Sejak kecil Sella sudah ditinggalkan oleh Mama nya. Tak lama kemudian Papa Sella menikah lagi dengan wanita kejam. Sella diperlakukan dengan tidak baik oleh Mama tiri nya.
Saat besar Sella dipaksa untuk menikah dengan pria yang tidak dikenalinya. Sella tidak setuju menikah dengan pria itu karena Sella sudah memiliki pacar, Sella tidak mau menghianati pacarnya.
Tapi siapa sangka, ternyata pacar dan adiknya bersekongkol menjebak dirinya.
Sella sangat kecewa dengan keluarga nya.
NB: Cerita novel diperbarui
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alexander, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 14
Selamat membaca🤗
Jangan lupa dukungan nya🤗
...**********...
Diruang makan
Sella masih malu-malu kepada mertua nya. Ia sering menundukkan kepala nya dan berusaha menghindari pandangan mereka. Suasana sangat canggung karena tidak ada yang memulai pembicaraan.
Lia sangat bosan dengan keadaan sunyi itu. Ia pun memulai pembicaraan.
"Kakak makan yang banyak ya" Ucap Lia kepada Sella sambil memberikan daging ke piring Sella
Sella melihat Lia yang terus memberikan daging ke piring nya. "Aa..ini sudah cukup, terimakasih.." Ucap Sella canggung
"Bagaimana itu bisa cukup? Kamu harus makan yang banyak" Ucap Lisa atau bisa disebut Mama William
"Iya Tante" Jawab Sella malu-malu
"Kok manggil Tante, manggil Mama dong" Ucap Lisa
"Iya Ma.." Ucap Sella yang belum terbiasa
William hanya diam, ia fokus kepada makanan nya dan menghiraukan keluarga nya. Sella heran kenapa William tiba-tiba sangat berbeda. Ia biasanya suka bicara dan orang nya periang.
"Aku sudah selesai" Ucap William lalu meninggalkan mereka
Deg, Sella heran dengan perilaku William
"Aku juga sudah selesai" Ucap Sella meninggalkan mereka
Sella mengikuti William dari belakang. Ia khawatir sesuatu terjadi pada William. William berhenti di depan kolam, Sella langsung mencari tempat persembunyian nya.
"Kemari lah" Ucap William
Sella tidak merespon, ia hanya mengintip dari sela-sela kecil
"Sella" Ucap William seketika
"Kemari lah"
"Aku?" Batin Sella
Sella mendatangi William, ia memegang pundak William. "Kau memanggilku?" Tanya Sella seolah-olah tidak tau
"Kenapa mengikuti ku?" Tanya William
"A..itu, aku hanya...." Sella belum selesai dengan perkataan nya
"Tidak perlu mengkhawatirkan ku, aku sudah terbiasa sendiri" Ucap William memotong pembicaraan Sella
Sella heran dengan perkataan William. Apa salah nya mengkhawatirkan suami sendiri? Apa itu tidak boleh?
Sella berdiri di depan William. "Sekarang kau tidak sendiri, ada aku" Ucap Sella
William menarik tangan Sella dan mendudukkan nya di paha nya. "Ya kau adalah istri kecil ku" Ucap William sambil mencium kening Sella
Sella menyandarkan kepalanya di dada William. "Kau tidak sendiri. Aku akan selalu di samping mu" Ucap Sella
Lia melihat kegiatan yang di lakukan oleh William dan Sella. Ia merekam dan memotret William dan Sella. Lia sangat hati-hati dengan kegiatan yang ia lakukan supaya tidak menganggu mereka. Lia sangat senang karena rencana nya berhasil. Ia pergi dengan perlahan meninggalkan mereka.
"Sudah puas?!" Batin William
Ternyata William sadar dengan kegiatan Lia. William sengaja melakukan kegiatan itu supaya rencana nya dan Lia tidak gagal dan berhasil 100%.
"Kamu kenapa senyum-senyum sendiri? Ada yang lucu?" Ucap Sella
"Ya kamu sangat lucu" Jawab William
Sella memukul dada William. "Kau tidak pernah serius" Ucap Sella
"Aku serius sayang, cinta ku ke kamu itu serius" Ucap William yang langsung melu*mat bibir Sella
"Mmhhhh"
Tanpa mereka sadari, beberapa pelayan dan asisten William melihat mereka. Pelayan dan asisten William mengalihkan pandangan mereka.
"Ehem, Tuan" Ucap asisten William
Sella langsung mendorong William hingga ciuman mereka terlepas. Wajah Sella memerah, ia sangat malu karena dilihatin oleh banyak orang.
"Apa?" Tanya William kepada asisten nya dengan tatapan tajam
"Aa Tuan sangat mengerikan" Batin asisten William
"Nanti siang Anda punya pertemuan Tuan" Ucap asisten
"Undur!" Ucap William
"Tapi Tuan pertemuan ini sangat penting" Ucap asisten
"Aku baru menikah semalam, aku butuh istirahat, seharusnya kau sudah tau itu" Ucap William kesal
"Tapi Tuan ini.."
"Bagaimana jika dia yang datang ke sini? Kamu tidak perlu repot" Ucap Sella memberikan ide kepada William
William menatap asisten nya
"Baik Nona, saya akan menyuruh dia datang ke sini. Saya permisi dulu" Ucap asisten pasrah
...**********...
Hallo all, jangan lupa like, komen, dan fav
Apa susah nya ngasih like, like itu gratis kok
Jangan lupa kasih gift atau vote ya
Author sangat berterima kasih dengan dukungan kalian🤗