ini novel kedua ku,jangan lupa tinggal manis manisnya....😉
menikah dengan kekasih hati itu pasti harapan semua insan.
apa jadinya hati kita, dijatuhkan kan langsung talak tiga oleh lelaki yang baru seminggu menjadi suami kita.
disaat kebenaran terungkap,istri sudah menjadi mantan.
ustad firman:"boleh kembali menikahi istri yang sudah dijatuhkan talak tiga,tapi dengan satu syarat"
"apa ustadz,saya akan lakukan"jawab Akmal.
"Zakira harus menikah dulu dengan laki laki lain,cerai,baru bisa kamu nikahi kembali"sambung ustad firman.
judharr....
bagai mana cara Akmal untuk memiliki kembali Zakira...kenapa bisa Akmal menjatuhkan talak kepada istrinya?
mari mari...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uty shara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TT14
sudah dua hari setelah kejadian pemaksaan yang dilakukan oleh akmal kepada zakira, sekarang zakira kalau pergi dan pulang dari rumah sakit selalu diantar oleh supir abun.
dirumah sakit,zakira hendak pergi kekantin rumah sakit bersama suster Tiara.
''dokter zakira''panggil seorang wanita dibelakang zakira,zakira yang merasa namanya dipanggil pun langsung melihat kebelakang.
''iya,Tante mia?''kata zakira jangan lupa senyumannya.
''dokter mau kekantin juga?''
Tiara menunduk disaat melihat wanita yang memanggil zakira,''bagaimana zakira tidak mengenali istri pemilik rumah sakit ini''batin Tiara.
''iya Tante,Tante juga mau kekantin,kalau gitu kita barengan aja, kebetulan kami cuman berdua tante,boleh kan Tia kalau Tante Mia ikut kita''tanya zakira pada Tiara,soalnya zakira bisa menangkap mimik wajah Tiara yang berubah disaat melihat Tante Mia.
''bo boleh kok buk''jawab Tiara terbata,bagaimana tidak?dia akan makan semeja dengan istri pemilik rumah sakit, yang disegani oleh setiap pekerja disini.
''bagaimana keadaan Tante Kurni tante?''tanya zakira setelah mereka duduk disalah satu meja.
''sebenarnya penyakit Tante Kurni sudah stadium akhir,kami tidak tau harus melakukan apa lagi''
''tante yang sabarnya,setiap penyakit pasti ada obatnya, yang tiada obatnya adalah kematian,hidup dan mati seseorang itu sudah diatur oleh Allah''jawab zakira.
pesanan mereka pun datang.
''selamat makan tante''kata zakira sambil mengangkat tangan nya untuk membaca doa,Tante Mia yang melihat itu pun tersenyum.
tak ada yang bicara diwaktu mereka makan, hanya sesekali mereka saling melempar senyum,hingga mereka selesai makan.
Ting,suara notifikasi dari ponsel Tiara.
''buk,zakira aku duluannya,mau ganti infus,tugas mendadak''kata Tiara.
''iya tia''jawab zakira,sedangkan Tante Mia hanya melempar senyum,Tiara pun pergi,kini tinggal zakira dan Tante Mia.
''tante kita juga masuk yuk,kita ngobrol sambil jalan saja,soalnya zakira sebentar lagi ada pasien''kata zakira.
''boleh,ini anak Tante juga mau datang''jawab Tante Mia.
entah apa yang mereka bicarakan sesekali terdengar tawa dari keduanya.
''emm dokter zakira''
''panggil zakira aja Tante,ngak usah pakek dokter''
''dok,eh,nak zakira sudah punya pasangan?''tanya Mia.
''hem?''
''maaf,Tante cuman...''mia merasa malu atas pertanyaan nya disaat melihat ekspresi wajah zakira.
''tidak apa Tante,Tante ngak usah sungkan gitu,tadi zakira cuman sedikit kaget''jujur zakira.
''ngak usah dijawab saja nak''
''ngak,sebenarnya zakira seorang janda Tante''jawab zakira.
''ooo,,,ditinggal mati atau cerai,maaf nak''tanya Mia lagi,maklum sebenarnya dia ada niat mendekati zakira sama anaknya.
''tidak usah minta maaf Tante,zakira cerai sama suami tante''kata zakira.
''janda juga ngak masalah, yang penting baik apalagi solehah''ceplos Mia.
''maksud tante?''
''ngak ada nak zakira,oh Tante harus buru buru kekamar Tante Kurni,mungkin anak Tante sudah datang''alih Tante Mia,karna merasa tidak enak hati setelah menanyakan hal pribadi zakira.berbeda dengan perasaan zakira,dia berpikir kalau Tante Mia merasa ilfil setelah mengetahui kalau dirinya seorang janda.
