NovelToon NovelToon
Cewek Badung Vs Cowok Kaku

Cewek Badung Vs Cowok Kaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Komedi
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: exozi

CEWEK BADUNG VS COWOK KAKU

AYUNDA
Cantik, manis, dan bergaya kece abis... tapi kelakuannya liar!
Mulutnya tajam, berani, dan paling benci diatur-atur.
"Badung? Yeah, that's me."
Dia cewek yang hidup sesuka hati, nggak peduli omongan orang, dan siap melabrak siapa saja yang berani cari gara-gara.

GIOVANI
Ganteng, kaya, dan selalu tampil sempurna... tapi kaku setengah mati!
Hidupnya penuh aturan, rapi, dan terjadwal kayak robot.
"Terlalu diatur, terlalu sulit dimengerti."
Dia tipe cowok yang alergi sama kekacauan, apalagi sama cewek rusuh kayak Ayunda.

Dua kepribadian. Satu konflik yang tak terhindarkan.

Lo badung, gue kaku.
Kita emang mustahil.
Satu mau bebas, satu mau aturan.
Satu bawa kekacauan, satu bawa masalah.

Tapi entah kenapa... dua kutub yang saling tolak ini, selalu saja ketemu di titik yang sama.

Apakah si Badung bisa meluluhkan si Kaku?
Atau malah si Kaku yang bakal ikut rusuh karena si Badung?

A hate-love romance that you can't miss! ❤️🔥

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon exozi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SENYUM LANGKA SI KAKU

Hari-hari belakangan ini, perubahan pada diri Giovanni benar-benar sangat terasa. Bagi Ayunda, rasanya seperti sedang hidup dengan orang yang berbeda. Orang yang dulu dingin, serius, jarang bicara, dan wajahnya selalu datar seperti patung, sekarang perlahan mulai mencair.

Sore itu, suasana di rumah sangat tenang. Matahari sudah mulai condong ke barat, cahayanya menjadi keemasan dan tidak terlalu menyengat. Angin sore berhembus pelan masuk lewat jendela yang terbuka, membawa kesegaran dan kesejukan.

Ayunda sedang duduk santai di sofa ruang tamu, kaki diangkat ke atas sofa dan bersandar nyaman. Dia sedang asyik memainkan HP-nya, sesekali terkekeh sendiri melihat video lucu.

Di sebelahnya, Gio duduk dengan tenang. Dia tidak sedang bekerja, tidak sedang membaca koran, dan tidak juga memegang HP. Dia justru sedang menatap lurus ke arah Ayunda dengan tatapan yang sangat lembut dan penuh kasih sayang.

Dia memperhatikan setiap gerak-gerik istrinya itu. Melihat cara Ayunda tertawa, melihat cara dia mengerutkan kening kalau sedang serius, melihat cara dia membenarkan posisi rambutnya. Semua hal kecil itu terlihat sangat indah dan sangat berharga di mata Gio.

"Kenapa sih liatin gue terus?" tanya Ayunda tanpa menoleh, sadar kalau dia sedang diawasi. "Ada bekas makanan di muka gue apa gimana?"

Gio terkekeh pelan. Suara tawanya renyah dan sangat menenangkan.

"Enggak ada bekas makanan kok. Cuma... lagi mikir aja," jawab Gio santai.

"Mikir apa?" Ayunda akhirnya menoleh, menatap wajah suaminya itu.

"Mikir... kok bisa ya orang seheboh dan sebadung kamu, bisa bikin hati aku yang kaku ini meleleh gitu aja," kata Gio sambil tersenyum tipis.

Senyum itu...

Ayunda langsung terpana. Jantungnya berdegup kencang seketika.

Gio tersenyum. Bukan senyum menyeringai, bukan senyum sinis, tapi senyum tulus yang lebar. Senyum yang membuat mata nya menyipit sedikit, dan menampakkan deretan giginya yang rapi dan putih.

