NovelToon NovelToon
Key And Bian

Key And Bian

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:12.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: LaSheira

Selamat Membaca kisah Key And Bian 💖💖

Takdir masa lalu Presdir Adiguna Group dan seorang model bernama Jesika, telah membuat sebuah benang kusut untuk kehidupan anak-anak mereka.

Key dan Bian dua manusia yang mengenal arti cinta dengan cara berbeda. Semua terasa sederhana jikalau itu hanya tentang rasa mereka berdua. Tentang cinta berbeda status, tentang orang ketiga. Namun takdir masa lalu orangtua telah menyeret mereka dalam hubungan rumit tentang penghianatan, tentang ibu yang tersakiti, tentang kebencian yang diwariskan.


Dan bagaimana kalau takdir masa lalu itu memunculkan seseorang, anak yang tak diketahui. Dari situlah rumitnya takdir masa lalu itu akan terurai.

Akankan cinta Key dan Bian bersatu menuju perayaan?

Akan ada banyak tawa dan bahagia, namun juga akan ada airmata.

selamat membaca 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaSheira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hubungan Membaik

Seminggu berlalu.

Basma merapikan tempat tidurnya,

pagi ini hari terakhir ke sekolah. Besok adalah hari pembagian rapor. Ia sudah

mandi dan memakai seragam, keluar  menuju

dapur. “Mba key!” panggilnya. Tidak ada sahutan, dari kamar mandi juga tidak

ada suara. Dia mencari-cari “ Mba!”

“ Apa sih teriak-teriak.” Key lagi

selonjoran duduk di lantai dapur di depan kulkas, sambil mengaduk-aduk mi goreng

yang masih mengepulkan asap. Ditangannya kalkulator, buku catatan dan pulpen.

“ Mba ini kenapa duduk di situ?”

Basma mengambil mangkok mi, merebut

buku dan kalkulator lalu meletakannya di meja makan. Key hanya mengekor

di belakangnya. Mulutnya masih komat kamit menghitung. “ Kenapa mba?” tanya

Basma setelah Key duduk di kursi.

“ Mba belum cerita ya. Kita dapat orderan 400 porsi.”

“ Apa?” Kaget setengah mati.

“ Masih seminggu lagi kok. 400 porsi, tapi setiap porsinya isinya cuma tiga. Tapi mintanya dihidangkan dengan

mangkok kaca sama sendok garbu, jadi dihitungnya tetap 20 ribuan, nanti kita dapat

untung juga dari mangkok sama garbunya.”

Basma hanya mengganggukan kepala saja.

 “ Perusahaan Adiguna Grup.” Siapa yang tidak tahu perusahaan ini.

“ Apa?” Beneran kaget. Mulut Basma penuh berisi mi. berdecak tidak percaya.

“ Haha, Mba yakin kamu juga tidak

percayakan. Mba juga tidak percaya tadinya, tapi Mba bahkan berteman sama

sekretaris CEO Grand Mall.” Key tertawa-tawa penuh kebanggaan. Ia

mencoret-coret kertas.

“ Jadi laki-laki yang mengantarmu

pulang selama dua hari ini sekretaris CEO.”

“ Ah, bukan, bukan dia. Dia itu

cuma langganan di minimarket saja, memang sih dia berteman juga sama Kak Anjas

tapi Mba tidak tahu dia kerja di mana.”

“ Jadi Kak Anjas itu siapa?”

“ Ya dia itu yang sekretarisnya

CEO, bukan yang mengantar Mba, yang mengantar Mba itu namanya Bian.”

Basma hanya bergumam, tapi gumaman

tidak suka. Dengan alasan yang ia sendiri yang tahu. Diperhatikannya kakak

perempuan di depannya. Dia tenggelam dengan dunianya sendiri sekarang. Lihat dia

bahkan tersenyum hanya karena sarapan mi instan.

 

Kejadian semalam kembali mampir

diingatan, dan ntah kenapa ketika teringat kembali itu jauh lebih menyenangkan.

Ada manis-manisnya seperti bunyi iklan. Haha. Rasa mi instan yang Key makan

juga terasa jauh lebih spesial dari biasanya.

“ Selamat datang.” Key langsung

tersenyum, senyum  senang dari biasanya.

Bukan hanya sekedar senyum yang selalu ia berikan kepada para pelanggan yang

datang dan membeli jualannya.

“ Apa kabar Key?”  Bian sudah menyapanya dengan ramah. “ Hari

ini, aku makan malam apa?” dia malah yang bertanya duluan. Percaya diri kalau

Key akan membawakannya bekal makan malam.

Key menggelengkan kepala. “Tidak

bawa bekal.” Wajah Bian langsung cemberut kecewa.

“ Haha, kak Bian lucu mukanya.” Key

mengeluarkan kotak makannya. Sekarang dia membawa dua kotak makan. “ Ayo, duduk

di sana Kak.” Masih cemberut saja, Bian mengikuti Key. Key membuka kotak makan,

menyerahkan sendok. “Selamat makan.”

“ Selamat makan,” Bian menjawab.

Mereka berdua saling berpandangan.

Kemudia malu-malu memalingkan wajah, dan sama-sama mengunyah makanan. “ Kak

Bian kerja di mana?”

“ Kenapa? “

“ Ah, ia maaf Kakak tidak suka

membicarakan pekerjaan kan. Kalau begitu ceritakan sesuatu tentang Kak Bian.”

