NovelToon NovelToon
Marriage Order

Marriage Order

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: viviani

IG : @authorviviani

Warning!

Kisah ini akan menguras emosi, jiwa, dan raga sampai ke kehidupan nyata.

Aku Sheryl. Kehidupan yang penuh aturan membuatku muak. Bayangkan saja, orang tuaku mengatur seluruh kepentingan yang berkaitan dengan hidupku. Tak terkecuali dalam hal mendapatkan pasangan hidup. Aku tidak bisa memilih. Perjodohan tidak bisa dihindari. Perintah menikah sudah semakin dekat di usiaku yang ke 25 ini. Hingga aku tidak sadar melakukan sebuah kesalahan dan menghancurkan segala mimpi yang sudah terancang dengan indah. Mungkinkah aku memilih masa depanku sendiri atau nyatanya Tuhan malah berkehendak lain?


"Ke mana hatimu akan berlabuh, Sheryl?" –Baruna–


"Mungkinkah Sheryl akan berpaling kepadaku?" –Reynand–

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon viviani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wanita Itu

Suasana makan malam yang tadinya hidup menjadi hening seketika setelah Kak Baruna angkat kaki dan pergi entah kemana. Aku menengok kanan dan kiri, tapi mereka semua diam tidak berkata apa-apa lagi.

"Saya sangat memohon maaf atas apa yang terjadi tadi. Ini diluar dugaan kami kalau Baruna akan jadi seperti itu. Tapi tenang saja, saya kenal anak saya. Nanti dia juga akan kembali setelah merasa tenang," jelas Om Anton.

"Iya, saya sangat mengerti. Keputusan ini begitu mendadak baginya. Kami sekeluarga sangat maklum," jawab Papa.

Tante Meri menoleh ke arah Om Anton memberikan isyarat kemudian direspon dengan anggukan Om Anton penuh arti.

"Maaf saya tinggal sebentar." Tante Meri menyela pembicaraan.

Dia beranjak dari kursinya dan berjalan keluar ruangan. Aku memperhatikan Tante Meri, raut wajahnya yang selalu tersenyum itu berubah memancarkan sebuah kekhawatiran.

Sebenarnya apa yang terjadi? Aku tidak mengerti dengan situasi yang terjadi di keluarga ini. Kakek Awan juga sama saja tidak bertanggung jawab atas kata-katanya. Lalu kemana perginya Kak Baruna? Dia menghilang begitu saja.

"Kak Baruna pergi ke mana ya? Kenapa aku jadi ditinggalkan seperti ini?" gumamku.

Aku menelepon Kak Baruna. Terdengar nada sambung tapi dia tidak menjawabnya. Aku mengulangnya berkali-kali dan tidak ada jawaban. Kak Reza yang melihatku berusaha menenangkanku.

"Sudah tenang saja. Dia nanti akan segera menghubungimu."

"Aku mau pulang saja Kak," jawabku pelan.

"Mau pulang? Ya sudah kamu pulang sama Kakak saja."

"Lalu pacar Kakak itu bagaimana?"

Kak Reza menoleh ke arah kekasihnya, "Maaf ya adikku sayang, Kakak belum sempat mengenalkan dia ke kamu."

Kekasih Kak Reza itu lalu mengulurkan tangan mengajak bersalaman, "Dita."

"Sheryl," jawabku membalas uluran tangannya.

"Sudah kan kenalannya? Nanti aku antar Dita dulu habis itu barulah kita pulang. Oke?"

"Iya." jawabku.

"Ya sudah. Kami pamit duluan ya Om, Ma, Pa,"

"Iya kalian hati-hati di jalan. Antar Dita dulu ya Za," ucap Mama.

"Siap Ma."

"Sher maafkan kelakuan anak Om malam ini ya. Besok Om suruh dia minta maaf dan jemput kamu pagi-pagi," tambah Om Anton.

"Iya Om, kami pamit ya."

Kami melangkah keluar rumah. Kak Reza menghidupkan mesin mobilnya. Aku duduk di kursi belakang. Aku mengeluarkan ponsel dan membuka akun media sosial. Sebuah undangan reuni SMA terpampang jelas di akunku.

Reuni?

"Datang tidak ya?" gumamku.

