NovelToon NovelToon
QIRRERA LOVE YOU

QIRRERA LOVE YOU

Status: tamat
Genre:Romantis / Chicklit / Tamat
Popularitas:237.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Diskripsi

Namaku Qirrera Binar Kenzo, umur 18 tahun. Aku gadis blasteran dari Ibu Indonesia-Inggris dan Bapak Jepang. Bisa dibayangkan kecantikanku dan pesonaku yang menggila. Wajahku bule banget dan rambutku blonde.

Saat ini tinggiku 172cm dan berat badanku 55 kg, sungguh ideal dan sexy habis. Kulitku putih susu dan mataku coklat berbinar jernih pokoknya perfect banget dah.

Sayang sekali nasibku kurang beruntung, aku adalah korban sepasang kekasih yang tidak bertanggung jawab. Waktu masih dalam kandungan orang tuaku berusaha menggugurkanku dengan segala cara. Rupanya takdir berkehendak lain, bayi mungil itu memberontak lahir. Dalam hitungan hari kelairanku sudah bisa memenjarakan orang tuaku yang membuangku di depan rumah seorang ninggrat yang kaya raya.

Sayang sekali pada saat aku tamat kuliah, aku harus ke Bali karena Mama angkatku yang berada di Bali mendadak sakit keras dengan meninggalkan utang yang segunung. Akulah yang ditunjuk sebagai "alat" untuk melunasi utang-utang keluarga.

Dengan berjalannya waktu mampukah aku melunasi utang keluarga atau malah aku menyerahkan kegadisanku kepada Om Brata yang menjerat mamaku dalam undang-undang perdata dan mengancam mamaku untuk di penjara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PESONA QIRRERA

Hari ini aku memakai gaun merah dengan belahan di paha agak normal, aku tidak ingin jadi totonan karena pakaianku seronok. Lagipula ini Hotel keluargaku, aku harus bisa membawa sikap. Tidak lupa aku memakai aksesoris yang biasa di pakai gadis Bali pada umumnya, bentuknya cantik-cantik dan antik. Mataku selalu berbinar melihat asesoris yang unik, harganya juga tidak begitu mahal dan kalau di pakai menambah kecantikan.

Sudah pukul. 09.30 wita, kak Maya sibuk memberitahuku dan menyuruh aku cepat datang, karena Diego sudah dari pukul.09.00 wita ada di Hotel dengan 35 crew pemotretan. Aku turun pelan-pelan karena

high heels ku cukup tinggi.

"Kemana kamu, dandananmu bak Bidadari?" kak Leon dan Bibik bengong melihat aku yang tumben memakai gaun.

"Aku mau ke Hotel kita, kakak nanti lihat aja di ponsel aku pasti ada di youtube." sahutku cepat.

Setelah pamit aku buru-buru ke mobil dan tancap gas. Aku baru menyadari warna mobilku sama dengan bajuku. Waduhh...kenapa tadi tidak pakai gaun gold atau putih. Tapi tidak apa juga tambah semarak.

Sekitar 20 menit aku sudah sampai di tempat, aku heran tidak ada scurity di depan menjaga. Bentuk hotelku dari depan seperti lorong taman hias yang unik panjang lorong sekitar 400 meter boleh juga turun dari mobil, dan berjalan di atas jembatan,0 karena kita akan di suguhi taman indah dan kolam besar yang ikan koinya bewarna warni. Setelah itu baru masuk lobby, tapi kalau aku langsung menaruh mobil depan lobby karena malas berjalan.

Turun dari mobil puluhan orang mengambil gambarku, aku juga melihat buket bunga mawar berjejer rapi ada ratusan. Kekagetanku tambah sempurna ketika seorang penyanyi membawakan lagu I Just Need U dari TobyMac. dan puncaknya Diego muncul dengan pesona Handsome nya yang membahana.

Aku merasa tersanjung, kakak Maya menjemputku dan aku memperkenalkan Diego kepadanya. Aku melihat crew TV swasta dari NBC juga ada.

"Semua ini untukmu sayank....." kata Diego menunjuk mawar putih yang ratusan banyaknya.

"Aku bertrimakasih padamu, kamu begitu romantis dan sangat fenomenal." kataku tersenyum mengembang.

Belum sampai disitu, aku di persiapkan di Taman belakang dekat kolam renang garden party dengan judul bright fragrance Pokoknya aku tidak bisa berkata apapun selain bertrimakasih dan memuji setiap animo yang terpancar dari wajahnya.

Kami seperti pasangan kekasih baru yang melebihi ketenarannya dari Atta Halilintar. Maklumlah sosok Diego sangat menjual. Dalam sekian detik Diego sudah meraup like di youtube hampir ratusan juta. Sungguh marketing yang jitu menurutku.

Tidak sampai satu jam tawaran untuk endorse sudah berdatangan. dan menjadi brand ambassador merk Luar Negeri juga bermunculan. Sayangnya semua tawaran yang baru datang harus mengajak aku. Jadilah aku ujung tombak Diego. Tentu saja aku tidak sembarang menerima tawarannya, karena aku punya juga daya jual.