''oh,iya Tante,titip salam untuk Tante kurni''
''baik sayang,nanti kalau kamu ada waktu main kekamar tantenya?''
''insyallah tante''jawab zakira sambil memegang dadanya.
setelah Tante Mia menghilang dari pandangannya, zakira baru menuju keruangan ya.
lantunan shalawat menggema merdu dari telfon zakira,ujung bibir zakira terangkat disaat melihat nama penelfon.
''assalamualaikum mel?''ternyata Mela yang menelfon.
''.....''
''insyallah aku akan pulang cepat,ini sebentar lagi ada satu pasien yang akan melahirkan,nanti setelah selesai langsung pulang bilang sama umma, emang ada acara apaan nanti malam?''
''...''
''serius kamu?siapa bilang sama kamu Mel kalau nanti malam acara lamaran aku?''
''....''
''yaudah,aku kerja dulu,nanti biar pulang cepet,awasnya kalau kamu bohong''
''....''
''waalaikum salam''jawab zakira sambil mematikan hpnya.
setelah melakukan tugasnya,dan memastikan kondisi pasiennya baik baik saja zakira langsung bergegas ke ruangannya untuk bersiap siap pulang,dikoridor rumah sakit zakira berpapasan dengan fachri yang berjalan berlawanan,awalnya mereka hanya saling melempar senyum tapi sesudah saling membelakangi Fachri menghentikan langkahnya dan berbalik.
''zakira''panggil Fachri dengan suara yang lembut.
''hem''zakira dengan reflek berbalik.
''iya?apa mas memanggil za?''panggilan mas langsung disematkan kemarin malam disaat mereka sudah memutuskan menerima pernikahan mereka,karna dari keduanya sudah melakukan shalat istikharah, mereka belum pernah bertemu dan berhalo ria lewat hp, mereka hanya menerima dan mendengar melalui abun dan papa Rahman.
''emm,apa boleh kita bicara sebentar?''tanya Fachri.
''apa lama?soalnya umma meminta untuk pulang lebih cepat'' jawab zakira.
''tidak,mari kekursi itu saja''sambil menunjuk kursi yang biasa diduduki oleh pasien yang mengantri mengambil obat.
''karna kamu tidak bisa lama mas langsung bertanya,kenapa kamu bisa nyakin menerima mas?''tanya Fachri.
''za sudah meminta pertolongan pada Allah,dan Allah sudah memberi petunjuk kepada za lewat mimpi,jadi za nyakin pada makna dari mimpi itu''jawab za mantap.
''boleh za tanya balik?''
''boleh''
''bagaimana dengan mas?''
''sebenarnya mas sudah melakukan shalat sesudah kejadian kamu keserempet sama motornya mas,dan mimpi itu terus berulang ulang''
''kenapa bisa mas melakukan salat untuk menentukan pilihan pada orang yang baru dikenal?''tanya zakira.
''sebenarnya pertama kali melihat kamu jantung mas berdetak kencang,jadi mas cerita sama ibu,ibu menyuruh untuk salat,maka dari itu jalannya.
''apa kamu betah kerja disini?''tanya Fachri basa basi.
''betah,disini semua baik dan ramah''
''apa mantan suami kamu pernah datang lagi?''
''tidak,tapi dalam dua hari ini za merasa ada yang ngikutin dari keluar rumah sampai kerumah sakit dan waktu pulang juga,apa mungkin mas akmalnya?''tanya zakira,salah satu sifat zakira dia akan mudah berbaur dengan orang baru dia kenal namun tetap menjaga batas,beda dengan Fachri,mungkin sebentar lagi dia menjadi suaminya,jadi umma sudah menasehati zakira agar apa pun dibicarakan pada pasangan kita agar tidak terjadi kesalah pahaman, walau zakira belum pernah berbicara berdua dengan fachri seperti ini,tapi zakira mencoba belajar untuk lebih terbuka dari awal.
Fachri hanya tersenyum kecil mendengar cerita zakira.
''tidak apa apa,,,mungkin mereka orang baik yang ingin menjagamu''
''maksud mas? bagaimana kita tau baik buruknya,udah kanyak penguntit''
Fachri ingin tertawa lepas,tapi dia tahan.
''yasudah pulanglah,mungkin umma sudah menunggu, selamat berjumpa nanti malam,dandan yang cantiknya?''canda Fachri dan langsung meninggalkan zakira yang sudah memerah bak tomat matang.
Jgn ada kesalah pahaman lg
terima kasih...😘
semangat....