NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Kaisar Multisemesta

Reinkarnasi Kaisar Multisemesta

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kairon04

"Di puncak tertinggi multisemesta, aku adalah hukum. Namun di dunia ini, kalian memperlakukanku seperti sampah?"

Shen Long telah mencapai segalanya. Sebagai penguasa mutlak multisemesta, tidak ada lagi puncak yang bisa ia daki, tidak ada lagi musuh yang bisa menantangnya. Di tengah kebosanan abadi yang menjemukan, ia memutuskan untuk melakukan tindakan gila: membuang takhta keabadian dan melompat ke dalam siklus reinkarnasi.

Namun, takdir seolah sedang bercanda.

Ia terbangun di tubuh seorang tentara muda berwajah pucat dengan nama yang sama, Shen Long. Bukannya mewarisi kejayaan, tubuh barunya ini justru sedang sekarat di sudut kamp pelatihan militer, babak belur akibat perundungan kejam dari para seniornya.

Saat ingatan sang Penguasa Multisemesta bangkit, roda takdir berputar balik. Dari seorang prajurit yang ditindas, Shen Long siap merangkak naik, menghancurkan konspirasi, dan menunjukkan pada dunia apa artinya kemurkaan seorang Dewa!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kairon04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

Bab 14: Menghancurkan Inti Emas

Gemuruh yang memekakkan telinga merambat di sepanjang dinding tebing batu hitam raksasa, menggetarkan setiap jengkal aspal di bawah roda jip militer lapis baja hitam nomor satu. Di ujung pintu keluar ngarai Celah Petir Surgawi, atmosfer udara tidak lagi sekadar dingin, melainkan telah bermutasi menjadi medan tekanan magnetik yang sangat masif. Kabut abu-abu yang tadinya melayang tenang kini terbelah dan berputar membentuk pusaran-pusaran kecil, terdorong oleh letupan energi spiritual berwarna ungu keemasan yang memancar dari tubuh pria tua di atas langit.

Lei Peng, Core Guardian Agung Sekte Pedang Guntur, melayang di udara bagaikan sesosok dewa perang kuno yang memegang kendali atas petir alam. Jubah perang ungu keemasannya berkibar dengan kencang, menciptakan suara kibasan kain yang berpadu dengan deru angin gunung. Di tangan kanannya, sebilah pedang raksasa sepanjang sepuluh meter memancarkan cahaya ungu yang menyengat mata fana. Rune-rune petir yang terukir di sepanjang bilah pedang tersebut terus meledak, melepaskan percikan listrik bertegangan jutaan volt yang membakar udara di sekitarnya hingga memancarkan bau ozon yang sangat pekat.

Sebagai seorang master yang telah mencapai ranah Inti Emas tingkat kedua sejati, Lei Peng memiliki kebanggaan yang melampaui batas langit fana. Di dalam dunia kultivasi urban dan sekte tersembunyi, ranah Inti Emas adalah simbol dari penguasa sejati, sebuah tingkatan di mana seorang kultivator telah memadatkan seluruh esensi spiritualnya menjadi sebuah inti emas yang tidak hancur di dalam dantiannya, memungkinkan mereka untuk memanipulasi hukum energi alam secara mutlak tanpa batas.

Di belakang Lei Peng, tiga sosok Core Elders—Zheng Shan, Xie Tian, dan Zheng Dong—melayang dengan berdiri di atas pedang terbang mereka masing-masing. Wajah ketiga pria paruh baya itu dipenuhi oleh kedengkian yang teramat sangat. Basis kultivasi mereka yang berada di puncak ranah Fondasi Jiwa tingkat kesembilan menciptakan lapisan tekanan spiritual tambahan yang mengunci seluruh celah ngarai, tidak menyisakan satu pun celah bagi kendaraan Shen Long untuk melarikan diri.

