NovelToon NovelToon
Sad Boy With Gadis Tomboy

Sad Boy With Gadis Tomboy

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 5
Nama Author: ccuu ziiee

Ternyata nasib ku hanya menjaga jodoh orang.

pacaran sama aku nikahnya sama saudara tiri, sungguh tragis percintaan ku!

Ya mungkin ini dari kesalahan ku menjadi pria yang belum sepenuhnya bisa bertanggung jawab, yang belum bisa sepenuhnya menjadi pria tegas.

sudah cukup rasanya aku jatuh cinta, di tinggal nikah pas sayang-sayange, menjadi saksi di acara ijab kabul.
sungguh aku pria yang tangguh tapi dalam hati menangis meratapi nasib yang sekarang menjadi " Sad Boy.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ccuu ziiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

mengajak pergi

Jangan terlalu sering kamu perhatian dengan ku, aku takut jatuh cinta kepada mu. Karena aku dan kamu sangatlah berbeda.

.

.

.

.

Minggu yang cerah di pagi hari, dengan matahari pagi yang sudah berada tepat di atas awan.

Minggu yang seharusnya Dhira berada di cafe karena di hari libur yang terkadang ramai akan pengunjung. Kini ia harus rela untuk menemani kakaknya berlibur dengan seorang pria yang pagi-pagi sekali datang ke rumahnya.

Siapa lagi kalau bukan Revan yang mulai bertingkah tengil jika sudah mendapatkan seseorang yang membuatnya nyaman dan rindu akan keberadaan wanita itu.

Masih pagi sekali saat matahari belum menampakkan sinarnya Revan sudah berada di rumah Dhira. Dengan menggedor pintu pagar beberapa kali agar seseorang di dalam membukanya.

Dan benar saja, kamar Dhira yang berada di depan dengan jendela kaca yang terhubung langsung dengan pemandangan depan pagar serta halaman parkir motornya merasa terganggu.

Bangun dengan rasa dongkol dan akan mencaci maki orang yang membuat kebisingan di pagi hari.

Memberhentikan bik Minah yang berjalan untuk menuju keluar rumah dan akan melihat siapa yang sudah mengganggu tidur Nonanya.

Menyuruh bik minah untuk melanjutkan memasaknya dan membiarkan dirinya yang akan menghadapi orang yang sudah membuat singa benita terbangun dan akan mencengkram mangsanya.

Membuka kunci pagar dan mendorongnya dengan sekali gerakan hingga terbuka. Memperlihatkan pria yang tersenyum lebar dengan tangan yang berlambai lambai, seperti tidak mempunyai rasa salah saat membuat keributan di rumah orang.

Membulatkan mata mendapati Revan yang ada di hadapannya.

" Kamu tau kan ini masih pagi.!" seru Dhira dan di anggukkan Revan " Terus mau ngapain ke rumah ku." geram Dhira dengan melototkan mata.

" Mau ajak big brother.!" jawab Revan dan berjalan masuk ke rumah Dhira yang mengerutkan kening saat Revan menjawabnya.

Big brother.! kak Alex." gumam Dhira dan menyadari jika Revan sudah hilang dari hadapannya dan melihatnya berjalan ke dalam rumah tanpa permisi dan rasa bersalah.

Menutup pagar rumah dan berjalan cepat untuk meminta penjelasan Revan.

" Kamu mau ajak kak Alex kemana." ujar Dhira yang sudah di hadapan Revan dengan duduk tenang di sofa ruang tamu.

" Jalan-jalan." jawab Revan dengan menatap Dhira lekat.

" Gak bisa, kak Alex lagi tidur." tolak Dhira dengan menatap tajam.

" Alex sudah bangun.?" ucap suara pria dari belakang dengan senang menghampiri Revan dan Dhira yang sedang menatapnya.

" Ayok.?" ajak Alex dengan semangat, Revan mengangguk, berdiri dari duduknya dan akan berjalan keluar dari rumah jika tidak di hadang terlebih dulu oleh Dhira.

" Tunggu.!" hadang Dhira tepat di depan Revan " Mau kemana.?" tanya Dhira.

" jalan-jalan Dhila.!" seru Alex yang berada di samping Revan.

" Masih pagi kak? mau jalan-jalan kemana." ujar Dhira dengan menatap kakaknya tajam, membuat alex terdiam dan menundukkan kepala.

" Aku sudah janji padanya untuk mengajak dia ke taman kota." sahut cepat Revan dan melihat Dhira sedikit marah.

" Kamu kapan punya janji pada kakak ku." tanya Dhira yang dua hari tidak bertemu dengan Revan saat terakhir kali malam itu dengan Dhira yang bersandar di punggungnya.

" Kemarin aku menelpon Alex."

" Kau mencuri nomer kakak ku." selat Dhira.

" Tidak, aku memintanya." jawab Revan dengan masih menatap Dhira yang semakin emosi.

" Dhila.?" ucap lirih Alex.

" Masuk kamar kak." perintah Dhira, membuat Alex menunduk lesu dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

Melihat Alex yang menunduk dan berbalik untuk masuk ke dalam kamar membuat Revan merasa kasian. Hingga dia maju lebih dekat dengan Dhira untuk bertanya.

" Kenapa kamu melarangnya." tanya Revan dengan menatap Dhira.

" Karena aku tidak suka dia bersama siapa pun." jawab Dhira.

" Apa kamu tidak percaya dengan ku untuk menjaganya." ujar Revan, membuat Dhira terdiam.

