NovelToon NovelToon
Istri Yang Tak Diinginkan

Istri Yang Tak Diinginkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahmuda / Duda / Supernatural / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: meidina

true story....


Noviant Juan adalah seorang pria yang tertutup, dia seakan punya dunia sendiri tapi semua berubah karena kedatangan seorang gadis di hidupnya.

Meyda Shakira harus mu hidup bersama orang yang tak mengharapkan kehadirannya.

Naira putri Noviant adalah cahaya cinta keduanya.

akankah mereka bahagia?
atau Vian akan kembali pada cinta lamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pernikahan sederhana

di rumah Vian semua sudah siap, bahkan Aira juga sudah cantik, sedang Vian masih berada di kamarnya.

Vera masuk ke kamar sang kakak, "tak usah sedih gitu bang, ini demi ibu dan putri mu, lagi pula dia gadis yang baik," kata Vera mengambil dasi milik Vian.

"aku masih belum sepenuhnya bisa melupakan Rini," Jawab Vian berdiri di depan Vera.

"bang ingat sesuatu, jika dia orang baik dia tak akan meninggalkan dirimu saat Abang jatuh, dua pasti akan memberi semangat dan dorongan pada mu, bukan malah pergi dengan pria lain yang tak lebih dari kacang lupa kulitnya," kata Vera.

"kau benar, aku harus melupakan Rini, sekarang aku harus fokus dengan keluarga ku, terima kasih," jawab Vian.

kini semua orang sudah siap menuju ke desa Akira, sedang Akira sedang gugup, tak terduga Teguh datang dan duduk di sampingnya.

"mas Teguh," kata Akira.

"hai dek, kamu yakin akan menikah, jika tidak aku bisa membawa mu pergi dan kita bisa menikah," kata Teguh.

"sudah terlambat mas, seandainya itu mas katakan seminggu yang lalu, mungkin aku akan ikut bersama mu, tapi sekarang aku sudah menunggu calon suamiku," jawab Akira.

"kenapa kau melakukan ini...." lirih Teguh menahan sesak di dadanya.

"karena dia berani meminta ku di depan orang tuaku, bukan hanya pasrah dengan keadaan, maaf mas," jawab Akira.

Teguh menatap gadis yang sudah cantik dengan balutan kebaya pengantin itu, tak lama terdengar suara mobil rombongan dari keluarga Vian.

Vian akan melakukan ijab qobul terlebih dahulu sebelum acara temu manten, Vian sudah berhadapan dengan pak Yono.

Dewi akan memanggil Akira tapi kaget melihat Teguh yang terus menatap Akira begitu dalam, sedang Akira menunduk tanpa ingin melihat pria itu.

"maaf mas, acara akad nikah akan di mulai, saya ingin membantu Akira," kata Dewi tegas.

Akira pun menghampiri Dewi, kini Akira pun duduk di samping Vian, setelah pemeriksaan berkas-berkas acara akad nikah pun di mulai.

pak Yono menjabat tangan Vian dan mulai mengucapkan ijab Qabul, dan Vian menjawab dengan lantang.

"saya terima nikah dan kawinnya Meyda Shakira binti Mulyono dengan mas kawinnya tersebut tunai," jawab Vian.

"bagaimana para saksi? sah?" tanya penghulu.

"sah," jawab semua orang.

dia pun di pimpin penghulu, setelah itu Vian memasang cincin pada Akira, dan Akira mencium tangan Vian.

setelah itu acara pun di lanjutkan dengan rangkaian acara, mulai dari temu manten hingga selesai.

acara berjalan lancar, terlihat Aira begitu bahagia melihat Akira dan Vian yang duduk di pelaminan itu.

sedang di tempat lain Danang dan Teguh sama-sama hancur, melihat gadis yang mereka cintai menikah dan menjadi milik pria lain.

sedang Dewi terus di awasi oleh seorang pria yang tersenyum saat melihatnya, karena pria itu adalah calon suaminya yang bahkan Dewi pun tak mengenalnya.

"woy, paman kecil lihatin apa sih?" tanya Fandi mengejutkan Hamka.

"kamu kagetin aja sih, ada apa?" tanya Hamka pada Fandi.

"di panggil ibu tuh," jawab Fandi.

Hamka langsung pergi meninggalkan Fandi yang masih penasaran dengan apa yang tadi di lihat Hamka.

"ada apa mbak?" tanya Hamka saat sampai di samping Bu Ageng.

