NovelToon NovelToon
Dinikahi Majikan

Dinikahi Majikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nurlailasari Akhiri

Rania gadis cantik yang pintar, ceria, awalnya Rania sudah mengubur impian nya untuk melanjutkan pendidikan nya.

Suatu saat kaka ibunya meminta Rania untuk menggantikan dirinya kerja di rumah majikan nya,kaka ibunya mengatakan kalau Rania bisa melanjutkan pendidikan nya asal bersedia menggantikan nya bekerja.

Ternyata ada syarat lain yang harus Rania penuhi selain jadi asisten rumah tangga di rumah besar itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurlailasari Akhiri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 14

Rania membuka matanya ketika mendengar alarm yang ia pasang di ponselnya. Rania membuka selimut yang menutup tubuhnya, ia perlahan bangun lalu duduk sebentar untuk mengumpulkan nyawa yang masih belum sepenuhnya terkumpul.

Rania bergegas masuk ke dalam kamar mandi, tidak berapa lama Rania sudah ke luar kamar dengan wajah yang terlihat segar.

Mbak Yanti sudah terlihat di ruangan belakang, tepatnya tempat mencuci juga menjemur, Rania menghampiri Mbak Yanti, meskipun uwa nya bilang, kalau itu bukan tugas nya, tapi Rania tetap membantu, karena ia merasa tugas nya masih belum saatnya ia lakukan, apalagi kalau bukan membangunkan tuan arogan.

"Mbak, aku yang jemur ya."ucap Rania

"Tidak usah Ran, ini kan tugas mbak,"Mbak Yanti menoleh pada Rania.

"Sudah tidak apa-apa, tugas aku kan masih nanti mbak, jam segini pasti tuan sadisnya belum bangun. "Rania mengambil pakaian yang sudah mbak Yanti cuci

"Tadi kamu bilang tuan apa Ran? "mbak Yanti menatap Rania yang sudah mulai menjemur pakaian

"Euh, tadi aku bilang tua Lucas nya belum bangun,mbak."jawab Rania

"dasar mulut, pake keceplosan segala. "batin Rania

"Oh, mba kira apa tadi, rasanya gimana Ran, bisa membangunkan tuan Lucas, pasti senang nya bisa melihat orang tampan bangun tidur? "tanya mbak Yanti

"Rasa, ya biasa aja, emang mbak mau banget ya lihat tuan Lucas kalau baru bangun tidur? "Rania balik nanya

"Mau banget Ran, pasti cuma orang bodoh yang menolak pesona tuan Lucas, kamu beruntung bisa dekat tuan Lucas, meskipun cuma jadi pembantunya. "jawab mba Yanti

"ikh, mereka belum tahu saja,gimana kelakuan tuan sadis itu, aku mending nyuci, beres-beres,daripada bangunin singa galak."

"Rania, kenapa malah melamun, pasti kamu membayangkan tua Lucas bangun tidur. "ucapan mbak Yanti membuyarkan lamunan Rania

"Hah, engga lah mbak, kalau tukeran tugas mau ga mbak? "tanya Rania

"Maksudnya gimana Ran, mbak ga ngerti? "tanya mbak Yanti

"Ya, maksud aku, mbak yang bangunin tuan Lucas, aku yang beres-beres sama yang lain nya,gimana?"tanya Rania

Rania berharap banget mbak Yanti bersedia, untuk berganti tugas nya, ia bisa melihat kalau mbak Yanti sangat menyukai si tuan sadis.

"Engga Ran, itu kan udah tugas bibi, terus turun sama kamu, tuan Lucas pasti bakal nolak, waktu dulu juga pernah ada yang gantiin bibi, pas bibi pulang kampung, eh tuan Lucas marah, ia bilang tidak sopan, ia juga bilang kalau ia tidak akan bisa menerima orang lain yang mengurusnya, selain bibi. "Papar mbak Yanti

Ucapan mbak Yanti membuat senyum Rania pudar, padahal ia sudah berharap mbak Yanti bersedia bertukar tugas dengan dirinya.

"Ya udah mbak, saya bantu wa Tuti dulu ya, nih keranjang cucian nya sudah kosong, "Rania memberikan keranjang bekas wadah cucian yang telah selesai ia jemur.

Rania masuk ke dapur, ia melihat bik Tuti lagi sibuk dengan peralatan masak, Rania mengendap-ngendap,berniat mengagetkan uwa kesayangan nya itu.

"Uwa sudah tahu, tidak akan kaget. "ucap bik Tuti. ia sama sekali tidak menoleh ke arah Rania

"Yah, ko uwa tahu, pasti punya indra ke sembilan ya? "Rania kecewa karena niat jahilnya tidak kesampaian

"Uwa lihat nya pakai Indra anak nya mang jojo, bukan inda ke sembilan. "ucap bik Tuti

"Mana bisa, paling Inda anak nya mang jojo sudah di sawah kalau jam segini,"Rania berdiri di samping bik Tuti.Rania memperhatikan bik Tuti yang sedang membuat omelette sandwich untuk sarapan majikan nya.

