NovelToon NovelToon
Ex Mafia Hot Daddy

Ex Mafia Hot Daddy

Status: tamat
Genre:Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Bhebz

Area tolak boom like!!!
Alexander Smith, seorang bos Mafia yang meninggalkan dunia hitam karena sebuah peristiwa besar yang menghilangkan nyawa istri tercinta dan juga cacat permanen pada putrinya.

Ia memilih menjadi seorang hot Daddy bagi putri semata wayangnya dan hidup sederhana layaknya orang biasa yang justru menjadikan hidupnya dipenuhi warna baru.

Ternyata bayangan hitam masa lalu memaksanya untuk kembali ke dunia penuh kekerasan tetapi dalam wujud yang lain. Akankah ia menemukan kembali cinta yang sudah lama hilang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bhebz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

# Part 14 EMHD

Alexander Smith menjemput Nikita sedikit terlambat karena setelah kerja bakti tadi ia ikut membahas kegiatan pemuda dan remaja masjid yang selama ini cukup terlupakan di desa itu. Ia ikut berpendapat agar semua pemuda haruslah dilatih mandiri dan bisa membuka lapangan kerja sendiri. Dan tanpa dinyana ia yang terpilih menjadi pengarah untuk para pemuda itu berkreasi sesuai dengan yang ia usulkan.

Para warga itu berharap banyak padanya untuk membuat perubahan besar di desa itu. Rupanya warga di sana bisa menerimanya dengan baik meskipun ia hanyalah orang asing yang tidak mengerti agama dan bahkan belum mempercayai adanya Tuhan.

Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi karena takut Nikita akan bersedih atau menangis jika hanya ia seorang yang belum dijemput.

Sesampainya di halaman sekolah, ia melihat Nikita diajak oleh Aisyah untuk menaiki mobil Azzam yang sudah lama menunggunya sesuai rencana pria itu tadi pagi.

"Mohon maaf Bu guru, aku terlambat menjemput." ujar Alex meminta maaf atas keterlambatannya. Aisyah hanya menarik bibir sedikit untuk tersenyum.

"Terima kasih karena sudah bersedia mengantar Nikita pulang." Ia meraih putri kecilnya itu dari gendongan Aisyah dan mendudukkannya di jok depan kemudian menaikkan kursi rodanya di bak belakang.

"Tidak masalah tuan Alex. Kebetulan kami ingin keluar berdua jadi sekalian mengantar pulang putri anda ke rumah." ujar Azzam dengan nada biasa tetapi Alex tahu ada maksud tertentu dari kata-kata Azzam itu. Ia hanya melirik sepintas wajah Aisyah yang kembali berwajah datar.

"Baiklah, kami permisi. Nikmati hari anda tuan Azzam." Alexander meninggalkan mereka dengan tersenyum ke arah keduanya tetapi entah kenapa wajah Aisyah yang begitu murung mengganggu pikirannya.

"Daddy, kenapa terlambat?" sungut Nikita dengan wajah ditekuk marah.

"Daddy minta maaf sayang, tadi ada urusan dengan para tetangga kita."

"Aku sampai menangis dad. Untung Ibu Aisyah menemaniku sampai Daddy datang." Alex menatap sekilas Nikita kemudian mengalihkan pandangannya ke arah jalan yang berkelok-kelok.

"Apa ibu Aisyah punya teman di sekolah?" tanyanya pelan. Nikita mengangguk cepat.

"Tentu saja dad. Kami semua adalah temannya ibu Aisyah. Kami sering main dan makan bersama." jawab Nikita dengan suara antuasias. Ia paling suka kalau menceritakan kesehariannya dengan gadis yang bernama Aisyah itu.

"Tapi kenapa ia bersedih tadi?" tanya Alex lagi. Entahlah ia tidak tahu kenapa tiba-tiba ingin tahu banyak tentang gadis itu.

"Oh itu, aku tahu dad. Tapi kata bapak kepala sekolah, anak kecil tidak boleh ikut campur karena itu urusan orang besar." jawab Nikita lagi yang membuat Alex langsung menurunkan kecepatan laju mobilnya.

Sementara itu di mobil Azzam.

"Kita sebenarnya mau kemana pak?" tanya Aisyah penasaran saat melihat jalanan yang mereka lalui sudah melewati perbatasan desa. Ada rasa khawatir dalam dirinya karena ia sendiri tidak pernah berjalan terlalu jauh seperti ini tanpa didampingi oleh ayah atau kakak laki-lakinya.

"Tenang saja, kita berdua perlu bicara dari hati ke hati." ujar Azzam santai tapi tidak bagi Aisyah, ia justru takut dan cemas.

"Kita bisa bicara di rumah disaksikan oleh ayah." suara Aisyah sudah mulai gemetar takut.

