NovelToon NovelToon
Cinta Dan Belenggu

Cinta Dan Belenggu

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Dark Romance / Nikah Kontrak
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lenny Utami

[NIKAH KONTRAK]❗
[OBSESI] ❗
[DARK ROMANCE] ❗

start proses : Juni 2026-Ongoing

by Leni Utami

"Cinta yang seharusnya membuat Layla merasa bebas, justru menjadi rantai belenggu yang mengikat erat dirinya. Di antara kekuasaan dan luka masa lalu serta hasrat panas membara, ia terjebak di kobaran asmara yang gelap. Bayangan kelam masa lalu masih menghantuinya. Akankah ia bisa memilih melepaskan diri dari belenggu yang menyiksa batinnya atau memeluk belenggu itu selamanya?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CDB 9

Malam-malam berikutnya pun berlalu, hingga sampai akhirnya hari ulang tahun Zhao Lee tiba. Para ART sibuk menyiapkan pesta ulang tahun Tuanya dan dibantu oleh tim profesional. Pesta pun terlihat megah dan berkelas. Semua tamu yang datang menyiapkan kado mahal. Bahkan ART yang sudah lama bekerja  di sana menyiapkan kado yang mahal. Namun berbeda dengan Layla yang baru beberapa bulan bekerja di sana, ia belum punya uang sebanyak itu untuk memberikan kado mahal kepada majikannya. Ia hanya bisa menyiapkan kado kecil, sebuah saputangan berwarna lembut dengan bordiran inisial ZL di sudutnya. Dia menyiapkan kado itu dengan tangannya sendiri. Namun melihat semua kado yang mahal itu, ia merasa tidak percaya diri untuk memberikannya. Akhirnya dia berbohong kepada Tuannya bahwa dia lupa untuk menyiapkan kado. Namun Zhao Lee tau bahwa Layla berbohong. Disaat semua orang sedang sibuk berpesta, diam-diam Zhao Lee mengajak ngobrol Layla bedua. Zhao Lee penasaran kado apa sebenarnya yang sudah di siapkan Layla untuknya. Saat tau bahwa kado sederhana itu dibuat oleh tangan Layla sendiri, di dalam hatinya ia merasa sangat senang dan menghargai kado istimewa itu dengan ucapan terimakasih kasih yang tulus. Senyum merekah di wajah mereka. Momen yang begitu manis sampai-sampai tak ingin di lupakan oleh Zhao Lee.

Beberapa bulan kemudian tibalah hari ulang tahun Layla. Namun Layla lupa hari ulang tahunnya sendiri, dia sangat sibuk bekerja. Saat Layla pulang kerja dari toko bunga, ia di kejutkan oleh pesta ulang tahun kecil yang di siapkan oleh bibi Tari dan yang lainnya. Ternyata mereka sengaja belum pulang untuk merayakan ulang tahun Layla dengan pesta kecil. Layla di buat terharu oleh mereka, dan ternyata di sana juga ada Zhao Lee. Kehadirannya membuat Layla agak canggung.

"Selamat ulang tahun Layla" ucap bibi Tari kemudian di susul oleh yang lainnya.

"Terimakasih, kalian sangat baik sekali. Terimakasih Tuan Zhao Lee" ucap Layla tulus.

Kemudian Zhao Lee mendekati Layla untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan memberikan kado yang sudah di siapkan. "Selamat ulang tahun Layla, ini kadonya. Terimalah" ekspresi dan intonasinya datar.

Layla menoleh melihat bibi Tari dan yang lainnya. Mereka mengisyaratkan bahwa tidak apa-apa untuk menerima kado itu. Kemudian Layla pun menerimanya.

"Terimakasih Tuan Zhao Lee, terimakasih atas kebaikan anda," kata Layla tersenyum sambil menerima kado itu.

"Bukalah" perintah Zhao.

"Baik, Tuan," Layla menganggukan kepala.

Kemudian Layla membuka kado itu dan isinya ternyata sebuah jepit rambut berwarna emas dengan lambang burung Phoenix di ujungnya designnya juga terlihat kuno. Layla pun bingung kenapa jepit rambut yang berharga itu di berikan padanya.