Masa sekolah memang sebuah masa yang indah. Aku ingin ikut sih, tapi aku terlalu malas untuk bertemu orang itu. Ah ... jadi teringat orang itu. Sahabat yang menusukku dari belakang. Entah bagaimana kabarnya. Aku tidak mau memikirkannya lagi.

Aku menggelengkan kepala cepat-cepat menghilangkan pikiran-pikiran negatif yang bergelayutan di otakku. Pandanganku lalu tertuju kepada dua insan yang saat ini sedang saling jatuh cinta. Aku memperhatikannya, mereka duduk di depanku saling bercengkerama manja serasa dunia hanya milik mereka berdua dan aku hanya mengontrak. Aku iri!

Aku termenung dan jadi teringat masa-masa awal aku berpacaran dengan Fandy. Situasi saat itu sepertinya sama dengan yang kini mereka rasakan sekarang.

Ah .... Akhirnya aku jadi teringat kembali dengan dia. Fandy pasti masih marah padaku. Dia tidak menghubungiku lagi seharian ini.

Aku menggelengkan kepalaku. Pikiranku kembali tertuju pada Kak Reza dan Kak Dita. Senyumku mengembang, aku mempunyai sebuah ide jahil untuk mereka yang berhasil membuatku iri.

"Bagaimana kalau aku mengganggu mereka?" gumamku tersenyum.

"Kak Dita sudah mengenal Kak Reza berapa lama?"

Kak Dita menoleh ke arahku. Dia menjawab, "Waktu SMA, Sher. Sempat hilang kontak dengannya. Tapi kami bertemu lagi setelah sekian tahun saat ada reuni," jawab Kak Dita tersenyum.

"Reuni ya?"

"Iya kami jadi dekat lagi. Padahal dulu sempat dekat juga tapi kami tidak berpacaran. Akhirnya sekarang kami menjalin komitmen," tambah Kak Reza.

"Kak, bagaimana kalau kakak yang menikah duluan? Kalian sangat cocok. Pasti anak kalian nanti cantik dan tampan. Aku belakangan saja tidak apa-apa deh."

"Kamu duluan saja, Sher. Jangan lari-lari lagi dari Baruna. Dia serius padamu. Rencana keluarga juga sudah lebih matang tentang pernikahan kalian. Kalian berdua sungguh membuatku kesal sejak lama," jawab Kak Reza.

"Kesal kenapa?" tanyaku bingung.

"Aku kesal kalian tidak pernah jadian," jawab Kak Reza.

"Kenapa Kakak jadi membicarakanku? Aku kan sedang membicarakan kalian. Huft ... sebal!" Aku melipat kedua tanganku di atas dada.

"Hahaha ...." Kak Reza tertawa terbahak-bahak.

Kak Dita ikut tertawa. Mereka cocok dan membuatku gemas. Rasa iri kembali merasuki hatiku.

"Kak Dita jangan menyesal pilih Kak Reza. Dia ini sifatnya banyak yang negatif. Biasanya, kalau masa promosi pasti yang baik-baik saja keluarnya. Pokoknya Kak Dita harus selektif memilih pasangan hidup."

"Kamu tidak mendukung Kaka, Dek? Tega sekali jadi adik. Hiks ...." Kak Reza menyela dan berpura-pura sedih.

Kak Dita hanya tertawa malu-malu melihat raut wajah kekasihnya itu. Aku jadi ikut tertawa. Beberapa lama kemudian kami sampai di kediaman Kak Dita.

"Aku tidak mampir ya, sayang," ujar Kak Reza.

"Iya tidak apa-apa, sayang."

"Aku pulang dulu. Kamu langsung istirahat ya. Jangan tidur larut malam."

Kak Dita mengangguk. Kak Reza lalu mencium kening Kak Dita dan berlalu pamit. Aku dan Kak Reza pun meneruskan perjalanan pulang kami.

Pukul sepuluh malam kami tiba di rumah. Aku melangkah masuk kamarku. Hari ini hari yang sangat melelahkan. Kak Reza juga masuk ke dalam kamarnya. Ponselku berbunyi, Fandy meneleponku.

"Sher, kamu sekarang di mana?"

"Di rumah."

"Besok aku jemput kamu."

"Ya sudah aku tunggu."

Fandy lalu mengakhiri sambungan teleponnya. Sesingkat itu ia meneleponku malam ini. Suasana hatinya masih tidak baik.

