NovelToon NovelToon
TAKDIR 2

TAKDIR 2

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Berbaikan / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Angst / Tamat
Popularitas:546.5k
Nilai: 5
Nama Author: nazwa talita

Bagaimana jika takdir justru membuat kita kembali bertemu dengan orang yang pernah singgah dalam masa lalu kita?

Renata tidak menyangka, setelah sekian lama berpisah dengan Bima, takdir ternyata mempertemukan mereka dalam situasi yang sama-sama sulit.

"Setelah bertahun-tahun mencoba melupakan, kenapa takdir justru mempertemukan kita kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nazwa talita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKHIRNYA, DIA MENIKAH JUGA

"Sayang, mereka sudah datang."

Aldrian menatap arah pandang Vanya. Di sana, terlihat Bima dan Karina sedang berjalan menuju ke arah mereka berdiri saat ini.

Bima tersenyum, begitupun dengan wanita hamil yang berada di sebelahnya. Mereka berdua tampak serasi. Bima terlihat sangat tampan dan Karina juga terlihat cantik meskipun berat badannya sedikit bertambah karena kehamilannya.

"Selamat, Al." Bima memeluk pria yang kini sedang menjadi raja sehari di pelaminan.

"Terima kasih, Bim." Aldrian menepuk punggung Bima. Setelah melepaskan pelukannya pada Aldrian, Bima menyalami Vanya. Wanita cantik yang dulu pernah menjadi masa lalunya.

"Selamat ya, Van, semoga kalian berdua bahagia," ucap Bima tulus.

"Terima kasih, Bim." Vanya tersenyum menatap pria gagah di hadapannya.

"Semoga kamu dan Karina juga bahagia. Begitupun calon bayi kalian."

"Terima kasih, Vanya." Bima tersenyum kemudian memberikan kesempatan pada istrinya untuk mengucapkan selamat juga.

"Semoga proses persalinannya lancar ya."

"Amiinn." Karina mengaminkan doa Vanya.

Mereka berdua kemudian berpamitan pada kedua mempelai pengantin untuk menyapa dan berbaur dengan tamu undangan lainnya.

Aldrian dan Vanya mengangguk sambil tersenyum kemudian mempersilakan Bima dan istrinya untuk mencicipi semua hidangan yang tersedia dalam pesta itu.

Bima dan Karina tersenyum menanggapi ucapan Aldrian,. mereka berdua kemudian melangkah meninggalkan pelaminan dan berbaur bersama tamu-tamu yang lain. Mereka berdua berjalan beriringan sambil sesekali menyapa tamu undangan yang dikenal oleh Bima.

Sebagian besar tamu-tamu yang datang adalah kolega bisnis Aldrian dan kebetulan, para kolega itu juga ada sebagian yang dikenal oleh Bima karena ada juga beberapa di antara mereka yang juga bekerjasama dengan perusahaan Bima.

Seperti janjinya saat sebelum berangkat tadi, Karina benar-benar menempel pada Bima. Tangannya melingkar pada lengan suaminya.

"Kamu ingin memakan sesuatu?" Bima menatap istrinya. Laki-laki itu membawa Karina kemudian berlalu dari hadapan rekan bisnisnya setelah berbasa-basi sebentar dengan mereka.

Karina mengangguk sebagai jawaban.

"Anak kamu sepertinya juga sangat lapar." Karina tersenyum sambil mengusap perut buncitnya.

Senyum Karina menular pada Bima. Pria itu ikut mengusap perut Karina.

"Anak papa lapar ya?" ucap Bima sambil tertawa kecil. Tangannya mengusap perut istrinya sementara netranya menatap Karina yang tersenyum.

Perempuan itu sepertinya tidak mengerti dengan kalimat sindiran yang dilayangkan oleh Bima. Mereka berdua kemudian melangkah menuju tempat berbagai makanan dihidangkan.

Tidak ingin mempermalukan suaminya, Karina menahan keinginan untuk mengambil beberapa makanan yang menggugah selera.

Bima yang sedari tadi sedang memperhatikan Karina, tentu dia sangat mengerti kegelisahan istrinya.

"Jangan diam saja. Ambil apapun yang kamu mau." Bima menatap Karina lembut.

"Aku akan mengambilnya untukmu."

"Terima kasih." Karina tersenyum melihat perhatian Bima. Lelaki itu, kini memang begitu perhatian padanya. Karina berharap, semoga setelah ini Bima benar-benar akan menerima dirinya dan juga anak yang sekarang berada dalam kandungannya.

