NovelToon NovelToon
Benci Menjadi Cinta

Benci Menjadi Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:280.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sari Fernita

Karena permintaan Dari ke dua orang tuanya, Marcel terpaksa menikahi perempuan yang bahkan belum dikenalnya sama sekali. sedangkan Syifa hanya menurut saja apa permintaan dari omanya untuk menikah. lantaran setelah kepergian dari kedua orang tuanya, hanya oma haidah lah satu-satunya keluarganya.

Marcel.

Kita lihat saja nanti, setelah menikah? aku akan buat hari-harimu seperti di neraka, dan kau sendiri. yang akan minta berpisah dariku. sehingga aku akan bebas dari belenggu pernikahan palsu ini.

Syifa

perasaan apa ini, akankah pria! yang akan kunikahi nanti bakal mencintaiku dengan sepenuh hati atau malah sebaliknya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sari Fernita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

Marcell kini Duduk termenung di

sofa ruang tamu. pandangannya sama sekali tidak lepas dari pintu kamar Syifa. Berharap perempuan itu akan keluar dari kamarnya dan menyapanya.

Dan tidak butuh waktu lama. apa yang ia harapkan terwujud pasalnya perempuan itu keluar namun sudah berpakaian rapi.

Setelah mengunci pintu kamarnya ia langsung melangkah begitu sajah tampa menyapa Marcel lebih dulu. Namun Marcell tidak tinggal diam, ia justru mengejar dan menahan tangan Syifa. serentak Syifa menepis tangan Marcell dengan kasar.

"Jangan menyentuhku!!!!!." Bentak Syifa seraya menepis tangan Marcell dengan kasar.

"Oke...oke?? namun, jawab dulu pertanyaanku? kau mau pergi kemana." Tanya Marcell pada wanita yang kini melipat tangannya di dada.

"Kenapa?... kenapa aku harus memberitahumu." Celetuk Syifa sambil sesekali membuang muka.

Memicik, Marcell menahan emosinya. Namun sebisa mungkin ia tahan dan berusaha bersikap lembut pada perempuan yang kini ada dihadapannya. "Mulai hari ini? aku yang akan mengantarmu kemanapun kau ingin pergi." Ujar Marcell dengan tersenyum manis.

Tentu saja Syifa mengetahui alasan dari sikap manis Marcell padanya. ia begitu karena ingin menebus kesalahannya dan juga demi kata maaf darinya. Namun perempuan itu tetap bersikukuh. ia tidak akan semudah itu memaafkan Marcell hanya karena mengantarnya kemanapun ia ingin pergi. ia menginginkan pria yang ada dihadapannya ini mendapatkan pelajaran atas apa yang ia lakukan padanya.

"kau tidak perlu mengantarkan kemanapun aku ingin pergi, Aku?..... bisa pergi sendiri." Menolak mentah-mentah ajakan Marcell.

Merasa geram karena Syifa menolaknya, ia justru menarik paksa tangan Syifa." cell? lepaskan tanganku." berontak Syifa berusaha melepas cekalan tangan Marcell.

Marcell tak memperdulikan teriakan Syifa, yang terus meronta minta dilepaskan. ia justru menyeretnya kedalam mobil. setelah itu disusul oleh Marcell yang masuk.

Marcell menginjak pedal gas mobilnya lalu melesatkan kendaraan mewahnya kejalan menuju kampus.

"Mulai hari ini dan seterusnya? kau dan aku akan berangkat kekampus berbarengan." perintah Marcell menegaskan kata-katanya sambil terus fokus menyetir.

"kau gila celll? benar-benar gila." tandas Syifa menanggapi perkataan Marcell.

"terserah apa katamu tentangku? yang penting apapun yang aku perintahkan kau harus menurutinya."

Memicik, Syifa kemudian mendengkus tidak suka." kenapa seperti itu? bukannya diperjanjian kita kau menuliskan bahwa diantara kita tidak ada yang mengurusi urusan pribadi masin-masing? jadi kau tidak berhak mengatur ataupun memerintahku."

Marcell mengacak-mengacak rambutnya dengan kasar. kepalanya pening sekali. Baru kali ini ia merasa begitu sakit saat Syifa menolaknya. Terlebih Syifa adalah istrinya jadi ia berhak untuk berbuat apa saja.

"persetan dengan perjanjian." gumam Marcell dalam hati.

"rupanya kau menyukai cara kasar ya ketimbang cara lembut? aku sudah kehabisan akal menghadapimu Syifa? kau selalu sajah membangkang."

" Maksud kamu?."Kening Syifa berkerut.

"kali ini tolong patuhi aku." ujar Marcell memohon

" ok? kali ini aku akan menurutimu? tapi hanya sebatas mengantar kemanapun aku ingin pergi selebihnya tidak ok?." Ucap Syifa final.

Kini Mobil Marcell berhenti dihalte bis tidak jauh dari kampus? bukan tampa alasan Marcell berhenti disana. bila semua orang yang ada dikampus melihat mereka datang bersama maka otomatis status mereka akan terbongkar.

Dengan tergesa Syifa membuka seatbeltnya lalu keluar dari mobil sedan hitam mewah itu. namun langkahnya terhenti Saat Marcell mengatakan sesuatu.

"Nanti sepulang dari kampus? aku tunggu kamu disini." ujar Marcell dan langsung diangguki oleh Syifa.

**********

Sepulangnya dari kampus Syifa langsung menuju ketempat dimana Marcell menunggunya.

Dan benar sajah tampak mobil sedan hitam milik Marcell sudah berada di halte dimana ia menurunkan Syifa dahulu.

Dengan langkah terburu-buru Syifa langsung masuk kedalam mobil." Ayo jalan." ujar Syifa dingin.

dan tidak butuh waktu lama Marcell langsung menginjak pedal gas dan melajukan mobilnya.