Di dalam kabin jip militer yang kedap suara, Sun Mo merasakan seluruh sendi tubuhnya mati rasa. Tekanan energi ranah Inti Emas tingkat kedua milik Lei Peng menembus lapisan baja tebal jip militer seperti angin yang melewati jaring sutra, menekan dadanya hingga ia harus bernapas dengan tersengal-sengal. "K-Kakak Shen... ini adalah Core Guardian Agung... seorang master ranah Inti Emas sejati! Kekuatannya... kekuatannya bisa menghancurkan seluruh Jiangnan City hanya dalam waktu beberapa menit!" Sun Mo berteriak dengan suara yang pecah karena ketakutan primal yang luar biasa dahsyat.

Shen Long, yang duduk bersila di kursi belakang, perlahan membuka sepasang matanya. Kilatan cahaya keemasan yang sangat murni memancar dari pupil matanya yang hitam, sedalam multisemesta abadi. Penampilan fisik tubuh barunya kini memancarkan kilau putih pualam yang sangat halus, hasil dari keberhasilannya menembus puncak tingkat keempat ranah Pengumpulan Qi dengan fondasi emas murni yang sangat sempurna selama perjalanan tadi.

"Ranah Inti Emas tingkat kedua fana... memadatkan energi spiritual bumi yang kotor dan penuh polusi menjadi sebutir batu kecil di dalam perut, lalu mengira diri kalian telah menguasai hukum langit?" Shen Long bergumam dengan nada suara yang sangat ringan, namun mengandung keangkuhan tirani mutlak yang bisa meruntuhkan seluruh keyakinan jiwa manusia di sekelilingnya.

Shen Long mendorong pintu jip militer lapis baja hitam tersebut dan melangkah keluar dengan gerakan yang sangat tenang dan anggun. Sepatu militernya mendarat dengan stabil di atas aspal celah gunung yang mulai retak-retak akibat tekanan energi Lei Peng. Angin kencang yang membawa hawa petir meniup rambut hitamnya, namun posisi berdirinya begitu lurus, seolah-olah ia adalah penguasa mutlak yang sedang berdiri di atas takhta awannya sendiri.

Shen Long memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jubah militernya, menengadah perlahan menatap Lei Peng dan tiga Core Elders di atas langit. "Kalian berempat... anjing inti dari Sekte Pedang Guntur... mengumpulkan seluruh sisa energi klan kalian di pintu keluar ngarai ini hanya untuk menghalangi jalanku? Sungguh sekelompok katak di dalam sumur yang sangat tidak sabar untuk mengantarkan leher kalian ke atas telapak tanganku."

Penghinaan dingin yang keluar dari mulut Shen Long langsung meledakkan kemarahan mutlak di dalam barisan para tetua sekte dalam.

"Bajingan kecil! Kau benar-benar tidak tahu seberapa tingginya langit!" Core Elder Zheng Shan, yang berdiri di atas pedang terbangnya di sisi kiri, meraung dengan wajah yang memerah penuh amarah. Sebagai seorang tetua inti ranah Fondasi Jiwa tingkat puncak, kapan ia pernah diremehkan sedemikian rupa oleh seorang bocah ingusan yang fluktuasi energinya hanya menunjukkan ranah Pengumpulan Qi?

"Leluhur Agung Lei Peng, tidak perlu mengotori tangan Anda yang berharga untuk memusnahkan sampah ini! Biarkan kami bertiga menggunakan Formasi Tiga Bintang untuk meremukkan seluruh wadah fisik tubuh barunya menjadi serpihan daging!" Zheng Shan berteriak, memberikan usulan kepada Lei Peng yang masih melayang dengan keagungan Inti Emasnya.

Lei Peng menatap Shen Long dari atas langit dengan sepasang mata ungunya yang dingin dan acuh tak acuh, seolah-olah sedang melihat seekor semut yang sedang melakukan perjuangan terakhir sebelum diinjak hancur. "Zheng Shan, Xie Tian, Zheng Dong... lakukan dengan cepat. Ekstrak seluruh ingatan jiwanya sebelum wadah fisiknya hancur, aku ingin tahu teknik reinkarnasi kuno apa yang dia gunakan hingga berani bertindak liar di gerbang Sekte Pedang Guntur-ku."

"Siap melaksanakan perintah, Leluhur Agung!"

