update tiap hari;)
Risa adalah dokter bedah saraf yang sangat bagus dirumah sakit yang bernama Telaksi ,
walaupun Risa dokter baru dirumah sakit itu tapi dia sudah dianggap tangan kanan dari rumah sakit itu karena keahliannya membedah pasien dirumah sakit'itu semakin membuat rumah sakit itu maju.
suatu hari, dimana anak direktur rumah sakit itu datang setelah lama bekerja di rumah sakit John hospital di Amerika, dia bernama adit, setelah 2 tahun adit pergi dari rumah sakit Telaksi. Adit kembali bekerja di rumah sakit ayahnya. karna permintaan ayahnya.
adit sangat terkenal akan akan keahlian juga di bidang bedah saraf.
mau tau kelanjutannya,? yuk baca novel nya
jangan lupa untuk kasih , vote, like'serta komentar, karna ini karya pertama aku.
mohon dukungan nya.
jangan lupa follow ig author.
@yuvita_n
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuvita Natalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Dirumah sakit Telaksi, terlihat lah dokter repan dan dokter Reni yang sibuk melakukan diagnosis tumor kelenjar hipofisis yang dialami pasien nya. Dokter repan dan dokter Reni menanyakan riwayat pasien dan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik termasuk pemeriksaan saraf dan mata.
Setelah itu, dokter repan dan dokter Reni melakukan pemeriksaan penunjang kepada pasien seperti;
MRI dan CT scan, tes ini digunakan untuk mengidentifikasi lokasi dan mengukur besarnya tumor.
Tes darah dan urine, untuk mengukur kadar hormon dan tubuh.
Dan biopsi, untuk memastikan apakah tumor itu bersifat ganas, atau tidak.
"Seperti nya kita harus segera mengoperasi nya." ucap dokter repan setelah melihat hasil riwayat pasien itu.
"iya, sebelum terlambat" ucap dokter Reni
Dokter repan dan dokter Reni pun , kembali pergi keruang Bangsal menemui pasien itu. dan terlihat lah suami pasien yang duduk menjaga nya disamping pasien. Dokter repan dan dokter Reni pun berjalan menuju ke arah pasien itu berada.
"Dokter bagaimana istri saya selanjutnya."? tanya pak Amin suami pasien itu.
"Hasil dari pemeriksaan kami, tumor pasien masih jinak belum ganas. jadi agar tumor tidak menyebar luas kami ingin mencegah nya melalui pengakatan atau pengecilan tumor dan pengembalian kadar hormon ke posisi normal, dengan cara pembedahan." kata dokter repan. menjelaskan hasil riwayat pasien itu kepada suami pasien pak amin.
"Jadi istri saya harus dibedah sekarang ya dok."? tanya pak Amin.
"iya, ini surat persetujuan wali yang harus bapak tanda tangani" ! perintah dokter repan dengan memberikan kertas persetujuan itu kepada pak amin.
"Baiklah" kata pak amin. dengan segera pak amin menanda tangani surat itu. setelah selesai dokter repan dan dokter Reni pun pergi meninggalkan ruangan bangsal itu, untuk mengganti baju nya dengan baju bedah.
"Apa ruangan operasi nya sudah siap"? tanya dokter repan kepada dokter Reni disampingnya.
"sudah, siap semuanya." ucap dokter Reni.
Sesampai nya diruangan ganti dokter Reni dan dokter repan pun mengganti baju nya dengan baju bedahnya masing-masing. Hingga selesai, seperti biasanya dokter repan dan dokter Reni membersihkan tangan nya dengan air dan cairan handscrup antiseptik sebelum melakukan operasi.
Setelah selesai, Dokter repan dan dokter Reni pun masuk kedalam ruangan operasi. dan terlihat lah diruangan operasi sudah ada beberapa dokter bedah dan perawat lainnya yang akan membantu dokter repan dan dokter Reni selama operasi itu berlangsung.
"jubahku ,dan sarung tangan" ! perintah dokter repan kepada perawat Nanda.
"Baiklah" ucap perawat Nanda , dengan segera perawat Nanda memasang jubah operasi ditubuh dokter repan dan memasang sarung tangan di tangan dokter repan.
Setelah itu, dengan segera dokter repan yang memimpin operasi itu, dibantu asiten nya dokter Reni yang berdiri disampingnya.
Dokter repan memulai operasi nya dengan melakukan sayatan di langit-langit mulut atas atau lansung memasukkan laringoskop , setelah itu dokter repan melakukan cara lain untuk membuat lubang di atas tengkorak dan memasukkan endeskop ke belakang hidung atau kedalam sinus sphenoid. dengan menggunakan alat bedah, sinus atau disayat agar laringoskop dapat masuk lebih dalam lagi. setelah mencapai dinding belakang dokter repan membuat bukaan lain untuk mengakses pituitari lalu tumor akan diangkat.
"sudah ketemu, silahkan kamu yang angkat tumor nya"! perintah dokter repan kepada dokter Reni disampingnya.
"Baiklah" ucap dokter Reni. Dengan segera dokter Reni mengakat tumor itu sedikit demi sedikit sesuai dengan ukuran nya. Hingga selesai.