Perempuan itu berharap semoga saja seiring dengan berjalannya waktu Bima bisa melupakan mantan istrinya. Karina tidak akan memaksa Bima untuk mencintainya. Namun, seandainya Tuhan memang berkehendak menyatukan dirinya dengan Bima, ia pasti akan sangat merasa bahagia.

Karina mencintai Bima. Ia sangat sadar jika lelaki itu belum sepenuhnya melupakan masa lalunya. Namun, melihat sikap Bima yang setiap hari semakin baik, Karina sudah merasa cukup bahagia.

Tidak ada lagi yang perlu Karina tuntut dari pria yang berstatus sebagai suaminya itu. Seluruh perhatian dan kasih sayang yang Bima tunjukkan padanya sudah lebih dari cukup dan membuatnya bahagia.

"Sayang, ayo kita makan."

Karina mengangguk, kemudian melangkah beriringan dengan Bima.

***

Devan dan Renata juga Iren dan Dika baru saja sampai di hotel tempat resepsi pernikahan Aldrian dan Vanya digelar.

Mereka baru saja turun dari mobil kemudian masuk secara bersamaan ke dalam hotel. Renata melingkarkan tangannya pada lengan Devan. Mereka berdua tampak serasi hingga mengundang decak kagum siapapun yang melihatnya.

Tak berbeda dengan Devan, Dika pun memperlakukan istrinya seperti Devan memperlakukan Renata. Pasangan yang tidak lagi muda tetapi, masih terlihat berwibawa itu pun tampak serasi dan juga mesra.

Mereka berempat langsung menuju ke tempat acara resepsi itu berlangsung.

Beberapa saat kemudian, Renata tersenyum saat mereka memasuki tempat berlangsungnya acara. Renata berdecak kagum melihat dekorasi mewah acara resepsi itu. Wajahnya berbinar bahagia saat melihat Aldrian dan Vanya duduk di kursi pelaminan dengan wajah bahagia.

"Akhirnya, dia menikah juga."

BERSAMBUNG ....

Sambil nunggu update, mampir dulu di novel keren milik temen Author yuk! Dijamin bikin baper.

"Jika kehadiranku dalam kebersamaan kita selama ini membuatmu tidak ingin mengerti tentang rasaku padamu, mungkin dengan kepergianku akan membuatmu tahu, akan rasa diriku yang kau anggap Antara Ada Dan Tiada." Amara.

"Ku,, akui aku terlambat dan saat ku tersadar kau sudah tak sisiku lagi, kau pergi membawa Cinta ku yang sudah lama bersemi." Darandra.

Mampukah Darandra menerima kenyataan jika wanita yang di Abaikan nya selama ini pergi untuk selama-lamanya dan hanya meninggal kan dua Anak kembarnya, namun tiga tahun kemudian la di pertemukan dengan wanita yang begitu mirip, dengan istri yang sudah di anggapnya tiada, Apakah ia akan mengejar Cinta wanita itu atau malah sebaliknya.?"

1
Gintania nia
bagus dong
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Lilik Juhariah
karya yang luar biasa
Yani Basith
ga adil .. perjuangan cinta devan dan karin kalah sm orang2 bodoh
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasaaa
Ria Lita
Buruk
RithaMartinE
luar biasa
devita rani
Nangis banget😭😭😭
juwita
mama iren sm papa Dika mertua idaman g egois. biasanya mertua g mau menantunya nikah lg setelah anaknya meninggal
juwita
takdir othot sangat kejam 😭😭😭😭😭✌✌✌
juwita
Luar biasa
Lathifa Dwy Maulida
takdir tidak ada yang tau ya thor 🥺🥺
Hartini Arya
suka sekali critanya lanjut kakkkk
Wine Widianti
kebanyakan bawang
Lilik Juhariah
Novel karyamu banget banget bagus
Lilik Juhariah
walaaah bayi tuek gk sabaran
Lilik Juhariah
bima ngerapel.ya bim
Lilik Juhariah
itulah takdir
Lilik Juhariah
jodoh emang gk kemana, ky temenku ,cerai ,yg ceweknya udah nikah lagi dan punya anak trs cerai ma suami ke 2, yg mantan suami 1 udah nikah lagi tapi cuma 3 bulan nikah trs cerai , skrng balikan lagi he he sama yg pertama
Lilik Juhariah
bener nih novel memporak porandakan hatiku jungkir balik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!