NovelToon NovelToon
Terikat Tanpa Pilihan

Terikat Tanpa Pilihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Penyesalan Suami
Popularitas:38.6k
Nilai: 5
Nama Author: ludiantie

Tessa hanyalah gadis biasa yang hidupnya digerakkan oleh takdir dan kesalahan orang lain. Pernikahan mendadak dengan Nickolas Adhitama, pria kaya dan dingin, bukanlah pilihannya, tapi kenyataan yang harus dihadapinya.

Nick, yang terbiasa menguasai segalanya, kini berhadapan dengan Tessa, wanita lembut, teguh, tapi menantang yang membuatnya kehilangan kendali.

Sementara Tessa berjuang menjaga harga diri dan kemandirian, Nick harus belajar bahwa hati manusia tak bisa diatur dengan kekuasaan atau uang.

Di dunia di mana satu keputusan bisa menjadi perang psikologis, akankah cinta tumbuh di antara ketegangan dan luka masa lalu, ataukah mereka hanya menjadi tawanan takdir yang kejam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ludiantie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Tessa masih memegang sendok kecil itu ketika suara nick kembali terdengar,

“Kenapa kau berhenti makan?” tanya nick dengan suara datar, tapi cukup tajam untuk membuat beberapa pelayan diruangan itu menegakkan punggungnya.

Tessa menatap nick ragu-ragu, “Aku… sudah cukup kenyang, nick,"

“Kau bahkan belum menghabiskan setengahnya.”

“Ini terlalu banyak untuk porsi makanku.” tessa mulai merasa udara disekitarnya menipis,

Nick meletakkan cangkir kopinya sedikit lebih keras dari sebelumnya. Bunyi porselen beradu terdengar jelas di ruangan yang terlalu hening itu.

“Aku tidak suka orang membuang makanan.”

“Aku tidak bermaksud membuang..." jawab tessa sebelum nick kembali memotong kalimatnya,

“Aku belum selesai bicara.” ucap nick tegas.

Tessa langsung diam.

Beberapa detik berlalu terasa begitu lama,

Nick menatapnya tajam, bukan marah besar, tapi tatapan yang menuntut kepatuhan.

“Habis kan sekarang.” ucap nick tegas, itu bukan permintaan tapi perintah yang mau tidak mau harus tessa lakukan,

Tessa menelan ludah pelan. Ia kembali mengambil sendoknya dan mulai makan, meski sebenarnya sudah tidak berselera karena perutnya terasa penuh,

Nick tidak lagi melihatnya. Ia kembali membaca laporan di ponselnya, seolah perdebatan kecil tadi tidak penting.

Namun bagi Tessa, itu jelas, nick sedang mengujinya,

Beberapa menit kemudian, seorang pelayan wanita mendekat dengan ragu.

“Tuan… gaun untuk malam ini akan dikirim sebelum pukul lima sore, Apakah Nyonya ingin melihat referensi pilihannya terlebih dahulu?”

Tessa hampir menjawab refleks.

“Aku tidak terlalu...."

“Dia tidak memilih dari referensi gambar.” suara Nick kembali memotong.

Pelayan itu langsung menunduk. “Baik, Tuan.”

Tessa menggenggam ujung serbetnya.

“Aku bisa memilih sendiri,” ucapnya pelan, mencoba terdengar tenang.

Nick menoleh perlahan menatap tessa,

“Memilih apa?”

“Gaunku.”

Hening.

Tatapan Nick berubah lebih dingin.

“Kau pikir aku mengatur semua ini agar lebih mudah atau untuk kau perdebatkan?” suara nick pelan tapi tajam,

“Aku hanya....” belum sempat tessa selesai menjawab, tapi suara nick sudah meninggi,

“Aku tidak suka dibantah.”

Suasana ruang makan membeku.

Para pelayan menunduk lebih dalam.

Tessa bisa saja mundur.

“Aku tidak membantahmu nick,” katanya hati-hati. “Aku hanya ingin tahu apakah aku boleh punya pilihan atau tidak saat bersama denganmu,” tessa pikir Itu kalimat paling berani yang ia ucapkan sejak menikah.

Dan efeknya langsung terasa.

Nick berdiri dari kursinya,

Kursinya bergeser keras di lantai marmer.

“Aku sudah memberi posisimu. Aku sudah memastikan tidak ada yang meremehkanmu. Dan kau masih mencari celah untuk menentangku?”

“Aku tidak bermaksud menentang.....”

“Cukup!!" satu kata dari nick terdengar keras dan tegas,

Nick melangkah mendekat. Berhenti tepat di samping kursinya. Tidak menyentuhnya. Tapi kehadirannya terasa menekan.

