Kisah kali ini adalah kisah tentang gadis cantik"Adeline scots".
Adeline scots adalah wanita yang cuek, berkarakter dingin.
Adeline tidak pandai bergaul dia hanya mempunyai satu sahabat "ROSHI LEE".
Dulu mendiang kakek adeline mengalami kebangkrutan salah satu sahabat lamanya membantunya dengan sukarela.
Sebagai ganti karena kebaikan sahabatnya, mendiang kakek adeline berjanji kelak cucunya akan menikah dengan cucu sahabatnya itu sebagai ucapan terimakasih.
Adeline duduk dan termenung, sebatang rokok ia nikmati dalam kesendirian.
Membiarkan asap rokok itu melambung terbang tinggi terhempas angin dan menghilang.
"Karena suatu keadaan aku harus menerima pernikahan itu"Gumam adeline.
Hidupku bagai secangkir kopi pahit.
Mau aku suguhkan pada siapa pun orang pasti enggan untuk meminum dan menerima.
Pahit manis biar aku tengak sendiri.
Dengan berat hati adeline menerima pernikahan itu.
Lelaki itu adalah Park Gou seorang CEO muda sombong dan playboy.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon disxa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
OBROLAN KECIL
Cara terbaik untuk melupakan rasa sakit adalah dengan bekerja.Aku tau saat semua selesai,aku akan kembali terluka. tapi itu semua tidak masalah!!!!!asal aku masih bisa melupakan rasa sakit itu walau sejenak.
Adeline melirik jam yang menggantung di dinding sudah pukul 01:25 Park Gou masih belum pulang,dia pasti sedang menikmati pesta itu.
Adeline menarik dalam nafasnya dengan segera ia harus membuat sketsa gaun pernikahan.
Salah satu client "Tuan Lhuo" mempercepat pesta pernikahannya.
Pesta yang seharusnya di selenggarakan bulan depan ia percepat menjadi Minggu ini bertepatan dengan pesta ulang tahun perusahaan Gou Company.
Client satu ini "Tuan Lhuo"calon istrinya adalah seorang wanita yang amat penuntut,banyak permintaan.Setelah memutuskan ini merubah menjadi itu.
Mungkin bagi calon istri tuan Lhuo pernikahan adalah moment sekali seumur hidup,kau harus terlihat semaksimal mungkin".Apa kabar aku yang tak mempedulikan hal itu".
Dia juga mempercayakan desain Gaun pernikahan pada EO kami.
Sebenarnya aku sudah membuatkan desain waktu itu dan mereka menyetujui,tapi....seiring waktu yang mereka ubah mereka juga ingin mengubah desain gaun pernikahan tapi untung saja hanya calon istri tuan Lhuo yang ingin merubah.
Hemmmm client adalah raja.
Satu persatu garis terarsir saling menghubungkan menjadi sebuah bentuk.
Guratan abstrak menjadi nilai artistik,itulah seni sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata tapi mata mampu menikmati keindahannya.
sumber foto:google.
Aku harap calon tuan lhuo menyukai sketsa gaun ini dan fix tidak merubah lagi.
Aku segera mengirim pesan pada Roshi Lee.
"Nona Lee tidurlah sepuasnya hari ini,Tuan Lhuo memajukan pesta pernikahannya menjadi Minggu ini bertepatan dengan pesta ulang tahun perusahaan Gou company.Calon tuan Lhuo juga meminta ganti model rancangan gaun pengantinnya,aku sudah membuatkannya"
Adeline segera mengirim pesan itu pada Roshi Lee,sudah ditebak oleh Adeline Roshi Lee pasti sedang berada di negeri impian.
"Jika aku tak tidur!!!!!besok Roshi Lee pasti akan sangat bekerja keras, itu sangat tidak baik untuk kehamilannya.Aku tidak mau kandungan Roshi Lee bermasalah lagi"Gumam Adeline seraya mengambil obat tidur dalam tasnya.
Adeline mengambil 2 butir obat tidur untuk ia minum.
Perlahan-lahan Adeline mulai mengantuk tapi dia masih harus menyelesaikan beberapa rekapan tempat survey lokasi dan jadwal acara untuk pesta pernikahan tuan Lhuo.
Cklek.....
Pintu kamar terbuka.
Ternyata park Gou pulang.
Dia menatapku sinis.
"Aku pinjam meja"
"Ini areaku"
"Di balkon tidak ada meja"
"Kau tidak tahu sekarang jam berapa?aku tau kamu mata duitan tapi jika kamu sakit maka uangku yang akan terbuang"
"Aku tidak akan memakai uangmu"
"Terserah"
Park Gou segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Adeline berdiri menuju walk in closet.
Adeline mengetuk pintu kamar mandi.
"Bajumu sudah aku siapkan"
Park Gou yang tengah bersiul dan bernyayi dalam kamar mandi hanya menjawab "Hem"
Adeline segera duduk kembali dan melanjutkan pekerjaannya.
Park Gou sudah keluar dengan T-shirt dan celana pendek yang disiapkan Adeline.
"Makan?"
"Tidak"
Adeline kembali berkutik dengan laptopnya,jemarinya masih sibuk menari-nari.
Park Gou duduk di ranjangnya.
"Kau tadi kenapa menangis"
"Tidak"
"Aku melihat"
"Oh"
"Kenapa?cemburu padaku"
Adeline menjawab dengan menggelengkan kepala.
"Lantas...?"
"Tidak saling mencampuri urusan masing-masing"
"Dasar!!!!!sialnya aku harus jadi suamimu"
Adeline melihat ke arah Park Gou dan membuang mukanya kembali untuk berpaling.
Park Gou segera menyelimuti tubuhnya dengan selimut.
"Matikan lampu"
"Aku bekerja"
"Aku tidak bisa tidur"
Adeline berdiri dan mematikan lampu,dan menyalakan lampu redup di sisi ranjang park gou.
"Matikan juga"
Adeline menarik nafas panjang dan mematikan lampu redup.
Adeline kembali fokus mengerjakan pekerjaannya
Park Gou mengamati Adeline.
Adeline merasa tak nyaman seperti ada yang mengamati.
Adeline menoleh terlihat mata park Gou terpejam.
Park Gou hanya pura-pura memejamkan matanya.
Obat tidur perlahan-lahan sudah menguasai tubuh Adeline,Adeline perlahan lahan mulai tertidur di depan laptopnya.
Park Gou yang menyadari Adeline sudah tertidur segera berdiri untuk memastikan.
Melangkah perlahan agar tidak menimbulkan suara yang bisa membangunkan Adeline.
Melihat sketsa hasil Adeline.
Tersenyum sinis.
"Pintar juga dia"
Park Gou segera save dokumen yang diketik oleh Adeline dan segera mematikan laptopnya.
"Kau cantik saat tidur"puji park gou dalam gumamnya
Park Gou segera mengambil selimut dan membalutkan pada Adeline.
Park Gou kembali ke ranjang dan mulai memejamkan matanya.
Hello reader ini karya aku yang kesekian kali😂moga kalian suka ya,jangan lupa like karyaku yang lainnya ya.Kalau kalian ada saran untuk karyaku aku sangat senang,jangan sungkan untuk memberiku saran ya.
ayo budayakan saling dukung.
Arigato readers salam sukses dan sehat selalu.
Anyway, ini titiiny banyak banget kak🙈
udah aku follow ya thor, mohon follbacknya