NovelToon NovelToon
Aaliyah: Siapa Yang Kau Cinta?

Aaliyah: Siapa Yang Kau Cinta?

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Poligami / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ina As

Aaliyah, takdir mempertemukannya dengan Hadi, disaat Hadi telah memiliki Clarissa dan sudah siap untuk menikahi Clarissa.

Namun kekuatan takdir telah mengubah arah hati Hadi, pada akhirnya ia memilih Aaliyah menjadi istrinya.

Tetapi Clarissa, perempuan yang memiliki pengaruh yang kuat, perempuan yang membuat percaya diri Aaliyah jatuh pada titik nol, selalu membayangi kisah cinta mereka.

Kisah mereka diuji dengan kesetiaan, kesabaran, dan perjuangan cinta. Akankah mereka lulus dari ujian itu?

Clarissakah yang menjadi ujian cinta Hadi dan Aaliyah?

atau Aaliyah yang menjadi ujian cinta Hadi dan Clarissa?

Jawabannya adalah siapa yang terakhir hidup bersama Hadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ina As, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14. Hubungan Tanpa Status

Badan Aaliyah terasa panas dingin ketika Hadi membelai rambut dan menggenggam tangannya. Membuat Aaliyah lupa apa yang tadi mereka bicarakan.

Setelah selesai makan mereka berkeliling mall sambil menunggu jam tayang film yang ingin mereka tonton.

Saat melewati sebuah outlet pakaian dalam pria brand terkenal, Hadi berniat untuk membeli underware. Hadi kemudian mengajak Aaliyah masuk ke dalam outlet itu.

Bukannya ikut masuk, Aaliyah malah menghentikan langkahnya, tidak mengikuti Hadi. Ia hanya berdiri di depan outlet menunggu Hadi.

Sadar Aaliyah sudah tidak ada di sampingnya, Hadi kembali keluar menemui Aaliyah.

"Al, kenapa kamu tidak masuk?" Tanya Hadi.

"Ih Mas Hadi, itu kan punya pria. Aaliyah malu lah," Jawab Aaliyah dengan wajah merona.

Tanpa kata Hadi menarik tangan Aaliyah masuk ke dalam outlet. Sehingga Aaliyah melayangkan protes pada Hadi. Tetapi Hadi hanya tertawa menanggapi protes Aaliyah.

Pelayan outlet itu tersenyum melihat tingkah mereka berdua.

Di dalam outlet itu Aaliyah terus mengekor di belakang Hadi, bersembunyi di punggungnya. Aaliyah merasa sangat risih berada di ruangan yang penuh dengan pakaian dalam pria. Apalagi salah satu pelayan outlet tersebut terus mengikuti mereka.

Hadi kemudian meminta pelayan mencarikan underware serta menyebutkan sizenya.

Selang beberapa saat, pelayan datang membawa setumpuk pakaian dalam pria.

Hadi berkata kepada Aaliyah, "Aaliyah aja yang pilihkan Mas Hadi. Pilih 6 ya!"

Wajah Aaliyah seketika memerah. Aaliyah lalu mencubit tangan Hadi dengan mulut mendesis.

Hadi menahan tawanya dan duduk di sofa yang ada di dalam outlet menunggu Aaliyah beraksi.

"Mbak, tolong ambil 6 yang paling atas, langsung dibawah ke kasir," kata Aaliyah tanpa menyentuh pakaian dalam tersebut.

Jangankan menyentuh, melihatpun Aaliyah merasa risih.

Hadi tergelak melihat tingkah Aaliyah yang tampak ngeri melihat pakaian dalam pria. Kemudian Hadi berdiri untuk membayar barang belanjaannya di kasir.

Setelah itu, mereka keluar dari outlet.

"Mas Hadi pasti sengaja mau ngerjain Aaliyah ya?"

"Nggak kok, perasaan Aaliyah saja," ucap Hadi.

Saat mereka lewat di depan Timezone, ponsel Hadi bergetar. Aaliyah sempat melirik ke arah ponsel Hadi dan bisa membaca nama pemanggil. Clarissa.

"Tunggu sebentar Al, Mas Hadi terima telpon dulu," kata Hadi sambil berjalan menjauhi Aaliyah beberapa langkah.

Aaliyah langsung teringat dengan nasehat Mitha sahabatnya. Jangan berharap, jangan berharap dan jangan berharap pada Mas Hadi.

Tanpa pamit Aaliyah meninggalkan Hadi masuk ke dalam Timezone.

