Aku sadar siapa diriku karna dari itu biarlah rasa ini tetap di sini ..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariz Kopi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keberangkatan ku...
Semua sudah ku persiapkan termasuk juga hati dan fikiran ku....
aku mantab berangkat ke pesantren dengan doa orang-orang yang mencintai ku...
aku pamitan ke semua sodara juga dengan tetangga..untuk keberangkatan ku kali ini bener-bener aku yang sangat bersemangat karna aku punya tujuan untuk memulai semua dari awal dan aku harus lebih baik aku harus bisa....untuk sementara aku bungkus dulu hati yang terluka dan aku masukan ke lemari..yaa..hati ku tak kan pernah bisa melupakan itu.... cinta pertama ku yang di anggab sebagia lelucon oleh MR.W..
"Dek...Ama...udah siap???"
tanya ibuk yang membuyarkan seluruh lamunan ku...
"sudah bukk.."
jawab ku..
"di luar ada Taufiq ..nunggu"
"ngapain..bukkk"
"lho koq ngapain...??? dia kan temen kamu dekkk..gihhh temu in cepet ..entar keburu ketinggalan kereta low..."
"hemmm ..." jawab ku males malesan ... ngapain juga sihh Taufiq mesti kemari.. batin ku ...
"mau berangkat sekarang...???"
tanya Taufiq sesampainya aku di luar...
"iyya"
jawab ku singkat..
"aku... emmm...anu,..'"
ucap Taufiq sambil garuk-garuk kepala...
"apa'an???"...
"emmm... ini dari ibu makanan kesuka'an kamu"
tiba-tiba dia menyodorkan tempat bekal...
"ohh iya makasih..."
jawab ku singkat...
"emmm...Fik..emm..mm"
ucap Taufiq masih bingung...
"apa lagi ..... aku bentar lagi udah mau berangkat.."
jawab ku yang ga sabaran dia mo ngomong apa...
tapi dia malah ga ngomong-ngomong
"jadi enggak ngomongnya???...
tanya ku..
"emmmm.... semua aku tulis di sini...aku suka lihat kamu sekarang....dan aku berharab kita bisa bersama sama seperti dulu lagi..."
ucapnya sambil memberi ku amplob...
"selamat belajar...semoga sukses aku akan menunggu saat kita kembali lagi di sini setahun lagi"...
"apa an ini"
jawab ku pendek saja..sambil mengangkat amplop yang dia berikan..
"kamu baca kalau sudah enggak sibuk..."
jawab nya sambil berlalu pergi ...
"iyyya makasihhh doanya"
ku jawab mesti orangnya udah pergi... orang anehh...pikir ku...
"ngapain dekkk...Taufiq ????
tanya ibuk yang lihat aku udah masukk....
"nganterin ini bukkk...di suruh sama ibunya Taufiq..."
jawab ku sambil mengangkat tempat bekal yang di berikan tadi..
"semua udah siap kan ...Abang...bapak..."
panggil ibukk...
"iyya buk... semua sudah beres buk..''
tanya Bapak dan Abang...
"sudah...Abang angkat tas adek Ama ya.."
"suruh angkat sendiri buk"
jawab abang...
"iyyya aku angkat sendiri tapi aku gendong abang"
jawab ku dan membuat semua tertawa...
"sudah ayo.."
kata Bapak...
kami pun berangkat..perlahan lahan mobil meninggalkan rumah kami ...ku pandangi rumah ku sampai menghilang dari pandangan ku...
kini aku bener-bener sudah meninggalkan rumah lagi dan aku harus jadi pribadi yang leboh baik...
selama di perjalanan dalam kereta api aku dan Abang hanya bercanda dan bercanda ...itu sempatembuat Bapak agak kesal...tidak terasa berapa jam sudah berlalu dan kini kami sudah sampai...
setelah sampai di pesantren kami langsung menuju ke kantor
"Alhamdulillah ahirnya sampai juga"
ujar Bapak..
"Alhamdulillah..."
ujar kami bersama'an..
"sekkk pesekkk"...
panggil Abang ku...
"bukkk...itu Abang""
rengek ku sama ibukkk
"ngadu ngadu..."
"Abaaannggg"
kata ibu memperingati...
"Abang sama Adik tunggu di sini kami mau ke Ndalem"
Note:(Ndalem) adalah rumah kiayi beserta keluarganya..
"iyya pak"
jawab kami barengan..
"sekkk ...pesekkk..kamu??"
tanya Abang yang tiba tiba aku potong karna ga suka di panggil pesekk
"Abang...udah aku bilang kalau aku ga pesek.."
"ga pesek itu kayak gini..bukan gitu"..
jawab Abang sambil pegang hidung nya...
lalu lanjut bertanya..
"kamu bener mau sekolah disini"
"iyyya...ini kan pilihan Bapak sama Ibuk..."
"kamu yakin???"
tanya Abang memastikan...
"iiiiyyyyaa 100%... karna tiada keberkahan langkah kita tanpa doa keduanya...."
jawab ku...
"wiiieehhh...adik Abang sudah dewasa..."
sambil merangkul ku...
"Trimakasih ya bang udah menjadi Abang yang terbaik untuk aku.."
"Trimakasih ya udah jadi adek yang baik buat Abang..Abang harap kamu tidak akan mengecewakan kami"...
"tentu Aku akan berusaha dan berusaha..agar nanti bisa dapat beasiswa supaya Bapak dan Ibuk tidak terlalu keberatan"
kami saling berpelukan...
Trimakasih Ya....Alloh telah Engkau berikan keluarga yang begitu baik kepada ku......mungkin aku tidak beruntung tentang cinta pertama ku tapi aku bersyukur telah di berikan cinta yang begitu luar biasa oleh keluarga ku...