NovelToon NovelToon
Saat Istriku Setuju Bercerai

Saat Istriku Setuju Bercerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyelamat
Popularitas:49.6k
Nilai: 5
Nama Author: Muhammad Yunus

Gavin tidak menyangka istri yang dulu berbuat licik demi menikah dengannya, Tiba-tiba setuju bercerai.

Dua tahun menikah dengan rasa dendam, Gavin tidak pernah benar-benar mengenal sosok Azalia, ah, lebih tepatnya tidak peduli.

Perceraian yang dinanti itu akhirnya akan segera terwujud. Gavin sudah tidak sabar menunggu kedatangan kekasihnya yang dulu pergi karena dirinya terpaksa menikah.

Lantas apakah perceraian yang dinanti Gavin akan benar-benar terwujud?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Yunus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pilihan sulit

"Nyonya, dia tidak ada di kamarnya."

Begitu mendapat telepon dari Abu, Gavin bergegas kembali ke rumah.

Yang ditemuinya saat pulang, Gavin melihat dari kejauhan para pembantu rumah tangganya, suster dan Abu menggunakan payung karena sedang hujan deras dan menyebar di halaman. Gavin mempercepat laju mobil, berhenti tepat di depan pintu utama kediamannya. Abu menyambutnya, menuturkan bahwa Azalia hilang dari apartemen sudah setengah jam yang lalu. Untuk itu mereka pulang ke rumah barangkali Azalia ada di rumah tetapi ternyata gadis itu tetap tidak ada.

Gavin kembali menghubungi pihak kepolisian untuk meminta bantuan.

Tak sampai 30 menit, mereka dapat melacak keberadaan Azalia dari kamera pengawas jalan.

Laki-laki itu kembali menaiki mobil, menuju tempat Azalia berada.

Gavin tertegun, saat melihat Azalia berbasah-basahan di bawah hujan, istrinya tampak begitu ketakutan. Dadanya serasa di hujam sebuah tombak, begitu sakit saat dia melihat dengan mata kepala sendiri langkah terseok gadis itu karena sendalnya sudah terlepas dan tergeletak jauh entah di mana? Gavin berjalan cepat dengan langkah-langkah lebar. Dia meraih kedua lengan Azalia. Gadis itu mendongak, tampak kacau karena air hujan yang membasahi sekujur tubuhnya. Gavin meraup tubuh istrinya yang bergetar karena kedinginan dan ketakutan, dalam pelukan.

Wajah Azalia memucat dengan bibir membiru karena terlalu lama berjalan di bawah guyuran air hujan. Gavin melepas jas yang dipakainya dan menutupi tubuh bagian atas Azalia, tanpa melepas dekapannya di tubuh Azalia yang melemah. Suster dan Abu yang menyusul tergopoh-gopoh menghampiri dan membantu Gavin. Gavin dengan sigap menangkap Azalia yang hampir jatuh karena terlalu lelah.

Gavin membopong Azalia yang sudah begitu lemah. Menurut pihak kepolisian, Azalia memang menolak dibantu siapa pun. Dia seolah takut bertemu orang jahat, dan membohonginya.

Sampai di rumah.

Gavin meminta pembantu rumah tangga untuk menyiapkan air hangat agar Azalia bisa berendam. Abu berlari cepat, meninggalkan Gavin yang membopong istrinya dan berjalan pelan di belakang. Gavin mengeratkan dekapan di tubuh istrinya yang masih bergetar karena kedinginan. Dia menenggelamkan kepala gadis itu di dada. Azalia bahkan hampir tak sadarkan diri karena kelelahan fisik yang mendera.

Gavin mengecup lembut puncak kepada dan kening istrinya. Sebuah tindakan kasih sayang yang secara alami dilakukan pada gadis yang dinikahinya. Betapa rasa bersalah menggerogotinya hari itu karena tak ada yang bisa dia lakukan untuk Azalia. Dengan emosi yang membuncah, dia membawa Azalia ke kamar mandi di kamar utama dan meletakkan istrinya di bathtub yang sudah disiapkan. Azalia menggerang lirih saat merasakan kehangatan menjalari tubuhnya, pelan-pelan dia membuka mata.

Azalia tersentak saat menemukan Gavin duduk berjongkok di sampingnya yang sedang berendam, masih dengan pakaian lengkap di dalam bathtub kamar mandi mereka. "Gavin." Gavin meletakkan jari telunjuk di bibir istrinya yang lambat laun mulai kembali cerah, menghalangi Azalia untuk bicara lebih lanjut. Gavin meraih puncak kepala Azalia dan mengelus pelan.

"Tadi bukunya basah, kamu jadi melupakan alamat rumah kita, lain kali kalau mau keluar dari apartemen, kasih tau Abu." mintanya bersungguh-sungguh.

Meskipun sesungguhnya itu sudah berulang kali Gavin katakan. Tapi mau bagaimana lagi, ingatan Azalia semakin melemah.

Binar kelegaan muncul di wajah Azalia saat mendengar penuturan suaminya. Tadinya dia memang takut Gavin akan marah. Cukup lama Azalia berendam untuk mengembalikan kehangatan tubuhnya. Rasa pusing lambat laun menghilang dari kepala Azalia yang terasa berat karena rasa dingin yang seolah menusuk hingga ke tulang. Dia keluar dengan balutan handuk kimono putih dan Gavin sudah menunggu di depan kamar mandi. Dia belum berganti baju, dengan setelan yang masih sama dan basah karena membopong istrinya yang basah kuyup.

Lagi-lagi Azalia di bopong. Kali ini Gavin menggendongnya ke atas tempat tidur.