Atas kesepakatan bersama, aku diwakilkan Kak Maya, Managernya Diego membuat MoU. Tentu dalam perjanjian ini kami berharap tidak ada wanprestasi, semua berjalan mulus.

Seharian kami bersuka cita di Hotelku, tentu saja aku dan Diego mempromosikan Hotelku dan Bali. Banyak rencana yang harus aku kerjakan selama seminggu ini. Karena seminggu ini Diego akan ke Hawai, setelah itu baru kami akan 0kerja sama memasarkan Brand yang lain.

Hari ini aku puas akan kerjaku dan Team Diego, aku pamit setelah waktu menunjukan pukul. 23.00 wita. Itupun dengan cara sedikit memaksa dan Kak Maya berusaha menyadarkan Diego bahwa aku kerja besok dan itu tanggung jawabku.

"Aku yang akan membayarmu, asal kamu tetap disini." kata Diego dengan bahasa Spanyol.

"Bukan masalah uang, aku bekerja karena alasan prestise." sahutku bijak.

"I Love You." katanya dengan mata sendu. Aku memaklumi euphoria yang tiba-tiba terjegal. Kami berpelukan, aku tidak mungkin memberi Diego menyentuh bibirku, padahal itu yang dia inginkan. Aku terbilang produk ortodox tapi demi menjaga perasaan Adi semua aku lakukan.

Sampai dirumah aku menengok mama, habis itu naik ke kamarku. Pertama yang aku lakukan membuka ponsel mamaku dan mencari wa Adi. Zonk!!. Aku mencoba menelpon dia, tapi tidak diangkat.

"Sayankkkkk.....apa kamu masih hidup?" tulisku untuk memancing amarahnya. Tidak dibalas.

"Kalau kamu tidak balas berarti kamu lagi asyik dengan cewek mungilmu. Aku sangat lega melihat kamu bahagia." tulisku lagi. Tidak dibalas. Mataku sudah mengantuk.

"Aku lupa saat ini pasti kamu lagi hahihi...selamat, aku mau bobok...daaà." tulisku dan aku betul-betul tidur.

Semalam tidurku nyenyak, badanku juga tidak begitu pegal-pegal. Aku mulai melakukan kegiatan rutin, mandi sembahyang dan bersiap ke Hotel tempat kerjaku. Sebelum habis sembahyang aku pantang mengambil ponsel untuk melihat pesan dari siapapun, karena akan mengganggu pikiranku.

Sehabis sembahyang, pertama yang aku buka twitter, ponsel pribadiku dan pesan dari mamaku di Los Angeles. Dia begitu survive dan enjoy dengan kesendiriannya.

"Anakku kapan kamu datang menemani mama, aku semakin tua." kata mamaku di seberang sana.

"Aku pasti akan datang, tidurlah mam. Aku sarankan mama cari boy friend untuk diajak berbagi."

"Aku sangat mencintai papamu, mana mungkin aku bisa berbagi." katanya. Kami berbincang-bincang ringan. Aku sangat kangen pada mamaku.

"Owh...I Love Mama, aku lanjut aktivitas." sahutku menutup ponselku sebelum aku mewek.

Aku belum sempat membuka ponsel mamaku yang ini, ketika Bibik sudah menyuruh aku sarapan karena sudah waktunya. Sebenarnya aku bisa saja sarapan di Hotel, tapi di rumah makananku di takar oleh ahli gizi untuk menghindari aku sakit. Karena banyak makanan yang tidak sesuai denganku. Aku hati-hati memilih makan, sebab aku Vegetarian.

Pagi ini aroma tubuhku berbeda, biasanya aku paling suka parfum Baccarat, sekarang aku mencoba parfum dari Diego, Chanel No.5. tercium wangi melati yang lembut dan membias ke seluruh body mobilku. Sungguh memikat.

Menginjakan kaki di lobby aku sudah ditatap oleh berpasang-pasang mata dari staf F.O dan jajarannya.

"Why?, ada yang kurang beres?" tanyaku kepada Stevan bell boy yang ikut memandangku.

"Anda akan tahu setelah morning breafing." sahutnya pendek dan menjauh dari aku. Aku berjalan santai ke ruanganku. Tepat jam menunjukan pukul. 08.00 wita kami morning breafing dan anehnya banyak staf yang ikut termasuk Marina.

Aku juga baru tahu ada Ibu Nilawati yang ternyata mamanya Marina. Disini aku disidang dengan kata lain Owner tidak terima aku ke Hotel lain dan mempromosikan Hotel lain dengan Diego. Aku juga di kecam mengamb0pil kesempatan itu dan lebih berpihak kepada Owner lain. Dan sanksi yang aku terima keluar dari Hotel ini tanpa pesangon. Rupanya mereka tidak tahu bahwa itu Hotelku dan Adi berarti juga tidak tahu, aku kira selama ini dia tahu. Mungkin juga karena wajahku berbeda dengan kak Maya dan kak Selvy.