Setelah beberapa kali berkeliling, Aaliyah memutuskan bermain basketball arcade. Aaliyah kemudian menggosokkan kartunya pada swiper dan mulai bermain. Dua kali Aaliyah mengulang permainan itu. Hasilnya, lebih banyak bola yang keluar daripada masuk keranjang.

Keasyikan bermain membuat Aaliyah tidak menyadari bila Hadi sudah berada di belakangnya menontonnya bermain.

"Jangan terlalu bernafsu," Tiba-tiba Hadi sudah mengagetkan Aaliyah.

"Eh, Mas Hadi ngagetin aja. Bernafsu bagaimana maksudnya Mas?" tanya Aaliyah dengan wajh bingung.

"Jangan terlalu bernafsu memasukkan bola ke dalam keranjang. Bermain street basketball itu ada tekniknya," ucap Hadi.

"Ah Mas Hadi kebanyakan teori, buktikan!" tantang Aaliyah.

"Aaliyah nantang Mas Hadi? atau mau lomba sama Mas Hadi?" Hadi balik menantang Aaliyah.

"Boleh, siapa takut. Tapi kalau Aaliyah yang menang Mas Hadi kasih hadiah apa?"

"Pokoknya minta apa saja Mas Hadi kasih. Trus kalau Mas Hadi yang menang?" Hadi bertanya balik pada Aaliyah.

Kasih hatiku jawab Aaliyah dalam hati.

"Aaliyah belikan es krim" jawab Aaliyah

"Gak mau Mas Hadi kalau cuman es krim. Mas Hadi mau Aaliyah menyanyi untuk Mas Hadi" ujar Hadi. Ia ingat pernah melihat potongan video Aaliyah menyanyi diiringi akustik di akun media sosial Aaliyah.

"Tapi Aaliyah gak bisa nyanyi"

"Mau bisa atau tidak, yang penting nyanyi"

"Nyanyi apa?" tanya Aaliyah.

Hadi berpikir sejenak kemudian menyebutkan lagu request nya "Bunga terakhir, Bebi Romeo."

Aaliyah tertawa mendengar lagu request Hadi. Karena lagu yang disebutkan Hadi merupakan lagu lawas.

Memang Hadi tidak begitu terupdate soal lagu maupun film baru. Bagi Hadi waktunya sudah tidak cukup untuk memperhatikan lagu maupun film terbaru.

"Kok pilih lagu itu Mas, pernah ditinggal pacar ya? Sakit ya?" Aaliyah mulai menggoda Hadi.

"Nggak kok, Mas Hadi cuman pernah melamar seorang gadis dan ditolak, itu baru sakit." Hadi tidak ingin terpancing oleh Aaliyah. Dengan mudah ia membuat Aaliyah terpojok.

Membuat wajah Aaliyah bersemu merah.

Pertandinganpun dimulai.

Mereka sama sama berlomba melempar bola ke dalam keranjang.

Baru setengah batas waktu selesai, Hadi sudah berhenti melempar bola karena yakin Aaliyah tidak bisa menyusul point-nya. Seperti dugaan Hadi, sampai batas waktu selesai point Aaliyah tidak bisa mengungguli point Hadi, meskipun Hadi bermain hanya setengah waktu.

"Tadi itu baru pemanasan. Belum masuk pertandingan. Ini baru masuk pertandingannya," kilah Aaliyah tidak ingin kalah dari Hadi.

Hadi mengangguk setuju melirik makhluk di sampingnya yang mulai belajar curang.

Pertandingan diulangi.

Mereka berlomba kembali memasukkan bola ke dalam keranjang. Seperti tadi, baru setengah waktu, Hadi sudah berhenti. Malah memberikan semua bolanya pada Aaliyah.

Ketika limit waktu hampir habis, Aaliyah bisa melampaui point Hadi. Dengan segera Hadi bermaksud untuk mengambil kembali bola yang sudah diberikan pada Aaliyah untuk menambah point. Tetapi Aaliyah menghalangi, dengan sengaja menjatuhkan bola yang sudah dipegang Hadi ke lantai.

Aaliyah beberapa kali menghalangi Hadi memasukkan bola ke keranjang sampai waktu habis.

Dan pertandinganpun selesai dan dimenangkan oleh Aaliyah.

Aaliyah pun melompat kegirangan, meluapkan ekspresi senangnya bisa memenangkan lomba dari Hadi. Walaupun dengan cara setengah curang.

Hadi hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat sikap Aaliyah yang sangat kekanak-kanakan.