"Kenapa kau menolak di bantu sama bapak polisi tadi?" tanya Gavin penasaran.

"Aku takut, dalam pikiranku yang baik padaku hanya suamiku, aku tidak percaya orang lain."

Gavin merasa jantungnya akan meledak saat Azalia menyebut statusnya.

Suamiku, bagaimana kata itu terdengar mengharukan di rungunya?

Hati Gavin tergerak lagi. Dia mengeratkan pelukan dan mencium puncak kepala perempuan yang dinikahinya. Dia tak peduli. Selama sisa waktu kebersamaan mereka, Gavin ingin mencurahkan seluruh kasih sayang pada Azalia. Selama gadis ini masih berada dalam rengkuhan tangan kokohnya, Gavin ingin merasa damai dan mengesampingkan masa depan yang pasti menyakitkan baginya.

Lama Gavin memeluk Azalia, begitu menyesakkan setiap detiknya terasa menggerogoti dada. Azalia akan berdiri, belum sejengkal Azalia menjauh dari Gavin saat lengannya ditarik dan dia jatuh ke pangkuan suaminya lagi. Azalia bergeming saat dua tangan kokoh Gavin melingkari pinggangnya, dengan kepala laki-laki itu melesak masuk dalam jeruk lehernya tanpa izin. Tak risih dengan suara napas memburu Gavin yang tertangkap rungunya. Walaupun jantungnya seperti berdetak melebihi batas, Azalia merasa nyaman dengan belaian tangan yang hangat terasa pada punggung dan lengannya. Azalia pun memejamkan mata dan menghirup dalam-dalam aroma tubuh laki-laki yang dinikahinya. Seolah ingin membawa pergi ingatan mengenai wangi tubuh suaminya.

Jika otaknya tak mampu, Azalia harap apapun itu pada tubuhnya mengingat Gavin.

Lama sekali Gavin memeluknya dalam pangkuan. Malam yang semakin larut memaksa laki-laki itu membaringkan tubuh Azalia. Untuk pertama kalinya selama tinggal bersama di kamar itu, mereka tidur di satu ranjang yang sama. Tak terasa setetes air mata Azalia jatuh, dadanya sesak menahan isak tangis. Gavin menyesali waktu 2 tahun yang terbuang sia-sia. Seandainya dia tahu sejak awal kalau berpisah dengan Azalia akan terasa sangat menyakitkan seperti saat ini, dia akan memilih menghabiskan setiap malam tidur dengan memeluk erat tubuh mungil ini. Ditatapnya tanpa jeda damainya tidur Azalia. Dikecupnya lembut bibir yang sedikit membuka. Gavin akan merindukan hari ini, sepanjang hayatnya.

Pertemuan dengan Dokter Wahyu membuat kebimbangan yang luar biasa untuk Gavin.

Operasi Azalia sangat beresiko.

Hanya 25% kemungkinan untuk selamat.

Dan jika dia setuju, Azalia akan berangkat 2 hari lagi.

Siap kah Gavin membawa Azalia ke meja operasi?

1
Marini Suhendar
Teruslah Berdoa Gavin Yakin pada d atas ..Oprasinya lancar 🥰
ana
lanjut thor
Rahma Inayah
hanya outhor yg bisa jwb doa mu Gavin Karn dia yg nulis cerita ini azalia hidup dan mati ada di tangan nya 💪💪semangat Thor moga bisa up lgi
Vivo Y21: sad banget gila ceritanya, tapi saya suka😭
total 1 replies
Emi Sudiarni
semoga operasi azalia berhasil
Rahma Inayah
jadi melow /Sob//Sob//Sob/ andai waktu BS di ulang tp syg nya GK bisa .nasib azalia author yg menentukan 🤭🤭 klu pun azalia tiada mkn akan ada wanita yg mirip azalia nnt
Nie_Ayu
bagus ceritanya
Setyowati Setyowati
benar" menyesakkan dada
Jumi Saddah
aq nangis lho,,seakan2 nyata terjadi,,pada hal hanya cerita🥹🥹😭😭😭😭
Marini Suhendar
😭😭😭
Emi Sudiarni
nasib azalia di tangan author. tlong kak author berhasil kan operasi azalia.. ksihan pembaca pd nangis mlihat kisah azalia... jgn di tambah mewk lgi klw azalia di buat pergi. tlong kak sembuhkan azalia🙏🙏🙏
Dew666
Mewek hikzzzz
Allfa Rizky
makin ke sini kok makin nyesek ya bacanya....
Rahma Inayah
Gavin maa kebablasan SDH di Kash sekali mnt nambah SDH tau azaliah lemah dan GK memungkn km mah aja di genjot🤭🤭
Marini Suhendar
Seandainya azalia pergi dia tlah bahagia d saat terakhir hiduonya tlah menyempurnakan pernikahanya..
tp hanya othor yg tau sgalanya ..azalia sehat kembali ya thor pliiss...tisu ku abis 2 bok nih🤭
Emi Sudiarni
sedih bngat. smoga operasi azalia🙏 berhasil
Jumi Saddah
moga ada keajaiban azalia di beri kesempatan untuk bahagia,,doa terbaik deh kelancaran operasi aza,,
Jumi Saddah
kita mah cuma bisa meamiiinnkan sja,,
Bela Viona
makin kesini makin gak kuat baca alur nya, sesak banget...ah ayo lh thor, para pembaca setia mu berdoa berjamaah agar ada keajaiban untuk azalia
Emi Sudiarni
lanjut kak
Windha Ekky
ceazy up pliss🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!