"Maukah kau menerima dan memakainya?" tanya Zhao Lee pada Layla.

Para maid berbinar-binar melihat momen itu karena sepertinya mereka tau maksud dan tujuan Tuan Zhao Lee memberikan itu pada Layla. Karena jepit rambut itu adalah lambang keluarga.

"Saya sangat menghargai hadiah anda Tuan, tapi apakah ini tidak terlalu berlebihan. Sepertinya ini emas asli," ucap Layla polos.

Zhao Lee memalingkan muka dan mengapalkan tangannya dengan erat, ia kesal karena menduga lamaran pernikahan yang kedua gagal. Bibi Tari yang tau perasaan Tuan Zhao Lee kepada Layla buru-buru mencari alasan bahwa itu hal yang wajar jika bekerja di sini.

"Layla, tidak apa-apa. Ini hal yang wajar saat bibi berulang tahun yang ke 40 bibi dihadiahi emas murni seberat 20 gram. Itu sebagai bentuk apresiasi Tuan atas kinerjaku. Jadi ini wajar, terimalah" bibi Tari meyakinkan Layla sambil tersenyum.

"Tapi bibi kan sudah sangat lama bekerja di sini sedangkan saya baru satu tahun. Apa ini pantas?"

Tiba-tiba Zhao Lee mengeluarkan intonasi yang tinggi dan itu membuat semua orang terkejut. Layla pun jadi takut padanya, "Banyak omong!! Jadi kau mau terima atau tidak?!!!"

"Aa..., ba-baiklah sa-saya terima" dengan terbata-bata Layla menerimanya, walaupun dalam hatinya ragu.

Kemudian Zhao Lee mengambil jepit rambut itu dan memasangkannya ke rambut Layla sebagai simbol bahwa lamaran telah di terima. Namun tetap saja dengan ekspresi wajah Zhao Lee yang dingin. Para maid pun bersorak gembira. Tetapi Layla menganggap itu hanya sebagai kado biasa dan bukan berarti apa-apa karena dia tidak tau makna yang tersirat di dalamnya. Setelah menyelesaikan upacara lamaran yang sangat singkat itu, Zhao Lee memerintahkaan semuanya bubar agar semua bisa beristirahat.

Beberapa hari kemudian Layla mendapat kabar dari adiknya bahwa ayah mereka masuk rumah sakit dan butuh biaya yang tidak sedikit, saat itu Layla tidak punya uang sebanyak yang di minta rumah sakit.

Terbesit di pikiran Layla untuk meminjam pada Tuan Zhao Lee. Inilah awal dari kisah pernikahan kontrak yang posesif untuk Layla. Perangkap yang di pasang Zhao Lee untuk Layla berhasil. Itulah cara curang Zhao Lee mendapatkan Layla, yaitu dengan uang dan kekuasaan. Layla berhasil mendapat uang pinjaman sebesar 50.000 dolar dari Tuan Zhao Lee untuk biaya rumah sakit..

Namun yang lebih menyakitkan lagi Zhao Lee menagih uang denda kerugian perusahaan sebesar 1 juta dolar itu pada Layla. Ia terkejut bahwa pabrik yang sebelumnya tempat ia bekerja adalah anak perusahaan dari Zhao Lee. Layla merasa tak sanggup untuk membayar semua denda dan hutang itu, kemudian Tuan Zhao mengusulkan Layla untuk menukarkan dirinya dengan uang kepada Zhao Lee. Layla merasa harga dirinya di injak-injak dan di tenggelamkan ke dasar palung Mariana. Sangkar emas sudah di siapkan Zhao Lee untuk Layla, Apakah pada akhirnya Layla akan menerima atau berhasil kabur dari Zhao Lee?

"Sebenarnya ada satu cara cepat untuk melunasi hutang-hutang itu Layla. Bagaimana jika kau tawarkan saja dirimu pada ku. Aku ingin kau menandatangani kontrak pernikahan dengan ku. Setiap kali kau memenuhi kewajiban mu sebagai istriku, sebagian hutang mu akan ku hapus. Bagaimana?" bisik Zhao Lee di telinga Layla sambil tersenyum tipis.