"Sudah dokter repan." ucap Dokter Reni.
"Kerja bagus" ucap dokter repan.
Dengan segera dokter repan melanjutkan operasi itu. Hingga 2 jam kemudian operasi itu pun selesai . Dengan hati senang semua dokter dan perawat lainnya karena operasi yang mereka jalankan berjalan dengan lancar tumor itu sudah berhasil di angkat.
Semua dokter dan perawat lainnya segera membersihkan ruangan operasi itu, dan pasien itu pun dipindahkan ke ruangan ICU karena kondisi nya masih lemah jadi harus membutuhkan perawatan medis yang lengkap dan penjagaan yang ketat.
Dokter repan dan dokter Reni pun berjalan keluar dari ruangan operasi untuk membersihkan tangan nya. dan terlihat lah di muka ruangan operasi itu sudah ada suami pasien itu yang duduk menunggu kabar dari dokter hasil dari operasi istri nya.
"Dokter bagaimana operasi pengangkatan tumor istri saya"? tanya pak Amin dengan wajah gugupnya kepada dokter repan dan dokter Reni yang baru keluar dari ruangan operasi itu.
"Alhamdulillah, semua nya lancar istri bapak sudah kami pindahkan keruangan ICU." jawab dokter repan.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak dokter" ucap pak amin dengan wajah legah nya setelah mendengar hasil operasi istri nya itu.
Dengan segera dokter repan dan dokter Reni pergi meninggalkan pak amin, menuju ruangan nya untuk membersihkan tangan nya dan mengganti baju nya setelah melakukan operasi itu.
***
Sementara itu, Dokter Risa dan Profesor Adit duduk santai bersama dokter lainnya disebuah ruangan sambil memakan makanan di atas mejanya.
"Dokter Riko kenapa mata kamu hitam begitu"? tanya profesor Dokter Adit sambil mengunyah makanannya.
"Iya, tadi malam aku lembur jaga pasien" jawab dokter Riko.
"pantesan, hitam banget" kata dokter Manda.
"iya, akhir-akhir ini aku sering sakit kepala,mungkin karena sering lembur." ucap dokter Riko.
"sebaiknya, kamu harus memeriksa nya. jangan-jangan kamu ada penyakit yang belum diketahui." ucap dokter Risa berbicara kepada dokter Riko sambil meminum minuman nya.
"iya, bener juga kata dokter Risa itu" ucap dokter Manda .
"iya, nanti aku periksa" ucap Dokter Riko.
"Kita sebagai dokter itu harus dapat menjaga kesehatan tubuh, walaupun perkerjaan kita banyak" ucap prof.dr Aditia Wijaya.
"Iya-iya, kalian tenang saja" ucap dokter Riko.
"Hmm.. aku dengar kemarin ada yang tunangan " ucap Dokter Manda melirik dokter Adit dan dokter Risa yang duduk didepan Nya.
"Hmmm" kata dokter Adit.
sementara itu, dokter Risa hanya diam tidak menjawab perkataan dokter Manda tentang pertunangan nya dengan dokter adit.
"Kami berdua pergi dulu " ! ucap dokter Adit lalu menarik tangan dokter Risa, membawa nya keluar dari ruangan itu meninggal dokter Manda dan dokter Riko.
"Mau kemana sih"? tanya dokter Risa kepada dokter Adit yang membawa nya berjalan menuju ruangan nya dengan menggandeng tangan dokter Risa.
"kita berdua makan siang di ruangan aku. " jawab dokter Adit.
"kenapa gak dikantin sih, disana udah banyak makanan nya" kata dokter Risa.
"ini, makanan nya sepesial mamah aku yang masak untuk kita berdua " ucap dokter Adit .
"Hmmmm... " kata dokter Risa.
sesampainya di ruangan kerja dokter Adit. dokter Risa pun duduk di kursi kerja Adit, begitu juga dengan dokter Adit, kedua nya duduk dengan posisi saling berhadapan.
Dokter Adit pun meletakkan semua makanan dan minuman nya yang disiapkan oleh ibunya dari rumah untuk anaknya dokter Adit dan tunangan anaknya yaitu dokter Risa.
"Wah , bau nya saja udah wangi." ucap dokter Risa setelah membuka makanan itu dari wadahnya.
"iya, mamah aku itu emang jago masak" kata dokter adit.
Dengan segera keduanya memakan makanan yang diberikan ibu dokter Adit untuk dokter Adit dan dokter Risa, di meja makan terlihat lah dokter Risa dan dokter Adit yang sangat lahap memakan makanan itu hingga habis.
bersambung....
Adit dan Risa.
Jangan lupa junjungannya...
Next karya😄
Salam dari
Broken Angel'S
jangan lupa mampir
Cinta Rianti 😘
Love me Mr Dante 😘
mampir ya
sedih ya, cerita nya udah end.
lanjut berkarya Thor💪💪💪
dady danzel mendukungmu.
adaiin season 2 nya.
asisten dadakan hadir..😘
mampir yuk
semangat selalu💪