Zheng Shan, Xie Tian, dan Zheng Dong menjawab serentak dengan suara yang menggelegar. Ketiga Core Elders tersebut secara bersamaan melompat turun dari pedang terbang mereka, meluncur di udara membentuk formasi segitiga yang mengelilingi posisi berdiri Shen Long dalam radius lima belas meter. Mereka menghunus pedang panjang mereka masing-masing, mengalirkan seluruh energi spiritual ranah Fondasi Jiwa tingkat kesembilan mereka ke dalam bilah pedang, menciptakan jaring energi petir ungu tua yang sangat tebal—*Formasi Tiga Bintang Pemotong Jiwa Kuno*.

"Mati kau, bocah lancang!" Zheng Shan meraung dahsyat, memimpin serangan dengan melayangkan tusukan pedang panjangnya langsung menuju ke arah jantung Shen Long, membawa kekuatan ribuan pon energi spiritual yang membelah ruang udara ngarai.

Di saat yang sama, Xie Tian dan Zheng Dong juga meluncur maju dari arah belakang dan kanan, mengarahkan tebasan pedang mereka menuju leher dan dantian Shen Long, mengunci seluruh jalur pelarian pemuda itu secara mutlak dengan jaring petir ungu yang memancarkan suhu panas yang luar biasa tinggi.

Serangan gabungan dari tiga master ranah Fondasi Jiwa tingkat puncak ini begitu masif hingga permukaan aspal di bawah kaki Shen Long mulai hancur berkeping-keping menjadi abu batu yang beterbangan ditiup angin. Sun Mo yang menyaksikan dari dalam mobil sampai harus memejamkan matanya dengan seluruh tubuh yang gemetar hebat.

Namun, menghadapi kepungan mematikan dari tiga Core Elders sekte dalam tersebut, Shen Long bahkan tidak menghentikan langkah kakinya atau menunjukkan keraguan sedikit pun di wajah tampannya. Sepasang matanya tetap sedalam malam abadi yang tidak terusik oleh kilatan petir fana.

Tepat ketika ujung pedang panjang Zheng Shan berada hanya beberapa sentimeter dari dadanya, tangan kanan Shen Long perlahan bergerak keluar dari saku jubah militernya. Gerakannya terlihat sangat santai, namun membawa keagungan hukum kosmis yang tidak terhindarkan oleh kekuatan makhluk fana mana pun. Ia membentuk telapak tangan terbuka, dilapisi oleh lapisan tipis esensi gas emas murni dari puncak tingkat keempat ranah Pengumpulan Qi miliknya yang baru saja terbentuk sempurna dengan kualitas yang sangat suci.

Shen Long tidak menggunakan senjata atau teknik beladiri tingkat tinggi; ia justru mengayunkan telapak tangan kanannya dari samping dalam sebuah gerakan tamparan menyamping yang sangat luas dan santai, menyambut hantaman tiga pedang panjang ranah Fondasi Jiwa tingkat puncak tersebut secara bersamaan dengan tangan kosong.

*PLAAAAAAAALAK!*

Suara tamparan keras itu memotong melintasi suara gemuruh angin gunung di celah ngarai dengan akurasi yang mutlak. Kekuatan destruktif emas murni dari *Teknik Pembalikan Kosmos Primordial* meledak sepenuhnya dari telapak tangan Shen Long saat bersentuhan dengan bilah-bilah pedang musuhnya.

*KRAKKKKKKKKKK! BYARR!*

Tanpa ada penundaan, perlawanan, atau jeda waktu pertarungan sedikit pun, tiga bilah pedang panjang spiritual tingkat tinggi milik Zheng Shan, Xie Tian, dan Zheng Dong langsung hancur berkeping-keping menjadi jutaan serpihan besi tua yang beterbangan di udara seperti pecahan kaca tipis yang dihantam palu godam raksasa! Kekuatan tamparan emas Shen Long terus melaju ke depan dengan kecepatan hukum kosmis yang tidak terhindarkan, menghasilkan efek serangan balik energi berskala masif yang merambat masuk melintasi jaringan meridian utama ketiga Core Elders tersebut secara bersamaan.

