SINOPSIS :
"Tuan, aku ini diangkat menjadi sekretaris mu atau kucing ini?" Liora tak percaya, mengapa harus mengurus kucing ini? Liora memang suka sekali dengan kucing, tapi Liora heran mengapa ia harus menjadi asisten pribadi seorang owner perusahaan besar hanya untuk mengurus kucingnya.
Billionaire itu melirik Liora, dalam lirikannya dia menampilkan secarik senyuman yg kecil. Sepertinya dia tertarik pada Liora. Tapi ia segera menepis senyuman nya. Ia mengingat kejadian 5tahun lalu, dan ia tidak ingin jatuh kedalam lubang cinta lagi. Terlalu muak rasanya untuknya.
REGRADS,
Cicankyuu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratu Gita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11. LIORA?
"Dave, ehmm.. kita akan berkunjung ke rumahmu kapan?" Dengan ragu tiba-tiba Liora menanyakan itu. Sebenarnya Liora ingin tahu kapan David akan mengajaknya mengunjungi rumah keluarganya. Agar Liora bisa mencari alasan untuk tidak pergi secepat itu.
"Lusa?" David menaikkan kedua alisnya sembari tersenyum ke arah Liora. Apakah Liora ingin cepat-cepat dinikahi?
Liora sendiri pun masih tidak mengerti apa yang ia rasakan kepada David. Jika Liora memang sudah jatuh cinta, mengapa Liora tidak ingin membongkar identitas nya?
"Aku ingin bertanya sesuatu kepadamu Dave" tutur Liora. David mengerutkan keningnya. Apa yang akan Liora tanyakan?
"Tentu sayang. Tanyakan saja" David merebahkan tubuhnya di samping Liora. Aktivitas panas yang sebelumnya sudah terhenti karena pembicaraan ini.
"Siapa wanita itu?" Liora menunjuk bingkai besar yang berasa di dinding kamar David.
David terdiam. Hatinya berkecamuk ketika Liora menanyakan hal itu. Ia tidak ingin mengatakan apapun lagi tentang masa lalunya. Seluruh tubuhnya terbakar panas emosi. Terbesit kenangan kelam lalu itu. Sungguh menyakitkan rasanya. David tidak menjawab pertanyaan Liora itu. Pandangan matanya tajam melihat lurus ke arah pintu.
"Dave, jawab aku. Apakah dia kekasihmu?" Liora bertanya sekali lagi. Sejujurnya Liora sudah sangat penasaran dengan jawaban David. Liora mengoyak-ngoyakkan tubuh David.
"Dave!! Jawab ak-"
"Bisa kah kau diam dan tidak menanyakan itu lagi?" Rahang David mengeras. Seketika cekalan lengan Liora terlepas. Ada apa? Apakah salah jika ia menanyakan siapa wanita itu?
"Mengapa? Jadi benar dia kekasihmu? Lalu mengapa kau mengecap diriku ini adalah kekasihmu? Apa mau mu sebenernya Dave?" Liora terduduk. Mungkin ini saat yang tepat untuk mencari alasan agar ia David tidak membawa nya ke kediaman keluarga David.
"Apakah kau mencintaiku Dave?" Seketika Liora mendapatkan ide cemerlang dari otaknya. Liora bangkit dari kasur empuk itu. Melihat David yang sedang melamun, Liora mencari-cari tas nya.
"Jika kau tidak benar-benar mencintaiku, jangan lakukan seperti ini Dave. Kau egois! Jangan kurung aku bersamamu!" Liora berbicara di depan David. Mendengar itu David terbangun untuk menghampiri Liora.
"Maafkan aku. Jangan pergi kemana pun Liora ku..." Lirih David. Pandangan nya terasa kosong. David pun tidak mengerti bagaimana perasaan nya kepada Liora. David tidak yakin bahwa itu adalah perasaan cinta.
"Apa kau benar-benar mencintaiku Dave?" Tanya Liora sekali lagi.
"A-aku tidak tahu Liora..." Yes! Dugaan Liora benar. Di sisi lain, entah mengapa hatinya juga sedikit sakit mendengar itu.
"Kalau begitu lepaskan aku Dave... Biarkan aku bahagia diluar sana. Aku tidak mencintaimu David. Bagaimana bisa aku mencintaimu dengan dalam pertemuan yang singkat? Lalu kau seenaknya mengecapku sebagai kekasihmu huh?" Kini Liora berkata jujur. Tetapi sebenarnya dia masih sungguh sangat penasaran dengan siapa wanita di bingkai itu.
