aku sudah memberitahu keluarganya. Mereka sedang perjalanan datang kemari".

"Terima kasih Zico. Dia sudah di bawa keruang operasi".

"Syukurlah".

"Semoga tidak terjadi apa-apa dengannya".

"Mmmmm" Angguk Zico menepuk punggung Nadia. "Kita sudah melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan dia. Kamu tidak usah khawatir, dia pasti baik-baik saja".

"Mmmmmm" Senyum Nadia.

30 menit berlangsung, Nadia dan Zico tetap setia menunggu di depan ruang operasi tampa mereka sadari kedua orang tua si pasien telah tiba disana. "Permisi" Panggil mereka.

"Orang tua Zara?" Tanya Nadia.

"Iya, kami orang tuanya Zara. Apa yang terjadi kepada anak kami?" Tanya ibu Zara dengan mata berkaca-kaca.

"Ibu tenang dulu" Ucap Nadia menenangkan ibu Zara. "Sekarang ibu tarik nafas".

Begitu ibu Zara menarik nafas, baru Nadia memberitahu kejadian yang sebenarnya, "Oh Tuhan, seharusnya aku tadi melarangnya pergi. Sekarang putri ku berakhir di rumah sakit hiks.. hiks.." Tangis ibu Zara.

Kemudian suaminya menarik ibu Zara kedalam pelukannya untuk menenangkan pikiran sang istri. "Kita berdoa, supaya dokter melakukan yang terbaik untuk anak kita ma".

"Amin,semoga yang maha kuasa menyelamatkannya putri ibu dan bapak".

"Terima kasih sudah menyelamatkan putri kami" Ucap ayah Zara kepada Nadia dan Zico.

"Sama-sama pak" Senyum Nadia.

Selesai operasi, dokter yang mengoperasi Zara langsung keluar dari dalam ruang operasi. "Orang tua pasien?" Tanya sang dokter.

"Iya" Jawab mereka.

Si dokter tersenyum, "Operasi pasien berjalan lancar".

"Benarkah dok?".

"Mmmmmm".

"Oohh Tuhan, terima kasih dok terima kasih banyak sudah menyelamatkan putri kami".

"Iya, kalau gitu kami permisi dulu".

"Iya dok. Sekali lagi terima kasih".

"Sama-sama".

"Pa, anak kita" Peluknya kembali di tubuh suaminya. Setelah itu ia melihat Nadia dan Zico sambil tersenyum.

"Kalau gitu, salah satu dari antara ibu dan bapak boleh ikut kami ke kantor polisi?" Tanya Zico.

"Kenapa?" Tanya mereka.

"Pelaku yang telah menabrak anak ibu dan bapak tengah berada di kantor polisi".

"Apa?".

"Iya buk" Jawab Nadia.

"Kalau gitu biar bapak saja yang ikut mereka ke kantor polisi buk. Ibu disini saja menemani putri kita".

"Iya pa".

"Mari ikut kami pak" Ajak Zico.

"Permisi buk" Senyum Nadia.

"Iya, terima kasih banyak sudah menyelamatkan putri kami" Balasnya tersenyum melihat mereka sudah menjauh.

.

Di kantor polisi si pelaku tengah berada di dalam tahanan menunggu orang tua si korban tiba disana. "Pak Riko" Panggil Zico.

"Kalian sudah datang. Disana" Tunjuk Riko.

"Biar aku saja Zico, kamu tahan dia sini" Bisik Nadia menghampiri si pelaku. Lalu Zico menyuruh orang tua Zara duduk di atas kursi tunggu. "Hhhrrrmmmm" Batuk Nadia menyadarkan si pelaku.

Ia pun langsung melihat Nadia, lalu Nadia menyuruhnya keluar dari dalam jeruji besi membawanya ke polisi yang menangani kasus tabrakan. "Zico" Panggil Nadia.

"Mmmmmm" Angguk Zico membawa orang tua Zara.

Setelah itu Nadia dan Zico pergi meninggalkan mereka.

.

Jam istirahat team pemberantas mafia narkoba tengah berada di dalam kantin menikmati makan siang mereka. "Apa kalian berdua berpacaran?" Tanya Raka melihat Zico yang sangat perduli kepada Nadia.

"Hhhmmm? aahh tidak, kita berdua tidak berpacaran" Jawab Nadia tertawa kecil.

"Kita hanya temanan saja" Sambung Zico.