Ya, Dhira hanya takut jika kakaknya akan di hina lagi, Dhira takut jika orang yang mengajak kakaknya akan menyakitinya, dan dia takut itu karena Dhira begitu sayang dengan kakaknya.

Mempercayai orang tidak segampang mempercayai diri sendiri. seperti buah kedondong yang dari luar begitu mulus tapi ternyata di dalamnya begitu berduri.

Kakak yang tidak begitu normal dan di ajak keluar oleh orang lain, apakah orang itu akan baik dengannya apakah dia bisa menjaga kakaknya yang seperti anak kecil. wajar saja jika Dhira takut.

" Ikutlah dan biarkan dia keluar untuk mencari suasana baru." ujar Revan dengan suara lembut serta menyentuh pipi Dhira hingga membuat Dhira menatapnya.

Saling menatap dengan Revan yang tersenyum tulus hingga entah kenapa Dhira terhipnotis dan mengangguk pelan dengan ikut tersenyum.

" Sudah sana mandi, tu lihat di pipi mu banyak putih-putihnya." ledek Revan pada Dhira.

" Mana ada orang aku enggak ileran." jawab Dhira dengan mengerucutkan bibir dan mencoba mengusap pipinya hingga membuat Revan tertawa.

" Aku akan ke kak Alex dulu."

" Biar aku saja, kamu cepat mandi." ujar Revan, membuat Dhira tersenyum dan mengangguk.

Berjalan lebih dulu dan di ikuti Revan dari belakang, masuk ke dalam kamar dan Revan berjalan ke kamar Alex.

Revan pernah ke kamar Alex saat Alex memintanya tolong untuk membawakan mainannya ke dalam kamarnya.

Mengetuk pintu kamar Alex dan membukanya, mendapati Alex yang bermain ponsel dengan wajah yang sendu.

" Ayo jalan jalan, Dhira sudah mengijinkannya." ucap Revan dengan menyandarkan badannya di samping pintu.

" Benar.?" tanya Alex.

" Iya, dan dia juga ikut kita." kata Revan membuat Alex senang dan berdiri dari tempat tidurnya.

" Ayok." semangat Alex dan berjalan terlebih dulu meninggalkan Revan yang menatapnya.

" Mas Revan?" sapa bik Minah yang baru saja selesai memasak dan menyiapkan makanan di meja makan.

" Pagi bik.?" sapa Revan

" Pagi juga mas Revan.?" sapa balik bik Minah " Masih pagi kok sudah di sini mas." tanya bik Minah

" Mau ajak Alex dan Dhira jalan jalan bik." Jawab Revan. " Bik Minah mau ikut.?" ajak Revan membuat bik Minah tertawa kecil.

" saya di rumah saja Mas, jaga rumah." tolak halus bik Minah

Dhira yang keluar dari kamar melihat Alex duduk di sofa dengan tersenyum senang, membuatnya ikut tersenyum dan beralih menatap Revan dengan bik Minah yang sedang mengobrol dan berjalan untuk menghampiri mereka.

" Bik, ayo ikut jalan-jalan." ajak Dhira saat berada di hadapan bik Minah.

" Bik Minah di rumah saja Non jaga rumah." tolaknya.

" Ya sudah, kalau gitu aku berangkat ya bik." pamit Dhira.

" hati-hati Non." dan di anggukkan oleh Dhira serta Revan pun ikut berpamitan dan berjalan keluar rumah bersama

Dia lelaki yang baik, semoga dia berjodoh dengan non Dhira agar Non Dhira bisa tersenyum kembali." Doa bik Minah dalam hati dengan menatap kepergian ke dua anak majikannya serta pria yang sudah beberapa kali ke rumah Dhira.

.

.

.🐨🐨🐨

1
Lies Atikah
balapan motor nya dapat duit gak sampai segitu nya di bela2 in diajak Revan gak mau apa gak takut kecelakaan hingga metong kan kasihan kk nya gak ada yang ngurus apa maumu dhiraaaaa
Lies Atikah
ayo citra mertua idaman tuh
Lies Atikah
kenzi sama citra aja yah thor
Lies Atikah
moduuuuus jad geregeteun ih
Lies Atikah
betul dhir kapan lagi hehe
Lies Atikah
walau pun suka jangan duluan dhira jinak2 merpati gitu nunggu dia bucin lah
Lies Atikah
sabar dhira tetap semangat
Lies Atikah
aku gak suka cewe lemah dan bodoh dhira laen nih lanjuuuuuuut
Lies Atikah
baru kadal yah belum jadi buaya hehehe
Lies Atikah
hadir thor semoga bagus lanjt
Chris Antono
Luar biasa
DR_army
Maaf mau rekomendasiin novel judulnya KING GULF.. Bercerita tentang kerajaan dan vampir.. Jangan lupa mampir yah 😉
Luzi
keren dan syuuuuka ceritamu Thor. ini yg ke 2..masih mau lanjut LG.. tetap semangat berkarya..👏👏👏👏👏
Defi
bagus bangets.... semangat thor
Dian Ipaterrangi
bagus
Hera sasuwe
good story
Yuni Mardini
aq dah mampir kak n suka banget ceritanya😘
Acih Suarsih
sdh mampir Thor,. nunggu gimn kelanjutan Hendra sama Gita nih.

mawar and Kevin juga sdh.

sekarang lagi sama yanna nih.

gaskeun thor
Indah 122
Thor kok yg BTS nya ngga ada kelanjutannya pada hal sdh mulai seru,,jgn sampai yg luluh juga gantung Thor
Naa
aq udah baca thor 😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!