NovelToon NovelToon
HOLD ME ON [COMPLETED]

HOLD ME ON [COMPLETED]

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Elza Veronika

Dicintai dua orang yang mereka adalah kakak beradik membuat Arra bimbang bukan main. Awalnya ia jatuh cinta dengan sang adik, namun kebersamaan Arra dengan sang kakak, Edo Ajiwasita, membuat cinta itu lambat laun tumbuh.

Edo yang terlalu mencintai sang adik, lebih memilih mengalah, meskipun Arra protes dan merasa di permainkan.

Bagaimana kisah mereka? Apakah benar Edo ikhlas melihat gadis yang ia cintai bersanding dengan sang adik? Atau ada jalan lain yang membuat mereka bisa bersatu?

Spin off dari Novel pertama saya di platform ini "CINTA JAS PUTIH"

Sangat disarankan untuk mampir kesana sejenak supaya tahu awal mula kisah ini berawal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elza Veronika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malioboro

Arra dan Edo sudah menyusuri Malioboro malam itu, karena bukan malam Minggu dan bukan pula tanggal merah jadi tidak terlalu banyak orang yang ada di sana.

Arra nampak sangat menikmati suasana Malioboro, berbeda dengab Edo, ia sangat menikmati raut wajah bahagia yang melangkah di sisinya itu. Kenapa ia begitu cantik?

"Kamu pengen beli apa?" tanya Edo sambil tersenyum.

"Belum ingin beli apa-apa, memang kenapa kak?" ujar Edo balik bertanya.

"Kalau kepengen sesuatu bilang, ya!"

Arra tersenyum, Edo memang selalu seperti itu. Ia selalu membelikan apa yang Arra mau, kadang bahkan tanpa diminta. Edo balas tersenyum, senyum itu benar-benar Arra suka!

"Kakak tadi sudah makan?" tanya Arra sambil terus melangkah, menyusuri jalanan petang itu.

"Belum, makan yuk! Kakak lapar nih, mau makan apa?" tanya Edo antusias.

"Mie ayam gimana, Arra pengen itu!" tunjuk Arra pada gerobak mie ayam warna biru yang mangkal di pinggir jalan.

"Arra mau itu?" tanya Edo tidak percaya.

"Iya, boleh ya!" mata Arra membulat, menampilkan puppy eyes yang makin membuat Edo melunak.

"Okelah, apapun yang kamu mau pasti kakak belikan, ayo!" Edo bergegas menarik tangan Arra, menggandengnya menuju gerobak mie ayam itu.

Arra tertegun, namun ia tidak kuasa menolak. Ia suka genggaman tangan itu. Rasanya hangat, nyaman dan aman. Arra tersenyum dan menurut saja ketika Edo menggandengnya mendekati gerobak itu.

"Pak, dua ya!" guman Edo pada sang pedagang.

Mereka lantas duduk berdua di lesehan yang ada di sana. Arra mengikat rambut panjangnya, dan itu makin membuat Edo tercekat di buatnya. Sungguh, kenapa begitu indah sih ciptaan Tuhan yang satu ini? Om Yudha benar-benar top lah!

Edo menghela nafas panjang, ia mengacak rambutnya dengan gemas. Kalau boleh, ingin ia langsung lamar sekalian gadis ini, tinggal nunggu dia cukup umur baru kemudian dinikahi. Namun semua itu tidak semudah pikiran Edo, ada Aldo, adiknya sendiri yang harus dia lawan!

Tak perlu waktu lama, dua mangkuk mie ayam itu sudah terhidang di hadapan mereka. Wajah Arra tampak sumringah, membuat Edo tersenyum bahagia melihat betapa cerah wajah itu.

"Selamat makan," guman Edo lirih sambil tersenyum.

Arra menoleh, menatap Edo dan membalas senyum itu, sontak mata mereka bertemu, Arra tertegun, kenapa ia begitu suka sorot mata itu? Semua tentang Edo mengingatkan dia pada Yudha, membuat dia benar-benar merasa aman dan nyaman. Membuat dia seolah hampa jika tidak sedang bersama Edo, apa ini namanya? Kenapa begitu membingungkan?

"Kenapa bengong?" Edo tersenyum, ia sendiri mencoba mengendalikan perasaannya yang makin tidak karu-karuan mendapat tatapan mata itu.

"Kakak kayak papa," guman Arra lirih lalu mengaduk mie ayamnya.

"Kayak Om Yudha gimana sih?" Edo tertawa, ia tidak merasa mirip Om Yudha kok wajahnya.

"Kakak selalu bikin Arra aman dan nyaman, kalau pas sama kakak begini Arra jadi kayak lagi sama papa. Nggak ada yang perlu Arra khawatirkan, selama ada kakak."

Sontak Edo tertegun, ia tidak jadi menyuapkan mie nya ke dalam mulut. Di tatapnya Arra lekat-lekat. Apakah ia harus bahagia atau bersedih mendengar pengakuan Arra itu? Seperti ayahnya? Nyaman dan aman ketika sedang bersamanya? Apakah itu artinya ...,

"Kak, kok gantian kakak yang melamun?" Arra menyenggol lengan Edo, membuat Edo kemudian tersentak dan kembali dari lamunannya.

"Eh-oh, nggak kok. Nggak apa-apa," Edo menyuapkan mie miliknya, "Arra suka kalau lagi sama kakak gini?" tanya Edo mencoba memancing.

"Suka, kakak baik. Kakak selalu melindungi Arra, beliin apapun yang Arra mau," Arra tersenyum, sangat manis.