"Ooohhh" Angguk Raka melihat Zico dengan raut wajah kecewa mendengar jawaban Nadia yang hanya menganggapnya sebatas teman.

Sedangkan David saat ini tengah berada di sebuah restoran mewah bersama dengan paman dan bibinya yang sedari tadi memaksanya makan siang bersama setelah ia membantu keuangan perusahaan pamannya dengan menanam saham disana.

"David, sekarang umurmu tidak mudah lagi. Bahkan kamu sudah menginjak usia 30 tahun, paman dan bibi mau kamu segera menikah atau bibi mu perlu mencarikan calon istri yang baik mu".

"Iya David, kalau kamu tidak keberatan, bibi akan mencarikan calon istri yang pas untuk mu, dan ketepatan sekali, putri teman bibi baru pulang dari prancis. Bibi rasa kamu sangat cocok dengannya".

BBBRRAAKK..

"Astaga" Kaget pasangan suami itu. kemudian David menatap mereka dengan tajam, "Jangan salah paham dulu David, paman dan bibi kamu hanya ingin membantu mu saja. Tidak ada unsur di balik itu".

"Kalian tidak usah ikut campur masalah pribadi ku" Kesal David meminum air putihnya. Lalu David meninggalkan mereka.

Seperginya David, istri Robert tertawa sumbang seakan ia tidak perduli dengan keponakannya itu akan menikah atau tidak, "Sombong sekali dia. Bagaimana bisa dia bersikap seperti itu didepan pamannya sendiri".

"Biarkan saja ma. Kita lihat nanti, sampai kapan dia akan bersikap keras seperti ini. Palingan juga begitu dia siap menikah, dia akan datang mencari kita".

"Dia sama saja seperti ibunya" Ucap istri Robert kembali tampa mereka sadari David yang masih berada di balik pintu dengan tangan mengepal.

1
Evielin M Hamkah
sedih sangat-sangat😭😭😭😭😭terima kasih novel yg sungguh berkesan.
saya seperti dalam cerita awak,terima kasih sekali lagi,terbaik
Efrianti Sihite: Thank you 😍
total 1 replies
Alfia Ulfah
keren banget ceritanya thor
semangat thor di tunggu karya kelanjutannya
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👏👏
Efrianti Sihite: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👍👍
Indah Batam
aku mampir Thor, keren banget ceritanya, salam dari - Gairah Ayah Tiriku
Indah Batam: aaamiiiiinn,, makasih kembali Thor,, semangat untuk kita semua🥰🙏
total 2 replies
Erick Kecil
ending ny bikin sedih,aku sampai nangis
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah terima kasih juga untuk bintang ya🥰🥰
total 1 replies
joyji
yanto itu siapa ya...kok nggk kerja gitu
joyji
nggk kerwn cewk nya jd polisi..
ciba cewk polisinya hebat dlmpeklhian serti punya silat.taikondo apalah ...biar lbh seru
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah
total 1 replies
Almira Haniya Azzahra
Nadia polisi, tapi kok sebodoh itu ya? gak logis, belum jiwa bertarungnya lemah hehehe..maaf ya Thor... 🙏
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 👍
total 1 replies
Za muza
toko polisinya kok lemah ya thour...
Aura Moo
Nadia terlalu sok jago dan ceroboh liat kan akibat nya
Nabil abshor
tp alexa hamil,,,, jgn2 ni kena sindrom org hmil it ya,,,, 🤭🤭
Nabil abshor
cuma ngomh gt tok... 🤦‍♀️🤦‍♀️
Nabil abshor
heleeeh seng halal ono lho,,,,,, 😏😏
za_anika
aku belom Bisa nerima eps terakhirnya....
aku gk mau david mati thor...😢intiny David harus hidup bareng ama nadia
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 🤗
total 1 replies
Anisah Humairahh
ganggu banget mmmmmm nya sih ganti aja "iya"
Shakira Keyyila Zahra
nyimak
Maria Ratna
mudah mudahan ada kelanjutannya🙏🙏
Efrianti Sihite: Kalau ada kelanjutan Nadia akan bersama dengan Zico, apakah ada yang setuju?
total 1 replies
Arini Rizki
aku menangis membacanx
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah bun🤗
total 1 replies
Daryati Idar
kasian nadin terima kasih thor atas ceritany semangat
Efrianti Sihite: Sama-sama sudah menyukai🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!