NovelToon NovelToon
Kirei

Kirei

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Transmigrasi / Balas dendam pengganti
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Salma.Z

Enam bulan setelah Kirei Zhaklyn—perempuan tangguh di balik kesuksesan industri teknologi—tewas tragis dalam kecelakaan akibat sabotase keji, hidup Vaxerion Mahendra ikut hancur. Konglomerat otomotif itu memilih mundur dari dunia bisnis, hidup seperti cangkang kosong yang didera kedukaan mendalam.
Namun, di sebuah malam gala internasional, pintu aula terbuka. Di sana muncul sepasang manusia: Andi Clark, miliarder pemegang kendali perbankan global asal Swiss, menggandeng seorang wanita yang memiliki wajah, sorot mata, dan senyuman yang seratus persen persis dengan almarhumah Kirei.
Dia adalah Kirei Alexandra. Datang dari Eropa dengan pembawaan ketus, jutek, dan dingin, dia langsung menepis kasar pelukan Vaxerion: "Jaga jarak Anda, Tuan Mahendra. Saya bukan barang peninggalan masa lalu Anda."
Apakah wanita jutek ini adalah Kirei yang bangkit dari kubur untuk membalas dendam, atau ada rahasia adopsi yang sengaja dikubur sejak bayi? Di tengah adu kekayaan tingkat tinggi dan gesekan harga diri melawan Andi Clark, takdir baru yang jauh lebih berbahaya siap menggoncang Jakarta!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salma.Z, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13: Labirin Digital dan Pengkhianat Terdekat

Gerimis malam itu menyulap dinding kaca Vancort Tower menjadi kanvas yang buram. Pukul sepuluh malam, seluruh gedung perkantoran harusnya sudah senyap, tapi lantai empat puluh lima justru mencekam. Begitu pintu lift terbuka, Kirei melangkah keluar dengan kecepatan penuh. Sepasang bot kulitnya mengetuk lantai marmer dengan irama yang menuntut, memotong kesunyian koridor yang remang.

Di sebelahnya, Vaxerion berjalan dengan langkah tegap, memancarkan aura dingin yang siap mengeksekusi siapa saja yang menghalangi jalan mereka.

"Maya! Isolasi semua komputer yang terhubung ke jaringan lokal sekarang!" perintah Kirei begitu melihat sekretarisnya berdiri panik di depan pintu kaca Zhaklyn Mobile.

"Sudah, Nona Kirei. Tapi virus malware ini bergerak lewat sistem perantara yang aneh. Tim IT kita di lantai bawah lumpuh total, mereka tidak bisa melacak lokasi asal perintah penghapusan data ini," jawab Maya, suaranya bergetar hebat sambil menyodorkan tablet digital yang layarnya terus berkedip merah.

Kirei menyambar tablet itu. Matanya menyipit tajam menatap barisan algoritma yang berjalan cepat di layar. "Sialan. Ini bukan serangan dari luar negeri. Jaringan enkripsinya dikunci pakai kunci fisik yang cuma ada di lantai ini."

Vaxerion melangkah maju, mengambil alih tablet dari tangan Kirei dengan gerakannya yang tenang. Jari-jarinya yang kokoh mengetik beberapa perintah cepat untuk menghubungkan sistem tablet Kirei dengan satelit pemantau Mahendra Motors.

"Pelakunya ada di dalam ruangan komite audit, Kirei," suara berat Vaxerion mengalun datar, namun sarat akan ketegasan yang mematikan. Dia menatap Kirei langsung di matanya. "Komputer yang dipakai buat melepas virus ini terdaftar atas nama pengguna internal lantai ini. Dan aktivitasnya baru saja berhenti satu menit yang lalu."

Jantung Kirei berdegup kencang, bukan karena fobia kegelapan atau panik, melainkan karena rasa kecewa yang mendadak menyeruak naik ke dadanya. Ruang komite audit adalah tempat orang-orang paling tepercaya almarhum ayah angkatnya bekerja.

Tanpa membuang waktu, Kirei berjalan cepat menyusuri lorong sunyi menuju ujung lantai empat puluh lima. Vaxerion mengikuti tepat di belakangnya, siap menjadi benteng pelindung jika situasi berubah menjadi fisik yang berbahaya.

Brak!

Kirei mendorong pintu jati ruang komite audit dengan sentakan keras. Ruangan itu gelap, hanya diterangi oleh pendar cahaya biru dari satu layar monitor komputer di sudut meja yang masih menyala. Di depan meja itu, berdiri seorang pria paruh baya yang sedang terburu-buru memasukkan sebuah diska lepas (flashdisk) berlapis baja ke dalam saku jasnya.

Pria itu adalah Tuan Harlan Vancort—ayah kandung Kirei sendiri.

Kirei mendadak membeku di ambang pintu. Seluruh persendian tubuhnya terasa lemas seketika, kayak semua oksigen di dalam ruangan itu disedot habis. Pria yang selama lima tahun ini dia hidupi dengan kemewahan, pria yang dia selamatkan dari kemelaratan pinggir rel setelah dihancurkan rekan bisnisnya, sore ini berdiri di depan komputer dengan tangan yang memegang kunci kehancuran Zhaklyn Mobile.

Topeng Ratu Es Kirei runtuh total, menyisakan wajah cantiknya yang pucat pasi dan mata yang berkaca-kaca menahan haru sekaligus sakit hati yang luar biasa nyata.