"kamu ini, tuh masak calon mertua nya gak di sapa sih," goda Bu Ageng.

"walah tak kira apa, udah tadi, terus ini mana gadis kecil kok ilang?" tanya Hamka mencari Aira.

"tuh sama bunda barunya," kata Bu Ageng.

Hamka tersenyum melihat Aira duduk bersama Vian dan Akira di pelaminan, saat seorang ustadz masih memberi wejangan pernikahan.

pak Tono menghampiri Hamka dan berbincang, Hamka memang tak ingin bertemu dengan Dewi sebelum pernikahan.

Hamka adalah adik terkecil dari Bu Ageng, Hamka lahir saat Bu Ageng sudah memiliki Vian.

maka dari itu semua anaknya memanggil paman kecil karena mereka seusia.

sat acara selesai semua orang sudah pulang, hanya tinggal keluarga inti untuk melakukan sesi foto.

Vian terus tersenyum sepanjang acara, begitupun Akira tapi dia sudah bersiap menjalani hidup nya bersama Vian.

"Vian kamu akan menginap di sini, besok acara ngunduh mantu, ingat jangan membuat hal-hal yang membuat ibu malu," pesan Bu Ageng.

"iya Bu," jawab Vian singkat.

Bu Ageng memeluk Akira dengan hangat, "terima kasih, kamu gadis yang baik," kata Bu Ageng.

ketiga adik Vian pun memeluk Akira bergantian, sedang memberi ultimatum pada Vian agar tak menyakiti Akira atau dia akan menyesal.

"bisa kita ke kamar mu, aku sedikit lelah," kata Vian datar.

"tentu juragan," jawab Akira.

"ganti panggilan mu itu, atau kamu ingin aku di musuhi ketiga wanita yang sekarang membelamu itu," kata Vian yang mengikuti Akira.

"tapi aku harus memanggil apa?" tanya Akira yang duduk di depan meja rias kamarnya.

"panggil mas atau suamiku juga boleh," jawab Vian sambil mengamati kamar Akira yang begitu sederhana, bahkan ranjang pun hanya untuk satu orang.

"baiklah mas," jawab Akira.

Akira mencoba melepas semua hiasan di kepalanya karena sedikit pusing, sedang Vian yang melihat Akira kerepotan pun menghampiri Akira dan membantunya.

"nanti sore ada pengacara yang akan datang, dan kita akan membahas sesuatu," kata Vian sambil membantu Akira.

"tentu, aku akan menuruti semua keinginan mu mas, apapun tanpa bertanya," jawab Akira mengalihkan pandangannya karena air matanya bahkan tak bisa terbendung lagi.

"kamu tak ingin tau kita akan membahas apa?" tanya Vian.

"aku sudah memasrahkan semuanya pada Alloh, karena aku yakin semua demi kebaikan," jawab Akira.

setelah selesai Akira pun melepas pakaian yang dia kenakan, Vian sebenarnya kaget tapi tak menyangka jika Akira sudah memakai piyama di dalam baju pengantinnya itu.

"sebentar saya buatkan kopi dan makan siang untuk mas," kata Akira yang sudah selesai membereskan pakaian milik perias pengantin itu.

Vian bahkan tak mengira jika Akira begitu percaya dengan apa yang akan Vian lakukan.

"sebenarnya dia itu polos atau bodoh, tapi apa dia benar sebaik itu," kata Vian sambil merebahkan tubuhnya di ranjang milik Akira.

sedang di rumah Rini dan Irwan baru mengetahui jika Vian baru menikah dengan gadis kampung.

Irwan tertawa mendengar laporan dari anak buahnya itu, "dia sudah frustasi sayang, hingga mau menikah dengan gadis miskin," kata Irwan yang duduk bersama Rini.

"pasti gadis itu bodoh, mau menikah dengan pria seperti Vian yang miskin itu," kata Rini.

"loh Bu juragan tak tau, sekarang pak Vian itu memiliki beberapa sawah yang cukup luas," bantah bawahan Irwan.

"tenang pak mo, aku lebih kaya darinya, dan aku penasaran seperti apa rupa istri Vian itu, pasti tak secantik dirimu ya sayang," kata Irwan.

"pasti, karena aku bunga desa di sini dan wanita tercantik," jawab Rini sombong.

sedang bawahan mereka hanya bisa mengiyakan ucapan dari kedua pasangan suami-istri itu.

pasalnya mereka terlalu sombong, berbeda denfan Vian yang baik terhadap semua warga kampung.

