NovelToon NovelToon
Kaisar Keadilan

Kaisar Keadilan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Perperangan / Fantasi
Popularitas:312
Nilai: 5
Nama Author: Ahmad Rio

menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pulang membawa kemenangan.

Para pasukan penyusup segera melarikan diri dengan membawa istri kedelapan kaisar yang bernama parnelis serta pangerannya Surata mereka di Tawan oleh para penyusup serta merasa ketakutan parnelis kemudian di goda oleh para pasukan penyusup mereka menyentuh dagunya lalu memaksa untuk merangkulnya komandan yang melihat segera memukul pasukannya dengan tongkat serta menampar parnelis untuk tidak tebar pesona di hadapan para pasukannya, sementara di kekaisaran banyak jasad bertebaran para pasukan kekaisaran yang segera menuju lokasi pertempuran dengan membawa jenderal perang Mereka melihat jasad dari para prajurit serta rakyat sipil yang menjadi korban mereka juga melihat para bangsawan serta bangunan yang hancur karena ledakan, para pasukan segera menyusun jasad jasad yang bertebaran akibat pertempuran semalaman.

Kaisar yang mendengar para bangsawan rakyatnya serta para pangeran yang kembali menjadi korban membuat kaisar meradang dia merasa kesal siapakah pelakunya serta merasa ini sudah keterlaluan mereka berani melakukan serangan-serangan sekeji ini sang kaisar segera menuju ke tempat lokasi pertempuran untuk mengecek kondisi sang kaisar segera memacu kereta kudanya dia melihat jasad para pasukannya yang tewas dia menuju lokasi kediaman para selirnya sesampainya di sana sang kaisar merasa bau tidak sedap serta melihat tumpukan jasad yang sudah gosong para prajurit memberi tahu kaisar kalau ini adalah jasad dari para selir yang kemungkinan mereka di bakar lalu kaisar segera melihat kondisi sekitar ternyata permukiman warga juga banyak yang terkena dampak serangan serta melihat para warga yang di bawa karena terkena luka akibat serangan,

Sang kaisar segera pergi menuju kediaman para pangeran dengan kembali menyuruh kusir kereta kudanya untuk segera memacu dengan cepat sampainya di kediaman para pangeran kaisar melihat para prajurit sedang membariskan jasad para pangeran, para prajurit terkejut karena kedatangan kaisar lalu memberi hormat kaisar yang melihat para putranya di bantai dia pun segera meneteskan air mata lalu tertunduk lesu para prajuritnya pun langsung terdiam dan khawatir setelahnya kaisar memerintahkan para prajuritnya untuk segera mengurus mayat para pangeran yang sudah tewas setelah itu kaisar segera kembali melanjutkan perjalanannya untuk melihat kondisi sekitar dia tak menyangka ada banyak korban bertebaran salah satu jasad beberapa ada yang memakai pakaian hitam merekalah pelaku penyerangan pada malam hari kaisar dari kereta kudanya melihat para pasukan yang berbaris tergeletak seperti di eksekusi masal kaisar pun turun dari kereta kudanya lalu mengecek kondisi jasad tersebut yang ternyata mereka sudah tewas semua akibat dari penggunaan senjata api kaisar melihat luka luka mereka yang gosong setelah itu hadirlah para pasukan kekaisaran yang melihat kaisarnya mereka memberi hormat setelah itu meminta izin untuk segera membereskan mayat rekan rekan mereka sang kaisar mengizinkan lalu sang kaisar pergi untuk segera menuju tempat selanjutnya di perjalanan ada warga yang berkumpul serta para prajurit yang sedang membereskan mayatnya salah satu dari rakyat kecil yang seorang wanita tua melihat kaisar langsung melayangkan protes "bagaimana ini bisa terjadi yang mulia apakah kalian hanya ingin berebut tahta tanpa melihat kami rakyat kecil" lalu rakyat lainnya mulai emosi dan ingin melayangkan protes para prajurit yang melihat kerusuhan segera mengamankan kaisar mereka sang kaisar mulai di kawal serta pasukan lainnya sedang membereskan potongan kepala serta mayat yang terkena tembakan sang kaisar tetap melanjutkan perjalanan dengan kawalan konvoi pasukannya dia melihat beberapa rakyatnya sedang membariskan mayat pasukan berpakaian hitam yang di duga dalang kerusuhan jasad mereka di pukulin beberapa di gantung terbalik untuk di lemparri batu buah buahan kotor serta di lempari bangkai busuk para prajurit yang melihatnya segera menghentikan mereka untuk tidak melakukan hal tersebut mereka di minta untuk tidak melakukan hal yang membuat terjadinya penyebaran penyakit para pasukan dan sang kaisar merasa kesal serta sedih bagaimana bisa mereka seperti di bantai oleh musuh yang tidak di ketahui identitasnya sebab nordonia adalah kekaisaran penguasa benua bagaimana bisa mereka di perlakukan secara kejam para jasad berserakan serta bangunan yang hancur para pasukan melihat jasad rekan rekan mereka serta sang raja yang sudah sampai di kediaman parnelis segera mengecek kediamannya yang sudah hancur akan tetapi tidak di temukan sang istri di dalamnya dia hanya melihat rumahnya yang hancur lantas para pasukan menyebar untuk mencari jasadnya akan tetapi mereka tidak menemukan apa apa di sekitar istana para pasukan yang melihat kondisinya mengonfirmasi kepada sang kaisar kalau sang istri kedelapan parnelis kemungkinan di culik namun kaisar tidak yakin lalu segera memerintahkan para prajuritnya untuk mencarinya dalam kondisi hidup ataupun jasadnya jika sang istri kedelapan sudah mati sang kaisar merasakan kesedihan yang dirasakan oleh rakyatnya dia segera memerintahkan kepada seluruh rakyatnya untuk segera mengurus pemakaman para korban sang kaisar segera memerintahkan para penyebar berita ke wilayah kekaisaran yang berdampak akibat serangan semalam