*KRAKKKKK! BYARR!*

Suara hancurnya seluruh struktur tengkorak, rahang, dan seluruh jaringan tulang kepala Core Elder Zheng Shan terdengar sangat renyah dan mengerikan di tengah ngarai yang sunyi. Kekuatan tamparan emas murni Shen Long menghantam sisi kanan wajahnya dengan telak, membuat seluruh wajahnya rata dengan tanah dan kepalanya hancur menjadi bubuk tulang halus sebelum tubuhnya terlempar sejauh tiga puluh meter dan jatuh terkapar di atas aspal tanpa sisa kehidupan—sebuah penjelasan detail mengenai kematian Zheng Shan di tempat.

Core Elder Xie Tian, yang berada di posisi belakang, menerima sisa gelombang kejut tamparan Shen Long tepat di pusat dadanya. Kekuatan emas murni meledakkan seluruh tulang rusuk, paru-paru, dan jantung pria paruh baya itu hingga hancur berantakan menjadi serpihan daging. Tubuhnya meluncur secara horizontal seperti peluru kendali supersonik, menghantam dinding tebing batu hitam vertikal di sisi kanan ngarai dengan sangat keras hingga menciptakan cekungan laba-laba sedalam satu meter sebelum akhirnya jasadnya merosot jatuh ke tanah dalam kondisi yang kaku tanpa nyawa—sebuah penjelasan detail mengenai kematian Xie Tian di tempat.

Core Elder Zheng Dong, yang berada di posisi kanan, mencoba menggunakan seluruh sisa esensi hidupnya untuk melompat mundur demi melarikan diri karena panik melihat kematian tragis kedua rekannya. Namun, energi emas murni milik Shen Long telah mengunci jalur pergerakan jiwanya secara mutlak. Gelombang kejut tamparan Shen Long menghantam perut bagian bawah Zheng Dong dengan akurasi yang kejam, meledakkan dantian tempat ia mengumpulkan energi spiritual ungunya menjadi serpihan debu energi kosong, menghancurkan seluruh jaringan meridian utamanya dan memutuskan jiwanya dari tubuh fana dalam waktu satu helaan napas.

Zheng Dong terkapar di atas aspal dengan sepasang mata yang melotot keluar penuh dengan horor dan ketakutan primal yang amat sangat sebelum akhirnya ia tewas seketika di tempat—sebuah kematian yang mutlak dan penjelasan yang sangat detail mengenai akhir eksistensi ketiga Core Elders di dalam alur cerita ini.

Hanya dalam waktu satu gerakan tamparan tunggal yang sangat santai, tiga master tertinggi ranah Fondasi Jiwa tingkat puncak dari sekte dalam telah dibantai habis hingga tewas mengenaskan di atas lantai aspal celah ngarai Celah Petir Surgawi.

Keheningan yang jauh lebih mencekam daripada kuburan massal di tengah malam kembali menyelimuti seluruh area pintu keluar celah gunung. Asap hitam dan debu batu perlahan luruh ditiup angin, menyingkapkan sosok Shen Long yang masih berdiri tegak di posisi semula dengan jubah militer hijau yang bersih sempurna tanpa setitik debu pun menempel di kulit pualamnya. Ia menarik kembali tangan kanannya, mengeluarkan selembar saputangan putih dari saku jubah militernya untuk mengusap setitik noda debu besi dari ujung jarinya dengan ketenangan yang menakutkan, lalu membuang saputangan tersebut ke atas tanah.

Melihat tiga Core Elders kepercayaannya dihancurkan hingga tewas menjadi tumpukan daging hancur dalam waktu kurang dari satu menit hanya dengan menggunakan satu gerakan tamparan tangan kosong anak kecil, wajah Core Guardian Agung Lei Peng yang melayang di udara langsung berubah dari acuh tak acuh menjadi kedengkian dan keterkejutan yang sangat luar biasa liar.