Sambil terus mengunyah. “ Tentang apa saja, biasanya aku kan yang bercerita,

sekarang giliran kakak.” Key minum seteguk air. Mengusir canggung. Biasanya ia

akan bercerita tentang somai, menu-menu somai, tentang adiknya yang tampan . Tentang

Central Park yang indah dan nyaman, baik siang atau malam hari. Sekarang ia

menunggu dengan ekspresi antusias, menunggu cerita dari Bian.

“ Tidak ada yang menarik dalam

hidupku. Pekerjaanku hanya bertemu dengan orang, meyakinkan mereka, bersikap

manis itu saja.”

“ Semacam humas ya kak?.”

“ Hemm, Bisa dibilang begitu.”

Menjawab sekenanya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

“ Key juga bertemu dengan banyak

orang setiap harinya, seratus, dua ratus orang lebihlah. Ada yang Key kenal

namanya, ada yang hanya hafal wajahnya ada yang selintas lalu saja. Pelanggan

somai dan mimarket ini. Haha.” Tawanya yang ringan, memecahkan penat bagi Bian.

“ Kalau aku, masuk pelanggan yang mana?”

Key mengajungkan jempolnya. “Teman.

Kak Bian adalah teman.”

“ Ia teman.” Getir Bian mengulang kalimat itu.

Karena  Basma tidak bisa menjemput, akhir-akhir ini

dia sibuk, maka Bian memiliki alasan untuk mengantar Key pulang. Berulang kali

Key menolak namun Bian memaksa. Dan Key tidak bisa menolak, kalau wajah yang

sudah mulai bersahabat itu berangsur menjadi masam karena dia tolak.

Akhirnya sampai juga mereka di

depan gang masuk. “ Sudah Kak, sampai sini saja. Rumah Key masuk gang ini,

lurus trus belok kanan, tidak jauh kok.”

Di mulut gang itulah ketiga anak

manusia itu dipertemukan. Basma turun dari angkot, tepat setelah Key dan Bian

sampai. Dia memandang Bian dari ujung kepala sampai kaki, begitu pula

sebaliknya. Berusaha saling mengintimidasi.

“ Mba, pulang sama siapa?” ada nada tidak suka dalam suaranya.

“ Kak Bian ini kenalkan Basma.” Key meraih tangan adiknya mendekat.

“ Kalau begitu aku pergi dulu Key. Adikmu juga sudah pulang kan.” Langsung pergi begitu saja. Bahkan tanpa menoleh pada Basma. Dulu dia pun mendapat perlakukan semacam ini oleh Bian. Jadi Key

mencoba menghibur diri, mungkin memang seperti itulah sifat Bian kepada orang

yang belum dikenalnya.

Basma memukul meja, membuat Key

terperanjak. Tersadar dari lamunan yang panjang. “ Melamun lagi, akhir-akhir

ini Mba sering sekali melamun. Memikirkan apa?” wajah Key tiba-tiba berubah

warna. Ia buru-buru menghabiskan mi gorengnya. Tidak menjawab. Sementara Basma

sudah habis dari tadi. “ Aku berangkat ya mba. Jangan banyak melamun.”

“ Hemm.” Mulutnya penuh dengan mi.

Basma sudah menhilang bersamaan dengan pintu ditutup. “Kenapa denganku ini,

akhir-akhir ini kenapa wajah kak Bian sering muncul dalam lamunan. Senyumnya

yang makin hari makin terlihat tulus, gurat kesepian dan kesendirian juga

semakin memudar. Ah, bodoh, bodoh, jelas-jelas kami hanya berteman.” Nyam, nyam

ia terus mengunyah dan menghabiskan mi. Teman, teman dan teman. Dia bahkan

tidak tahu siapa Bian, kecuali sebagai pengunjung tetap minimarket.

Bersambung...................

Kadang dengan memikirkan seseorang bukannya jadi obat rindu, tapi malah jadi lebih merindu @LaSheira

up spesial 2 episode

1
Nurma Sadiah
cie yang seneng di posesif🤣
Abizar Alfarizki
hadeeh bian 🫩
Nurma Sadiah
wow ternyata bian dan basma adik kakak😄
Nurma Sadiah
mau bakso🤤 apalagi makannya bareng orang kaya bian
Septi Msi Yogyakarta
halo kak author
aku rindu dgn krya2 mu
Nurma Sadiah
amanda sama anjas aja, cocok👍
Nurma Sadiah
ih sakit banget sih klo jadi manda/Sob/
Nurma Sadiah
happy ending😍
Mahendra Sari Anwar
kak,,ko blm ada lg cerita yg baru?
aku selalu tgu lohhh cerita nya🔥🔥🫶
love love love berkobon² nanas kan🫶
Mahendra Sari Anwar
maui lagiii🔥🫶
Maryam Husain
luar biasa
Putriani
izin mampir yah😍
☠Arin_
aku suka final ending yg bahagia gini
☠Arin_
the end🙏
☠Arin_
waaaah mau pamer🤣🤣🤣
☠Arin_
Senengnya🤣🤣🤣
☠Arin_
Sedih aja
☠Arin_
plong
☠Arin_
wah kena deh🤣🤣🤣
☠Arin_
😭😭😭😭masih berlanjot
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!