"Ayah...?" bisik Kirei, suaranya parau, bergetar hebat di tengah keheningan ruangan yang mencekam. "Kenapa Ayah ada di sini? Kenapa Ayah lakukan ini pada perusahaanku?"

Harlan yang tertangkap basah langsung menegang. Wajah tuanya memucat, namun sedetik kemudian, raut wajahnya berubah menjadi sinis dan penuh rasa iri yang pekat. Dia mengeluarkan diska lepas itu dari sakunya, menggenggamnya kuat-kuat di depan Kirei.

"Perusahaanmu?!" Harlan tertawa sumbang, suara tawa seorang pria yang jiwanya sudah hancur oleh masa lalu. "Zhaklyn Mobile ini harusnya milik keluarga Vancort, Kirei! Xander Zhaklyn cuma memanfaatkan kemiskinan kita dulu buat mengambil seluruh cetak birumu! Aku yang melahirkanmu, aku yang membesarkanmu di gubuk itu! Tapi kenapa setelah kaya, kamu justru memakai nama Zhaklyn dan membiarkan nama Vancort tenggelam?! Aku cuma mengambil apa yang harusnya jadi hak milikku!"

Mendengar kata-kata egois dari ayah kandungnya sendiri, air mata haru dan kekecewaan Kirei akhirnya luruh melewati pipinya. Dadanya terasa sesak luar biasa, persis kayak rasa sakit saat dia harus menahan lapar di bawah hujan deras lima tahun lalu. Di saat dia bertaruh nyawa menghadapi Mirna dan dewan komisaris demi melindungi nama baik keluarganya, orang yang paling dia sayangi justru menikamnya dari belakang demi sebuah keserakahannya yang buta.

Sebelum Harlan sempat melangkah maju untuk mengancam Kirei lebih jauh, sosok Vaxerion langsung bergeser, berdiri tegap memotong seluruh jalur pandang Harlan ke arah Kirei. Aura dominan dan mematikan keluar sepenuhnya dari tubuh tegap sang raja otomotif.

Vaxerion menatap Harlan dari atas ke bawah dengan pandangan elang yang begitu dingin dan meremehkan. Tanpa banyak bicara, Vaxerion mengulurkan tangan kanannya, mencengkeram pergelangan tangan Harlan dengan cengkeraman yang sangat kokoh hingga pria tua itu memekik kesakitan dan melepaskan diska lepas berlapis baja itu ke atas meja.

"Kamu mungkin ayah kandungnya, Tuan Vancort," suara berat Vaxerion berdesis sangat rendah, terdengar begitu pekat dan penuh intimidasi di dalam ruangan yang remang. "Tapi di mataku, kamu cuma seonggok daging serakah yang baru saja merusak sistem operasional Mahendra Motors. Dan aku tidak pernah memberikan celah negosiasi pada siapa pun yang membuat calon istriku menangis di depanku."

Vaxerion menepis tangan Harlan dengan kasar, lalu memutar tubuh tegapnya menghadap Kirei. Dalam sekejap mata, tatapan mematikannya langsung mencair, berubah menjadi begitu teduh, dalam, dan dipenuhi binar perhatian romantis yang menenangkan. Dia mengulurkan kedua tangan hangatnya, menangkup lembut pipi Kirei yang basah oleh air mata, memaksa Kirei untuk menatap langsung ke dalam manik mata jernihnya yang meluluhkan seluruh rasa sakit Kirei malam itu.

"Hukum pengkhianat ini pakai caramu yang elegan, Kirei," bisik Vaxerion lembut, suaranya begitu romantis dan penuh perlindungan di tengah badai emosi ini. "Jangan biarkan air matamu jatuh buat orang yang tidak menghargai perjuanganmu. Tetaplah jadi ratu, dan biar aku yang urus sisanya di balik layar."

Mendengar rayuan penuh perlindungan dari pria di depannya, Kirei menghapus air matanya dengan tangan yang kembali mengeras sedingin es. Pertahanan emosinya kembali tegak. Dia menatap ayahnya dengan pandangan tanpa ampun, bersiap memberikan pembalasan paling kejam dalam sejarah hidupnya sendiri.

 Bersambung...

1
Wawan
Salam kenal Kirey 💪✍️
T28J
keren kakak👍
Salma.Z: Terima kasih
total 1 replies
Tisa
Penulis menulis dengan sangat keren, alur ceritanya menarik. Tetap semangat!!!
Ika Yani
lanjut kak
Naura
Saya sebagai pembaca terlalu terbawa suasana Kirei dan Vaxerion.
udin sini
Lanjut kaka
Reni
Sangat bagus dan keren
Nayla
Cemburu itu mengerikan..😃 Lanjut thor
Rara Lani
Menarik!!
Tisa
Next! Semangat!! sukses ya!
Iki Riat
Pria yang sedang jatuh cinta pada satu wanita.
Ika Yani
Menarik
udin sini
Keren. Di tunggu kelanjutannya...
Cantika
😍 lanjut thor.. Semangat
Salma.Z: Iya. Terimakasih👍
total 1 replies
Cantika
Ayo UP segera
Sari
Nunggu bab 3 🤭
Salma.Z: di tunggu besok kak
total 1 replies
Hana Unil
next
Andy Rajasa
Bagus..lanjutkan!
Salma.Z: Ya.. siap
total 1 replies
Siti
Lanjut..
Salma.Z: Siap...
total 1 replies
Siti
Keren, ceritanya menarik. Semoga karyanya di baca semua orang..semangat!!!
Salma.Z: Aamiin. Terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!