NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

Niat datang menghadiri acara pernikahan,dirinya harus berakhir menjadi Pengantin pengganti mempelai pria.Yang dimana Pria itu sangatlah dingin dan takdir membuat dirinya menjadi seorang istrinya.
Apakah semua berakhir dengan bahagia atau perpisahan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Selama hidup Karina, ia tak pernah merasakan kasih sayang orang tua.Sedari dia masih bayi hidupnya sudah di Panti asuhan, Karena itulah dalam hidupnya ia berharap memiliki keluarga.

Tiba-tiba saja Leo menggenggam erat tangan Karina"Untuk malam ini kita istirahat disini , setelah itu besok kita pulang.Lihat sekarang jam berapa." Karina menoleh waktu menunjukkan pukul 12 malam.

Karina hanya menghela nafas,"Baiklah." Jawab Karina yang terpaksa mengikuti perintah Leo.

"Lebih baik kamu istirahat saja,aku akan menunggu disamping." Leo duduk di kursi samping tempat tidur,menemani Karina yang saat itu sedang tiduran sampai sakitnya sembuh.

Keesokan harinya

Terlihat mereka berdua keluar dari rumah sakit, keadaan Karina terlihat sudah lebih baik bahkan rasa sakitnya mulai berkurang hingga Karina dapat beraktivitas kembali.

Sedangkan dengan posisi Leo terlihat begitu memberikan perhatian lebih untuk Karina.Setelah semalam dia tiduran di sofa menunggu Karina dari semalam," Kita pulang sekarang, setelah pulang nanti kamu harus istirahat.Nanti Bibi Ria yang akan menemaimu selama aku pergi ke kantor." Mendengar penjelasan itu karina hanya mengganggukan kepala, mengerti apa yang dijelaskan oleh Leo.

Mereka pun pergi di area rumah sakit dan kembali pulang, setelah mereka sampai di rumah karina langsung masuk ke dalam kamarnya dan duduk istirahat di tempat tidurnya.

Sedangkan di posisi Leo, Dia sedang di kamar mandi membersihkan diri. Apalagi hari ini dia harus pergi ke kantor, walaupun sedikit lambat dia akan tetap berangkat ke kantor.

Beberapa menit kemudian

Leo terlihat sudah rapi dengan setelan jas abu gelapnya, setelah itu Leo menghampiri Karina.

"Aku akan berangkat sekarang, ingat apa pesanku."sekali lagi Leo memperingatkan Karina untuk lebih banyak istirahat.

Karina mengutarakan sesuatu kepada Leo mengenai pekerjaan.

"Aku bilang tidak."Leo langsung menolaknya dengan tegas.

Kirina langsung menghembuskan nafas panjang,"Aku sudah lama tidak bekerja, Aku ingin kembali bekerja seperti biasa."ucap Karina memohon pada Leo untuk disetujui kembali bekerja seperti dulu.

"Kau tidak perlu bekerja lagi, apalagi semuanya sudah aku berikan sesuai perjanjian kita dari awal.Aku akan memberikan uang 1 milyar setiap bulannya apa masih kurang." Karina ingat betul dengan perjanjian itu.

"Tapi.."

Leo menyipitkan matanya dengan tajam kearah Karina.

"Dasar keras kepala." Desis Leo yang menahan rasa kesalnya pada Karina.

"Kau bisa minta apa saja dariku,tak perlu kamu bekerja lagi." Ucap Leo dengan tegas.

Suasana mendadak hening dengan sikap Karina lebih memilih menutup wajahnya dengan kedua tangannya.Seperti sedang ada yang ia pikiran.

"Dengarkan baik-baik,sekarang kamu adalah tanggung jawabku.Jangan lagi kamu bekerja biarkan aku yang bekerja karena aku adalah suamimu." Sekali lagi Leo mengucapkan hal itu.

Perlahan-lahan Leo mendekati istrinya,"Bagaimana?" Dalam hatinya sangat berat jika harus meninggalkan itu semuanya.

"Tapi aku bekerja juga untuk mereka." Leo mulai paham dengan apa yang dikatakan oleh Karina.

"Maksudmu Ibu angkatmu dan adik-adikmu." Seketika Karina menatap kearah Leo.

"Darimana kamu..."

"Aku tahu semuanya,bahkan dimana kamu pun bekerja aku tahu, tujuanmu datang di kota hanya untuk membantu Ibu angkatmu.Tapi semua berubah,kini statusmu menjadi istri biarkan aku yang melakukannya sebagai tanda tanggung jawabku." Karina terdiam mendengar penjelasan itu,tak percaya jika diam-diam Leo mengawasi dirinya.