1
RS
dasar Rizal sampai GK sadar aku ngakak🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
RS
lemet singkong,kl di daerahku Jawa barat namanya karimus,,,kl Mendut telo di kampungku Bugis tapi dr tepung ketan,,ahhh jadi rindu kampung
RS
Luar biasa
Rhmad Flash
aku suka tor ceritanya lanjut.kata katanya bgs d mengerti bacany
Aris Bos
lumayan
Fausta Vova
Haloo kakak ceritanya bagus dan seru. Apalagi tentang mistis Indonesianya. Berkarya terus yah. Novel yang kakak buat banyak banget. Penasaran bagaimana bisa mendapat ide sebanyak itu? 🤔🤩

Kalau berkenan boleh mampir dan support karyaku yang berjudul Sungguh Mencintainya 🙏😉☺️
Ida Darwati
tapi lani pake pelet,,itu buktinya pas aira bawa daun kelor bapanya vian langsung sadar,,pegang kepala sakit
Rasya muhammad
cerita nya bikin pusing. sebenarnya bagus tapi terlalu di paksakan jadi boring baca nya
Ganuwa Gunawan
aku suka gaya nya Vian..
tegas mirip Romo Jalal
Meidina: awas nanti kucewa setelah baca lebih banyak loh 🤣🤣
total 1 replies
Een Uchroniyah
.. d 0 .0g1
Ririn Saftaliana
mari tertawa berjamaah, mengabaikan kemanusiaan sesaat...🤣🤣🤣🤣
Sri Rahayu
agak risih bacanya Thor,
Sri Rahayu
Jgn bnyak kali "pun" nya thor
Ria Sari
terkasang males baca novel....npa ga ada audio ny shi
Riri Andini
kog cedera kepala?? bukannya alfin ketusuk pisau yaa??
Riri Andini
nah..ini nih yg skrg terjadi sama anak tetangga kami.dari bayi selama 2 minghu tdk ada asuoan apapun kedlm tubuhnya,tpi dia baik2 saja.saat tidur sering dibawa jalan2 sama perewangannya.si ihu jdi stress mikirin baby nya.kadang pasti waktu magrib, dia mengetuk pintu rumah.minta tolong untuk melihat anaknya dirumah.
pernah suatu waktu anaknya nangis g mau diam.lsg dibawanya kerumah.alhamduliah begitu kami gendong si baby lsg tenang.
aku sarankan untuk mencari ustadz yg berpengalaman.krna anak ini ada yg jagain.jdi klo ada yg niat g baik dg mengirimi sesuatu, penjaganya marah. itu yg buat si anak rewel..
alhamdulillah..skrg si anak sdh balita.
Meidina: anak istimewa kak, karena tak semua bayi yang punya perewangan bisa tumbuh dengan baik.
total 1 replies
Riri Andini
ini hanya orang yg berilmu dan punya keberanian serta konsentrasi yg tinggi serta sdh meninggalkan keduniawian yg bisa begini.
semangat Thor..🤩🤩
cerita ini sesikit banyak mengingatkan tentang kampung halaman.
pohon rambutan kembar di depan pintu. dijaga macan loreng putih. begitu diceritakan banyak yg tak oercaya dan beranggapan hanya bualan.
giliran surup (menjelang magrib datang) ada balita yg membagikan jajanan beng-beng ke maung di dwpan beberapa ibu2 tetangga.
padahal mrka tak melitah apapun didepan balita itu.
begitu ditanya,si balita bilang..jajannya buat miong yg duduk baik.
nah loh.. kicep lsg para emak2 yg denger.auto bubar masuk rumah masing2..😁😁
Riri Andini
nah looo...baru ngeliat teguh natap alira dah ngerasa empet n nyesek.
apakabar akira selama ini vian..??
Riri Andini
wes yak bedek,mesti sari kelor iki.
hempaskan susukk..😆😆😆
Riri Andini
pernah ada kejadian serupa di kampungku jga.
g ada yg nyangka klo jenasah blm mau pulang tanpa maaf dri orang tsb.

jagalahblisan dan perbuatan. krna kadang tanpa kita sadari kita menyakiti orang lain tanpq sengaja dan meninggalkan luka yg mendalam.
Meidina: di tempat ku sering kak 😯😯
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!