"Nanti,kalau uwa sudah ke Bandung, kamu harus bisa bikin yang kaya gini, ini kesukaan den Lucas,kalau bu Renata sama pak Bambang, ia lebih suka sarapan sereal, untuk sarapan." bik Tuti sekilas menoleh pada Rania.

"Wa, kalau bikin kaya gitu mah gampang, cuma di tumpang-tumpang kan, orang kaya mah aneh, kalau aku sarapan tuh lebih enak nasi satu piring, gorengan satu piring, baru kenyang, kalau makan kaya gini mana kenyang wa. "ucap Rania

"Kalau itu rakus, mereka bertiga sarapan, kalau kamu makan."papar bik Tuti

"Apa bedanya, sama-sama masuk perut, oh iya wa, uwa yang bangunin tuan Lucas ya, aku takut salah lagi. "Rania memegang ujung baju bik Tuti yang sudah selesai membuat sarapan untuk majikan nya.

"Engga, kamu harus terbiasa, den Lucas baik ko, dulu kamu sering minta gendong sama dia. "ucap bik tuti

"Huh,dalam mimpi pun, aku tidak akan mau minta gendong, apalagi nyata, uwa jangan ngada-ngada, aku di Bandung sedangkan si tuan sadis itu kan di Jakarta. "Rania bergidik mendengar bik Tuti bilang ia sering minta gendong sama Lucas

"Dulu kamu pernah ke sini, waktu masih kecil, emang sudah lama, pasti kamu ga inget, kayanya bu Rena sama pak Bambang juga lupa kalau kamu pernah uwa bawa. "terang bik Tuti

"Uwa, pasti bohong kan, kalaupun benar, aku tidak peduli wa, pokonya dia itu galak,suka ngancam."ucap Rania

"Sudah-sudah,sana cepat naik, nanti telat, kamu yang repot."bik Tuti mendorong bahu Rania untuk keluar dari dapur

"Yakin wa, ga uwa aja yang bangunin, ga sayang nih ponakan nya,berduaan di kamar sama laki-laki tua."Rania masih mencoba merayu bik Tuti.

"Engga, uwa senang kamu berduaan sama laki-laki tua, apalagi kalau sudah nikah, bakal cepat nyumbang cucu. "bik Tuti menggerakkan tangannya mengusir Rania.

Dasar uwa jahat,bisa-bisanya senang ponakan nya sama laki-laki tua, galak lagi.

Rania, akhirnya menaiki anak tangga menuju kamar Lucas, mulutnya komat kamit seperti bah dukun sedang membaca mantra,dengan segelas air putih lalu pasien di sembur. (deng malah nyanyi)

Rani perlahan membuka pintu, matanya fokus ke dalam kamar.

tiba-tiba.....

like, komen, vote nya di tunggu ya, supaya saya semangat nulisnya😘😘

🌺🌺🌺

1
Siti Romlah
gantung kayak jemuran thoor
lama x gak dilanjutin
berapa tahun ni. anak Rania lucas dah tiga orang kadang ya
si ulat bulu shela dan mak Lampir Viola dah kayak mana tuh
apa ada cerita tentang Firda and Daniel thoor. berkabar dong mau baca juga
Hastia Tia
lanjutkan
rina wati
dasar ulat keket, mau morotin harta aja,,tu Oma hrs bisa dong kl sebenarnya yg kampungan dan yg rendahan tu cewek gatal yg Oma bawa,,
rina wati
Lukas harus tegas dan berwibawa juga pada Serly,,emang siapa Serly bisa sesukanya dikel Lucas,,walaupun Oma pawangnya,, skak mat dong luc,,biar tau dia siapa dia dirumah tuh
Heidy
up lagi thor
Asma Aini
lanjuttt semangat thor
223
sukaaaaa
Hamimatus Sulalah
lanjut
Tegar Kurniawan
thor lanjut dong dah lama aku nunggu lannutannya
Amie Sukanto
lanjuutt 😍😍
abu😻acii
uluh.. gemes
Vinda Yunita
lanjut thor
Hairunnida Nida
gak ada kelanjutan lagi ya ceritanyaa
Sarah Yuni
udah mati yg buat cerita ne,,sampai2 udh gak da up nya lagi
Icaa
Di tunggu ya episode selanjutnya
Rosdiana Diana
lanjuttt
efridaw995@gmail.com
seharusnya Rania tuh jangan suka keluar rumah sendiri karena bahaya dan orang yang tidak senang pada nya
Jafran Mangku Alam
lanjut
Bzaa
asam lambung bisa naik karena pikiran, jdi jgn byk yg dipikir in ntor..
semangat 😘
Bzaa
alinda bukannya mantannya lukas ya☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!