NovelToon NovelToon
Sistem Koki Gila

Sistem Koki Gila

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Sistem
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: kegelapan malam

Arumi cuma wanita biasa yang hidupnya sangat sederhana. Sampai akhirnya, sebuah kecelakaan membuat hidupnya berakhir. Bukannya tenang, Arumi malah bangun dengan kondisi yang bikin pusing. Jiwanya terjebak di dalam tubuh pria bernama Bagas.

​Belum selesai kagetnya, di kepalanya muncul suara sistem yang menyebalkan dan hobi banget mengejeknya. Sistem itu menuntut Arumi harus jadi koki hebat, padahal Arumi sendiri nggak bisa masak apa-apa.

​Lebih parah lagi, Bagas ternyata adalah siswa di sekolah tentara dengan jadwal latihan yang super padat. Arumi harus berusaha keras biar nggak ketahuan sifat aslinya, sambil diam-diam menjalankan misi memasak dari si sistem yang sangat menyebalkan.

​Dapatkah Arumi melewati hari-harinya di sekolah tentara tanpa ketahuan, dan bertahan dari ocehan sistem yang bikin emosi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kegelapan malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

empat belas ~

Pagi itu, atau lebih tepatnya menjelang siang yang terik, langkah kaki Bagas terhenti tepat di ambang pintu dapur besar barak militer. Seperti yang sudah ia duga sejak awal melangkah, sambutan yang ia terima bukanlah senyuman ramah atau sapaan hangat, melainkan terjangan tatapan penuh permusuhan yang begitu tajam dan menusuk dari sang asisten koki kepala.

Namun, rintangan yang harus dihadapinya hari ini ternyata jauh lebih brengsek dan melelahkan dari apa yang ia bayangkan dalam mimpi buruknya. Asisten koki yang licik itu rupanya tidak tinggal diam, ia sudah bergerak lebih dulu secara sembunyi-sembunyi sejak pagi tadi. Dengan pengaruh dan jabatannya, sang asisten berhasil membujuk, menghasut, serta memprovokasi seluruh koki dan staf staf dapur lainnya untuk melakukan aksi boikot masal ia meminta mereka agar tidak ada satupun yang sudi membantu Bagas dalam mengolah makanan skala raksasa tersebut.

Sialan! Pintar sekali ular licik itu mencari sekutu untuk menjatuhkanku batin Bagas merutuk dalam hati sambil mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat hingga buku-buku jarinya memutih.

Ia mengedarkan pandangan menatap sekeliling dapur yang luas itu. Puluhan pasang mata staf dapur terang-terangan membuang muka, mendengus sinis, atau menatapnya dengan seringai meremehkan seolah sedang menunggu detik-detik kehancurannya.

[Peringatan keras dari sistem!] [Misi menyiapkan hidangan makan siang untuk 250 prajurit memiliki batas waktu hingga pukul 12.00 siang. Kegagalan, keterlambatan, atau ketidaksesuaian standar akan mengakibatkan pemotongan poin secara drastis sebesar 500 poin serta sanksi fisik tambahan di lapangan!]

Melihat ancaman pemotongan poin dari Daisy yang begitu mengerikan dan tidak punya hati itu, bulu kuduk Bagas seketika berdiri tegak. Bayangan dompet poinnya yang akan terkuras habis dalam sekejap membuat nyalinya menciut seketika.

Mati aku! Kalau poin-poinku dipotong gila-gilaan sama Daisy, bisa-bisa aku jadi gelandangan paling malang di barak militer ini! teriak Bagas histeris di dalam batinnya sambil mencengkeram rambutnya sendiri. Lagian, kalau aku ikut-ikutan egois dan mogok kerja, kasihan sekali teman-teman prajurit di luar sana. Mereka sama sekali tidak tahu apa-apa tentang drama dapur ini, dan perut mereka pasti akan kelaparan karena kebusukan si asisten koki sialan itu!