"Aku diam-diam mengawasiku."Leo hanya membalas dengan senyuman.

"Hanya ingin tahu saja,ternyata wanita didepanku wanita yang kuat." Jawab Leo yang merasa jika Karina berjuang untuk hidupnya dan keluarganya.

" Aku tetap menolak untuk kamu bekerja,tapi aku berikan kebebasan untuk menengok temanmu itu." Seketika Karina tersadar ,Lula teman kerjanya.

"Sekedar menengok tidak bekerja." Ucapan itu memberikan sedikit angin segar.

"Baiklah."Jawab Karina yang akhirnya harus menuruti apa perintah Leo.

Satu jam kemudian

Karina sampai didepan sebuah toko,yang dimana tempat itu tempat kerja Karina.

Lokasinya berada di tengah kota,dengan bangunan cukup besar dan situasi disana ramai dengan para pengunjung yang berdatangan.

Begitu masuk suasana tetap sama ,ramai dengan para pengunjung yang berbelanja di toko itu.

Dari arah samping terlihat sosok wanita datang mendekati Karina,"Karina." Ucap wanita itu yang tidak lain adalah Lula teman kerja Karina.

"Bagaimana kabarmu?" Tanya Lula yang begitu senang melihat kehadiran Karina di tempat itu.

"Aku baik-baik saja, bagaimana denganmu?" Tanya balik Karina yang begitu senang melihat kehadiran Lula.

Lula langsung menarik tangan Karina keruang belakang,"Kenapa kamu tidak bilang,kalau kamu sudah menikah." Seketika Karina terkejut.

"Darimana dia tahu." Batin Karina yang sedikit syok mendengar apa yang di katakan oleh Lula.

"Darimana kamu..."

"Dari Pak Manager,beliau bilang kalau kamu menikah." Jawab Lula yang awalnya kaget.

Lula langsung menceritakan semua apa yang dikatakan oleh Pak manajer mereka, dan reaksi Karina benar-benar terkejut baru mengetahui kebenaran yang selama ini yang ia baru ketahui.

"Jadi..."

"Kamu itu menikah dengan Tuan Leo, pemilik dari toko ini."Karina benar-benar syok tak menyangka Jika dia bekerja di tempat usaha milik suami sendiri.

"Kamu belum tahu hal ini?"

"Aku belum tahu, aku baru tahu darimu."Lula langsung menepuk dahinya sendiri.

"Kamu itu bagaimana, masalah seperti ini Kamu tidak tahu." Jawab Lula yang menganggap aneh Karina.

Bersamaan dengan itu,Manager toko datang menghampiri mereka.

"Karina." Sapa manager dengan antusias.

"Iya Pak." Jawab Karina yang secara langsung menjawab sapaan dari Pak Manager.

"Bisa ke ruang Manager sekarang?"langsung saja Karina membalasnya dengan menganggukkan kepala.

"Baik Pak."jawab Karina yang akhirnya langsung menuju ke ruang kerja manajernya dan keduanya duduk saling berhadapan.

"Apakah Tuan Leo sudah mengetahui,jika Nona akan datang kesini?"tanya Pak Manager itu kembali.

"Sudah Pak, tapi maaf Pak jangan panggil nama saya Nona panggil nama saya saja Karina.

"Saya tidak berani,karena Nona adalah istri dari tuan Leo." Mendengar jawaban itu karina terlihat sedikit kesal.

"Selalu pria itu yang orang lain takutkan."batin Karina.

"Kebetulan saya datang ke sini hanya ingin bertemu dengan Lula." Mendengar jawaban itu Pak Manager hanya menganggukkan kepala.

"Silakan jika Nona ingin bertemu dengan Lula saya persilakan." Setelah mendapatkan izin dari Pak Manager, akhirnya Karina keluar menemui Lula.

"Kenapa kamu malah di sini?"tanya Lula yang saat itu sedang berdiri di dekat meja kasir.

"Pengen bantu."ucap Karina yang sudah berdiri di samping Lula.

"Jangan, nanti aku dimarahin sama suamimu."Jawab Lula.

Karina hanya menghela nafas saat mendengar Lula tak ingin dibantu olehnya, pada akhirnya mereka berdua saling mengobrol santai sembari menunggu pelanggan datang.

1
partini
ga penting berarti banyak dong
apa dia Casanova huekkkk kasihan kau dapat suami posesif
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!