"Aku calon suamimu Aisyah, tidak bisakah kamu berlaku baik sedikit saja padaku?" tanya Azzam sembari menghentikan laju mobil di tempat sepi. "Menikahlah denganku, aku pasti membahagiakanmu." lanjut Azzam sambil meraih tangan Aisyah yang sedang saling meremas gelisah. Gadis itu menepis tangan pria yang menjadi pimpinannya di sekolah meskipun sebenarnya ayahnya lah pimpinan tertinggi di Yayasan tersebut. Azzam merasa tersinggung dengan penolakan gadis itu. Ia langsung menarik kedua bahu Aisyah agar berhadapan dengannya.

"Jangan pernah menolakku, atau aku akan membuatmu jadi milikku saat ini juga." ancam Azzam sambil mendekatkan wajahnya ke arah Aisyah. Ia begitu ingin mencicipi bibir Aisyah yang selama ini selalu melontarkan kata-kata tidak mengenakkan hatinya.

Plak

Sebuah tamparan keras mendarat di wajah Azzam saat jarak itu begitu dekat dan menimbulkan bekas merah di sana. Emosi Azzam seketika tersulut. Ia menarik kain jilbab yang menutupi kepala gadis itu dengan keras hingga terlepas. Nampaklah rambut hitam kelam yang sangat indah di depan matanya, kulitnya yang putih mulus itu pun tampak sangat jelas di leher jenjangnya. Hasrat yang selama ini ia tahan jika berdekatan dengan gadis ini langsung memberontak. Dengan kekuatannya yang cukup bisa mengalahkan Aisyah, ia mulai merobek pakaian yang menutupi gadis itu.

"Hentikan Pak! kumohon." ujar Aisyah sesenggukan ia hanya bisa menangis dan menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya.

Tok

Tok

Kaca pintu mobil diketuk dari luar dengan keras. Azzam menghentikan aksi biadabnya. Tetapi ia tak mempedulikan ketukan di kaca itu. Ia malah menghidupkan mesin dan berniat untuk melajukan mobil secepatnya tetapi bunyi berikutnya membuatnya terpaksa mengalah.

Prang

Kaca pintu itu sudah pecah akibat pukulan keras dari luar. Terlihat wajah Alex dengan kilat marah di matanya seakan bisa menembus keseluruhan bodi mobil. Ia memasukkan tangannya diantara pecahan kaca itu untuk membuka kunci pintu.

"Aisyah, pakai ini." ia memakaikan mantelnya ketubuh Aisyah yang sudah cukup terbuka dimana-mana lalu ia gendong gadis yang sedang gemetar takut itu ke mobilnya. "Nikita masih ada di dalam mobil, pastikan ia tidak tahu semua ini." ujar Alex datar tanpa mau menatap wajah gadis yang ada dalam gendongannya.

"Sialan!" teriaknya marah saat melihat mobil Azzam sudah tidak ada di tempat. Ia ternyata melarikan diri sebelum Alexander memberinya pelajaran yang akan membuatnya mati segan hidup tak mau.

---Bersambung---

🍁🍁🍁

Hai readers tersayangnya othor, Dukung terus karya ini ya gaess, Dengan cara favoritin, like, dan kirim komentar.

Eits, hadiah yang banyak jangan lupa.

Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍

1
Nur Laely
Luar biasa
fian widy
👍🏻
Normah Basir
wah disuru ketemu mlh ayahnya lebih ganas lg
Normah Basir
waduh diserang tengah malam nih,keenakan criss
Normah Basir
asal ada dikamar Alex jadinya anu2
Normah Basir
Nikita ada saingan
Normah Basir
Heran sy walaupun dalam keadaan bersedih, Alek sesok jalan juga
Normah Basir
waduh ujian berat,musuh kembali datang ketikan Criss SDH mau tobat
Normah Basir
Criss SDH sunat,berarti sisa syahadat SJ,sah dia
Normah Basir
Alhamdulillah cris dpt hidayah,jng Krn hanya mau Niki dia msk Islam BS bahaya ta.....
Normah Basir
betul2 sangat bagus penjelasan sangat masuk akl
Normah Basir
niki2 khayalannmu kejauhan
Normah Basir
ternyata sepupu,bisa dipupuk
Normah Basir
Niki,kasi saja knp mesti mencari masalah
Normah Basir
emangnya kucing bisa produksi banyak
Normah Basir
pintarnya Alex,sepasangmi tambahmi LG Beby cwewknya
Normah Basir
tahanlah dulu Albert, nyosor SJ masih ada HR esok
Normah Basir
betul Anna mass teman2 PD pergi Omar hanya mengurung nya di rmh
Normah Basir
aduh Albert sebentar LG menjemput jodohnya
Normah Basir
ketagihan siomatnta,bisa2 Anna TDK keluar kamar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!