Layla menahan air mata agar tidak jatuh, dia marah pada diri sendiri karena ketidakberdayaan nya itu. Kemudian Zhao Lee melanjutkan perkataannya yang lebih menghinakan Layla.

"Apa kau yakin bisa melunasi hutangmu dalam waktu yang singkat, jika kau menolak tawaran ku, Layla. Penjara yang dingin telah menunggu mu,'' kata Zhao Lee mengintimidasi.

Layla mengigit ujung bibirnya, dia berpikir sejenak untuk mengambil keputusan yang sulit. Di sisi lain jalan yang di tempuh tidak mungkin terjadi jika waktu yang di berikan terlalu singkat, di sisi lain jalan tercepat penuh resiko dan harga dirinya terhina. Serta resiko yang lebih besar adalah ia bisa mencoreng nama keluarganya jika praktik ini terbongkar ke publik.

"Kalau memang aku harus menjual diriku, setidaknya jangan membuat pengorbanan ini terasa begitu murah.'' kata Layla dengan mata yang berkaca-kaca dan hati yang hancur. Sekali lagi dunia bertindak tidak adil untuknya ujar Layla.

"Ketahuilah Layla. Aku adalah orang yang adil," Zhao Lee tersenyum tipis nan licik.

Layla tidak berdaya. Ia menyetujuinya meskipun hatinya hancur berkeping-keping. Jauh di lubuk hatinya dia tak ingin menjadi wanita tak bermoral.

Akhirnya kesepakatan pun terjadi. Senyum sumringah tergambar di wajah Zhao Lee. Untuk pertama kalinya Zhao Lee merasa Layla tak akan bisa pergi darinya. Bukan karena cinta namun karena keadaan yang mendesak, dan bagi Zhao Lee itu sudah cukup untuk saat ini.

"Aku salah telah menolong orang ini waktu itu, ternyata dia seorang yang tidak tau malu!" kata Layla dalam hati.

Layla masuk kamar lalu mengunci pintu dan menangis sejadi-jadinya, ia menutupi suara tangisnya dengan bantal agar tidak menimbulkan bising. Di balik pintu kamar yang tertutup rapat, Zhao Lee berdiri beberapa saat tanpa mengetuk, terdengar suara tangis lirih di balik dinding. Zhao Lee tersenyum tipis, "perlahan rencanaku berjalan lancar,'' ucap Zhao Lee dalam hati.

"Layla Nurmala,'' ucap Zhao Lee lirih.

Nama itu ia ulangi sekali lagi, seolah sedang mengukir nama itu di dalam hatinya. Kemudian ia berjalan meninggalkan Layla yang sedang menikmati kesedihannya. Tanpa Layla tau dia sudah masuk ke sangkar emas yang di buat Zhao Lee.

...****************...

1
Lenny Utami
terimakasih support nya...😭
Tulisan__mawar
Lanjut semangat.
Tulisan__mawar
Layla kamu sangat baik🥹
Tulisan__mawar
Kak soal jalan ceritanya aku suka, tapi terlalu panjang paragraf nya kak.
Tulisan__mawar
Bullying ini namanya. benar itu, mereka hanya iri padamu.
Tulisan__mawar
Ngeselin emang punya mertua nggak tahu malu gitu. kasian loh anak-anaknya, Itu cucu-cucu mu buk.
Tulisan__mawar
Itu memang benar, akhir-akhir ini terasa sangat panas, sangat panas bahkan.
onimaru rascall
up 10 bab di hari Sabtu nanti aku gift kopi🤫🤫🤫
Lenny Utami: hiikkkkssss😭
total 3 replies
Lenny Utami
sudah bagus tapi harus banyak belajar lagi, semangat untuk diriku. aku bangga pada aku
Lenny Utami
terimakasih koreksinya
Lenny Utami
iya...💪
The_D
pelajari lagi dialog tag yah
Nova Indriyani
Semangat /Angry/
Lenny Utami: terimakasih atas dukungannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!