Didorong oleh rasa tanggung jawab moral yang tinggi serta rasa takut yang luar biasa pada denda sistem, Bagas akhirnya mengambil keputusan bulat yang penuh risiko. Tanpa membuang waktu sedetik pun yang sangat berharga, ia langsung menyingsingkan kedua lengan baju seragamnya tinggi-tinggi. Ia memutuskan untuk mengerjakan semuanya seorang diri tanpa bantuan siapa pun.

Bagas langsung berlari terkenjet-kenjet ke arah rak penyimpanan bahan makanan utama. Ia memanggul karung beras seberat puluhan kilogram sendirian, menarik keranjang-keranjang sayuran segar yang menggunung, lalu menyalakan deretan kompor gas raksasa yang berbaris panjang. Suasana di dalam dapur mendadak berubah riuh rendah oleh suara dentingan panci logam besar, hantaman pisau di atas talenan, dan gemercik air keran.

Bagas bergerak laksana kesurupan atau robot pabrik yang tidak kenal lelah. Kedua tangannya bergerak dengan kecepatan kilat, mengupas tumpukan bawang merah dan bawang putih dalam jumlah masif hingga matanya perih, mengiris ratusan potong tahu dan tempe secara presisi, meracik bumbu dasar sayur lodeh rahasia berbekal panduan memori dari Daisy, hingga menggoreng ratusan potong ayam secara estafet seorang diri di atas kuali yang panasnya membakar kulit.

Keringat dingin bercucuran sangat deras membasahi seluruh tubuh dan wajahnya, membuat seragamnya basah kuyup. Napasnya mulai memburu, tersengal-sengal di antara kepulan asap panas dapur, dan otot-otot lengannya terasa nyaris copot karena harus terus-menerus mengaduk kuali raksasa berisi sayur lodeh yang beratnya luar biasa.

Sumpah demi apapun, ini adalah bentuk penyiksaan paling nyata di muka bumi! Tanganku rasanya mau patah, ya Tuhan... Daisy, lihatlah penderitaan tuan rumahmu yang tampan ini dengan seksama! Kalau aku berhasil selamat dari misi gila ini, awas saja kalau kau tidak memberiku bonus poin tambahan yang banyak! gerutu Bagas dalam hati sambil terus menangis darah karena kepedasan luar biasa saat mengiris cabai merah dalam porsi raksasa.

Di tengah perjuangan berat itu, melihat kegigihan luar biasa Bagas yang bekerja bagai kuda tanpa kenal lelah seorang diri di tengah kepungan orang-orang yang sengaja memusuhi dan mencibirnya, hati beberapa staf juru masak junior di sudut dapur perlahan-lahan mulai tersentuh. Mereka merasa sangat iba melihat pemuda itu diperlakukan begitu tidak adil. Terlebih lagi, aroma harum masakan lodeh gurih dan ayam goreng keemasan yang diracik Bagas mulai menguar memenuhi ruangan, memecah keheningan dan menggugah selera siapapun yang menciumnya.

"Hei... jujur saja, usaha anak muda itu benar-benar luar biasa gigih. Dia tidak menyerah meskipun dikerjain habis-habisan." bisik salah seorang juru masak junior kepada temannya dengan suara bergetar pelan penuh rasa bersalah. "Kita rasanya sudah keterlaluan banget kalau terus membiarkannya pingsan sendirian di sini."

"Kau benar... lihatlah hasil masakannya, aromanya bahkan harum sekali dan menggugah selera. Bumbu racikan rahasia miliknya itu sepertinya tidak main-main." timpal juru masak wanita di sebelah mereka.

Akhirnya, didorong oleh hati nurani yang tersentuh, satu per satu dari mereka melangkah meninggalkan kelompok asisten koki dan mendekati meja kerja Bagas.

"Bagas, biar kubantu mengaduk sayur lodeh besar itu. Kau urusi saja penggorengan ayamnya yang hampir matang." ujar juru masak junior itu menawarkan diri secara tulus.