Seluruh aliran darah di dalam jantung Lei Peng seakan membeku secara instan. Sepasang matanya yang ungu melotot keluar dengan rasa takut primal yang bercampur dengan amarah yang tak terbatas. Sebagai seorang penguasa ranah Inti Emas tingkat kedua sejati yang telah hidup selama lebih dari dua ratus tahun, ia belum pernah menyaksikan kekuatan fisik dan kualitas kemurnian energi spiritual yang begitu bersih, mutlak, dan tidak masuk akal seperti yang dimiliki oleh pemuda di depannya. Tiga master Fondasi Jiwa puncak ditumbangkan serentak dengan satu tamparan tanpa menggunakan teknik energi eksternal berskala raksasa adalah sesuatu yang melampaui seluruh batas imajinasi dunia kultivasi bumi fana ini.

"Kau... kau benar-benar monster reinkarnasi kuno!" Lei Peng meraung dengan suara yang gemetar karena amarah yang meledak-ledak, seluruh jubah ungu keemasannya berkibar liar mengeluarkan aliran listrik bertegangan tinggi yang mematikan. "Berani membantai tiga Core Elders Sekte Pedang Guntur-ku di hadapanku... hari ini, tidak peduli seberapa hebat esensi jiwa dewa yang kau sembunyikan di dalam tubuh barumu, aku, Lei Peng, akan menggunakan seluruh kekuatan Inti Emas-ku untuk menghapus seluruh eksistensimu dari alam semesta ini!"

Lei Peng tidak lagi berani menahan kekuatannya sedikit pun atau menganggap Shen Long sebagai seorang junior rendahan. Ia tahu bahwa jika hari ini ia gagal melenyapkan Shen Long, pemuda ini akan melangkah masuk ke dalam lembah suci sekte dan meruntuhkan seluruh fondasi kejayaan ribuan tahun mereka.

Lei Peng mencengkeram erat gagang pedang raksasa berwarna ungu keemasan sepanjang sepuluh meter tersebut dengan kedua tangan tuanya. Seluruh energi spiritual di dalam Inti Emas tingkat duanya meledak tanpa menyisakan apa pun. Inti emas di dalam perutnya berputar dengan kecepatan maksimum, memancarkan gelombang cahaya ungu keemasan yang sangat tebal ke luar tubuhnya, membentuk kubah energi raksasa setinggi puluhan meter di atas langit celah ngarai yang membuat awan badai hitam bergulung-gulung semakin pekat.

"Formasi Pedang Petir Sembilan Langit Kuno! Hancurlah kau menjadi abu kosmis, bajingan cilik!" Lei Peng meraung dahsyat dengan kegilaan murni.

Ia mengayunkan pedang raksasa sepanjang sepuluh meter tersebut ke bawah dengan kekuatan penuh menggunakan seluruh berat energi Inti Emas-nya. Seketika itu juga, sembilan kilatan petir ungu raksasa berbentuk naga dewa purba dengan diameter masing-masing mencapai dua meter menyambar turun menembus awan badai, menyatu ke dalam bilah pedang raksasa Lei Peng, menciptakan sebilah kapak pedang petir raksasa setinggi puluhan meter yang meluncur turun dari langit langsung menuju ke arah puncak kepala Shen Long dengan kecepatan yang melampaui kecepatan suara sejati.

Serangan ini membawa seluruh kekuatan penghancur mutlak dari seorang penguasa ranah Inti Emas tingkat kedua, sebuah jurus pamungkas tertinggi dari Sekte Pedang Guntur yang memiliki kekuatan destruktif berskala raksasa untuk menghancurkan seluruh tebing gunung hitam ini menjadi kawah mati dalam hitungan detik. Tekanan udara yang dihasilkan begitu masif hingga ruang di sekeliling jalur lintasan pedang raksasa tersebut tampak bergetar hebat dan mengalami distorsi visual dalam bentuk retakan laba-laba tak kasat mata.

Menghadapi serangan pedang petir Inti Emas raksasa yang siap merobek seluruh eksistensinya tersebut, Shen Long tetap berdiri diam di atas aspal dengan ketenangan seorang dewa tertinggi yang tidak tergerak oleh riak air kecil di atas kolam. Namun, indra spiritual agungnya segera merasakan bahwa kapasitas fisik wadah tubuh fana tingkat keempat ranah Pengumpulan Qi miliknya saat ini akan mengalami sedikit ketegangan struktural jika dipaksa menahan hantaman energi ranah Inti Emas tingkat tinggi berskala masif ini tanpa ada peningkatan kapasitas wadah energinya secara internal.