Wajah Gio yang biasanya terlihat tegas dan keren, kalau tersenyum seperti itu berubah menjadi sangat manis, sangat tampan, dan memancarkan aura hangat yang luar biasa.

"Ya ampun..." gumam Ayunda pelan, matanya tak berkedip menatap wajah itu.

"Kenapa?" Gio mengernyit bingung, senyumnya masih terukir manis di wajahnya.

"Lo... lo senyum dong terus!" seru Ayunda tiba-tiba, matanya berbinar-binar.

"Hah? Kenapa emangnya?"

"Ganteng banget tau gak! Duh kenapa baru sekarang gue sadar ya! Padahal dulu lo itu kalau senyum itu jarang banget, langka banget kayak harta karun! Sekarang mah sering, tapi tetep aja bikin deg-degan!" Ayunda mengoceh dengan antusias, wajahnya memerah karena kagum.

Gio semakin lebar senyumnya mendengar pujian itu. Dia merasa bangga dan senang sekali bisa membuat istrinya terpana seperti itu.

"Dulu kan dulu, sekarang kan sekarang. Dulu kan aku belum nemu alasan buat senyum lebar gini. Sekarang kan udah ada kamu," jawab Gio santai tapi kata-katanya sangat menusuk hati dan bikin baper.

"Ih apaan sih! Tiba-tiba gombal!" Ayunda memukul pelan lengan Gio, lalu memalingkan wajah untuk menyembunyikan senyumnya sendiri. "Padahal kan dulu lo itu juteknya minta ampun. Ingat gak pas awal-awal nikah? Lo itu liat gue aja kayak liat hantu, dingin banget!"

Gio mengangguk setuju, dia pun jadi teringat masa-masa lalu.

"Ingat dong, masa gak ingat. Waktu itu kan aku masih gengsi, masih malu, dan masih mikir aneh-aneh. Aku pikir kamu bakal benci sama aku karena aku kaku dan banyak aturan."

Gio menghela napas panjang, lalu menatap Ayunda dalam-dalam.

"Tapi ternyata enggak ya. Kamu malah terima aku apa adanya. Kamu ajarin aku cara buat ketawa, cara buat santai, dan cara buat ngerasain bahagia yang sebenernya."

Gio mengulurkan tangannya, menggenggam tangan Ayunda yang ada di sofa.

"Jujur ya Yun... aku bersyukur banget. Aku bersyukur orang tua kita menjodohkan kita. Kalau enggak, mungkin sampai sekarang aku masih hidup sendirian di rumah besar yang sepi ini, tanpa warna, tanpa tawa."

Ayunda menatap mata Gio. Dia bisa melihat ketulusan yang luar biasa di sana. Senyum Gio itu terus mengembang, membuat suasana jadi terasa sangat hangat dan manis.

"Gio..." panggil Ayunda lembut.

"Hm?"

"Senyum lagi dong... sekali lagi aja. Biar gue hafal terus sama senyum itu," pinta Ayunda dengan wajah memohon yang lucu.

Gio tidak menolak. Dia justru semakin mendekatkan wajahnya ke arah Ayunda, lalu memberikan senyum termanis dan tertampan yang pernah dia berikan selama ini.

"Gini?" bisik Gio pelan.

"Iya... gitu dong. Perfect," jawab Ayunda takjub.

Mereka berdua pun tertawa bersama. Suara tawa mereka bergema di ruangan itu, menghapus semua kesedihan dan pertengkaran yang pernah ada di masa lalu.

Sejak saat itu, Ayunda sadar satu hal. Senyum Giovanni mungkin dulunya adalah hal yang langka dan mahal harganya. Tapi sekarang, senyum itu menjadi miliknya sepenuhnya. Dan dia berjanji akan selalu menjaga senyum itu agar tidak pernah hilang lagi dari wajah suaminya yang tampan itu.

1
Alex
meleleh abanng🥳
Alex
love sekebon gio🥰🥰
shabiru Al
ok mampir nih... moga aja seru gak ngebosenin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!