"Baik akan kuceritakan semua nya Liora" David mengajak Liora untuk duduk di tepi ranjang. David berusaha menenangkan hatinya. Tarikan nafas David yang kasar terdengar oleh Liora. Inilah yang Liora tunggu-tunggu.
"Dia adalah dia Liora. Dia adalah kekasihku pada 5 tahun yang lalu" Liora tersentak kaget. Jadi selama ini David mengecapnya sebagai kekasihnya karena nama nya sama dengan kekasihnya 5 tahun lalu itu?
"Dia meninggal karena kecelakaan bersamaku. Namun aku tetap selamat. Ketika itu aku baru saja akan melamarnya. Aku memang bodoh tidak bisa menjaganya dengan baik. Aku membuatnya meninggal. Itu semua karena ku" cerita David terdengar sangat sedih. Hati Liora pun tersentuh karena cerita itu. Tetapi setidaknya Liora sudah tahu siapa wanita itu.
"Lalu apakah kamu mencintaiku?" Liora kembali mengulang pertanyaan itu.
"aku tidak tahu dia orang tetapi ada beberapa hal yang membuatmu menarik dimata ku" Liora mengangkat kedua alisnya ketika mendengar jawaban David.
"Pertemuan pertama kita kalau itu sama persis seperti aku bertemu dengan Liora pada masa lalu. Ia menyelamatkan ibu dari Vios lalu datang melamar sebagai sekretaris ku. aku terkejut ketika bawahanku mengatakan bahwa akan ada sekretaris baru yang datang dan bernama Liora. Maka dari itu ketika kau datang, aku segera mencium mu Liora. Aku sangat merindukan Liora saat itu. Dan kau juga Liora namun bagi orang yang berbeda" Liora mengangaa tak percaya. Mengapa bisa terjadi kebetulan yang sangat pas seperti itu?
"Aku bukan Liora mu Dave. Aku sangat berbeda. Jika kau memang tidak mencintaiku dengan hatimu, maka lepaskan aku" Liora menatap kedua mata David dengan hangat. Sebenarnya Liora bimbang, Liora memang ingin pergi tak bebas dari David. Tetapi di sisi lain Liora tidak tega untuk meninggalkan David. Apa yang akan terjadi jika Liora meninggalkan David? Akankah ia akan bisa bertahan?
"Baiklah Liora jika itu membuatmu bahagia, pergilah. Tapi izinkan aku untuk melihatmu dari jauh. Aku berjanji tidak akan mengganggumu lagi. Selama kau bahagia, aku juga akan bahagia." semakin lama mata David terlihat sayu seperti akan mengeluarkan cairan bening dari matanya. Tetapi itu tidak mungkin terjadi oleh seorang David. Dipikir-pikir David juga seorang manusia. Sangat wajar jika dirinya menangis. apalagi jika kehilangan sosok yang sangat ia dambakan bukan? Sebelumnya David menangis ketika Liora kekasihnya meninggalkannya untuk selama-lamanya. Dan sekarang David menangis karena Liora barunya akan meninggalkan nya juga.
Sungguh sulit dipercaya oleh Liora. Mengapa David bisa semudah itu melepaskannya? Apakah benar jika David memang tidak mencintainya? Liora hanya bisa tersenyum getir di sana. Memeluk David untuk yang terakhir kali. Lalu Liora segera melenggang pergi menjauh dari mansion David. David tetap terdiam disana. Mematung tak percaya bahwa ia telah kembali kehilangan sosok Liora. Akankah David sanggup melihat Liora bahagia bersama orang lain di luar sana?
To be continued.
***
maaf banget kalau semakin kesini alurnya semakin nggak jelas. Pikiran cican lagi terbagi sama novel yang baru dam aku lagi fokus banget. tapi belum kunjung di Acc sama NovelToon huhu.
mungkin mulai saat ini konflik-konflik nya sudah dimulai, sabar ya dan tetap stay sama cerita ini.
Regrads,
Cicankyuu 🐣
dr td q bc smua ny tnggung2 smw
😢
....
semangat thor
turut berdukacita untuk kucing'nya
turut berduka cita tuk c empus nya..
penasaran...
semangatttttttt