NovelToon NovelToon
Pernikahan Settingan

Pernikahan Settingan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Aliansi Pernikahan
Popularitas:492.5k
Nilai: 5
Nama Author: wawaarda

Gadis bernama Fania yang rela menikah dengan sahabat kakaknya,tapi sayangnya hanya pernikahan settingan karna kesepakatan antara ricko dan reza yang sama sama menguntungkan bagi keduanya

Ricko dan reza adalah sahabat baik dari kecil,n mereka berhasil menjadi pengusaha sukses, dan suatu hari ricko mengalami masalah di perusahaannya dan butuh suntikan dana yang cukup besar.
Dan di sisi lain masalah juga menerpa Reza ibunya masuk rumah sakit dan koma,penyakitnya kambuh yang ternyata selalu memikirkan Reza yang tidak kunjung menikah ,karna hanya sibuk dengan pekerjaannya.

lalu bagaimana kisah selanjutnya..
yuks simak..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wawaarda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14. Menjahili.

Fania menuruni tangga dengan malas arah tujuannya adalah ruang makan, sebenarnya ia masih belum lapar, tapi Reza pasti sudah menunggunya di sana.

Reza sudah duduk di kursi makan begitupun mama mery,makanan sudah tersaji di meja,

Pria itu melemparkan senyum pada istrinya.

Tumben senyum, Udah lancang menciumku sekarang tersenyum ke arahku tanpa dosa, sialan

Fania masih sangat kesal, ia masih tidak terima Reza menciumnya secara tiba tiba tadi,gadis itu sudah sangat menyesal telah meminta maaf pada pria yang sudah menjadi suaminya itu.karna pria itu tidak merespon permintaan maaf Fania.

Fania mengalihkan pandangannya setelah beberapa detik mata mereka bertemu.

Rena tersenyum ke arah Mery mertuanya, ia duduk di sebelahnya.

"Sayang kok duduk di sini, duduk di sana donk", Mery menunjuk kursi sebelah Reza.

"Gak apa apa mah,, Fania ingin duduk sebelah mama" ,ucap Fania sekilas melirik ke arah Reza,Pria itu tetap tersenyum ke arahnya,gadis itu menghembuskan nafas pelan.

kenapa dia harus ganteng banget sih Tuhan

"Mama mau makan apa,biar Fania ambilin", Ucap gadis mengalihkan pandangannya dari Reza ke mertuanya.

"Suamimu layani dulu sayang,mama bisa ambil sendiri kok" ucap Mery tersenyum ke arah Fania.

Fania menggangguk pelan, dan beranjak berdiri menghampiri Suaminya.

Dengan sangat malas ia mengambil nasi beserta Lauknya yang di tunjuk Reza.

"Terima kasih", Reza tersenyum ke arah Fania.

"Sama sama kak", Fania membalas sennyumannya walau sangat terpaksa.

Lalu gadis itu kembali ke tempat duduknya semula.

Dan mengambil Nasi beserta Lauknya untuk dirinya sendiri.

Gadis itu merasa agak canggung karna ini adalah makan bersama pertama kalinya, ia menyandang gelar istri di rumah suami dan mertuanya.

Untuk sejenak Gadis itu teringat kakaknya, biasanya hari harinya selalu makan bareng bersama kakaknya.

Gimana kabar kak Ricko sekarang, aku rindu kakak, Kak Siska, Cinta, aku rinduuuuu,,,, bahkan aku belum sempet menghubungi kalian dari awal aq tinggal di sini.

Di sela sela makannya Reza beberapa kali melirik ke arah Fania.

Kebiasan,, selalu saja melamun

"Eheemmzz"

Reza berdehem agar Fania tersadar.

Tapi gadis itu tidak menoleh le arahnya,

"Kenapa Eza,,", ucap sang Mama,langsung memberi perhatian dan menyodorkan air minum untuk anaknya.

Fania menoleh karna mendengar ucapan mertuanya, Gadis itu mengernyitkan dahinya.

Kenapa dia

Reza mengambil Air tersebut dari tangan Mamanya, tapi tatapannya mengarah ke istrinya, Fania langsung menundukkan kepala Ia berusaha agar matanya tidak bertemu dengan mata Reza lalu melanjutkan makannya.

Suka sekali sih menatapku ~batin Fania

"Hati hati nak" ,ucap Mery

" iya Mah" ucapnya setelah selesai meminum air putih.

Sebenarnya aku tidak tesedak

"Uhukz,, Uhukz,,Uhukz,,"

Sekarang Fania tersedak makanan yang ia telan,lagi lagi Mery langsung memberi minum ke arah Fania yang ada di sebelahnya.

Air itu langsung tandas ia minum.

Reza yang melihatnya tersenyum mengejek,

Rasain,,lagian makan sambil ngelamun

Sialan,,Dia tersenyum bahagia melihat aku tersedak

Fania yang menyadari Reza tersenyum ke arahnya.

"Kalian so sweet sekali sih,, tersedak aja bisa barengan" Ucap mery

Fania dan Reza langsung menatap mamanya secara bersamaan.