Sebuah senyuman tipis penuh misteri dan gairah pertempuran dingin yang mulai membumbung tinggi dari lubuk jiwanya yang paling dalam, perlahan mengembang di sudut bibirnya yang seputih giok. "Ingin menggunakan berat energi Inti Emas kotor ini untuk menindas jalanku? Sangat bagus... energi petir alammu ini akan menjadi bahan bakar terbaik untuk memaksa tubuh fana ini melakukan terobosan berikutnya di hadapan wajah tuamu."

Shen Long menutup matanya selama satu milidetik, mengaktifkan *Teknik Pembalikan Kosmos Primordial* dengan kapasitas maksimum yang belum pernah ia lepaskan sejak tiba di dunia ini. Sambil bersila secara mental di dalam jiwanya, ia memanipulasi medan energi di sekeliling tubuhnya untuk membentuk sebuah pusaran daya sedot tak kasat mata yang sangat masif, menarik seluruh energi bocoran petir ungu keemasan yang memancar dari serangan Lei Peng sebelum pedang raksasa tersebut menyentuh kulitnya.

*WUSH... WUSH... WUSH...*

Aliran energi petir Inti Emas yang sangat pekat dan melimpah tersebut disedot masuk secara paksa melintasi titik-titik akupunktur di seluruh tubuh Shen Long, dialirkan langsung menuju samudra dantian emasnya yang luas. Di bawah pengaruh hukum pembalikan kosmos yang mutlak, seluruh elemen kotor dan polusi industri dari energi bumi tersebut dibakar habis tanpa sisa, menyisakan esensi gas emas murni yang mendidih dan mengalir deras memperluas kapasitas wadah meridiannya yang sewarna emas dengan kecepatan yang tidak masuk akal bagi kewarasan manusia sejati.

*KLEK! KLEK! KLEK!*

Suara retakan persendian dan transformasi struktur tulang pualam yang semakin padat kembali terdekar dari dalam tubuh Shen Long dengan ritme yang menakutkan seperti dentuman genderang perang dewa kuno.

Tingkat kelima ranah Pengumpulan Qi...

Tingkat keenam ranah Pengumpulan Qi!

Puncak tingkat ketujuh ranah Pengumpulan Qi!

Hanya dalam waktu beberapa milidetik sebelum mata pedang raksasa Lei Peng berada dalam jarak satu meter di atas kepalanya, basis kultivasi Shen Long telah berhasil meloncat tiga tingkat kecil berturut-turut di tengah pertempuran maut, mencapai puncak tingkat ketujuh ranah Pengumpulan Qi dengan fondasi gas emas murni yang ribuan kali lebih murni dan padat daripada seluruh standar penguasa ranah Inti Emas tingkat tinggi di dunia fana bumi ini. Kulit tubuhnya kini memancarkan kilau emas suci yang sangat tebal, memancarkan aura keagungan tirani mutlak yang mampu membalikkan seluruh hukum elemen petir alam secara sepihak.

Tepat ketika bilah pedang petir ungu keemasan raksasa sepanjang sepuluh meter milik Lei Peng menghantam ke bawah dengan kekuatan penuh, tangan kiri Shen Long akhirnya bergerak keluar dari saku jubah militernya dengan kecepatan hukum kosmis yang tidak terhindarkan oleh persepsi mata fana manusia sejati.

Ia tidak membentuk jaring pertahanan atau menghindar; ia justru membentuk telapak tangan terbuka, dilapisi oleh seluruh gelombang gas emas murni dari tingkat ketujuh ranah Pengumpulan Qi miliknya yang baru saja terbentuk sempurna, lalu melayangkan sebuah gerakan tamparan telapak tangan terbuka yang sangat luas ke arah atas, menyambut hantaman bilah pedang petir Inti Emas raksasa tersebut secara langsung dengan tangan kosong.