Para warga segera berkumpul untuk mengurus pemakaman mereka bunga bunga di datangkan untuk penghormatan terhadap korban yang tewas dalam serangan serta para keluarga yang ditinggal menangis akibat melihat anggota keluarga mereka di bunuh beberapa warga di evakuasi karena terluka parah akibat serangan selain itu kemunculan pasukan kesatria muncul memberikan penghormatan kepada para korban dan di tembakan meriam sebagai tanpa penghormatan

Kaisar menyuruh para jenderal serta para petinggi militer untuk segera menyelidiki siapakah dalang di balik penyerangan apakah benar kalau serangan ini akibat dari ambisi untuk mengkudeta kekaisaran sang kaisar pun segera menuju tempat pemakaman masak guna untuk menunjukkan empatinya kepada rakyatnya serta memberikan penghormatan kepada pasukannya yang tewas dalam serangan sang kaisar segera pergi dengan para istrinya serta pangeran kesayangannya untuk menuju pemakaman pada saat itulah rakyat mulai benci dengan sang kaisar melihat konvoi kereta kuda mereka beberapa rakyat melemparkan barang batu serta tongkat kearah konvoi kaisar pangeran yang melihatnya dia merasakan marah serta para prajurit langsung menertibkan mereka yang melakukan penyerangan, di kekaisaran barvatia kaisar yaboath merasa senang kalau serangannya membuat nordonia berduka dan menangis sang kaisar melihat kalau komandannya menjarah istri kaisar parnelis yaboath mengenalinya lalu yaboath menyapa parnelis malah merasa sombong serta menghujat yaboath tak beradab karena melakukan serangan-serangan kejam kepada kekaisaran lalu yaboath memerintahkan komandan kekaisarannya untuk menertibkan parnelis dan pangerannya Surata sang komandan militer langsung memukul parnelis dan Surata dengan tongkat hingga tersungkur mereka di bikin tunduk yaboath mengingatkan kepada mereka berdua kalau dirinya sudah menjadi kaisar lalu pangeran Surata mengingatkan yaboath kalau kaisar akan meratakan negaranya karena sudah melukai mereka yaboath yang mendengarnya langsung menginjak kepada sang pangeran tinggal membuat sang pangeran hidungnya berdarah.

1
anggita
like iklan👍☝
Im Im: mampir dulu ke cerita saya dulu yuk mampir dulu ada kisah romansa sang istri dan satunya kumpulan cerita pendek
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!