Emang kalau orang sama sama tersedak So sweet ya? ~ batin Fania

Ada ada aja nih mama,, Romantis dari mananya coba ~Reza

Fania dan Reza kompa mengernyitkan dahinya,bingung dengan ucapan sang Mama.

"Apaan sih maaah" ,Ucap Reza

Mery tersenyum ke arah Reza dan Fania.

"Mama sangat bahagia, melihat kalian, mama serasa punya kehidupan baru," Mery menoleh ke arah Fania, dan mengusap kepala gadis itu.

"Apa lagi setelah tau istrimu adalah adiknya Ricko,Karna Mamanya kalian dulu Sahabat Mama" ucap mery sekilas menoleh ke Reza.

Fania kaget dengan Ucapan Mertuanya.Wajah gadis itu langsung sendu.

"Benarkah kah yang mama katakan" ucap fania lirih

"iya sayang", jawab mery

Lalu mery menceritakan tentang persahabatannya kepada Fania.

Gadis mendengarkan dengan seksama, walau matanya sesekali berkaca kaca, ia menahannya agar air matanya tidak jatuh.

Setelah selesai acara makan dan Mery menyudahi bercerita tentang mamanya Fania karna sudah malam,Mery berjanji akan bercerita lagi nanti.

Reza meraih tangan Fania dan menggenggamnya.

"Mah kita istirahat dulu ya " Reza bepamitan ke kamar,Fania langsung menatapnya tanpa berkedip.

Ngapain sih ke kamar, aku masih mau di sini, kalau mau ke kamar ke kamar aja sendiri,, Huhh,, kenapa aku gak bisa protes sih

Pria itu mengenggam tangan Fania hingga masuk kamar

"Apa apaan tadi kak" tanya Fania sambil mengernyit, keduanya sudah berada du dalam kamar.

"Apanya yang apa", Reza balik bertanya yang kini sudah sibuk dengan ponselnya duduk di sofa.

"Tadi Kakak selalu tersenyum ke arahku, menggenggam tangan aku, mengajak ke kamar barengan" tanya Fania

"Kan ceritanya kita sudah Suami istri, Aku mau kita terlihat mesra di depan Mama" ucapnya santai

"Oohh,,, kirain permintaan Maaf", ucap Fania Spontan

"Minta Maaf karna Apa", kini Reza yang mengernyitkan dahi,yang tadi pandangannya menatap ponsel langsung menoleh ke arah Fania,ia merasa tidak mempunyai salah terhadap gadis yang sekarang sedang duduk di tempat tidur.

"Hmmm,,, yang tadi itu," ucapnya Ragu.

" Apa"

"Kakak menciumku", gadis itu mengerucutkan bibirnya, dengan mode cemberut.

"Aku sudah bilang itu hukumam buat mu,"

"Hukuman macam apa itu" ucap Fania yang sepertinya sudah mulai bisa proses terhadap suaminya.

"Kenapa, Aku bahkan bisa melakukan hal lain terhadapmu,,kalau kamu membangkang" ,ucap Reza Tegas.

Apa maksudnya,dia akan melakukan apa

Fania bergidik ngeri dengan ucapan Reza.

"kita hanya menikah palsu kak"

"Tapi pernikahan kita Sah"

"Kakak jangan mengambil ke untungan dari pernikahan Settingan ini", protes Fania.

"Selagi ada kesempatan kenapa tidak", Pria itu tersenyum miring.

" KAK REZAA" Fania menekankan Ucapannya.

Reza tergelak sambil melangkah ke arah Fania yang sedang duduk di tempat tidur.

Gadis itu mudur perlahan hingga mentok ke sandaran tempat tidur,

Mau apa dia, awas kalau macam macam,aku tidak akan mengampuninya

Reza terus menatapnya intens,Pria itu duduk di tempat tidur tepat di depan Fania,gadis itu terlihat takut sekali menekuk kaki ke dadanya dan memegangnnya erat,,Reza tersenyum dan beberapa detik kemudian pria itu membuka Laci Nakas sebelah Fania, dan mengambil seauatu.

"Nih untukmu", Reza menyodorkan Ponsel baru buat Fania yang masih terbungkus.

Fania masih tercenngang tidak berkutik bahkan ia tidak langsung mengambil ponsel itu.

"Heeyy,,,kamu mikir apa" ,ucap Reza sedikit tersenyum

"Hah,,eng,, enggak" ucapnya terbata bata dan perlahan mengambil ponsel tersebut.

"jangan mikir yang aneh aneh", Ucap Pria itu mulai berdiri dan kembali ke sofa tempat ia duduk semula.

Apaan sih,, kamu yang aneh,,makin lama aku kayaknya makin setres deh bersama kamu

Pria terdiam dan kembali fokus dengan ponsel yang di pegangnya.

Fania melihat ponsel yang baru di kasih Reza, Gadis itu memperhatikan ponsel barunya yang masih terbungkus.

