NovelToon NovelToon
Jeff Posesif Mafia

Jeff Posesif Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: DeviPuspitaSari

WARNING ⚠️⚠️⚠️⚠️


BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!

"Jika kau membuat kesalahan maka aku akan menghukum mu dengan membuatmu berteriak memanggil namaku saat berada di bawahku. Mengerti, Sayang?"

"Tidak ada yang boleh menyakiti Sabrina-ku, bahkan hanya seujung kuku!"

"Aku akan menembak tanganmu hingga hancur jika kau berani menyentuh gadisku!"

"Aku bisa mengukir namaku sendiri di tubuhmu agar kau tahu jika kau adalah milikku."

Jeff Maverick, di kenal sebagai mafia dingin dan kejam yang di takuti oleh musuhnya. Hidupnya selalu tentang bagaimana dia bisa hidup tanpa kata 'kekalahan.' Namun tanpa sengaja dia jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah menolongnya. Berbagai cara Jeff lakukan agar bisa mendekati gadis itu yang sudah membuatnya tergila-gila.

Bahkan obsesinya di luar dugaannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

empat belas

...Jeff tersenyum. Sebelum akhirnya memperkenalkan dirinya....

..."Oh, aku lupa belum memperkenalkan diriku....

..." Jeff melonggarkan dasinya dan melepaskan satu kancing kemejanya. "Kalian yakin ingin tahu siapa aku? Kalian tidak akan menyesalinya nanti?"...

...Mereka semakin di buat penasaran oleh Jeff yang kini malah melangkah dan meraba-raba dinding....

...Ruangan itu hanya di terangi oleh cahaya remang-remang yang di letakkan di dekat mereka saja....

...Jadi ke dua pria itu tidak bisa melihat kondisi tempat itu....

...Jeff menghentikan langkahnya saat tangannya meraih sesuatu....

...Lalu dia menekan tombol itu yang merupakan saklar lampu. Dalam hitungan detik, ruangan itu langsung menjadi terang....

...Namun bukannya membuat suasana lebih tenang, ke dua orang itu malah semakin panik saat melihat tulisan besar di dinding itu....

..."Je-jeff Maverick?" Jantung mereka seakan berhenti berdetak saat itu juga....

...Terlihat sebuah tulisan di dinding yang terlihat jelas jika tulisan itu di buat menggunakan darah....

...Aroma anyir mulai tercium di sekitar, padahal tadi mereka tidak merasakannya....

...Jeff malah tertawa. "Aku tidak sabar untuk bersenang-senang dengan kalian, besok....

...Tentunya bersama Xander." Jeff menyeringai yang membuat ke dua pria itu langsung mati kutu....

...***...

...Damian baru saja tiba setelah Jeff memanggilnya untuk datang ke Mansion nya....

...Terlihat Jeff yang berada di ruang senjata dan terlihat sedang memeriksa beberapa senjatanya....

..."Ada apa kau memanggilku pagi-pagi begini. Aku lihat kau baik-baik saja, apa ada sesuatu?"...

...Jeff menoleh dan berjalan menghampiri Damian....

..."Pilihkan aku satu senjata. Yang ini, atau yang ini saja?...

..." Jeff mengangkat ke dua tangannya yang memegang masing-masing senjata api. Bentuknya tidak sama, ukurannya pun berbeda. Dan tentu saja fungsinya juga berbeda....

...Damian menatap ke dua senjata itu. "Apa kau akan berperang? Aku tahu ini senjata yang sangat jarang kau gunakan jika bukan untuk musuh besar."...

...Jeff tertawa datar. "Aku akan menembak mati Pak tua itu jika dia menyakiti Sabrina."...

..."Pak tua? Apa yang kau maksud adalah Tuan Eric?"...

...Jeff mengangguk dan berjalan ke tempat senjata lainnya....

..."Kau gila? Kau akan menembak Ayahmu sendiri?" Damian tampak terkejut....

..."Kenapa kau begitu terkejut? Apa ini pertama kalinya kau tahu aku akan membunuh orang?"...

...Damian semakin tak habis pikir dengan jalan pikiran Jeff. "Tapi mengapa kau akan menembak Tuan Eric? Aku lihat kalian tidak terlalu berkonflik, hanya saja sering berdebat."...

...Jeff duduk di sebuah kursi tunggal. "Pak tua itu datang menemui ku saat aku bersama Sabrina. Dia mengancamku, jika aku tidak mengurus perusahaannya maka dia akan berbuat nekat. Dan aku tahu ancaman itu menjadikan Sabrina sebagai kelemahanku....

..." Jeff melirik ponselnya. Dia tadi mengirimkan satu pesan pada Sabrina yang berisi sapaan selamat pagi. Dan Sabrina belum membalasnya....

...Damian menghela napasnya....

..."Jeff, menurutku kau tidak harus mengambil langkah tanpa memikirkan resikonya. Aku yakin jika Tuan Eric tidak akan menyakiti Sabrina jika kau tidak membuatnya marah. Walaupun begitu, aku juga yakin jika Ayahmu tidak akan menyakiti orang yang tidak bersalah."...

..."Semalam, sebuah mobil mengikuti kami. Dan aku yakin jika itu adalah suruhan Pak tua itu."...

...Damian terdiam. Dia juga tidak bisa mengatakan sesuatu jika tidak tahu kebenarannya....

...Jeff memang sering meminta sarannya, namun tidak banyaknya Damian tahu jika Jeff hanya ingin memastikan apakah jalan pikiran mereka sama....

..."Aku mengerti maksudmu, Jeff. Aku juga tidak bisa berbuat banyak. Tapi aku sangat heran, apa kau begitu menyukai gadis itu sampai kau segitunya?"...

...Jeff tersenyum begitu tipis. "Aku sangat suka saat melihatnya tersenyum. Aku sangat suka saat melihat dia tertawa begitu lepas. Tapi jantungku terasa aneh saat berada di dekatnya, namun aku sangat menyukai hal itu."...

...Jeff melihat ponselnya menyala dan ternyata ada balasan dari Sabrina. "Aku juga sangat marah dan tidak terima jika ada seseorang yang mendekatinya, yang ku maksud adalah seorang pria....

...Aku tidak suka saat melihat dia tertawa dan membiarkan pria lain merangkul bahunya."...

..."Aku ingin selalu menjaganya. Aku begitu marah saat tahu ada seseorang yang menyakitinya....

1
Alex
lnjut Thor
aku suka
aku suka🥰
vii: iya maksih jangn lupa mampir karyaku yang lain 😍
total 1 replies
vii
hai gaiss jangn lupa like Ama komentar yaa😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!