"Aku bekerja di luar jam Hotel dan aku menolak tuduhan kalian. Walaupun aku di keluarkan dari sini aku terima dan aku tidak menuntut apapun. Cuma aku menolak kalau kalian black list namaku ke seluruh Coporite Social Responsibility.

"Harus itu supaya kamu tidak bisa bekerja dimanapun. Kamu tidak tahu diuntung di pekerjakan disini. Tapi balasannya menusuk dari belakang." kara Marina lantang. Aku melirik Adi yang juga kelihatan kesel sama aku.

"Maaf semuanya, kalau kalian kurang nyaman atas tindakanku dengan selebgram itu, sepertinya apapun yang aku bicarakan akan mentah jadinya karena kalian lagi marah. Aku akan memanggil Owner Hotel Maya Wansa untuk kesini menjelaskan." sahutku enteng.

Mereka saling pandang, karena jarang ada orang berarni memanggil Owner Hotel lain. Apalagi Owner Hotel bintang 5 dan yang memanggil seorang supervisor. Kecuali?? mereka saling pandang. Mereka juga tahu siapa Maya Wansa seorang wanita karir yang bertangan dingin dan tegas. Tidak ada yang bisa lolos masuk Hotelnya kecuali orang itu benar-benar punya skill dan jebolan Luar Negeri. Dia Hotel bintang lima yang paling bagus kesejahtraannya dan berani menggaji Jenderal Manager 250 juta perbulan. Dan berani memberi servis anak treaning.

Mereka semua menahan nafas dan menunggu. Tidak begitu lama sebuah mobil Lamborghini datang diikuti sebuah mobil Hotel membawa dua orang scurity.

Kakakku masuk dengan anggun, dia tidak secantik aku tapi body languagenya menarik. Semua berdiri menyapa kakakku dan mempersilahkan kak Maya duduk. Ownerku Pak Hermanto mulai membeberkan sepak terjangku kemarin yang menurutnya sangat merugikan Hotelnya atas keberpihakan aku dengan Hotel Kak Maya tanpa ijin.

Sebelum menjawab kak Maya mendekatiku dan mengajak aku berdiri.

"Maaf Pak Hermanto dan semua orang yang ada disini. Sebenarnya saya sudah wanti-wanti kepada adik saya dan melarangnya kerja disini, tapi dia keukeuh. Tolong ijinkan saya mengajak adik saya keluar dari sini. Saya pribadi sangat bertrimakasih atas bimbingan kalian kepada adik saya. Saya juga mengkritisi cara Owner dan jajaran memberi sanksi kepada adik saya. Hati-hati berbicara, bertindak dan memecat orang, karena kita semua sudah melek hukum dan atas nama Wansa kami tidak akan memperpanjang masalah ini. Trimakasih!!" kata kataku mantap.

****

1
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘDiana💘•§͜¢•🦢🍒ѕ⍣⃝✰
sudah jadian kah mereka ini/Grievance/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘDiana💘•§͜¢•🦢🍒ѕ⍣⃝✰
seketika batin mengump@t ya😅
Yani Cuhayanih
Ceritanya berwarna penuh lika liku...
ayumi: tq kk udah mampir
total 1 replies
Yuyun Asri
aku suka tokoh wanita yang kuat tidak mudah ditindas seperti qierra
ayumi: tq kk udh hamil
total 1 replies
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
TOP LABEL⭐⭐⭐⭐⭐

SEMOGA MAKIN SUKSES KARYA NYA

GOOD JOB👍👍👍
ayumi: tq kk
total 1 replies
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
wow q mau juga dong thor tinggal di sangkar emas seperti itu🤧💃💃💃
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅: wkwkwkwk 👍
total 2 replies
Wira Astuti
amazing
Wira Astuti
omg
Wira Astuti
keren thor
Wira Astuti
mantap qirrera yg tangguh
𝐙⃝🦜しÏA ιиɑ͜͡✦ᵉ𝆯⃟🚀ʰⁱᵃᵗᵘˢ
Good story Thor...baru baca bab awal sdh terasa bagus bgt ceritanya...semangat ya Thor karyamu selalu luar biasa... God Bless always
🙏🤗❤️
ayumi: tq kk atas supportnya
total 1 replies
Wira Astuti
lanjut thor
Wira Astuti
genius
Wira Astuti
gadis cantik
🐰Far Choinice🐰
main cerdas Qii
🐰Far Choinice🐰
semua akan indah pada waktunyaaa
🐰Far Choinice🐰
Lanjutt lagii.. tabah Qiii
🐰Far Choinice🐰
semangat Qirrera... duh, namanya kece..
Serry (Я люблю тебя) нилетто
jahat amat tuch si leon
Serry (Я люблю тебя) нилетто
nyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!