JANGAN DIBACA!!!!!!!!!!
LAGI TAHAP REVISI
Mira gadis cantik berusia 23th, bertemu dengan Adam, seorang pengusaha muda saat mereka sedang berada di Korea. Mira jatuh cinta pada pandangan pertama pada Adam.
Cinta Mira tidak bertepuk sebelah tangan, karena ternyata Adam yang sudah menutup hatinya selama 13th karena kehilangan cinta pertamanya, akhirnya jatuh cinta pada Mira. Tapi cinta mereka sulit untuk bersatu karena status Adam yang sudah menikah.
Adam menikah dengan perempuan bernama Kinan atas perjodohan orang tua mereka.
Akankah Adam dan Mira mampu memperjuangkan cinta mereka?
Akankah cinta Adam dan Mira bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MARVIN
Hari ini hari pertama Mira bekerja. Dia berangkat bersama Adam. Sejak dulu asisten Adam juga merangkap menjadi sopir pribadinya karena Adam tidak bisa menyetir.
Mira merasa sangat canggung berada satu mobil dengan Adam.
Hening
Tidak ada yang mengeluarkan kata kata baik Adam maupun Mira. Mira hanya fokus melihat jalan serta GPS karena dia tidak hafal jalanan di Jakarta.
Adam yang duduk di kursi penumpang bagian depan, sesekali melirik ke arah Mira. Dia merasa sangat canggung, padahal dulu waktu Mira menjadi asistennya saat di korea, semua berjalan dengan lancar. Tapi sekarang semua sudah berubah, statusnya sebagai suami Kinan membuatnya harus menjaga jarak dari Mira.
Akhirnya mobil mereka sampai didepan perusahaan JAYA GROUP. Adam mengadakan meeting untuk mengenalkan Mira pada semua staf disana. Mereka terlihat kagum pada sosok Mira, wanita berwajah indo itu terlihat sangat Cantik dengan rok sepan selutut, dengan atasan blouse putih yang dipadukan dengan blazer berwarna senada.
Diantara semua staf, ada seseorang yang terus menatap ke arah Mira. Dia adalah Marvin, mantan pacar Mira waktu masih SMP. Mira tidak menyadari ada Marvin disalah satu jajaran staf yang sedang meeting itu.
Selesai meeting Mira diantar oleh Sarah, sekretaris Adam di kantor menuju ruangannya. Ruangan Mira berada tepat disebelah ruang Adam.
tok tok tok
terdengar suara ketukan di pintu ruangan Mira.
"Masuk." Mira mempersilakan orang itu masuk. Mira masih fokus dengan berkas berkas diatas mejanya. Dia belum melihat siapa yang datang, dia hanya mendengar suara langkah kaki mendekat menuju mejanya.
Mira mengalihkan pandangannya dari berkas yang ada dimeja, dia melihat kearah orang didepannya. Mira mencoba mengingat, sepertinya dia mengenal pria ini.
"Apa kau sudah lupa padaku?" Tanya pria itu yang ternyata adalah Marvin.
"Kak Marvin!" Mira mencoba menebak.
"Syukurlah kau masih ingat padaku. Sudah sekitar 10 tahun kita tidak bertemu. Kamu makin cantik sekarang nona bule." nona bule adalah panggilan Mira waktu SMP. Teman teman sekolahnya selalu memanggilnya dengan sebutan itu.
Mira yang memiliki tampang bule sangat terkenal Disekolah. Wajahnya paling mencolok diantara yang lain.
Marvin adalah kakak kelas Mira, dia duduk di kelas 3 saat Mira baru masuk sekolah. dia ketua osis di SMP. Mereka bertemu pada saat MOS. Marvin yang jatuh cinta pada pandangan pertama, langsung pdkt pada Mira.
Dengan ketampanan Marvin, serta jabatannya sebagai ketua osis, tidak ada wanita yang bisa menolak pesonanya.
Mereka resmi berpacaran setelah 2 bulan berkenalan, tapi cerita cinta mereka tidak berlangsung lama. Marvin merasa Mira terlalu kekanak kanakan, sifatnya itu sering membuatnya jengkel. Saat Marvin masuk SMA, dia memutuskan Mira dan pacaran dengan teman SMA nya.
"Aku gak nyangka bisa ketemu kamu lagi. Terakhir kali aku dengar kabar, kamu pindah ke Korea?"
"Iya memang, setelah lulus SMP aku pindah ke korea, aku 4 tahun disana. Setelah itu aku pindah lagi ke US."
"Apa sekarang kamu akan menetap disini lagi?" tanya Marvin.
"Belum tau kak, soalnya mami masih ada di US" jawab Mira. "Kak Marvin bagaimana kabarnya? Makin ganteng aja?" goda Mira.
"Benarkah? tapi aku gak kaget sih, banyak banget yang bilang aku makin ganteng."
"Ish... narsis banget sih."
Tiba tiba telepon di depan meja Mira berbunyi. Telepon itu dari Sarah, dia mengingatkan kalau 1 jam lagi, Mira dan Adam ada meeting bersama klien.
"Maaf ya kak, aku harus ke ruangan Pak Adam, sebentar lagi kami ada meeting bersama klien. Jadi kami akan mendiskusikan pokok pokok penting yang harus dibahas saat meeting nanti" kata Mira sambil membereskan berkas dimejanya.
"Hari pertama udah sibuk banget nih?" kata Marvin.
"Kayaknya sih."
"Ok....tapi kapan kapan aku bisa kan ngajak kamu makan siang bareng?" tanya Marvin.
"Tentu saja" jawab Mira.
Marvin senang sekali mendengar jawaban Mira, mereka saling bertukar no HP.
"Kamu makin cantik Mir, nyesel kenapa dulu aku mutusin kamu." Marvin bergumam dalam hati.
Definisi laki laki itu kalau ga cinta sama cewek ga bisa dipaksa untuk cinta melakukan hubungan sexxx tanpa cinta pun bisa.