Bagas menoleh dengan mata terbelalak kaget bercampur rasa haru yang membuncah di dadanya. "Kalian... serius mau membantuku setelah diancam oleh si asisten koki?"

"Sudah, jangan banyak bicara lagi, waktu kita tinggal sedikit!" balas mereka tersenyum ramah memberikan semangat.

Dengan uluran tangan dan bantuan dari beberapa orang yang tersentuh hatinya itu, pekerjaan berat yang tadinya terasa mustahil diselesaikan seorang diri akhirnya melaju dengan sangat cepat. Tepat pukul 12.00 siang lewat beberapa menit bertepatan dengan detik-detik bunyi lonceng jam istirahat barak berdentang nyaring, seluruh hidangan makan siang untuk 250 prajurit kelaparan itu akhirnya rampung sepenuhnya dalam keadaan sempurna tanpa cela. Aroma sedap sayur lodeh berkuah santan yang gurih, ayam goreng krispi yang renyah keemasan, ikan asin gurih, tahu tempe goreng, serta sambal terasi pedas membakar lidah langsung memenuhi setiap sudut ruangan dapur, mengundang liur siapa saja yang menghirupnya.

Namun, ketenangan mereka setelah bekerja keras tidak berlangsung lama. Tiba-tiba pintu utama dapur terbuka lebar dengan gebrakan yang sangat keras dan mengejutkan.

Seorang prajurit pengawal khusus masuk dengan postur tegap kaku, disusul oleh sosok petinggi penting yang membuat seluruh darah di tubuh orang-orang di dalam dapur mendadak berdesir dingin dalam sekejap. Komandan Pusat barak militer datang berkunjung melakukan kunjungan inspeksi mendadak secara langsung!

Rupanya, berita mengenai prajurit biasa yang ditunjuk secara khusus oleh kepala koki untuk memegang kendali dapur hari ini sudah sampai ke telinga sang komandan pusat. Rasa penasaran yang teramat besar membuat sang komandan ingin turun tangan langsung untuk mencicipi dan membuktikan kualitas hasil masakan pemuda tersebut dengan lidahnya sendiri.

Mendengar kehadiran sang komandan pusat yang terkenal tegas dan disiplin tinggi, suasana di dalam dapur mendadak berubah menjadi senyap mencekam layaknya kuburan. Semua orang mulai dari staf dapur biasa hingga juru masak senior yang tadi ikut membantu Bagas langsung menegang kaku di tempat masing-masing, seketika dilanda ketakutan yang luar biasa jika hidangan tersebut dinilai gagal atau mengecewakan di hadapan sang petinggi tertinggi.

Kecuali satu orang saja.

Asisten koki utama berdiri tegak di sudut ruangan dengan senyuman seringai licik yang terkembang sangat lebar di wajahnya. Di dalam lubuk hatinya yang penuh ambisi busuk, ia merasa berada di atas angin dan sangat diuntungkan oleh situasi ini. Ia amat sangat yakin seyakin-yakinnya bahwa masakan amatir buatan Bagas pasti rasanya hancur berantakan, terlalu asin, gosong, atau mentah karena dikerjakan terburu-buru tanpa pengawasan koki profesional. Dan ketika sang komandan murka besar, kepala koki utama akan langsung dipecat secara tidak hormat dari jabatannya, lalu posisi empuk kepala koki yang paling diincar itu akan jatuh ke tangannya tanpa ada halangan lagi.

Rasakan pembalasanku ini Bagas. Hari ini kariermu di barak dan kepala koki tua itu akan tamat bersama-sama di ujung piring makan siang yang disajikan di hadapan sang komandan pusat! batin asisten koki itu tertawa terbahak-bahak penuh kemenangan, tidak sabar menunggu detik-detik kehancuran mutlak Bagas.

