NovelToon NovelToon
The Silent Empire

The Silent Empire

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Sistem
Popularitas:440
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.

Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.

Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 - Ketenangan dibalik konflik

Minggu siang di rumah Clev di Utara kota Drep.

Clev sedang duduk membaca bukunya di taman belakang rumahnya dengan tenang,

"Kak.. kata Maria kamu nanti akan pergi ke pesta?" tanya Derina yang berjalan ke taman belakang rumah mendekati Clev yang sedang duduk

Clev mengangguk singkat,

"iya.." jawab Clev tanpa menoleh ke Derina.

Kemudian Derina duduk di samping Clev

"sendiri?" lanjut Derina sambil membuka kotak snack coklat yang dibawa nya

"sama seorang teman.." jawab Clev lagi,

Derina sambil memakan snacknya satu persatu,

"teman siapa? karyawan D&D?" tanya Derina lebih antusias

Clev menghela nafas dan menatap Derina,

"Dengar anak kecil, sebagai manusia kita harus bersosialisasi bukan hanya dengan orang-orang di lingkungan kita sendiri tapi juga di luar lingkungan kita" jelas Clev, lalu kembali menatap bukunya

"lagipula pertanyaan mu terlalu banyak tahu.." tambah Clev

Derina tertawa

"ya..aku kan hanya ingin tahu kamu pergi bersama siapa ,dan juga aku bukan anak kecil,aku sudah memiliki SIM dan bisa mengendarai mobil ku sendiri" jelas Derina tanpa berhenti memakan snack coklat nya

Clev menoleh ke Derina

"tunggu.. kamu bilang mobil mu sendiri?" tanya Clev sambil memiringkan kepala menatapa Derina

Derina melihat dan memutarkan matanya,

"ya..ya..baiklah mobil mu, bukan milik ku" ujar Derina cemberut.

Sementara di wilayah lain kota Drep tepatnya di wilayah timur kota Drep.

Sebuah mobil putih berhenti di sebuah restoran mewah, lalu dua orang berjas hitam turun dan membukakan pintu belakang mobil ,kemudian memperlihatkan seorang berjas hitam dengan topi bertubuh tegap keluar dari mobil lalu berjalan masuk ke dalam restoran mewah tersebut.. Dia adalah Bruno.

Sementara di dalam restoran mewah itu sudah ada dua orang duduk di dalam seorang laki-laki dan perempuan yang sudah duduk dengan pakaian formal menikmati makanan di meja yang sama ,mereka berdua adalah anggota Blackbird yang menyamar.

Tak berapa lama, seorang tangan kanan Bruno datang, namanya adalah Marco.

"wilayah sekitar restoran sudah di periksa dan semuanya aman" jelas Marco kemudian duduk di samping Bruno.

"kita hanya akan makan,kenapa harus melakukan penyisiran" ujar Bruno sambil tertawa sedikit

Marco bersandar santai

"ya..hanya untuk memastikan keamanan bos" tambah Marco

Lalu Marco dan Bruno memesan makanan,tak berapa lama seorang lagi datang ke meja Bruno

"wah.. hampir saja telat" ujar seorang pria yang memiliki tubuh tidak besar seperti Marco dan Bruno berpenampilan santai dan wajah dingin, seorang pengawal lain dari Bruno bernama Vega.

"sudah biasa..kau selalu telat dalam menghadiri apapun" ujar Marco

"ada sesuatu di pelabuhan?" tanya Bruno kepada Vega, yang membuat anggota Blackbird yang duduk di dekatnya mendengar dan saling menatap satu sama lain.

"rencana besok malam sudah dipersiapkan, saya juga sudah mengatur agar kejadian nanti akan terlihat seperti sebuah kecelakaan kerja di gudang mereka" jelas Vega tenang santai

"bagus.. setelah itu kita bisa membuat mereka ketakutan dan akhirnya perusahaan bernama D&D itu akan menuruti kita" jelas Bruno.

Di meja lain dua anggota Blackbird yang menyamar mendengar percakapan mereka ,lalu keduanya tersenyum sambil memakan makanan mereka.

Lalu kembali ke Utara kota Drep,ke rumah pribadi Clev.

Thomas datang ke taman belakang rumah,

"Tuan Clev, anda ingin saya menyiapkan mobil apa untuk anda gunakan? Apa Porsche hitam anda yang biasa?" tanya Thomas

Clev menoleh ke Thomas, sementara Derina bersandar di kursinya di samping Clev sambil memakan snack coklat nya.

"saya ingin menggunakan Mercedes saja Thomas.." jelas Clev.

Thomas mengangguk,

"baik..akan segera saya siapkan" lalu Thomas berbalik dan menuju garasi bawah tanah milik Clev.

Sementara Derina menatap Clev,

"tidak menggunakan Porsche hitam mu seperti biasa?" tanya Derina ke Clev

Clev menggeleng sedikit

"aku tidak ingin menarik perhatian orang-orang di pesta nanti" jelas Clev lalu berdiri dan berjalan ke dalam rumah.

"jangan terlalu sering memakan cemilan seperti itu, makan lah makanan yang lebih sehat" ujar Clev sambil berjalan masuk

Derina yang sedang mengunyah snack coklat nya sambil memainkan ponselnya seketika langsung menoleh,

"Oh.. seorang CEO sekarang sudah mulai berani mengatur makanan ku ya.." teriak Derina , walaupun ada sedikit senyuman darinya mendengar perhatian dari kakaknya itu.

1
dinda ayugunawan
disini menyentuh bangeett
dinda ayugunawan
aku suka bagian kalimat ini, rasanya tersentuh, dipeluk langsung sama author🥰 makasih ya, karena aku juga gak punya teman
dinda ayugunawan
Ganteng bangett CEO nyaaa... 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!