“Selama kau berada di rumah ini,” ucapnya rendah, “kau belajar dulu bagaimana dunia ini bekerja. Setelah itu, baru bicara soal pilihan.” jawab nick dengan kata-katanya yang membuat tessa hampir terisak,

Tessa menahan napas.

Bukan karena takut sepenuhnya.

Tapi karena ia mulai mengerti sesuatu.

Nick tidak hanya keras.

Ia terbiasa mengendalikan semuanya.

Dan siapa pun yang tidak sejalan, akan dipotong.

Nick meraih jasnya dari sandaran kursi.

“Aku sudah selesai sarapan.”

Ia berjalan keluar lebih dulu tanpa menoleh.

Para pelayan tetap diam sampai pintu tertutup.

Tessa masih duduk di kursinya.

Tangan kecilnya masih memegang sendok.

Jantungnya berdetak keras.

Ia tidak tahu apakah yang ia rasakan itu takut atau justru tantangan.

Karena satu hal kini jelas.

Jika ia ingin benar-benar berdiri di samping Nick,

ia tidak bisa selamanya hanya mengangguk.

1
Bunga
cinta yang rumit🤭
itsmecancer: serumit situasinya 😬
total 1 replies
Nur Halida
tenang nick ... aku masih di pihakmu..
tessa cuma merasa bersalah karena orion mengorbankan dirinya demi melindungi tessa .. tessa cuma baper dikit nick😁😁
sabar ya mungkin karena tessa juga hamil jadi perasannya jadi kacau gitu tapi aku yakin dia tetap cintanya untukmu
itsmecancer: asli sih nyesek banget jadi Nick disini, dia harus mengerti keadaan, juga harus membereskan masalah yang belum selesai😌
total 1 replies
Zahraputri Putri
sdh orion istirht aja sembuh dulu nanti dpt jodoh lagi koq,,jangan dibikin mati thoe orionnya kasian
Zahraputri Putri: ok jangan ada
total 2 replies
Zahraputri Putri
dn jangan buat nick slh paham ya dengan kata kata tessa waktu mengenang dikampus dulu🤭smg aja nick mengerti
Zahraputri Putri: 😤😤mangkanya jngn buat marah nick🤭
total 2 replies
Zahraputri Putri
jangan buat meninggal la kk,,kasian nanti tessa mala yg disalahkan
Nur Halida
apa yg akan terjadi selanjutnya??
sesak banget jadi nick tapi gak b8sa ngapa2in karena orion yg menyelamatkan tessa .. semoga orion sembuh dan punya jodoh yg baik tapi bukan tessa ...tessa sama nick aja
itsmecancer: sementara ini, Nick lagi disuruh sabar dulu...
total 1 replies
Nur Halida
wahhhh .. apakah orion bakal selamat??
Ririn Susanti
gila hebat banget si author bikin si pembaca deg degan dan penasaran kelanjutan ceritanya 😍
Nur Halida
semakin deg2an dan semakin penasaran ..
gak sabar nunggu up lagi .. 👍👍👍
itsmecancer: ditunggu kelanjutannya ya, makin tegang nanti🤫
total 1 replies
Nur Halida
semoga tessa dan kandunganya gak apa2.. nick pasti akan gila kalo tessa atau kandungannya kenapa2 ..
itsmecancer: bukan gila lagi kayaknya, tapi hancur lebur berkeping-keping...😬
total 1 replies
Nur Halida
penasaran banget .. siapa sih yg berani2nya nyulik tessa ..
Nur Halida
siap lagi ini yg nyulik tessa ??
ayah nick??
ayah tessa ??
atau masih ada hubungannya dg michael dan elena??
makin penasaran?
Nur Halida
ya karena dulu nick tidak benar2 mencintaimu dg tulus kayak dia mencintai tessa sekarang
Nur Halida
mampus kau elena🤬🤬
itsmecancer: biar tau rasa dia😏
total 1 replies
Nur Halida
udah berapa chapter di suguhi adegan manis tessa dan nick entar bisa2 aku diabetes loh thor😁😁😁
Henik Irawati
manis sekali sih kalian😍, calon ayah bunda😍
Nur Halida
bagus nick .. gak sabar menunggu kehancuran elena
Nur Halida
enak deh kalo suasananya hangat kek gini... love you nick tessa🥰🥰🥰
Nur Halida
pasti lucu deh .. aku ngebayanginnya kek lee min hoo berdiri di depan gerobak mie ayam dg aura orang kayanya yg gak pernah pudar😁
Nur Halida
next🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!