NovelToon NovelToon
Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:20.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tabir Senja

Tio seorang remaja harus menjadi tulang punggung keluarga setelah lulus SMA. Tio tinggal bersama ibu dan adiknya yang hidup sederhana harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari setelah perpisahan kedua orang tuanya.

Feni, gadis manis yang masih duduk di bangku sekolah kelas 2 SMA adalah kekasih Tio, mereka menjalin hubungan kekasih sejak Feni kelas 3 Smp.

Suatu ketika Tio mendapat pekerjaan di luar jawa untuk mencari rejeki yang lebih baik, namun Tio pergi tanpa mengucapkan kata perpisahan kepada Feni hingga 15 th kemudian mereka baru bertemu kembali setelah sekian lama tidak ada kabar.

Bagaimana kisah cinta Tio dan Feni selanjutnya? Akankah hubungan mereka kembali bersatu?
Yuk ikuti kisah cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tabir Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CYT 14

Malam harinya, Tio, Vino dan Bu Nani bersiap - siap pergi ke pasar malam. Ketiganya nampak bahagia tanpa merasa ada kesedihan di mata mereka.

Ketiganya berjalan kaki menuju pasar malam. Tio tak menyangka bahwa akan bertemu Reno dan Sandi di sana.

"Kalian disini?" tanya Tio saat bertemu keduanya.

"Iya Tio, cuci mata sekalian mencari hiburan di luar." sahut Sandi dengan tersenyum.

"Ya sudah, kalian lanjutkan. Aku menemani Ibu dan juga adikku dulu." timpal Tio berlalu meninggalkan kedua sahabatnya.

Bu Nani nampak melihat suasana pasar malam yang begitu ramai dan membuatnya tersenyum lebar.

Setelah sekian lama dirinya tak pernah melihat pasar malam beberapa tahun lalu, kini di hadapannya nampak pasar malam yang besar dan terdapat beberapa pedagang makanan dan minuman berjajar rapi serta pedagang lainnya.

"Tio, Vino, ayo kita makan malam dulu. Ibu tadi tidak sempat memasak karena ada pasar malam." kata Bu Nani dengan tersenyum getir walau dalam hatinya merasa sedih akan kepergian anak sulungnya besok.

"Baik Bu, untuk Ibuku tersayang akan aku wujudkan." sahut Tio menggandeng Ibunya dan mencari makanan untuk mengganjal perut yang lapar.

Bu Nani berhenti di depan warung soto ayam yang ramai pembeli.

"Kita makan disini saja ya!" pinta Bu Nani mendekati penjual soto tersebut dan memesan tiga soto ayam dan tiga es teh.

Ketiganya mencari tempat duduk seraya memandang suasana pasar malam yang semakin ramai penduduk yang berdatangan yang ingin bermain, melihat ataupun membeli sesuatu yang membuat mereka senang dan bahagia.

Pesanan soto dan es teh telah berada di hadapan mereka. Ketiganya menyantap makanan dengan perasaan bahagia.

"Enak ya makan diluar seperti ini. Kapan - kapan kita makan bertiga lagi seperti ini ya Buk dan Mas Tio?" ujar Vino senang dan menyantap sotonya dengan lahap.

"Iya kapan - kapan kalau uang Mas Tio banyak." sahut Tio menyeruput es tehnya.

Bu Nani hanya memandang kedua putranya bergantian, ada rasa sedih yang tak bisa dijelaskan di hatinya dan dirinya hanya ingin anak - anaknya bahagia selalu kedepannya nanti.

Selesai makan dan membayar, Tio mengajak Ibunya berjalan - jalan melihat beberapa barang untuk menyenangkan hati Ibunya itu. Sedang Vino bermain bersama temannya saat bertemu di tempat soto ayam tadi.

Tio ingin membelikan sesuatu kepada Ibunya dan memikirkan cara agar setelah Tio pergi merantau Ibunya bisa bekerja di rumah dengan nyaman.

Akhirnya Tio memutuskan untuk membeli beberapa barang untuk jualan Ibunya dirumah. Nampak Bu Nani menolak pemberian Tio, namun Tio memaksa dan tak ingin Ibunya bekerja keras lagi di luar rumah.

Bu Nani hanya bisa pasrah dan menerima pemberian Tio tersebut. Dalam hatinya, Bu Nani merasa bangga bahwa putranya tersebut telah tumbuh menjadi sosok yang dewasa walau tanpa kasih sayang ayahnya.

"Terimakasih Tio."

Bu Nani mengajak Tio pulang karena kakinya yang tua merasa lelah harus berjalan kesana kemari.