1
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄
Semoga ntun juga merdekaaa, nggak membuat penulisnya putus ada dengan aturan pf yang makin menjadi
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: amin ya allah🫠
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄
Alamakkk🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄
si Bagas langsung kaya raya
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄
wahhhhh, andaiii poin di kotak orange juga bisa ya🤣😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: jangan harap😭
total 1 replies
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
heleh, mau marah😏 tapi emang bener kok, malah suka aku ledekin nih sistem rentenir kejam 🤪🤪/Slight/
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
heleh, memang bener kok, kau tuh sistem rentenir gila😏😏🤪🤪
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
tumben ngasih poin tinggi nih sistem😏, tapi ku gak akan percaya, biasanya setelah mendapatkan poin gede, pasti di suruh beli sesuatu yang harganya mahal dan menguras poin 😏, jadi, ku gak akan mudah percaya padamu sistem koki gila😏
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: iya lah, karena aku belajar dari sebelumnya/Tongue/, jadi gak akan percaya begitu saja/Proud/
total 2 replies
Teuing Saha🙃
🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: katanya 700k per kg kan😭
total 1 replies
Teuing Saha🙃
Kek aku, kalau untuk jajan gak pernah mikir lagi. tp kalau untuk beli barang kek baju misalnya, mesti mikir ratusan kali 🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: lah sama dongg😭
total 1 replies
Retno Palupi
lanjut
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: siappp 🫡
total 1 replies
☠⎯⎯꯭ᷤ💕ˢ⍣⃟ₛʂιʂᴋ𝚊⃤ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
cewek masuk tubuh cowok😭🤣🤣
kebalikan kita Thor,, aku cow yg masuk tubuh cew🤣
Teuing Saha🙃
Whooaahhh... Yakin ini, tidak ada udang dibalik tepung 🤭 maap ya suudzon mulu🤣🤣
Teuing Saha🙃: Kan aku udah bilang maap /Curse/ abisnya, kamu selalu mencurigakan /Slight/
total 2 replies
Teuing Saha🙃
Jangankan Bagas, aku juga pasti bingung harus jawab apa😁
Ditunggu up berikutnya othor seksoy 😘
Teuing Saha🙃: macama..
total 2 replies
Teuing Saha🙃
Curiga nih sama harganya /Slight/
Teuing Saha🙃
Aku mau yg cokelat 🤤
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄
seenggaknya tunggu besok harinya lah sistem, baru juga masuk saku, sudah minta di keluarin lagi poinnya😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: buhhahahhaa aku xuriga sistem gk iklas😭
total 1 replies
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
kan bener, sudah bisa ku tebak harganya 100 poin/Sweat/, dan juga bener kan, jangan seneng kalau dapat poin dari sistem ini, karena setelahnya pasti disuruh beli barang dari toko sistem yang harganya bikin emosi banget, udah capek-capek kerja ini itu, eh dikasih poin seenaknya, terus sekarang harus beli barang yang harganya 2 kali lipat dari poin yang dikasih /Panic//Panic//Panic//Angry//Angry/
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: bener kan tebakanku, harganya dia kli lipat dari kemarin😏
total 2 replies
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
pasti mahal harganya, 1000 poin ting/Panic/, bener bener ya nih sistem, bisanya ngerampas terus, memang cocok banget nih sistem disebut sistem rentenir gila /Angry//Angry/
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: /Right Bah!//Right Bah!/
total 2 replies
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
500 doang /Panic/, pelit bener nih sistem /Scream//Scream/, kasih 2000 poin kek, itu dia udah banyak bikin kue terus di tambah sama teh juga, dan sistem ngehargainya dengan 500 poin!! /Panic/, pengen ku jitak kau sistem/Curse//Curse//Curse//Angry//Angry/
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: 🤣, nanti kasih poin gede, nanti suruh beli barang lagi yang ada di sistem dengan harga tinggi 😏, ku tak percaya dengan sistem/Tongue/
total 2 replies
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
mau lihat gambarnya, kasih spill fotonya 🤭
🟡🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: aku belum pernah lihat kue ini/Grievance/
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!