NovelToon NovelToon
KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Olshop sukses Jaya

Arga Pratama, seorang mekanik tangguh yang hidupnya sederhana namun penuh prinsip, tak sengaja bertemu dengan Clara, wanita cantik pewaris perusahaan besar yang sedang lari dari perjodohan. Karena suatu keadaan terpaksa, mereka harus terikat perjanjian kontrak palsu. Siapa sangka, dari bau oli dan mesin, tumbuhlah benih cinta yang tak pernah disangka-sangka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Olshop sukses Jaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jebakan Berdarah

Hari yang dinanti akhirnya tiba. Hari penandatanganan kontrak kerja sama besar dengan perusahaan logistik ternama, Gajah Mada Group.

Seluruh undangan, media, dan pejabat perusahaan hadir. Suasana sangat meriah dan megah. Arga tampil sangat gagah dengan setelan jas hitam yang pas di badan, membuatnya terlihat seperti CEO muda yang karismatik.

Di sampingnya, Clara tampil memukau dengan gaun malam berwarna merah marun yang elegan. Mereka berdua benar-benar pasangan yang sempurna di mata semua orang.

"Tenang ya Mas, semuanya lancar," bisik Clara sambil merapikan dasi suaminya.

"Iya Sayang. Aku merasa ada yang enggak beres, tapi kita hadapi aja," jawab Arga tersenyum yakin.

Acara berjalan lancar hingga tiba di bagian puncak. Ketua Gajah Mada Group bersiap menandatangani kontrak yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

Tiba-tiba...

TUUUT... TUUUT...

Sirine polisi menderu keras memecah suasana. Beberapa mobil polisi datang dan memblokade jalan masuk.

Sekelompok polisi masuk dengan langkah tegap dan tegas. Semua tamu undangan menjadi panik dan berbisik-bisik.

"Siapa yang bernama Arga Pratama?" seru salah satu petugas polisi dengan lantang.

Arga mengernyitkan dahi, lalu maju selangkah. "Saya, Pak. Ada apa?"

"Kami mendapat laporan dan bukti kuat bahwa Anda terlibat dalam pencurian suku cadang mobil mewah dan perdagangan barang ilegal. Bukti-buktinya sudah kami temukan di gudang belakang bengkel Anda. Silakan ikut kami untuk diperiksa!"

GUBRAK!!!

Semua orang terkejut besar. Wartawan langsung berdesakan mengambil foto. Wajah Arga pucat, ia sama sekali tidak tahu apa-apa.

"APA?!" bentak Arga kaget. "Itu tidak benar! Saya tidak pernah melakukan hal seperti itu! Itu fitnah!"

"Bukti ada di tangan kami, Pak. Jangan banyak bicara! Tangkap dia!" perintah petugas itu.

Dua polisi langsung melangkah ingin memborgol tangan Arga.

"JANGAN SENTUH SUAMI SAYA!"

Teriak keras meledak dari mulut Clara. Wanita itu langsung berdiri di depan Arga, menghalangi polisi dengan tubuh kecilnya. Wajahnya memerah menahan amarah.

"Arga suami saya! Saya tahu dia orang baik! Dia tidak mungkin melakukan kejahatan! Ini semua rekayasa!" teriak Clara membelanya.

Tiba-tiba dari kerumunan orang, Tuan Wijaya dan Hendra muncul dengan wajah puas dan senang mengejek.

"Sudah kubilang kan Clara? Pria rendahan itu pasti punya masa lalu gelap! Dasar penipu! Kau mau menipu uang proyek besar ya?!" teriak Tuan Wijaya dramatis.

"Lihat! Bahkan polisi datang menangkapnya! Sekarang kau sadar kan Clara? Ikut Ayah kembali, tinggalkan penjahat itu!" seru Hendra ikut menambah panas.

Situasi menjadi sangat kacau. Direktur perusahaan mitra terlihat ragu dan kecewa. Reputasi Arga hancur seketika dalam hitungan menit.

Arga mengepal tangannya kuat-kuat. Ia sangat marah, bukan karena takut, tapi karena merasa dipermalukan dan difitnah secara terang-terangan. Ia tahu pasti ini ulah ayah mertuanya.

"Bapak yang lakukan ini...?" tanya Arga pelan tapi tajam.

"Memangnya kenapa? Kau pantas mendapatkannya! Kau mencuri anakku, sekarang aku balas mencuri masa depanmu!" ketawa Tuan Wijaya puas.

Saat suasana paling kacau, saat polisi hampir saja memborgol Arga...

"STOP!!!"

Suara tegas dan berwibawa itu menggema. Semua orang menoleh ke pintu utama.

Tuan Leonard datang bersama beberapa orang pengawal dan seorang ahli IT.

"Semua orang diam! Aku punya bukti bahwa Arga tidak bersalah!" seru Tuan Leonard.

"Bukti apa lagi Om? Polisi saja sudah temukan barang bukti!" bantah Tuan Wijaya.

"Barang bukti palsu!" potong Tuan Leonard. Ia menunjuk ke arah layar besar yang tadi dipakai presentasi.

Tiba-tiba layar itu menyala. Muncul rekaman CCTV dan percakapan suara yang sangat jelas!

Di situ terlihat jelas Hendra yang menyelinap masuk ke gudang tengah malam dan menyembunyikan tumpukan suku cadang curian itu! Dan terdengar jelas percakapan Tuan Wijaya yang menyuruh anak buahnya memalsukan data!

"Taruh barang itu di sana, biar besok Arga hancur reputasinya..."

Suara itu terdengar jelas di seluruh ruangan!

Semua orang terbelalak kaget. Tuan Wijaya dan Hendra pucat pasi, wajah mereka berubah putih seperti mayat hidup.

"Lihat itu?! Itu bukti nyata! Kau yang penipu Wijaya! Kau yang berani main kotor!" hardik Tuan Leonard.

Polisi-polisi itu langsung menoleh ke arah Tuan Wijaya dan Hendra dengan tatapan tajam.

"Ternyata kalian yang fitnah orang lain! Tangkap mereka berdua! Jangan biarkan lari!" perintah komandan polisi.

"AKHHH!!!" teriak Hendra panik mau lari tapi langsung ditangkep.

"Bukan! Bukan aku! Itu rekayasa! Om Leonard yang bayar!" teriak Tuan Wijaya histeris tapi tidak ada yang percaya lagi.

Situasi berbalik 180 derajat! Yang tadinya mau ditangkap jadi bebas, yang tadinya pura-pura jadi pahlawan malah jadi penjahat!

Arga dan Clara berdiri terpaku melihat kejadian itu.

1
Susana Sari Sari
menarik Ceritanya yg penting dibuat simple Jln Ceritanya Jgn yg ber tele²
rindu_takdir: "Terima kasih banyak Bu Susana sudah membaca dan memberi like ❤️. Senang sekali ceritanya dianggap menarik dan simple. Tenang saja Bu, alurnya akan kami jaga agar tetap seru, lancar, dan tidak bertele-tele sampai tamat. Mohon dukungannya terus ya Bu 🥰🙏"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!