NovelToon NovelToon
Kau Milikku! Saudara Tiriku

Kau Milikku! Saudara Tiriku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / BXB
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: zean amora

sebuah kisah dua orang asing yang ditakdirkan menjadi keluarga. tanpa tau bahwa pertemuan mereka akan mengubah segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zean amora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 14

Tring!!

bell masuk berbunyi. siswa siswi mulai berhamburan menuju ke kelasnya masing masing.

pelajaran pun dimulai. guru dengan telaten menjelaskan di depan kelas. sesekali menanyakan bagaimana perkembangan mereka. apakah setelah libur kemarin mereka melupakan materi ataupun masih ingat.

"Zean." panggil sang guru. Zean yang dipanggil berdiri dan menjawab dengan sopan.

"setelah kelas selesai nanti, ke ruang guru. ada yang ingin kami bicarakan denganmu. " jelas guru itu.

Zean mengangguk tanda mengerti.

guru itu pun keluar kelas karena sudah pergantian jam.

'ayo ayoo, ' ramai kelas itu kemudian. mereka menghampiri Zean. dan..

mereka memberikan makanan dan minuman untuknya.

"semangat" support teman kelasnya.

"yah, semangat. " ucap lainnya, dan masih banyak lagi.

Zean hampir lupa, Faris pelaku yang sebenarnya. dia kemudian mulai berdoa untuk meyakinkan mereka. sambil tertawa melihat tingkahnya, teman teman kelas pun kembali ke tempat duduk mereka.

Zean memperhatikan banyak makanan dan minuman di mejanya.

"uy. lu gabakal bisa ngabisin ini sendiri. biar gua bantu. " ucap Faris dan mulai mengambil beberapa.

Zean memiringkan kepalanya sambil menyipitkan mata, melihat betapa layaknya temannya ini memakannya.

"Zean aku menyukaimu.. " ucap seorang gadis di lorong sekolah.

'Huhhh? 😱 semua orang terkejut melihat itu.

Zean yang mendapat pengakuan hanya diam karena dia shock.

"um, em.... i-itu. aku tau kok kak aku ga pantes buat kakak. kakak pinter dan jenius. tapi, aku beneran suka kakak. " ucapnya malu-malu tapi yakin.

Zean melihat surat warna pink itu. dia sebenarnya tidak ingin terlibat asmara. dia hanya ingin fokus pada sekolahnya sekar... tiba-tiba seorang siswa datang menghampiri nya kalau guru sudah menunggunya disana. cah, Zean lupa.

"maaf. aku tidak bisa menerimamu." ucap Zean ramah. gadis itu kemudian mundur, ada air mata yang ingin jatuh. dia di tolak dan semua orang menyaksikan penolakan itu. tapi setelah itu, dia kemudian melempar surat cinta itu ke dada Zean. dan mulai mengutuk Zean.

"tega sekali kamu menolak ku. aku berharap, tidak akan ada perempuan yang mau menjadi kekasihmu lagi selamanya.. setelah aku.. " ucapnya dengan berlari sambil menangis.

ada bisikan bisikan setelah itu. entah apa, Zean tidak memperdulikan nya.

Zean berjalan menuju ruang guru. disana dia bisa melihat banyak jejeran guru guru yang sedang saling berbincang.

salah seorang guru yang sedang berbicara dengan rekannya kemudian menyadari kehadiran Zean.

"Zean? Kemari sebentar."ucapnya tersenyum.

Zean pun mendekat..

Guru itu tersenyum kecil, kemudian menunjuk kursi di depannya.

"Duduk dulu. Ibu mau membicarakan sesuatu tentang ujian nasional nanti."

Zean mengangguk dan duduk.

"Zean,ujiannya nanti akan menggunakan komputer. Kamu sudah pernah menggunakan komputer sebelumnya?"tanya ibu itu ramah.

Zean terdiam sejenak sebelum menggeleng pelan.

"Belum, Bu. Saya juga tidak terlalu mengerti tentang ujian yang menggunakan komputer."

Guru itu mengangguk, seolah sudah menduga jawaban tersebut.

"Tidak apa-apa. Justru karena itu, sekolah akan membantu kamu mempersiapkannya."

Zean menatap gurunya.

"Kami akan menyediakan komputer untuk kamu gunakan berlatih. Nanti ada guru yang membimbingmu juga. Kalau perlu, kami akan berikan buku dan bahan belajar tambahan supaya kamu tidak tertinggal."

Zean tampak sedikit terkejut.

Guru itu tau seperti apa kondisi ekonomi keluarga Zean. dan perjuangan hebat yang selalu Zean lalui dengan kegigihan.

Guru itu kemudian mengambil sebuah berkas dari atas meja.

"Kamu sudah mendapatkan banyak prestasi selama bersekolah di sini, Zean. Kami tahu kamu punya kemampuan. Sayang sekali kalau hanya karena tidak memiliki fasilitas, kamu jadi kesulitan menghadapi ujian nanti."

Zean menunduk, jemarinya saling menggenggam di atas pangkuan.

"Jadi, jangan pikirkan soal alatnya. Biarkan sekolah yang membantu menyediakan. Tugasmu hanya belajar dan mempersiapkan diri."

Zean mengangkat wajahnya perlahan.

"Benarkah, Bu?"

"Benar."

Senyum kecil muncul di wajah guru itu.

"Kami percaya kamu bisa. Dan kami tidak ingin keterbatasan yang kamu miliki sekarang menentukan sejauh mana kamu bisa melangkah."

Zean terdiam beberapa saat. Ada rasa hangat yang perlahan memenuhi dadanya.

"Terima kasih, Bu. Saya akan berusaha."

guru itu tersenyum hangat, membalas ucapan terima kasih Zean.

Zean pun pergi meninggalkan ruangan itu.

"dia murid yang sangat berprestasi. " angkat bicara salah satu guru.

dan yang lainnya membenarkan hal itu.

"anda benar pak. huhh... " jawabnya, ada rasa tak rela di helaan nafasnya.

"ada apa bu? " tanya guru yang lain.

"sekolah Asteria high School menawarkan beasiswa besar untuknya di sekolah mereka pak." ucap nya. hal itu membuat suasana di ruangan itu berubah.

° minggu yang lalu_

"senang bertemu dengan anda. " ucap dua orang penting yang saling berjabat tangan.

"kami sangat berterima kasih atas kehadiran anda." balasnya yang lain.

kemudian tawa ramah namun berkelas terdengar.

"kami tertarik dengan sesuatu yang langka bu. dan, kebetulan... sesuatu yang langka itu ada disini."

suasana mulai berubah seketika.

ibu guru itu tau kemana arah pembicaraan itu.

"kami sangat kagum dan ikut bangga melihat pencapaian yang luar biasa dari siswa kalian. dan kami disini, ingin.. menawarkan sebuah jackpot besar... jeda.,..

sekolah kami menyediakan beasiswa penuh untuknya bu." seakan petir yang menyambar, ibu guru itu terkejut.

"kami bersedia menanggung penuh biaya pendidikan nya. lingkungan dan fasilitas yang sangat memadai. sangat disayangkan jika dia menolak kesempatan ini bu. kami tidak sembarangan menawarkan kesepakatan ini. hanya siswa yang sangat pantas yang bisa mendapatkan nya. saya harap, anda bisa mempertimbangkan nya. " lanjutnya.

'mereka ingin merebut Zean darinya, dari sekolah ini😕' ......

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!