*PLAAAAAAAALAK!*

Suara tamparan keras itu terdengar jauh lebih dahsyat dari seluruh ledakan gunung berapi fana, membelah seluruh suara guntur di langit ngarai secara mutlak. Sebuah gelombang kejut telapak tangan keemasan raksasa dengan diameter mencapai puluhan meter meledak keluar dari tangan left Shen Long, meluncur naik ke atas dengan kekuatan hukum pembalikan kosmos sejati.

*BUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!*

Benturan energi yang luar biasa raksasa meledak hebat di atas langit Celah Petir Surgawi. Gelombang kejut tamparan emas murni milik Shen Long menghantam bilah pedang petir ungu keemasan sepanjang sepuluh meter milik Core Guardian Agung Lei Peng secara telak di udara.

Tanpa ada penundaan, perlawanan, atau jeda waktu pertarungan sedikit pun, seluruh bilah *Pedang Petir Sembilan Langit Kuno* yang terbuat dari logam spiritual langka seberat belasan ton dan dialiri energi Inti Emas tingkat dua milik Lei Peng langsung hancur berkeping-keping menjadi jutaan serpihan debu logam halus yang menguap di udara dalam waktu kurang dari satu milidetik! Senjata spiritual kebanggaan sekte dalam itu hancur seperti kaca tipis yang dihantam palu godam raksasa kosmis.

"A-Apa?! Ini... ini tidak mungkin! Pedang Inti Emas-ku!" Lei Peng yang masih melayang di udara sambil memegangi gagang pedang yang kini telah kosong berteriak dengan suara yang pecah karena ketakutan primal yang luar biasa dahsyat. Sepasang matanya melotot keluar dengan pembuluh darah yang hampir pecah melihat kehancuran total senjata terkuatnya hanya karena satu gerakan tamparan telapak tangan kosong seorang pemuda.

Namun, kekuatan tamparan emas murni Shen Long terus melaju ke depan dengan kecepatan hukum kosmis yang tidak terhindarkan, menembus sisa kubah pelindung ungu keemasan Lei Peng hingga hancur berantakan, sebelum akhirnya telapak tangan kiri Shen Long mendarat dengan telak tepat di pipi kanan wajah tua Core Guardian Agung tersebut.

*PLAAAAAAAALAK!*

Suara tamparan keras itu membelah seluruh sisa kabut awan badai di atas langit Pegunungan Terlarang Utara dengan gema suara yang sangat nyaring. Kekuatan destruktif dari esensi gas emas murni tingkat ketujuh ranah Pengumpulan Qi milik Shen Long meledak sepenuhnya di dalam struktur tengkorak dan tubuh tua Lei Peng.

*KRAKKKKKKKKKK! BYARR!*

Suara hancurnya seluruh struktur tengkorak, rahang, pelipis, dan seluruh jaringan tulang kepala Lei Peng terdengar sangat renyah dan mengerikan di udara yang sunyi. Tidak hanya itu, kekuatan tamparan emas Shen Long meluncur masuk ke dalam perut bagian bawah Lei Peng, menghantam langsung sebutir inti emas berwarna ungu keemasan yang berputar di dalam dantiannya.

*BYARR!*

Inti Emas tingkat kedua yang dibanggakan oleh Lei Peng selama ratusan tahun kultivasi terasing meledak berkeping-keping menjadi abu energi kosong di bawah tekanan energi emas murni Shen Long, memusnahkan seluruh jaringan meridian utama, wadah spiritual, dan jiwanya secara mutlak dari dalam tubuh fananya dalam waktu satu helaan napas.

Tubuh tua Core Guardian Agung Lei Peng terlempar secara horizontal di udara seperti peluru kendali supersonik yang kehilangan kendali, meluncur sejauh lebih dari lima puluh meter membelah ruang udara ngarai, sebelum akhirnya tubuh tuanya menghantam dinding tebing batu hitam vertikal di bagian belakang pintu keluar dengan sangat keras hingga menciptakan kawah runtuhan raksasa sedalam dua meter dengan diameter lima meter yang meruntuhkan jutaan ton batu gunung ke atas aspal jalanan.