Ini kan handphone mahal sekali,gila ya dia, buang buang uang aja

"Kak"

"Hmm" Jawabnya tanpa menoleh

"handphone ini kan mahal banget kak,sayang uangnya, Aku mau yang biasa saja" Fania berusaha menolak

"Sudahlah,,terlanjur juga" ,jawabnya santai masih fokus menatap ponselnya

"Kan bisa di tuker kak sama yang lebih murah" Fania masih tidak terima, Reza membelikannya ponsel seharga 35 juta.

Reza berdecak, kemudian menatap kesal ke arah Fania.

Tanpa menjawab perkataan Fania.

kamu itu bukan gadis murahan fan, masak aku kasih barang murahan buat kamu ~Reza

"Kaaakk" panggil gadis itu memanjangkan panggilannya,karna tidak ada tanggapan dari Reza.

"Apa sih Nia,, kamu kan istriku,Jadi wajar aku membelikan kamu barang mahal,buang jauh jauh pikiran orang susah," ucap Reza kesal

Dia tuh kalau ngomong suka nyakitin

Fania lansung terdiam, ponsel yan ia pegang, langsung di letakkan di atas nakas, Ia membaringkan tubuhnya ke ranjang,ia merasa tersaikiti oleh perkataan suaminya.

Sepertinya aku salah ngomong nih

Reza Langsung menghampirinya,ia duduk di sebelah istrinya yang sedang tidur miring,Ia merasa tidak enak dengan ucapannya barusan,

"Fan", pria itu menyentuh pundak istrinya dan Fania langsung menoleh ke arahnya.

"Duduk" Gadis itu menurut.

Reza mengambil ponsel yang tadinya di letakkan di atas nakas oleh Fania, lalu membuka nya karna masih terbungkus kerdus, Tangannya membuka laci nakas untuk mengambil Sim card Fania dan memasukkannya ke ponsel barunya.

"kamu harus memakainya,, kalau tidak aku akan menghukummu" ,Pria itu menyodorkan ponsel yang sudah ia nyalain dan tersenyum penuh arti.

Fania dengan cepat menutup mulutnya dan mengangguk lalu ia mengambil ponsel itu.

"Bercandaa" ,Reza tergelak dengan mengacak Rambut gadis itu.

Heyy,,, apa yang kau lakukan ,,gak lucu tau

Lalu ia hendak berdiri, tapi tanggannya di cegah oleh Fania,

"Apa", pria itu menoleh ke arahnya

"Aku akan terima handphone ini, tapi dengan satu syarat"

Pria itu menaikkan alisnya pertanda menunggu persyaratan apa yang di ajukan Fania.

"Kakak,kembalikan Gaji para pelayan, terutama mbak Nur, Kasian kak". gadis itu memohon seraya mengurucutkan bibirnya.

imutnya ~Reza

"Aku lakukan itu semua biar mereka jera"

"Kak,, mereka tidak salah, mereka hanya menjalankan perintahku kemaren,tidak seharusnya kaka menghukum mereka dengan memotong gaji,kalau mau menghukum hukumlah aku saja kak"

"Jadi aku akan menghukum mu".Reza tersenyum samar

Fania melototkan kedua matanya, lagi lagi ia menutup mulutnya dengan kedua tangan sambil menggeleng.

"Kenapa kamu"

Fania hanya terdiam, wajahnya sudah pucat pasi.

Reza menahan tawanya, Ntah kenapa pria itu suka sekali menjahili istrinya karna menurutnya gadis itu sangat menggemaskan.

"Sudahlah tidur sana,, aku tidak akan memotong gaji mereka,dan tidak akan menghukum mu juga". Ucap Reza sambil berjalan menuju walk in closet untuk ganti baju.

Fania bernafas lega, menghirup nafas dalam dan membuangnya pelan, Dada yang tadinya sesak serasa plong dengan ucapan suaminya.

Reza dan Fania

1
Farla Rahayu
kapan ini d lanjutkan lg
Lely Su
fania ini bodoh atau gmna sih...ga msu jujur ttg peneror itu,,sok sok an mau nyelidiki nytanya ga tau apa"
Lely Su
kl tebakanku yg neror kl ga satriayg sella
Lely Su
mknya. jd cewek jgn gmpang baper kmu fania...
Lely Su
jgn buat fania jd cwek lemah, cengeng dn hny brni ngmpat dkm hati doang
Lely Su
mles dgn krakter fania ini. berani nya cm ngomel dlm hati doang..
꧁༺frestyliana༻꧂
kapan up thor🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷⁵
upppp
Yona Eva
mudah luluh bgt s fania nya ...padahal beri saja pelajaran supaya reza nya jera
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷💕
up 🏃🏃
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷
up...🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷
upppp...🏃🏃🏃🏃🏃
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷
up ...
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷
up....🤣🤣🤣🤣
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷
upp
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷
up...
up...
up....
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷
udah aku vote wa🏃🏃🤪
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷💕
up ya.. ditunggu 🏃🏃🏃🏃
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷💕
nih...ninggalin jejak akuuu...kiss nya Reza buat faniaaaa. mmmmuuuuuaaaahhhhh 😘😘😘😘😘😘😘
panjang kan???🤣🤣🤣🤣
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷¹³
💐💐💐💐
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!