The Queen of Mafia Love Stories
Sebuah kisah yang menceritakan tentang pembalasan dendam seorang gadis cantik untuk Mommy nya yang mengalami koma selama bertahun tahun yang membuat nya tidak bisa tinggal bersama orang tua kandung nya.
Yang akhirnya jatuh cinta pada sosok lelaki yang ternyata adalah putra dari orang yang menyebabkan Mommy nya koma.
Seperti apa kelanjutan nya?apakah mereka akan bersatu atau gadis itu akan bersama lelaki lain?atau apa Mommy nya bisa sembuh?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meli Andriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 13
"Gue harus cari cara buat bisa deket sama itu cewek harus" ucap Reyn, yah laki - laki yanh sibuk dengan pikiran nya sejak Mell dan Yunira pulang itu adalah Reyn.
Ini visual nya Reynaldi Putra atau biasa di panggil Reyn yah
Mell dan Yunira yang sudah sampai di rumah langsung masuk ke kamar mereka masing - masing, tapi sebelum itu Yunira sudah memberitau Mell bahwa mereka akan kembali ke tempat tapi pukul 9 malam ini.
Setelah mereka selesai dengan urusan masing - masing di dalam kamar akhir Yunira keluar dari kamar nya, tapi tak kunjung melihat batang hidung kakak tunggal nya itu.
"Kakak ayoo buruan udah malem ini" teriak Yunira.
"Iya - iya sabar dong, ini aku juga udah siap kok" balas Mell yang berjalan menghampiri sang adik.
"Lama banget sih kak, nanti kita bisa telat tau" dengus Yunira padahal ia sendiri pun baru keluar dari kamar nya, ia hanya ingin sedikit menjahili kakak nya itu saja hheheh.
"Yaudah ayokk" ajak Mell yang berjalan duluan dan di ikuti oleh Yunira.
Lagi lagi dan lagi mereka berjalan dengan tatapan orang - orang sekitar yang mereka lewati sepanjang jalan, namun karna tak ingin ambil pusing dan terlambat jadi mereka mempercepat jalan nya.
Usai berjalan selama kurang lebih 5 menit mereka sampai di tempat yang mereka tuju.
Mereka melihat sudah ada banyak orang yang berkumpul dan mulai berlatih.
Yaaa banyak anak - anak kecil di sana, namun pandangan Mell terhenti saat ia melihat seseorang dengan senyum manis yang tadi ia bicarakan dengan adik nya sedang berlatih.
"Astagaa udah cakep jeren lagi tuh orang, di kasih makan apa ya sama maa nya" ucap Mell sambil tertawa kecil dan namun tak sengaja terdengar oleh Yunira.
"Di kasih makan udang rebus tiap hari kak" jawab Yunira sembarangan dengan tawa nya dan membuat Mell memukul pelan lengan nya.
"Aaawwh" pekik Yunira, sebenar nya tidak sesakit itu hhehe Yunira hanya ingin menjahili kakak nya saja.
"Ehh emang sakit" tanya Mell mulai khawatir.
"Enggak yaaa" jawab Yunira sambil tertawa lebih keras dan membuat Mell mendengus.
"Kakaaaaakk" teriak seseorang.
Mell dan Yunira pun melihat - lihat siapa yang memanggil nya, dan ternyata itu adalah Dinni seorang gadis mungil yang sangat manis.
Gadis itu memanggil Mell dan Yunira lalu melambaikan tangan nya dan memberi tanda untuk menghampiri diri nya.
"Ayo Yun" ajak Mell dan di balas anggukan oleh Yunira.
"Hai anak manis" ucap Mell sambil mencubit gemas pipi Dinni, pipi Dinni
Mell memang sangat menyukai anak - anak, bagi nya mereka itu seperti peri kecil yang sangat manis lugu dan polos.
"Aaaahh kakak aku kan bukan anak kecil lagi" ucap Dinni kesal karna sekarang bertambah satu orang lagi yang suka mencubit pipi nya.
Saat Mell dan Yunira tengah asik menggoda Dinni si gadis mungil itu, tiba - tiba datang 2 orang laki - laki dan langsung menghampiri mereka.
"A'aaaaaaa" panggil Dinni dan membuat Mell juga Yunira menoleh.
Dinni berlari menghampiri salah satu dari laki - laki itu dan langsung mengangkat tubuh mungil Dinni dan memutar - mutarkan nya di udara.
"Uuuuhh Dinni kangen sama aa" ucap gadis itu.
"Iya aa juga kangen sama Dinni" balas nya.