"Sama dong, kakak juga suka banget kalau lagi sama Arra gini."

"Alasannya?" Arra mengerutkan dahinya, memang ia kenapa?

"Arra bikin Kakak bahagia aja kalau lagi sama Arra," Edo menggaruk kepalanya, ini Arra yang kelewat polos atau gimana sih?

"Lha bahagianya gimana?"

Edo tersenyum kecut, astaga! Kelewat polos ini mah! Lalu bagaimana Edo menjelaskan? Ia sendiri jadi bingung!

"Bahagia aja, rasanya tuh nggak bisa di ungkap pakai kata-kata, Ra. Intinya kalau lagi sama Arra gini kakak seneng banget," Edo mencoba menjelaskan, entah apakah Arra akan mengerti atau tidak.

"Padahal Arra kan sering ngerepotin kakak ya kan?" Arra tersenyum, ia kembali menyuapkan mie miliknya.

Edo menghela nafas panjang, belum sampai ke sana pikiran Arra rupanya. Yasudah lah, intinya ia senang Arra jujur tentang apa yang ia rasakan ketika dengan bersamanya. Tinggal membuat gadis itu makin lengket dengan dia bukan? Semakin nyaman dengan Edo, hingga kemudian ia sadar bahwa Edo memilki perasaan yang lebih kepadanya.

"Kakak nggak merasa direpotkan kok, Arra. Kan sudah kakak bilang, kakak suka, seneng dan bahagia gitu kalau lagi sama kamu."

Arra tersenyum, mereka kemudian sibuk dengan mie masing-masing, dan Edo sibuk depan pikirannya. Intinya ia akan tetap berusaha mendapatkan hati Arra. Seperti yang Zadid sarankan, buat dia nyaman dan biarkan kelak dia sendiri yang memilih, mau dengan dia atau adiknya.

Mereka terlalu sibuk dengan mie dan perasaan masing-masing hingga sosok yang memperhatikan mereka dari dalam Toyota Yaris merah itu tidak mereka sadari. Tampak dengan sangat sosok itu begitu gemas melihat kebersamaan mereka, kenapa sih ia bisa kalah start dari Edo itu? Ia tidak kalah keren kok dari Edo.

Dicky mendengus kesal, ia kembali membawa mobilnya pergi dari sana. Rasanya ia harus kembali menghubungi sang papa agar melobi Om Yudha supaya ia juga boleh mengantar jemput Arra ke kampus.

Edo bisa lebih dekat dan selalu bersama Arra karena izin yang diberikan orangtua Arra bukan? Kenapa sih Om Yudha tidak menyuruh dia saja? Kenapa harus Edo yang dipercayai Om Yudha?

Dicky benar-benar gusar, bagaimana pun ia harus bisa selangkah lebih dekat dengan gadis itu, ia harus bisa mencuri hati Arra.

***

"Al, kalau kamu kayak gini terus, besok kamu mau SMA mana, mau lanjut kuliah apa?" Adnan benar-benar habis kesabaran menghadapi si bungsunya itu.

"Aldo nggak mau kuliah!" jawab Aldo yang kemudian membuat Yuri tersedak teh yang ia sesap itu.

"Apa?" Yuri berteriak ketika Aldo bilang tidak mau kuliah itu.

"Lantas kamu mau ngapain sih? Mama, papa dan kakakmu semua kuliah!" Adnan tidak mengerti.

"Aldo mau masuk angkatan, mau jadi tentara!"

Adnan dan Yuri saling berpandangan. Mereka melongo mendengar apa yang Aldo ucapkan itu, dia mau jadi tentara? Yang benar saja!

"Nggak kepengen kayak papa?" Yuri mencoba merayu, sang kakak lebih memilih mengikuti jejak sang ayah menjadi dokter.

"Nggak mau, nggak pengen jadi dokter!"

"Jadi pengen jadi pengacara?" tanya Yuri lagi.

"Nggak mau, pokoknya pengen jadi tentara!"

Adnan dan Yuri kembali saling berpandangan, dapat inspirasi dari mana sih anak bungsu mereka itu? Namun mereka bisa apa? Mereka tidak bisa memaksa Aldo mengikuti jejak mereka bukan?

1
Nuning Nuning
d ujung senja pindah kemana y kak
Nur Koni
msh ada waktu dokter edo krn arra msh blm 17 thn dia msh anak2 .... kencangkan jalur langit d 1/3 mlm
Nur Koni
udah baca ulang tp msh suka terharu smp nangis klu liat perjuangan arra....
ary rachmawati
serasa kejadian sungguhan ... 😭😭😭
ary rachmawati
😍😍😍😍😍 baru nemu
dementor
pending terus mpnya author sampe novel ini selesai.. 🤣🤣🤣🤣
dementor
lagi halu sepertinya author.. pintu kemana saja.. #doraemonnobita#
dementor
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
dementor
mau dibawa kemana by armada band..
dementor
kalau saya pilih yang nomor 3 saja.. adakan?????
dementor
sabar papa adnan.. Allah bersama orang2 sabar..
dementor
apa kabar ya author tentang baspret & nindi ya??
dementor
lagu joko tingkir ngombe dawet..
dementor
sabian mana nih?? sabian gambus apa??
dementor
#arraedo.. 😘😘😘😘
dementor
#arraedo..
dementor
🥰🥰🥰🥰😘😘😘😘
dementor
AKB.. itu nama elo arra.. nggak nyadar ya??
dementor
yang Tim arra & edo.. silahkan merapat!! 😘😘😘😘
dementor
arra & edo.. 😘😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!