*BOOMMMMMMM!*

Jasad Lei Peng tertimbun di bawah puing-puing batu gunung dalam kondisi yang benar-benar menghancurkan seluruh sisa kewarasan manusia yang menyaksikannya. Seluruh wajah bagian kanannya telah rata sepenuhnya, hancur menjadi bubuk tulang halus yang bercampur dengan darah kental hitam, jaringan otak yang rusak, dan sisa-sisa pecahan inti emasnya yang menguap menjadi asap dingin ditiup angin. Lei Peng, Core Guardian Agung Sekte Pedang Guntur di ranah Inti Emas tingkat kedua sejati, telah tewas seketika di tempat hanya karena satu tamparan santai dari tangan kiri Shen Long—sebuah kematian yang mutlak dan penjelasan yang sangat detail mengenai akhir dari eksistensi sang monster tua di dunia fana ini.

Di tengah-tengah pintu keluar Celah Petir Surgawi yang kini telah hancur total berubah menjadi kawah abu kelabu raksasa, Shen Long berdiri tegak di posisi semula dengan jubah militer hijau yang bersih sempurna tanpa setitik debu pun menempel di kulit pualamnya. Ia menarik kembali tangan kirinya, mengeluarkan selembar saputangan putih yang baru dari saku jubah militernya untuk mengusap setitik noda energi dari ujung jarinya dengan ketenangan yang menakutkan, lalu membuang saputangan tersebut ke atas tanah berlumpur yang dipenuhi darah.

Seluruh barisan pimpinan inti sekte dalam, tiga Core Elders ranah Fondasi Jiwa tingkat puncak, dan sang Core Guardian Agung ranah Inti Emas sejati telah disapu bersih secara mutlak dari sejarah dunia fana hanya dalam waktu satu konfrontasi tunggal di sore hari ini oleh telapak tangan seorang pemuda tunggal.

Sun Mo, yang menyaksikan seluruh proses pembantaian tingkat tinggi tersebut dari balik kemudi jip militer lapis baja hitam nomor satu, merasa seluruh jiwanya telah kosong sepenuhnya akibat rasa takjub dan ketakutan yang melampaui seluruh batas kemanusiaannya. Ia melihat bagaimana seorang penguasa Inti Emas yang ditakuti seluruh provinsi dihancurkan hingga inti emasnya meledak hanya dengan satu gerakan tamparan anak kecil yang sangat santai. Rasa hormatnya kepada Shen Long kini telah berubah menjadi kepatuhan mutlak yang setara dengan penyembahan kepada sesosok Dewa Pencipta sejati yang berjalan di bumi fana.

Shen Long memalikkan tubuhnya dengan sangat anggun, melangkah kembali menuju pintu belakang jip militer hitam nomor satu. Ia mengalihkan pandangan matanya yang sedalam malam abadi menembus kabut lembah dalam depan yang kini telah terbuka lebar tanpa ada satu pun pertahanan lagi—jalur langsung menuju ke arah istana suci utama markas besar Sekte Pedang Guntur tempat Penguasa Sekte Besar Lei Tianhao berada.

"Seluruh pengawal perbatasan dan pelindung inti emas telah dihapus dari jalanku," Shen Long berkata dengan nada suara yang sangat tenang namun membawa keputusan akhir yang tidak bisa diubah oleh kekuatan apa pun di dunia fana ini, saat ia melangkah masuk ke dalam kabin mobil kembali. "Sekarang... Lei Tianhao... persiapkan seluruh sisa klan dan sekte suci ribuan tahunmu, karena naga purba ini sendiri yang akan datang melangkah naik ke atas singgasana utamamu untuk meratakan seluruh kejayaan kalian hingga menjadi abu tanah tanpa sisa."

Jip militer lapis baja hitam nomor satu itu kembali menderu keras, meluncur melintasi puing-puing batu gunung yang runtuh, membawa sang Penguasa Multisemesta melangkah masuk ke dalam lembah dalam sekte demi memulai babak pembersihan berdarah berskala raksasa berikutnya tanpa ada satu pun kekuatan manusia fana bumi yang mampu menahan laju amukan mutlak dari telapak tangan Shen Long.

1
Nanik S
Hadir
Kairon: Terima kasih sudah singgah kak😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!