"Mas Hadi, hadiah Aaliyah apa?" Aaliyah menengadah ke atas melihat wajah Hadi karena tubuh Hadi lebih tinggi.

Hadi menatap mata Aaliyah dengan dalam dan berkata,

"Kalau Mas Hadi kasih jiwa dan raganya untuk Aaliyah bagaimana?"

Aaliyah jadi salah tingkah mendengar ucapan Hadi. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Hatinya berkata aku mau, aku mau. Tapi mulutnya berkata lain.

"Beliin es krim aja".

************

Hubungan Hadi dan Aaliyah berkembang menjadi hubungan tanpa status namun mengikat. Seperti itulah yang dirasakan oleh Aaliyah.

Mereka memiliki hubungan emosional namun tidak bisa diberi nama pacaran karena Hadi masih memiliki Clarissa.

Aaliyah merasa terikat karena setiap saat Hadi menelpon hanya sekedar bertanya dimana Aaliyah berada. Atau menyuruh Aaliyah pulang bila menurut Hadi Aaliyah sudah kemalaman. Ataupun yang dilakukan Aaliyah kurang begitu bermanfaat.

Anehnya Aaliyah dengan senang hati mengikuti semua perintah Hadi. Malah Aaliyah merasa senang diberi perhatian seperti itu oleh Hadi.

Yang menjadi misteri bagi Aaliyah adalah karena Hadi tidak pernah ingin membahas Clarissa. Bila Aaliyah mencoba menyinggungnya, maka Hadi akan mengalihkan.

**********

Jumat sore Aaliyah dan Bundanya sudah bersiap-siap untuk dijemput Pak Hendrawan dan Istrinya.

Mereka diajak keluarga Hendrawan untuk berakhir pekan di puncak seperti kebiasaan keluarga Hendrawan.

Hanya saja Aaliyah kurang bersemangat karena Hadi tidak bisa ikut. Hadi sedang banyak pekerjaan katanya.

Hadi sudah memesan resort untuk keluarganya, resort milik Fitri di puncak.

Angga dan Istrinya baru menyusul ke puncak setelah mereka pulang kerja. Di mobil hanya ada mereka berlima, Pak Hendrawan, Ibu Laela, Ibu Rini, Aaliyah dan Sopir.

Mereka mengendarai mobil Hadi, sehingga Hadi hanya menggunakan sepeda motor beraktivitas selama mobilnya digunakan.

Selama perjalanan Ibu Laela dan Ibu Rini tampak asyik berbincang-bincang. Pak Hendrawan sesekali menimpali.

Aaliyah masih larut dengan lamunan yang membawanya kepada kejadian tadi malam. Untuk pertama kalinya Hadi mengajak Aaliyah keluar pada malam hari. Hadi mengajaknya ke sebuah cafe yang bernama D Coffee House.

Cafe tersebut menyajikan live music. Hadi meminta Aaliyah untuk menyanyi, namun Aaliyah menolak dengan alasan tidak bisa menyanyi dan demam panggung.

Yang tidak bisa Aaliyah lupakan adalah ketika Hadi selesai memarkir mobilnya di parkiran cafe, Hadi menggandeng tangan Aaliyah masuk ke dalam cafe.

Aaliyah merasa tegang diperlakukan demikian, namun Hadi nampaknya santai saja. Ketika duduk di cafe pun Hadi memilih duduk di samping Aaliyah, yang membuat Aaliyah jadi grogi sepanjang malam. Namun nampaknya Hadi menyenangi itu, menyenangi Aaliyah yang nervous dan salah tingkah.

Ketika Aaliyah hendak berpindah kursi karena tidak dapat mengatasi jantungnya yang berdebar kencang, Hadi malah menarik tangan Aaliyah dan memintanya duduk kembali.

Malam itu Hadi lebih banyak diam. Sesekali menyantap makanan dan minuman yang telah mereka pesan sambil menonton live music.

Sepertinya Mas Hadi sedang memikirkan sesuatu, batin Aaliyah berkata. Mungkin inilah yang namanya mulut sama-sama diam tapi hati berbicara.

Aaliyah yang biasanya bermanja dan menggoda Hadi juga tidak berani banyak bicara. Aaliyah hanya menikmati kedekatan jarak mereka, meskipun Aaliyah harus deg-degan sepanjang malam.

Sewaktu Hadi mengantar Aaliyah pulang rupanya sedang hujan gerimis.

