Novel ini menceritakan kisah dari Andini Putri Atmaja, anak tunggal dari Hendra Atmaja, Pengusaha terbesar di kota ini.namun kisah cintanya yang indah di waktu SMA akan hilang dan menjadi kesedihan ketika dia harus menerima perjodohan orang tuanya dengan anak dari sahabat mama dan papanya yang sekaligus sahabat pacarnya.
Akankah Andini akan tetap bersama Cinta pertamanya ataukah dia akan bisa bahagia dengan perjodohan keluarganya???
Ikuti ceritanya ya guys...😄😄
Jangan lupa untuk vote, like dan coment ya 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cintya Devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bukit bintang
Setelah mereka semua selesai makan, andini dita dan cindy berpamitan ke dalam kamar, mereka semua ingin menghabiskan waktu sebelum cindy pergi ke Belanda.
"eh kita ke kamar dulu ya,, "pamit mereka bertiga.
" oke, jangan lupa ntar malem kita mau ke bukit bintang ya. Sebelum pulang besok. "balas aldo.
Andini dan kedua sahabatnya kini sudah di dalam kamar, sedangkan deva aldo dan beni memilih untuk bermain playstation.
Kini jam sudah menunjukkan pukul 7 malam. Deva, aldo dan beni sudah keluar dari kamar mereka, namun ketiga cewek cantik itu belum juga keluar dari kamar.
"eh mana yo cewek cewek cantik?? "tanya beni.
" bentar gue panggil mereka dulu, "sahut deva
Namun sebelum deva menuju ke kamar ketiga cewek cantik itu, mereka terlebih dahulu sampai di ruang depan.
" sory, lama ya. "kata andini
" oh gpp yank, kamu cantik banget kalo pake syal dan baju itu. "ucap deva.
" udah jangan gombal deh. "balas andini lagi.
Aldo sebenarnya yang hanya ingin melihat cindy malah ikut melirik ke arah andini.
" sebenernya andini emang cantik banget, udah gitu pinter lagi, tapi kenapa ya gue selama ini gak sadar kalo andini itu imut. Eh gue kenapa sih,, otak gue nyangkut dimana sih, udah tau cindy jauh lebih manis. "batin aldo.
" biasa aja kali dev, gue yang temenan dari kecil ma andini udah tau boroknya dia, hhaaaa., cantikan juga cindy. " balas aldo
" heeehh emang borok gue apa yaaaa?? Sotoy loe!!! " celetuk andini sambil memonyongkan mulutnya.
" gue juga tau borok si cindy, loe belum tau aja. "balas deva
Cindy yang mendengar namanya disebut deva tidak terima dan entah kenapa cindy berani menjitak kepala deva, padahal biasanya dia nerveous kalo sudah menatap dev, sudah lama hal itu tidak dilakukan cindy semenjak ia mempunyai perasaan pada deva.
plaaakkk,,,kepala deva pun sudah di jitak oleh cindy.
"woi cin, loe udah berani jitak kepala gue lagi ya.gue kira loe udah lupa kebiasaan loe. "kata deva sambil mengelus kepalanya.
" salah siapa mau buka aib gue. "sahut cindy.
"hahahhaaaa,,,,,udah udah ayo buruan berangkat gue udah gak sabar mau foto² di sana." ajak dita merengek.
Tiiinnnn Tiiinnnn..... Beni yang sudah di dalam mobil membunyikan klaksonnya untuk segera menyuruh mereka semua masuk ke dalam mobil.
"ayo woi,,,, ntar kemaleman kita pulangnya. "kata Beni dari dalam mobil.
" iya iyaa bejoooo."sahut mereka semua.
Mereka semua kini sudah berada di dalam mobil dan tiba tiba..
Kriiukkk Kriiukkk... Suara perut dita yang keroncongan.
"eh gue laper guys.... Hehehehe. "kata dita sambil menutup wajahnya yang malu.
" dasar loe ditt,,, bentar gue berhenti di depan ntar gue beliin roti. "balas Beni yang tanpa disadari membuat semuanya langsung menatap Beni.
" eh joo,, loe kesambet apaan, tumben loe perhatian ma dita. Atau Jangan jangan loe suka yaa ma dita. "canda aldo.
" eh ora yoo,, gue cuma kasian aja yoo.loe mau gak dit. "tanya Beni.
" maulahhhh,,,, iya al loe ngaco aja mana mungkin gue ma Beni pacaran bisa² gue diajak pulang kampung terus kerja di sawah keluarganya ntar.ogah gue. "balas dita.
" Weee geer loe dit, gue juga ogah punya cewe manja kayak loe.! Udah gak usah mampir ke swalayan, males gue. "sahut Beni.
" loh loh loh,,, jangan gitulah ben,, enggak kok gue bercanda buruan mampir dong beliin gue camilan atau roti gitu. "balas dita.
" heeeemm"jawab Beni dengan malas.
Semuanya pun tertawa melihat tingkah kedua sahabat mereka yang gak pernah bisa akur itu.
Setelah membelikan roti dan beberapa camilan, Beni pun langsung memberikannya kepada dita.
"nih buruan dimakan, gak seru kan ntar lagi di bukit bintang pas selfie ada suara perut loe. "kata Beni.
" iyaaaa iyaaaa.... "ucap dita sambil mengambil kantong plastik dari Beni.
Akhirnya mereka semua sampai di bukit bintang dan mereka semua langsung turun dari mobil.
" Sumpah gue baru sadar kalo Indonesia it's very beautiful. "teriak dita.
" iyaa beb,, jadi sedih bentar lagi gue udah gak di Indonesia. "balas cindy.
" heeeemm yaudah kuliah bareng aku aja beb. "sahut andini namun cindy hanya menggelengkan kepalanya.
" ayuukkk foto ber enam buat kenang²an. "ucap cindy.
" ayoooo. "mereka menjawab dengan serempak.
Setelah beberapa jam di bukit bintang mereka memutuskan untuk kembali ke Villa karena mereka semua besok pagi sudah harus kembali pulang kerumah.