"Kita mampir makan dulu ya!! aku lapar." ucap Marcell memecah keheningan.

"aku gak lapar.?"

"Tapi aku lapar fa?."

Syifa membuang nafasnya dengan kasar. Berdebat dengan Marcell sungguh menguras tenaga pasalnya Marcell tipikal pria yang tidak bisa dibantah. oleh sebab itu Syifa menurutinya daripada harus berdebat lagi.

"yasudah? tapi jangan lama-lama." Pasrah Syifa.

"iya?..iya?? apa gak bosan berada di Apartemen terus. sekali-sekali keluar cari angin, olahraga kek. itukan baik untuk kebugaran tubuh." Celoteh Marcell memberi masukan namun yang ia dapat malah tatapan tajam dari Syifa. Seketika itu Marcell mengatupkan bibirnya tampa berani lagi bicara.

Marcell berhenti disebuah warteg dekat pinggir jalan. setelah itu Syifa dan Marcell turun dari mobil dan langsung memilih tempat untuk mereka duduki.

" yakin nih? kau tidak mau pesan." tanya Marcell memastikan.

" iyah? kamu ini cerewet ya? nanya mulu dari tadi." emosi Syifa sambil mengedarkan pandangan kesembarang arah tanpa Menoleh kearah Marcell."

" sinis banget sih?....kan cuman nanya." gerutu Marcell merasa kesall.

Setelah pesanan makanan sampai. tidak butuh waktu lama Marcell langsung melahap makanannya.

"Akhirnyaaaa???." ucap Marcell setelah menghabiskan makanannya."

"sekarang kau sudah selesai makan? jadi ayo cepat pulang?." perintah Syifa sambil melangkah menuju mobil meninggalkan Marcell yang masih duduk bersandar bersandar karena kekenyangan."

"kalau tidak untuk menebus kesalahanku? ogah banget aku melakukan hal ini." gerutu Marcell seraya berjalan untuk membayar tagihan makanannya. setelah itu ia menyusul Syifa kemobil.

Suasana hening didalam mobil, tanpa ada satupun suara dari keduanya yang berinisiatif membuka mulut untuk mencairkan suasana canggung yang melingkupi mobil saat ini.

Marcell yang fokus dengan kegiatan menyetirnya, sementara Syifa yang hanya diam saja sembari memandang kearah luar jendela mobil.

Bersambung...

1
lovely
kurang suka bahasanya Lo gue macam abg🥴
Jumaeda
issshhh... lagi seru2nya, tp terhenti di bab 53
Jumaeda
kau jg sel, mau2nydi bodohi jalang, cari masalah lagi ma istriny,
Jumaeda
hahaaa... sudah edan si Hana, jdnya halu... bagus mama Raisa jaga Syifa dan Marsel Krn si jalang Hana pux rencana kotor mau jebak marsel
Jumaeda
jgn sampe Hans dtg LG ke rmh Marsel, Thor dan semoga Roy cpt temukan Hana licik
Jumaeda
hahaaa.. bagus Roy, dtgkan tu dr. biar ketahuan si Hana klo ga sakit,, dan terbuka lebar2 tu matanya marsel
Jumaeda
jalang jalang... byk sekali trikmu hingga mnjerat marsell, Marsel ya jg ooonn, rugi deh jd CEO, perempuan ular di pelihara
Jumaeda
isssh ga suka Marsel bisa2nya ngajak mantannya tinggal di rmhnya, ntar bohongan skt, tamatlah rmh tanggamu Sell sellll
Jumaeda
hati2 Sell ntar bohong, kesmpatan dlm kesempitan, pelakor tu byk cara menjerat mangsanya, jgn sampe Lo marsell oon
Jumaeda
ooh perang,,, hajar sampe babar belur, jg tu pelakor paling kerja sama tuk hancurin rmhtangga Syifa dan Marsel
Jumaeda
semoga Syifa bisa melawan dan menyingkirkan Hana, dan buat dia kapok seumur hidupnya, Syifa
Jumaeda
aiiissshhh .. author yg dtgkan di pelakor itu
Jumaeda
aduhh pelakor dtg yg selangkahannya dah kayaa jln tol,,, singkirkan pelakor itu, Syifa jgn mau kala ma jalang, permalukan dan buat dia kapok dan menderita klo mengusik kebahagiaan lo
Jumaeda
oouhhh.. apa yg terjadi Thor, iiihhh suka banget mempermainkan hati seseorg ni si author, tp gpp klo perang jg itu lbih seru, abis si Marsel ga mau nyatain cintany pd Syifa
Jumaeda
Syifa turuti Marsel to dia dah putus ma Hana,,,, jd hanya milikmu seorg heheee.....
Jumaeda
hahahaaaa... bakal perang teman ini, ya seru klo perang siapa yg menang sy dukung sepenuhnya heheeee
Jumaeda
aneh si Marsel, ntar ga dandan, dah cantik, ee cari wanita dan selingkuh, laki2 aneh Lo Sell
Jumaeda
liat tu Marsel, Syifa tu mantu kesayangan Krn Syifa anaknya org baik2 dan terpelajar sgt sopan pd yg lbih tua, ingat tu Marsel
Jumaeda
ternyata kau jahat Marsell, ga takut ma karma, dasar ga ada akhlaknya
Jumaeda
terlalu oon lu Marsel, perempuan model klo ngotot ngejar kariernya ke luar negeri, itu dah tanda2, ngelonte di sana,,, Krn persaingan sgt berat ntuk jd yg terbaik hrs di tujang dgn penampilan yg seksi dan perawatan jd mau tdk msu hrs lakuin mendekati org tajir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!