Hadi membukakan pintu mobil untuk Aaliyah dan memasang jaket kulitnya di kepala Aaliyah untuk melindungi Aaliyah dari hujan karena di mobilnya tidak tersedia payung.

Mereka kemudian berlari kecil masuk ke gang rumah Aaliyah.

Sebenarnya Aaliyah menolak diantar masuk, tapi Hadi tidak pernah membiarkan Aaliyah berjalan sendiri masuk ke dalam gang rumahnya.

Setelah masuk ke halaman dan teras rumah, baju Hadi sudah basah. Aaliyah memintanya masuk dulu, tapi Hadi menolak dengan alasan hari sudah malam.

Tidak lupa ia meminta maaf tidak bisa ikut ke puncak karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, dan berharap Aaliyah bisa bersenang-senang bersama keluarganya.

Aaliyah menunggunya untuk pulang. Tetapi ternyata Hadi meminta Aaliyah masuk ke dalam rumah, mengunci pintu dari dalam, barulah Hadi beranjak dari teras rumah Aaliyah dan mengunci pintu pagar dari luar.

Aaliyah hanya menatap punggung Hadi pergi dari balik jendela.

1
Lella Tunnur
1. d
2. e
3. d
4. a
5. b
Dinda Gusti
laki2 klo d tolak mlah merasa tertantang unt menakhlukan,tp prcyalah d dunia nyata laki2 yg gila perempuan kbanyakn wlau sdh menikah ttp main prempuan
Rusma Yulida
keliatankn brengsekmu hadiiiiii
Rusma Yulida
saat bermasalh skidipapap dgn klarisa
tnngung jwb ktnya mlh kaya gini setan emng hadi🤣🤣
Rusma Yulida
terlalu egois jdi lki2 berasa raja
Rusma Yulida
lki gini masih aja di harapkn aliya ,doa ngersa ganteng pngkt dan bosa dapetin wanita dmm aja anjinggggg bnget🤣🤣🤣🙏
Rusma Yulida
hamil clarisa
Rusma Yulida
kasian jdi aliyah
jadi clarisa juga sakit, apa lgi nanti yg jg nanti di poligami si akiya dan brengseknya lgi punya ank pula sakit g berdarah nembus sampai yg baca sakit bnget
Ira Suryadi
Luar Biasa
Jong Nyuk Tjen
akhirnya selesai jg aku bacany utk yg ke 2 kali. Terimakasih thor utk novel2 ny yg bagus2 tp aku lbh memilih reuni sebagai yg teratas krn bimasena bkn main gentle ny sebagai laki2. Salam sehat sejahtera n bahagia selalu bersama keluarga tercinta
Jong Nyuk Tjen
gila ya s clarissa , ud mw nikah aja msh mw ketemuan am hadi d hotel ? psti msh mw merasakan permainan ranjang ny s hadi yg bikin s clarissa ketagihan terus smpe jd pny anak
Jong Nyuk Tjen
s hadi mah emang susah bnget mw hilangkan rasa ke clarissa , ud mw dpt anak lg dr aaliyah tp msh deg deg kan ketemu mantan terindah ny . Kl ud jd sifat seseorang tetap aj sifatnya susah d hilangkan.
Jong Nyuk Tjen
thor ini gmna sih ? kpn s hadi dpt karmany ud nyakitin s aaliyah sedemikian rupa ? D selingkuhin , kdrt yg brutal n ud d talak pula
Jong Nyuk Tjen
hadi lemah iman n gampang bnget on ny , gmna bs msh bilang syng n akan memberi kebahagiaan ke aaliyah kl hyper gitu . Kasian aaliyah kl balik ke hadi , hadi ga kuat nahan nafsu sexny
Jong Nyuk Tjen
sakit kan hatimu hadi aaliyah ud menikah lg . Coba kamu rasakan gmna sakit hatiny aaliya begitu tau kamu menikah lg am clarissa sembunyi2 lg
Jong Nyuk Tjen
jngan drama deh hani , kl aaliya itu begitu berarti d hidup mu , kok kamu bs sih tega2 ny nikah lg am clarissa tnpa setau n seijin aaliya?
Jong Nyuk Tjen
bunder aaliyah , cebur ke sungai yg airny deras
Jong Nyuk Tjen
bimasena no 1 , laki2 sejati kl s hadi laki2 pengecut gila sex , ga cukup am satu istri
Jong Nyuk Tjen
cinta tp berkhianat terus angga
Jong Nyuk Tjen
nah kan inget lg am s clarissa . Gmna mw beres kl msh inget am mantan terindah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!