Aku merebahkan diriku di atas tempat tidur. Aku menguap berkali-kali saking mengantuknya. Rasanya malas beranjak dari tempat tidur untuk sekedar membersihkan wajah sendiri.

Aku memejamkan mata. Pikiranku melayang sejenak memikirkan begitu kejadian hari ini. Fandy yang marah, Kak Baruna yang marah, keputusan Kakek Awan yang mengejutkan kami semua, dan pengumuman hubungan antara Kak Reza dan Kak Dita. Lalu diriku yang tidak tentu arah terbawa arus keputusan keluarga tidak mempunyai pilihan.

Tidak lama kemudian ada sebuah pesan masuk ke ponselku dari Kak Baruna.

"Maaf aku tidak bisa mengantar kamu pulang malam ini. Besok pagi aku jemput kamu berangkat kerja."

Aku membuka pesan itu. Mataku begitu mengantuk hingga tidak sadar aku hanya membalas satu kata.

"Iya."

Tidak sadar aku lalu tertidur pulas. Ponselku kubiarkan begitu saja tergeletak di atas tempat tidurku masih dengan suara pesan masuk yang terdengar di telingaku.

1
Inayah Riyadi
yang jadi tokoh utama cowo nya Baruna apa Rey sih. sebenar nya
kavena ayunda
kasian bgt lu bar makan aja itu jalang😂😂
kavena ayunda
seril uda kayak.pelacur sana sini mau😂😂 dasar jalang sok.baik
kavena ayunda
murahan
kavena ayunda
g suka bgt temen kayak wildan temen makan temen
kavena ayunda
sok pinter tp.bodoh bgt
syafitri
sebel dengan tingkah sheryl, gak mau sama baruna tpi nggak nolak di ajak fitting baju, klo memang gak mau tolak dengan tegas jangan plinplan
Pandacuan: he em harusnya gitu ya ka, tapi ini Sheryl yg memang begitu
total 1 replies
BlackPurple
wuahhh ending yg indah, triiiiiiiiimakasih novelny, sukses slalu ya smua urusan dilancarkan.....💖💖
Pandacuan: sama2. makasih ka sudah membaca 🥰
total 1 replies
Lutfi Ariyani
ending yg manis ka🤗semoga samawa ya rey-sher.. sebenarnya pengen liat klo Baruna gagal move on lagi,biar Dy tersiksa sama perasaannya#senyum devil😁.. terimakasih ka atas cerita indahnya,semoga bertemu dengan cerita indah lainnya secepatnya 😉
Pandacuan: amiin. waduh kasian donk baruna kalo gagal move on terus nti ceritanya gak selesai2 😄😄😄. ditunggu aja ya cerita lainnya 😉
total 1 replies
kitty
waow dpt berapa bab td..eh tp knpa end, ada extra part nya kah?blom ada reynand junior
Pandacuan: apanya dpt brp bab? ya mmg sudah seharusnya end. terlalu panjang nti bosan.
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
Aamiin.. rajin2 menanam benih ya Ren ,produksi masal 😬😬
Pandacuan: wkwkwk. amiiin
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
berat ya Rey
Pandacuan: mikirnya jauh bgt
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
goll.. goll. goll.. semoga benihnya tumbuh subur ya Rey
Pandacuan: pakai pupuk cinta biar benihnya bagus 🤣
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
hareudang2
Pandacuan: mandi ka
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
kenapa grogi sih Rey, td di ballroom pede aja mesra2an
Pandacuan: tetep grogi rasanya bagi dia
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
lah kan ada juga tuh punya istri tapi belok juga
Pandacuan: oiya bnr 😄
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
cewek impian lu kayak mana ,Han?
Pandacuan: han sukanya yang pinter 😄
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
ditunda dulu ya Rey mpnya 😀😀😀😅😅
Pandacuan: malam ke dua 🤣
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
gapapa Rey, coba dulu di London sebulan duabulan itung2 honeymoon
baru balik lagi ke Indonesia
Pandacuan: rey berpikir keras 🤣
total 1 replies
꧁☬𝕸𝖔𝖔𝖓𝖑𝖎𝖌𝖍𝖙☬꧂
Alhamdulillah semoga kelahiran nya nanti lancar
Pandacuan: amiiin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!