"Dimana Vino, Tio?" tanya Bu Nani celingukan mencari Vino anak bungsunya itu.

"Sebentar Bu, Tio mencarinya dulu. Ibu tunggu disini," ujarnya pergi meninggalkan Ibunya.

Setelah mencari kemana - mana, akhirnya Tio menemukan Vino sedang bermain tembak bersama temannya.

"Vino! Mas Tio dan Ibu mau pulang. Kamu ikut atau masih disini!" tanya Tio pada adiknya.

"Aku mau disini dulu Mas. Nanti aku pulang bersama teman - teman." sahut Vino yang tidak enak hati meninggalkan teman - temannya padahal baru bermain sebentar.

"Baiklah, jangan pulang larut malam. Mengerti!" tegas Tio memberi perintah pada adiknya itu.

"Mengerti Mas."

Tio akhirnya kembali pada Ibunya setelah memberi pesan pada adiknya, sedang Vino melanjutkan bermain bersama kedua temannya.

"Vino masih mau disini bersama teman - temannya Bu. Kita pulang saja dulu." ajak Tio membawakan barang belanjaan yang dibelinya tadi.

Saat berjalan keluar pasar malam, Tio tak sengaja berpapasan dengan Feni dan juga saudara sepupu Feni.

Mata mereka bertemu, namun Tio tak mengucapkan sepatah katapun ataupun menyapa pada Feni. Hanya senyum tipis yang dapat Tio keluarkan saat bertemu kekasihnya itu.

"Ada apa dengan Mas Tio? Kenapa tidak menyapaku?" gumam lirih Feni bingung dengan sikap kekasihnya itu.

Terimakasih sudah mampir ke karyaku. Monggo, silahkan like, komen, hadiah dan tonton iklan. Selamat Membaca 😘

1
emng poon toge🤔
Dina⏤͟͟͞R: 🤣🤣🤣🤣haais om jo. ibarat pepatah gt
total 1 replies
aku.mmpir tp belum full🤣🤣
Dina⏤͟͟͞R: makasih om jo dah mampir🤭
total 1 replies
Adama Askara
syammaa gw juga mau baksonya Tio😂
Adama Askara
ternyata nulis bikin lappper juga yaa😁
Dina⏤͟͟͞R: wkwkwkwk iya dong. laper segalanya😂
total 1 replies
Adama Askara
huaa huuaaa 😩
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭🤭 ditinggal pas sayang2 e
total 1 replies
Adama Askara
segitunya ya efek es teh sampai ke otak 🤣
Dina⏤͟͟͞R: 🤣🤣🤣🤣iya manjur kan
total 1 replies
Adama Askara
ikutan syedih neh gw 😝
Dina⏤͟͟͞R: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
Adama Askara
mulai daah syediiiiihnya 😁
Dina⏤͟͟͞R: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
Adama Askara
gombalin balik doong ahh😂
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂 laiya. harusnya digombalin
total 1 replies
Adama Askara
hahaha yah gitu deeh🤣
Adama Askara
👍👍👍
Adama Askara
yaaah kecewa deeeh....elo sih Tio ngebo😆
Dina⏤͟͟͞R: sama2 mas adam. justru aku yang makasih 😊
total 3 replies
Adama Askara
100km/jam aja yaa 😁
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭🤭iya boleh lah
total 1 replies
Maria_azis
sejauh ini masih nyaman dengan jalan ceritanya, lanjut .... 🤗
Maria_azis
ceritanya menarik Mak, lanjutkan 😂😂😂😂👍👍👍👍💪💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰🥰😘😘
Dina⏤͟͟͞R: 🥰🥰🥰suwun yo mak
total 1 replies
Senja Ariestya
mampir akunya 👍👍
Dina⏤͟͟͞R: makasih 🥰
total 1 replies
🔹
titip like sama komen dulu, mau baca offline😆
Dina⏤͟͟͞R: 🤣🤣🤣🤣okelah kak vi
total 1 replies
Nanda RaRa
keren ceritanya 💕
Dina⏤͟͟͞R: makasih kak dah mampir 🥰
total 1 replies
☘𝓡𝓳 ⏤͟͟͞Retno
untung aja di sana ada mess untuk para buruh sawitnya, mayanlah Tio bisa irit uang untuk ngekos
Dina⏤͟͟͞R: hehehe🤭
total 1 replies
☘𝓡𝓳 ⏤͟͟͞Retno
semangat untuk mencapai kesusksesan bersama ------> semangat untuk mencapai kesuksesan bersama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!