NovelToon NovelToon
OBSESSION

OBSESSION

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Cintapertama / Bad Boy
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: My. dark

Antara mencintai atau obsesi itu beda tipis nggak sih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Villa.

“Gue mundur dari tim Lu.” ucap Jagat dengan tegas dan yakin.

Baskara mengacak rambutnya, “Dia bukan cewek Lu,”

“Dia ada kontrak sama gue, dan gue nggak suka dia diganggu sama siapapun selama sama gue.”

“Gat, ini masalah hati, kenapa Lu seegois itu sih?” kali ini Baskara beneran serius dengan protesnya.

“Dia milik gue, Baskara.”

“Oke, Gue mundur, asal Lu jangan mundur dari tim gue.”

“Deal.”

“Anjing banget emang tu anak.” Maki Baskara setelah kepergian Jagat dari lapangan basket.

“Lu tau kan, dia Tuan rumah di sini, ngapain Lu masukin dia ke tim kita?” kali ini Edo ikut menimpali.

“Tim kita butuh dia.”

“Ya walaupun Lu ketuanya, tapi power dominan nya ada di tubuh Jagat saat ini Bas,” saut Andre.

“Tau lah gue pusing.”

“Ya udah sih, cewe yang gejar Lu di sini puluhan, ngapain Lu masih ngebet banget sama Arina,” ketus Edo.

“Dia cinta pertama gue sejak awal, tapi Lu tau kan, dia cuma anggap gue sebatas teman sekolahnya saja.”

“Ya iyalah, Lu aja terkenal playboy sejak awal, mana mau dia sama Lu.”

“Gue cuma bikin dia cemburu aja aslinya.” Baskara kali ini benar-benar terlihat frustrasi.

Sedangkan di tempat lain Jagat sudah nongkrong di depan pagar rumah Nina.

“Lu ngapain di sini?” tanya Nina dengan wajah cueknya.

“Jemput Arina.”

“Ngapain, kan ini hari libur?”

“Gue ada perlu.”

“Nggak bisa, gue juga ada urusan sama Arina.”

“Pangil dia.”

“Ogah.”

“Ja-gat…” sapa Arina yang menyusul Nina ke depan, karena tak kunjung kembali masuk ke rumah.

“Pulang, Bokap gue ada perlu sama Lu.”

“Ada apa?”

“Mana gue tau.”

“Nin, gue balik duluan.” Pamit Arina dengan wajah paniknya.

“Hembs.” wajah malas Nina terlihat sangat jelas.

“Sorry.”

“Is oke, kabari Gue kalau ada apa-apa.”

“Iya.”

“Apa’an sih Lu, posesif amat sama Arin, mencurigakan.” ketus Jagat dengan ekspresi datar.

“Lu jauh mencurigakan.”

Jagat langsung menarik gas motornya tanpa pamitan ke Nina, Jagat menarik tangan Arina untuk melingkar ke perutnya. “Pegangan Gue mau ngebut.” Arina menurut begitu saja perintah Jagat.

“Kita mau kemana?” tanya Arina yang menyadari ini bukan jalan menuju rumah Jagat.

“Nanti juga tau.”

“Jagat serius sekali kenapa sih?”

“Gue selalu serius sama Lu Ar.”

Arina hanya berdecih sambil memutar bola matanya.

Satu jam perjalanan mulai berlalu, jalanan menanjak dan hawa dingin mulai menyapa kulit mereka. “Gat mau kemana sih, Gue capek.” keluh Arina.

“Iya bentar lagi sampai.”

Tangan Arina mulai mengigil saat kabut jalanan menyapa mereka. “Gat gue nggak kuat.” rengeknya.

“Sabar sayang.”

Jantung Arina kembali jedak jeduk saat panggilan sayang itu kembali keluar dari suara Jagat.

“Kita udah sampai,” ucap Jagat sambil memarkirkan motornya. Wajah Arina merah sempurna seperti udang rebus, “Ar,kamu sakit?” tanya Jagat terlihat panik saat melihat Arina yang begitu mengigil.

“Gu-e nggak ku-at cuaca terlalu di-ngin,” jawabnya dengan jujur dengan suara yang bergetar.

“Sorry, Gue nggak tau,” Jagat langsung menarik Arina untuk langsung masuk ke dalam villa pribadinya, dan langsung membungkus tubuh Arina dengan selimut tebal.

“Udah enakan?”

Arina mengeleng pelan, dengan badan yang masih bergetar.

“Gue buatin teh hangat dulu.” Jagat langsung bergegas ke dapur dan membuatkan teh hangat untuk Arina.

“Ini minum dulu,” setelah meniupnya Jagat mengulurkan teh hangat ke bibir Arina. “Masih dingin?”

Arina mengangguk pelan.

“Sorry,” ucap Jagat dengan wajah bersalah lalu memeluk erat tubuh Arina.

“Kenapa kita kesini?”

“Niatnya mau liburan.”

“Jadi tadi bohong?”

“Sorry,” hanya itu yang mampu Jagat ucapkan, sebenarnya dia terus terusan gelisah saat jauh dari Arina, hingga dia memberanikan dirinya untuk melacak gps yang ada di ponsel Arina lalu menyusul ke rumah Nina.

“Tiduran aja, biat capeknya hilang.”

Arina menatap Jagat dengan ragu, di sisi lain ada ketakutan tersendiri dalam benak Arina untuk saat ini.

“Gue jagain.”

“Bukan masalah itu.”

“Gue nggak bakalan aneh-aneh, asal nggak Lu ajak.” jawab Jagat dengan cepat yang menyadari ketakutan Arina.

...----------------...

...“Hai, semoga suka ya, bantu Like, koment dan Vote.”...

1
Anggye syahab
ssdapnyaaa..lanjut dund kak🥱🤭
My.Dark: Mohon ditunggu kak, dan jangan lupa like dan Votenya ya🙏😍
total 1 replies
Anggye syahab
Kak..buat smpe nikah yaa😭😭
My.Dark: Nikah ngak ya🤭
total 1 replies
Anggye syahab
kerennn
Anggye syahab
Sukaa ceritanya..ttp lanjut ceritaa ya kak🤗
My.Dark: 😍😍😍 terimakasih kak🙏
total 1 replies
Anggye syahab
lanjut ceritanya kak
My.Dark: Hai kak Anggye, Mohon di tunggu ya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!