bercerita tentang dua gadis yang hamil di luar nikah dan menyembunyikan putra putri kembar mereka dari keberadaan sang ayah.
1. HAZIA AZURA' ASIXA QEY RAYSA.
2. HAZIA AZURA' ASIHA QEY RAYSA.
3. HAZIA AZURA' ASILA QEY RAYSA.
4. HAZIA AZURA' ASIRA QEY RAYSA.
5. HAZIA AZURA' ASIVA QEY RAYSA.
6. HAZIA AZURA' ASIKA QEY RAYSA.
7. HAZIA AZURA' ASIZA QEY RAYSA.
PUTRI KEMBAR DARI QUE’EN DAN ALVARO YANG LAHIR PADA 14 JUNI 2*** MEMILIKI KEUNIKAN MASING MASING SEPERTI SIXA YANG JENIUS KOMPUTER , SIHA JENIUS ILMU KEDOKTERAN TERMUDA TERUTAMA YANG IYA SUKAI ADALAH OPERASI BERAT, SILA JENIUS OBAT OBATAN DAN RACUN, SIRA JENIUS BERBAGAI BAHASA DAN JENIUS MATEMATIKA, SIVA JENIUS ILMU BELA DIRI TERMUDA, SIKA JENIUS BISNIS LUAR DAN DALAM NEGERI, DAN SIZA ANAK YANG JENIUS DALAM MERAKIT RAKIT BAHAN BERBAHAYA.
JUGA
1. DELIAN AL QINAN MEDICARE'S
2. DELIAN AL QIVAN MEDICARE'S
3. DELIAN AL QIHAN MEDICARE'S
4. DELIAN AL QIRAN MEDICARE'S
5. DELIAN AL QIZAN MEDICARE'S
PUTRA KEMBAR DARI QAIRA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RISMA AYINI SAFITRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 13. JUJUR AYIN PADA SANG SAHABAT.
"Bukan itu maksut aku aku bis...
"Diam lo Brengsek emang, ay bantu gue ke kamar mandi". Ucap qaira yang sesegukan dan ayini langsung membantu qaira ke kamar mandi lalu segera mengambil semua pakaian qaira yang ada si sopa.
Qaira segera mandi dan membersihakan diri nya sedangkan ayini dian di depan pintu kamar mandi.
"Puas lo sekarang, puas kan udah ambil keperawanan sahabat gue?". Ucap ayini dengan tatapan tajam.
"Buakan gitu, aku kan juga ngak tau kalau dia...
"Alah alasan lo aja kali kayak gitu, Ngak kakak ngak adek semua nya ngak ada yang benar". Jawab ayini.
"Heh, aku ngak sama kaya mere...
"Alah gue sama qaira ngak bakalan pernah percaya Sama keluarga wijaya kusuma kalian itu, jangan karna keluarga kalian berpengaruh kalian bisa seenaknya sama orang lain, ini yang paling ngak gue sukai dari keluarga kayak kalian, sekali Kalia harus di beri pelajaran tau ngak". Ucap ayini dengan tegas dan langsung memanggil seseorang yaitu sekretaris pribadi prusahaan ayah nya.
"Haloo...
"...
"Yang ada kerja sama dengan grup Wijaya kusuma batalin semua, kalau mereka nanya kenapa di batalin suruh mereka Tanya sama anak anak kembar mereka karena udah huat masalah". Ucap ayini.
"...
"Batalian aja lagian papah juga selalu nurutin kemauan aku.
"...
"Oke good, hubungin perusahaan nya qai juga buat Katalin semua jalur kerja sama.
"...
"Mhhh.
Ucapa ayini dan langsung mengakhiri panggilan begitu qaira keluar kamar mandi.
"Ayo pulang". Ucap qaira.
"Humm, dan lo awas aja kalau berani kasih tau siapa pun tentang kejadian ini". Ancam ayini.
"Satu hal lagi, loh udah dapat untuk keperawanan gue semalam, jadi setelah kejadian ini gue anggap ngak terjadi apa apa, dan kalau pun gue hamil gue juga bakalan guguran anak itu". Ucap qaira dengan tatapan tajam yang menusuk.
"Ngak bisa gitu dong, aku kan udah bilang kalau aku bakalan tang...
"Gue ngak mau dengar omong kosong lo, dan gue ngak mau ketemu sama lo lagi, jadi jangan pernah ganggu hidup gue lagi". Ucap qaira dan langsung pergi dengan qaira dari kamar itu.
Mereka membayar tagihan dan langsung pergi ke parkiran lalu masuk ke dalam mobil.
"Ay, gimana nanti bilang nya sama mammy juga daddy?". Tanya qaira dengan mata berkaca kaca.
"Udah ngak usah bilang apa apa, diam aja anggap ngak terjadi masalah". Ucap ayini.
"Ngak terjadi apa apa gimana, lok ngak liat gue jalan kaya bebek gitu terus bagian bawah gue juga sakit bangat". Ucap qaira.
"Iya gue tau kok lo ngerasa sakit dan nyeri di bagian itu tapi lo tenang aja, nanti juga bakalan ilang kok sakit nya". Ucap ayini.
"Beneran? Kok lo bisa bilang gitu emang lo ngerasa apa sakit nya sampai ke seluruh badan?". Ucap qaira dengan sedikit kesal.
"Gue ngerasa kok karena dua hari yang lalu gue juga kejadian sama kaya lo". Ucap ayini.
"What, kok bisa? Jangan bohong deh lo ay". Ucap qaira.
"Sumpah gue ngak bohong, kejadian nya pas kemah, tengah malam setelah gue keluar WC gue liat ada cowok yang ngak terlalu jauh jadi gue samperin eh ternyata dia di beri obat perangsang, terus dia tarik gue dan ngelakuin itu ke gue, bodoh nya lagi gue ngak tau tu cowok siapa". Ucap ayini dan qaira langsung mengaga.
"Jangan bohong deh ay, ngak mungkin lah di hutan ada yang di kasih obat perangsang". Ucap qaira dengan kesal karena cerita ayini sulit untuk di percaya.
"Serius, qai gue jujur, ngak ada embel embel bohong nya, sumpah deh". Ucap ayini dan kali ini qaira benar benar percaya dan langsung lemas.
"Jadi kita harus giman dong?, lo kasih tau om sama tante ngak?". Tanya qaira.