NovelToon NovelToon
Bangkitnya Sekte Kuno: Meraih Puncak Tertinggi

Bangkitnya Sekte Kuno: Meraih Puncak Tertinggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kultivasi
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: Miss_Dew

Sekte kuno Pedang Langit yang berjaya selama seribu tahun, dalam lima ratus tahun terakhir mengalami kemunduran akibat seluruh guru besar dan murid sekte bahkan sesepuh serta ketua sekte tewas dalam perang melawan Klan Iblis. Hanya tersisa, seorang murid luar Li Tianchen dan mendapatkan warisan dari guru besar. li Tianchen menjadi ketua sekte Pedang Langit.
Hidup damai dan nyamannya mulai terusik, saat Sekte -sekte baru menyerang dan ingin menguasai wilayah sekte Pedang Langit.
Mampukah Li Tianchen mempertahankan sekte pedang Langit? Dapatkah Tianchen mendapatkan murid untuk membantu sekte meraih puncak tertinggi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss_Dew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEKTE KUNO 14

Asap hitam pekat yang membawa sisa jiwa kuno Iblis Hitam melesat bagai anak panah kegelapan, langsung menghantam dada Lu Mingyue.

​"Arghhh!"

​Mingyue menjerit histeris. Tubuhnya melengkung ke belakang hingga membentuk sudut yang tidak wajar di atas altar batu. Proses penyatuan ini tidaklah selembut bisikan sang iblis; ini adalah invasi paksa yang merobek paksa meridian dan fondasi jiwanya. Asap hitam itu merembes masuk melalui pori-pori kulitnya, mengalir deras ke dalam pembuluh darah bagai ribuan jarum es yang membakar.

​ Sisa energi petir ungu milik Li Tianchen yang selama ini menyumbat meridian utamanya mendadak mendesis keras, bergolak mencoba melawan invasi kegelapan tersebut. Namun, kabut hitam Iblis Hitam langsung mengepung petir ungu itu, menelan dan meredam gemuruhnya dalam hitungan detik hingga benar-benar sirna tanpa sisa.

​Setelah jalur energinya bersih, kabut kegelapan tersebut mulai menambal setiap retakan pada meridian Mingyue yang hancur, melapisinya dengan energi hitam pekat yang dingin dan licin.

Aliran darah merah cerah milik Lu Mingyue perlahan-lahan mengental, berubah warna menjadi merah sangat pekat, hampir mendekati hitam dan memancarkan aroma karat yang kuat. Transformasi darah ini secara instan meregenerasi seluruh sel tubuhnya dan merombak total cara tubuhnya menyerap energi dunia.

​Bzzzz—Boom!

​Gelombang aura hitam pekat meledak dari tubuhnya, menghantam dinding-dinding batu ruang bawah tanah hingga retak seribu. Perlahan, tubuh Mingyue kembali tegak. Napasnya kini terasa lebih dingin, dan saat ia membuka mata, sepasang pupil matanya sempat memancarkan kilat merah darah sebelum kembali normal.

​Ia mengepalkan tangannya, merasakan energi yang kembali mengalir deras. Senyum kejam mengembang di bibir pucatnya. "Energi ini... aku merasakannya! Meridianku tidak hanya pulih, tetapi..."

​“Kultivasimu kini telah stabil di tingkat Pencerahan Menengah, Putri Iblisku...” suara serak Iblis Hitam bergema di dalam kepalanya, diiringi tawa tertahan yang licik. “Namun, itu hanyalah permulaan. Dengan Darah Pekat Iblis yang kini mengalir di dalam nadimu, kau tidak lagi membutuhkan pil-pil fana yang lambat itu. Cukup cabut nyawa lawanmu, serap darah mereka, dan jadikan esensi kehidupan mereka sebagai bahan bakar untuk melesatkan kultivasimu tanpa batas!”

​"Menyerap darah..." Mingyue menatap tangannya yang kini tampak sangat pucat, kuku-kukunya memanjang dan menajam sedikit. "Dengan metode ini, tidak butuh waktu satu bulan untuk kembali! Li Tianchen, Liu Yuanling... tunggu saja saat aku menguliti kalian berdua dan meminum habis darah kalian hingga tetes terakhir!"

...****************...

​Tiga hari telah berlalu dengan cepat. Berkat khasiat luar biasa dari Pil Teratai Biru tingkat suci serta bimbingan telaten dari Li Tianchen, kondisi fisik dan mental Liu Yuanling telah pulih sepenuhnya. Tidak ada lagi sisa-sisa trauma fisik yang melemahkannya. Aliran energinya kini telah benar-benar stabil, berputar dengan tenang di dalam Dantian-nya yang baru berkembang.

​Selama tiga hari ini pula, Tianchen secara pribadi mengajarinya beberapa jurus kultivasi dasar dan teknik pernapasan Sekte Pedang Langit agar Yuanling dapat mengendalikan lonjakan energi dari Tulang Harmoni Selaras miliknya. Di bawah bimbingan sang Maharaja Agung, Yuanling yang memang memiliki bakat alami luar biasa mampu menyerap ilmu-ilmu tersebut bagaikan spons, membuat fondasi tingkat Pencerahan Awal-nya menjadi sangat kokoh.

