Acara reuni yang seharusnya berjalan dengan menyenangkan, seketika berubah menjadi mencekam dan menegangkan, saat seorang pembunuh berantai muncul membunuh satu persatu para alumni yang mengikuti acara reunian tersebut.
Membuat mereka yang mengikuti acara reunian saling curiga dan saling tak percaya. Pembunuh berantai berada diantara mereka.
Akankah ada yang selamat?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14
Terlihat Nicholas yang sedang berusaha keras untuk membuka tali yang mengikat tangannya, dia terus menggerakkan tangannya walaupun pergelangan tangannya kini telah terluka karena bergesekan dengan tali.
Nicholas mendengar langkah kaki seseorang, rupanya ada seorang pria masuk ke dalam gudang, orang tersebut adalah David.
"Brengsek!" Nicholas mengumpat menatap dengan sorot matanya yang tajam ke arah David.
David malah tertawa, dia mencengkeram dagu Nicholas dengan kasar. "Makanya jadi orang jangan banyak bertingkah. Seharusnya setelah kamu keluar dari sekolah tidak perlu menampakkan diri lagi. Kamu mau tebar pesona kepada calon istriku, heuh?"
Setelah berkata seperti itu, David memukul wajah Nicholas.
Bugh!
"Shhh...!" Nicholas hanya bisa meringis, dia sama sekali tidak bisa melawan karena tangannya sedang dalam kondisi terikat. Pria itu menatap tajam ke arah David.
"Aku tahu niat kamu datang kesini untuk balas dendam, kan? Tidak akan semudah itu kamu balas dendam pada kami. Jika terjadi sesuatu kepada Kevin, aku tidak akan pernah membiarkan kamu pergi hidup-hidup dari disini." ancam David dengan penuh amarah.
Setelah berkata seperti itu, David pun pergi meninggalkan gudang.
Nafas Nicholas terengah-engah, pria itu terlihat sangat murka. Dia memang sangat membenci semua anggota Black-Hole, tapi dia tak pernah berpikir untuk balas dendam dengan cara yang mereka tuduhkan padanya.
Perlakuan seperti ini mengingatkannya pada kejadian delapan tahun silam, baginya SMA Buana adalah sebuah neraka. Setiap pulang sekolah, Nicholas selalu dihajar oleh para anggota Black-Hole, dengan alasan karena David cemburu melihat kedekatan Helena dengan Nicholas, padahal saat itu Nicholas disuruh oleh wali kelas untuk mengajarkan Helena belajar, karena Helena sering mendapatkan nilai jelek.
...****************...
Dan akhirnya setelah selesai sarapan pagi bersama, tim satu sampai tim lima telah berangkat menyusuri hutan dari berbagai arah untuk mencari keberadaan Kevin, dengan posisi berpencar. Sementara tim enam yang beranggotakan Helena, Chika, dan Bayu, mereka bertugas untuk menjaga Nicholas di vila.
Untuk saat ini hanya Nicholas adalah satu-satunya orang yang dicurigai menjadi pelaku yang memasukkan obat tidur ke dalam makanan semua alumni, mencuri ponsel mereka semua, dan juga mungkin dia juga penyebab menghilangnya Kevin.
David telah berpesan kepada Bayu agar dia tidak membiarkan siapapun masuk ke dalam gudang, termasuk Helena.
Helena sangat mengkhawatirkan Nicholas, walaupun seandainya yang disekap di gudang adalah alumni yang lain, dia juga akan tetap sama mengkhawatirkannya. Helena merasa bahwa apa yang dituduhkan oleh David dan yang lainnya kepada Nicholas tanpa adanya bukti yang nyata, hanya gara-gara Nicholas pernah keluar sekolah saat kelas dua SMA, sampai dia dituduh sebagai pelaku.
Tapi sayangnya Helena tidak bisa berbuat apa-apa, karena sedari tadi Bayu berdiri di depan pintu gudang, terlihat pria itu sedang berdiri sambil merokok.
Chika tahu apa yang dirasakan Helena saat ini, dia pun mencoba berbicara dengan sahabatnya itu, saat ini mereka sedang duduk di ruang tengah.
"Hel, aku tahu kamu sangat mengkhawatirkan Nicholas. Tapi untuk saat ini kita harus bisa bekerjasama dengan semua alumni disini." Chika memperingatkan sahabatnya itu.
"Hanya karena dia saat kelas dua keluar dari SMA Buana, apa itu cukup dijadikan bukti?" sanggah Helena.
"Apa kamu tidak ingat dulu Nicholas keluar dari sekolah karena di bully oleh David, Bayu, Kevin, Panji, dan Arkan?"
Helena pun menghela nafas, kemudian dia menjawab perkataan Chika. "David dan teman-temannya sering melakukan penindasan ke banyak siswa, bukan hanya Nicholas saja. Bahkan mungkin banyak korban pembullyan yang lain selain Nicholas disini. Kamu tahu juga kan dari awal kalau David tidak suka dengan kehadiran Nicholas?"
Chika pun terdiam, apa yang dikatakan oleh Helena memang benar adanya. Geng Black-Hole memang sering berbuat ulah saat mereka dulu masih sekolah di SMA Buana, bukan hanya Nicholas saja yang menjadi korbannya. Mungkin karena David adalah anak dari pemilik sekolah, membuat semua siswa takut kepadanya.
"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang? Apakah kita harus melepaskan Nicholas? Itu akan terlalu beresiko dan kita akan dimusuhi oleh semua orang yang ada disini." tanya Chika.
Helena pun terdiam, dia tidak tahu apa yang yang harus dia lakukan saat ini, jika dia menolong Nicholas, memang sangat beresiko, semua para alumni pasti akan memusuhinya.
Tapi sejujurnya Helena sangat merasa kasihan kepada pria itu, Nicholas pasti sedang merintih kesakitan di kurung di gudang yang ada di dalam vila tersebut.