NovelToon NovelToon
Istri Tuan Amnesia

Istri Tuan Amnesia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:11.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erna Surliandari

Ia tengah lari dari perjodohannya. Nur Aida Rindayani tak pernah menyangka, Ia justru menemukan seorang pria yang tergeletak di pantai dan membawanya pulang. Sebuah fitnah keji, lalu memaksa mereka menikah dalam sekejap.

Arrayan Bima Hartono , adalah seorang pewaris dari perusahaan besar di kotanya. Suatu hari, Ia diculik secara dramatis oleh beberapa musuhnya. Ia sempat kabur, namun justru terjatuh ke dalam jurang yang menghubungkannya dengan lautan yang dalam.

Apakah akan tumbuh cinta diantara mereka? Bagaimana, jika ketika itu Gibran ingat akan semua masa lalunya? Bagaimana, nasib Aida selanjutya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harusnya malam pertama

"Aku, sudah selesai. Dan aku akan keluar jika kau tak nyaman."

"Tak apa," ucap Aida yang tengah membuka kebayanya. Ia kesulitan, ketika membuka kemben yang menggunakan resleting di bagian belakang. Dan Tono, dengan sigap langsung membantunya.

"Maaf, bukan bermaksud..."

"Ya, terimakasih." ucap Aida, menutup tubuhnya bagian depan dengan kain selendang yang Ia pakai.

"Aku keluar. Disana, banyak orang berkumpul. Ingin, mengakrabkan diri."

"Hmm, jangan lama-lama. Mas Tono harus banyak istirahat. Ingat, masih ada bekas luka di kepalanya."

"Baiklah, kau tidur duluan saja." ucapnya, masih sangat canggung keduanya untuk saat ini.

Sepeninggal Tono, Aida langsung mengganti pakaian dengan baju tidur. Ia segera naik ke ranjang, dan memberi pembatas di tengahnya. Ia belum siap, jika harus menjalankan ritual yang seharusnya untuk malam ini.

"Semoga, Mas Tono ngga berfikir kesana. Jujur, sangat belum siap." gumam Aida, membersihkan tempat tidur di sebelah nya. Ia pun memejamkan mata, karena tubuhnya begitu lelah untuk hari ini.

Tono berusaha membaur dengan penduduk asli disana. Memperkenalkan diri dengan ramah, dan membawa diri untuk masuk ke dalam obrolan mereka. Meski kadang kurang nyambung, tapi Tono berhasil menarik simpati orang dengan baik.

"Tono, saya dengar kamu masih sakit?"

"Iya, Pak. Kepala saja masih di verban, dan sayangnya ingatan saya juga belum kembali utuh hingga sekarang."

"Yasudah, kamu istirahat saja dulu. Lagipula, ini malam pertamamu 'kan?" kedip mata Pak supri genit. Tono sampai tersedak karenanya.

"Maaf, saya permisi." pamitnya, demi menjaga perasaan diri sendiri. Wajar saja, Ia juga pria dewasa yang normal dengan segala hasratnya.

Tono melangkah masuk ke kamarnya. Nenek Mis pun sudah pamit istirahat dikamarnya sendiri. Hanya Mei, dan keluarganya yang masih di sana mewakili keluarga Aida. Apalagi, keluarga inti nya justru tak dapat diandalkan saat inu. Yaitu, Om Edo dan istrinya.

Tok... Tok... Tok... "Nur, udah tidur?" panggil Tono, sembari membuka pintunya pelan.

Ia melihat Aida yang tidur dengan pulas, lalu mendekat ke tempat tidurnya. Tangannya menjulur, mendekati kepala dan wajah Aida.

Syuuutz! Aida spontan berguling menggeser tubuhnya menjauh.

"Nur, kenapa? Kok kaget?" tanya Tono.

"M-Mas mau ngapain?"

"Aku? Mau ambil bantal guling. Aku, mau tidur disana," tunjuk Tono pada sebuah kursi yang memiliki sandaran.

"Oh, iya." Aida meraih bantalnya, lalu memberikan pada Tono. Ia memperhatikan pria itu dalam diam, ketika Tono mulai duduk bersandar bantal, dan memeluk bantal lainnya  di depan. Hingga Tono tertidur dengan pulas, dan Aida berdiri untuk menyelimuti tubuhnya.

Spontan tangan Tono menyergap lengannya. Membuat Aida tersentak kaget.

"Mas, ini Aida."

"Ah, Nur. Maaf, aku terkejut. Seperti, sedang berada dalam gelap, dan orang-orang mengejarku."

"Itu hanya mimpi buruk. Jika lelah, tidur di sana ngga papa."tunjuk Aida ke ranjangnya.

" Ah, tidak. Kau saja tidur disana. Pasti kau lelah."

Aida hanya mengangguk, dan kembali ke tempat tidurnya. Memeluk guling yang empuk dan nyaman.

***

"Mas Tono?" panggil Aida, yang terbangun dini hari.

"Iya, Nur. Ada apa?" Tono terbangun dari lelapnya.

"Mas ngga capek, disana? Badannya nanti sakit?"

"Ehm, lumayan. Sakit, punggung dan tengkuknya." jawab Tono.

Aida meraih Hpnya, melihat masih pukul Tiga dini hari. Ia merapikan lagi bagian sebelahnya, "Mas disini aja. Ngga papa 'kok. Kan, masih sakit, dalam masa penyembuhan. Nanti makin parah."

Tono sedikit ragu. Tapi Ia menuruti permintaan Aida. Memang, tampak nya Ia tak bisa tidur dengan cara begitu, karena akan menyakiti dirinya sendiri.

"Daripada sok kuat, jadinya malah makin repot." fikirnya, yang lalu tidur disebelah Aida dengan pembatas guling ditengah mereka.

1
Lisa Halik
happy ending thor..suka sama ceritanya
Lisa Halik
banyak typo thor...apakah mama lia itu mama nur
Lisa Halik
jadi lelaki malah takut isteri
Lisa Halik
menarik
Lisa Halik
saya mampir thor,ini cerita lama dalam library tapi baru ada kesmepatan baca...macam menarik ni cerita
Shifa Burhan
pemikiran munafik pria
melaknat pebinor dan memuja pelakor

pemikiran munafik wanita
melaknat pelakor dan memuja pebinor

dan novel ini menunjukan dirimu dengan cara kau memperlakukan pelakor dan pebinor
Shifa Burhan
begitu banyak novel pebinor menculik, memaksa istri orang untuk tinggal dengan nya, dan itu semua dibenarkan oleh author nya

bahkan ada novel istri diculik, tinggal bersama, bahkan tidur bersama dengan pebinor penculiknya dan ketika suami datang menyelamatkan nya dan menghajar pebinor itu istrinya malah membela pebinor karena dia bilang dia diperlakukan dengan baik, dan novel itu membenarkan

cari satu saja novel yang bertema pebinor menculik atau memaksa istri orang tinggal bersamanya, dan novel itu anggap itu sebuah kesalahan
kalian tidak akan dapat novel kayak gitu, karena faktanya semua novel akan membenarkan itu
Firma Firma
bagus banget Thor... 💪💪💪💪
Iis Sumarni
Luar biasa
Siskaa Ummu Yahya Fiona
kocaksss /Grin/
Tina Akbar
Luar biasa
WaTea Sp
good
herself_22
Luar biasa
L A
Biasa
Meimawati
Kecewa
Meimawati
Buruk
Najwa Naj
cerita bagus
Najwa Naj
bagus
Mili magaya
iya,memang jauh, jauh lebih kaya maksudnya
Mili magaya
tante gambreng gak tuh🙃🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!