​Pada pagi hari keempat, kabut tipis masih menyelimuti puncak gunung saat Tianchen melangkah keluar dari kediamannya. Yuanling sudah menunggunya di halaman, mengenakan jubah sutra berwarna biru muda yang sederhana namun sangat anggun. Di sampingnya, Su Ziyan tampak cemberut sambil membawa pedang ringannya.

​"Bagaimana keadaan tubuhmu hari ini, Yuanling?" tanya Tianchen dengan nada lembut yang hanya ia tunjukkan pada wanita itu.

​"Terima kasih atas perhatian Anda, Tuan Li. Aliran energi hamba sudah sepenuhnya selaras, dan hamba sudah bisa mengendalikan energi tulang sakti ini dengan cukup baik," jawab Yuanling sambil memberikan penghormatan kecil yang anggun.

​Tianchen mengangguk puas. "Bagus. Sesuai dengan janjiku kemarin, hari ini kita akan pergi ke wilayah barat, ke kediaman Keluarga Liu. Kita akan mengambil kembali abu mendiang ibumu dan menuntut apa yang menjadi hakmu."

​Ziyan langsung menyela dengan wajah cemberut, "Guru, kenapa aku harus ikut juga? Bukankah Guru bilang aku harus membersihkan tangga puncak utama? Tangga itu sangat panjang, dan aku baru menyelesaikannya kemarin sore!"

​Tianchen melirik muridnya dengan sudut mata yang dingin. "Kau ikut untuk membantu istriku, maksudku, calon istri gurumu membawa barang-barang. Selain itu, ini adalah kesempatan bagimu untuk melihat dunia luar setelah masa hukumanmu. Apakah kau lebih memilih tinggal di sini dan membersihkan tangga itu lagi?"

​"Ah! Tidak, tidak! Aku ikut! Aku sangat ingin ikut!" Ziyan langsung melambaikan tangannya dengan panik, membuat Yuanling tertawa kecil melihat tingkah laku guru dan murid tersebut.

​Dengan lambaian tangan Tianchen, sebuah pedang terbang berukuran raksasa yang terbuat dari giok putih muncul di hadapan mereka, memancarkan aura spiritual yang sangat murni. Ketiganya melompat naik, dan dalam sekejap mata, pedang tersebut melesat menembus awan, menuju wilayah barat dengan kecepatan yang menakjubkan.

​Perjalanan ribuan mil terasa sangat singkat. Hanya dalam beberapa jam, pedang terbang itu mendarat di sebuah bukit sunyi yang menghadap langsung ke arah gerbang megah kediaman Keluarga Liu.

​Gerbang kayu raksasa yang dilapisi besi hitam itu berdiri kokoh, dijaga oleh dua orang pengawal berbaju zirah kulit lengkap yang membawa tombak panjang. Di atas gerbang, lambang keluarga Liu terpampang dengan sombongnya.

​Yuanling menatap gerbang tersebut dengan tatapan yang dipenuhi emosi yang campur aduk, kesedihan, kemarahan, dan dendam yang mendalam terkumpul menjadi satu. Tianchen yang berjalan di sampingnya perlahan menggenggam tangan Yuanling yang dingin, menyalurkan kehangatan yang seketika menenangkan kepanikan di hati wanita itu.

​"Ada aku di sini," bisik Tianchen lirih.

​Yuanling menatap wajah samping Tianchen dan mengangguk pelan. "Ya, Tuan."

​Saat mereka bertiga berjalan mendekati gerbang, kedua penjaga gerbang yang sedang berjaga mendadak menajamkan pandangan mereka. Ketika sosok Yuanling yang kini berpakaian anggun dan terlihat sangat cantik dewasa mulai jelas di mata mereka, kedua penjaga itu saling berpandangan sebelum akhirnya tertawa terbahak-bahak dengan nada yang sangat meremehkan.

​"Yo, lihat siapa yang datang!" salah satu penjaga yang bertubuh kekar melangkah maju, menghalangi jalan dengan tombaknya. "Bukankah ini anjing buronan keluarga kita, si jalang Liu Yuanling? Aku kira kau sudah mati membusuk di luar sana setelah melarikan diri."

​Penjaga kedua yang bermata sipit menimpali dengan senyum mesum, menatap tubuh Yuanling dari atas ke bawah. "Ternyata dia tidak hanya hidup, tapi penampilannya sekarang... entah kenapa terlihat sangat matang dan menggoda. Hei, jalang! Bukannya bersembunyi dengan baik, kau malah berani menyerahkan diri kembali ke sini? Apa kau sudah lelah menjadi buronan dan akhirnya sadar diri untuk menyerahkan tubuhmu agar siap menjadi wadah kultivasi bagi Putra Suci Sekte Lembah Sunyi?"

​Mendengar kata-kata kotor dan hinaan tersebut, wajah Yuanling seketika menjadi pucat karena marah, sementara genggaman tangan Tianchen pada gagang pedangnya sedikit mengencang. Namun, sebelum Tianchen sempat bertindak, sesosok bayangan biru muda sudah melesat maju melampaui mereka berdua.

​"Berisik sekali kalian berdua, anjing-anjing tidak berguna!" teriak Su Ziyan dengan wajah yang dipenuhi amarah.

​Sreeet!

​Ziyan menarik pedang ringannya dari sarung. Dalam sekejap, udara di sekitar gerbang mendadak mendingin dengan drastis. Kristal-kristal es mulai terbentuk di udara, berputar mengelilingi tubuh Ziyan saat ia mengalirkan energi elemen es murni miliknya.

​"Apa? Anak kecil ini—"

​Penjaga bertubuh kekar itu bahkan belum sempat menyelesaikan kalimatnya ketika Ziyan mengayunkan pedangnya dengan gerakan mendatar yang sangat cepat.

​Slash! Crack!

​Sebuah gelombang es berbentuk bulan sabit melesat maju, langsung membekukan tubuh penjaga kekar tersebut dari ujung kaki hingga ujung rambut dalam waktu kurang dari satu detik. Sebelum penjaga kedua sempat berteriak ketakutan, Ziyan menendang patung es tersebut dengan keras.

​Prang!

​Tubuh penjaga yang telah membeku itu hancur berkeping-keping menjadi ratusan bongkahan es batu kecil yang berserakan di atas tanah, lengkap dengan darah yang telah membeku menjadi kristal merah.

​Penjaga kedua yang bermata sipit seketika terjatuh ke tanah dengan celana yang basah karena mengompol. Wajahnya pucat pasi bagai mayat, matanya membelalak menatap kepingan es rekannya yang baru saja hancur. "I-Iblis... kalian iblis...!"

1
❤️⃟Wᵃf Liam •§͜¢•🦢🍒
Hahaha memeluk Li Tianchen seperti bapakmu aja Su Ziyan, kaget loh ya Li Tianchen takut dikira belok🤣🤣
❤️⃟Wᵃf Liam •§͜¢•🦢🍒
fokus pada latihan mu Su Ziyan, nanti di omelin sama Li Tianchen loh🤣🤣
❤️⃟Wᵃf Liam •§͜¢•🦢🍒
Akhirnya, mampus juga kau keluarga Liu, syukurlah YuanLing masih bisa menyelamatkan abu ibunya, jadi sedih deh kalo ngebayangin 😞😞
❤️⃟Wᵃf Liam •§͜¢•🦢🍒
sombong sekali keluarga Liu, disenggol dikit sama Li Tianchen, meninggoy ntar kalian 🤬🤬🤣🤣
❤️⃟Wᵃf Liam •§͜¢•🦢🍒
wah apa-apa jangan bekerjasama ini penjaga gawang nya sama Musuh Li Tianchen yaa atau Iblis yang tadi??
𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋🅘ᴄʜᴋᴀ🅜ᴜᴄ🅐ɴᴅᴜ🅢ᴇᴋᴀʟɪ
eh kok bisa seperti itu
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wah ternyata itu bukan kucing sembarangan tapi aslinya ada rubah ekor sembilan yang kamuflase jadi kucing kecil 🤭
𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋🅘ᴄʜᴋᴀ🅜ᴜᴄ🅐ɴᴅᴜ🅢ᴇᴋᴀʟɪ
ih merinding sekali ini, ini orang masih hidup atau tidak ini, apalagi jatuhnya sampai kayak gitu
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Peningkatan yg luar biasa Ziyann...
tp apa yg terjadi di sana.. apakahh gurumu datang.. atau ada tantangan lain bt mu
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Baguss ziyann.. pasti ngk kan sia " kamu berlatihh
Ehh aku kira Tian mauu anuhh teryata lain pulaa..🤣🤣🤣
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
berjuang lahh ziyann jgn menyerah
tunjukkan ke mampuan mu bt berlatihh
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
wahhh jdi ingat dragon ball 🤣
Semoga kau berhasil ziyann .. tingkatkan kemampuan muu..
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
jgn bercanda.. mau balas dendam sama Maharaja agungg😒
Nahh lohhh ziyann di tambah lagi tuhhh hukumann muu🤣🤣
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Nahh lohhh jgn melampaui batas ziyan.. nanti bisa habis kepala mu di jitakk🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
bagus tahu namanya kucing kecil itu Ling Ling ini Ratu Rubah ngedumel melulu dalam hatinya🤭🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
jadinya gimana kali muridnya belum ada lima boro boro yang ada hanya 2 sama pelayan keluarga Liu yang terluka 🤭🤣🤣
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
wkwkwk brita mengejutkan datang bagai petir di siang bolong 🤣🤣
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
Ziyan udah salah fokus tuh 😂 Belajar pedang atau belajar nahan.....😏"
❤️⃟Wᵃfкαgσмє¹⁵𝕬𝖗𝖘𝕯💞
Ciee udah resmi jadi suami istri 🤭
nahh tuhhh jgn cemburu ziyann.. km tetep istimewa bt guru mu🤣
🏵️Aყυԃιƚα✾ 🔆🔅
Ini baru namanya konsekuensi dari buah kesombongan 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!